jump to navigation

Teknologi Unicam Honda, Gabungan SOHC-DOHC 20 Desember, 2011

Posted by proud2ride in Honda.
trackback

Teknologi lama sih, tapi boleh lah kita bahas lagi. Namanya Unicam, mekanisme buka tutup klep ala special engine Honda. Teknologi Unicam ini dipakai di semua motor trail kompetisi Honda, mulai CRF450R, CRF250R sampai CRF150R.

Uniknya, ini adalah perpaduan dari single overhead camshaft (SOHC) dan double overhead camshaft (DOHC). Pada SHOC hanya ada satu cam yang fungsinya membuka-tutup klep hisap dan buang, untuk medorong klep ada rocker arm yang menghubungkan cam dan klep. Sedang DOHC ada dua cam yang masing-masing mendorong langsung klep buang atau hisap tanpa rocker arm.

Tanpa rocker arm, DOHC lebih baik karena friksi atau gesekan antar komponen berkurang. Kelembaman massa saat putaran tinggi juga makin kecil. SOHC lebih unggul secara dimensi lebih ringkas. Coba perhatikan head silinder mesin DOHC seperti  Satria FU150 atau Ninja 250R tampak lebih besar.

Nah kalau yang Unicam beda, cam-nya memang cuma satu tapi tonjolannya ada 3 sampai 4. Dua tonjolan cam langsung menekan klep hisap atau klep masuk layaknya prinsip kerja DOHC. Tonjolan yang lain menekan klep buang dengan bantuan rocker arm layaknya motor SOHC.

Keuntungannya, secara performa tetap baik layaknya motor DOHC, tapi ringkas. Kepala silindernya jadi lebih kecil, cocok untuk motor trail yang ramping-ramping. Konon bongkar-pasang part-nya juga jadi lebih gampang loh.

Sayangnya konstruksi ini belum ada yang diaplikasi di motor harian. Padahal jauh lebih baik ketimbang SOHC biasa tapi tetap bisa bikin ramping mesin, motor juga jadi lebih kompak. Misalnya pengen bikin Honda BeAT, tetep ramping tapi tenaga mumpuni, bisa pakai konstruksi ini.

**********

Buat yang mau email ke P2R untuk kasih masukan atau kasih informasi seputar persepeda motoran tanah air. Send aja ke P2Rbikers@gmail.com

Join with Social Media Proud2Ride:

Fan Page FB = Proud2ride
Follow Twitter @proud2ride

Komentar»

1. ezza - 20 Desember, 2011

hm..

2. mas wahyu - 20 Desember, 2011

Gak ngerti mesin

3. aru_kun - 20 Desember, 2011

jupiter mx, pulsar 135, tvs tormax, itu unicam bukan?

aru_kun - 20 Desember, 2011

Ada yang bisa bantu menjawab?

sekarepmu - 25 Desember, 2011

gundulmu bapak mu homo men

ms - 20 Desember, 2011

sepertinya bukan sebab klep masuk dan keluar ditekan oleh arm

mat - 19 Desember, 2012

bukan,, itu SOHC biasa karena klep in dan ex sama2 pake rocker arm.
nah kalo unicam, klep ex nya doank pake unicam

4. andikakusumaharyanto - 20 Desember, 2011
5. sky - 20 Desember, 2011

teknologi gabungan, ehm.. lama saya tidak belajar tentang engine.

6. rinzie - 20 Desember, 2011

bener2 kreasi tiada henti

7. extensa86 - 20 Desember, 2011

mantap banget dah

8. sugiedanesugiedane - 20 Desember, 2011

UNICAM = Universal Chamshaft, memang mantaf…..

9. alex - 20 Desember, 2011

Betul2 kreasi yang tak betul-betul tiada hentinya….. Memang sih ditengah persaingan yang semakin ketat dimana tiap pabrikan motor memberikan kualitas yang hampir sama… Inovasi merupakan salah satu hal yang penting untuk bisa bersaing…. dan Honda merupakan salah satu perusahaan yang memberikan inovasi tiada henti….

binun - 20 Desember, 2011

iklan banget sih 🙂

10. penggemar ninja - 20 Desember, 2011

klo VVTI..?

Komengtator - 20 Desember, 2011

itu kan teknologi injeksinya toyota mas kalo honda ada vtec, i-vtec dan i-dsi…

Komengtator - 20 Desember, 2011

bukan injeksi ding, maksudnya teknologi kinerja katup/klep..

mat - 19 Desember, 2012

vvt-i dan i-vtec bukan nama teknologi injeksi.
tapi lanjutan dari teknologi DOHC

kalo VVT-i (variable valve timing-intelegence) jadi LSA (lobe sparation angle) bisa berubah pas mesin jalan. jadi rpm rendah dan rpm tinggi dapet semua tenaganya. di RPM rendah main setingan torsi badak HP kecil (LSA kecil) di RPM tinggi main setingan horse power badak namun torsi kecil(LSA besar) jadi aksel dan top speed dapet semua.

kalo I-vtec sama prinsipnya kayak gtu tapi dia main lifter noken as. RPM rendah lifter kecil, RPM tinggi lifter tinggi….jadi di RPM rendah tidak ngempos….di RPM tinggi nafas plong-tidak ngos ngosan

11. temonsoejadi - 21 Desember, 2011
12. Casey - 21 Desember, 2011

klu mau sukses harus punya Inovasi…salah satux Honda pny banyak Inovasi makax sampe skrng tetap memegang Market share di Tanah Air.
bgt banyak teknologi yg di tawarkan Honda pada Produk” terbarux. sukses buat Honda

13. temonsoejadi - 21 Desember, 2011
14. aand parajurit perang - 21 Desember, 2011

TETEP AJA BUKAN DOHC NAMANYA…..KAN ITU HUGA PAKAI ROCKERM ARM…….
NAMANYA DOHC TIPUAN……… YANG REAL DOHC DI MOTOR YA SATRIA FU 150………..

martin - 12 Agustus, 2013

@aand…belajarlah mesin dulu jngan asl komen… FU 150 real DOHC emang pernah lu naik cbr 150 old…

15. dynopower - 22 Januari, 2013

vvt-i = variable valve timing intelegence
i-vtec = intelegent variable valve timing and lift electronic control
menurut gw i-vtec juga sama kayak vvt-i dan ditambah lift control jadi ada ++ nya

16. CuPcAkE - 4 Desember, 2014

vixion,.?
yg bner?
agk bner klw cbr 250,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: