jump to navigation

Blok Silinder Yamaha Mio Spek Bore-up Sekaligus Stroke-up…!!! 16 April, 2011

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , , ,
trackback

Beberapa hari yang lalu mampir ke racing shop milik seorang teman di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Eh, disana ada blok bore-up untuk Yamaha Mio. Tapi yang satu ini berbeda, bukan hanya plug n play untuk bore-up, tapi juga siap stroke-up!

Kalo cuma blok silinder bore-up, dipasaran sudah banyak banget pilihannya dan tinggal pasang tanpa perlu repot ubah sana-sini. Biasanya dikenal dengan istilah plug n play. Ukuran dan mereknya pun macam-macam. Ada merek TDR, Kawahara, LHK hingga yang tanpa merek pun juga ada.

Tapi yang P2R temukan ini blok yang punya fungsi untuk bore-up alias tambah volume silinder dan siap dipakai untuk Mio yang ingin stroke-up.

Setiap stroke up atau memperpanjang langkah piston pasti mengharuskan penambahan paking tebal di blok silinder bagian bawah. Dengan blok ini enggak perlu lagi repot menambah paking. Karena tingginya beda dengan blok standar.

Panjang blok silinder versi bore-up plus stroke-up  ini sudah 80mm, padahal standar Mio cuma 72mm. Wah, bisa stroke-up hingga 8 mm bro…!!! Trus kalau kepanjangan gimana dong?

Kata Robert Chong, tinggal papas saja bawahnya. Robert Chong ini pemilik racing shop Global Motorindo yang mengaku membawa blok silinder tanpa merek ini langsung dari Thailand.

Sedang diameter boring-nya ada tiga pilihan: 62mm, 67mm dan 68mm. Harganya lumayan mahal loh, dijual Rp 1,1 juta. Kalau minat datang aja ke speedshop Global Motorindo Jl.Let Jen Suprapto no.60, Galur, Jakarta Pusat.

Monggo bro dijajal….!!!

Join with Social Media Proud2Ride:

Fan Page FB = Proud2ride
Follow Twitter @proud2ride

Komentar»

1. arnat - 16 April, 2011

apa enaknya sih motor di ubah2 kayak gitu. mau kencang ya beli pcx

proud2ride - 18 April, 2011

P2R pernah rasakan pakai motor bore-up buat harian, tarikan awal sih dahsyat. tapi seminggu sekali masuk bengkel. yg oli bocorlah, baut copotlah…. kapok dahhhh

ipank - 6 Februari, 2013

ya itu emang resiko, kita brani robah motor juga udah harus tau resikonya, jadi jangan maen motor kalo ga berani sama resikonya

2. kangmase - 16 April, 2011
3. ukhy - 13 Mei, 2011

bro klau mio nya bor up make sher 58,trus saat di larih mesing menggelitik,kirakira harus tambah paking at gi mna bro ..?

noah - 1 November, 2011

kubah trlalu kecil

4. fadilah ilham - 31 Oktober, 2011

kalo mio saya knalpot nya masih suka meledak2 kenapa ya ?
padahal semua lubang angin sudah di tutup dan sudah di setting carburator nya .
tolong saran nya ya .

5. isnu - 8 November, 2011

isok jalok nope ……..?
q penasaran bro……..!

6. ackew - 15 Agustus, 2013

mau bang sya lgi nyari minta no tlpnya dong atau hub sya 0818472812


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: