jump to navigation

Dani Pedrosa Ogah Pake Motor CRT (Claiming Rule Team) 22 Desember, 2011

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , , ,
trackback

Wedehhh… Kisruh di MotoGP soal balap motor prototype vs motor CRT (Claiming Rule Team) nampaknya bakal terus bergulir. Masing-masing pembalap ternyata punya pandangan sendiri tentang regulasi baru dari Dorna Sports yang bertujuan agar balap MotoGP jadi lebih murah bagi para pesertanya ini.

Di kubu pro CRT ada Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi yang setuju dengan aturan baru ini. Menurut Lorenzo, CRT bisa jadi solusi dari mahalnya biaya balapan yang bikin sponsor keder buat mensupport tim MotoGP. Padahal kehadiran sponsor di balap MotoGP bisa dibilang penting untuk menutupi pengeluaran balap yang luar biasa bikin kantong bolong!!!

Sementara itu di kubu kontra ada pembalap seperti Casey Stoner dan yang terbaru adalah Dani Pedrosa yang speak up ogah naik motor CRT. Pembalap Aussie yang juara dunia MotoGP 2011 ini tidak setuju karena dengan adanya motor CRT, pengembangan motor akan semakin dibatasi. Sedangkan Dani Pedrosa secara terang-terangan mengaku ogah naik motor CRT karena kalah gengsi dengan motor prototype.

“Rasanya saya tidak akan senang menaiki salah satu motor ini (CRT) suatu saat nanti. Itu adalah sebuah kemunduran dimana saat ini saya telah mengendarai motor tercepat di dunia. Selain itu saya tidak tahu apakah motor tersebut akan semenyenangkan seperti MotoGP saat ini,” ujar Perdosa.

Tapi kalo dipikir-pikir ada alasan kuat kenapa Stoner dan Pedrosa ogah ngikutin regulasi CRT. Saat ini mereka berada di tim yang bisa dibilang punya motor paling kencang! Siapa juga sih pembalap yang rela ngelepas Honda RC212V jadi modal juara dunia 2011…???

Tapi palu keputusan sudah diketok, mau gak mau harus jalan! Semoga regulasi CRT ini berhasil membuat balap MotoGP kembali ramai.

Komentar»

1. mas broo - 22 Desember, 2011

aha, kemunduran dong
takut honda menang lagi

2. andikakusumaharyanto - 22 Desember, 2011

Adil…dengan begitu, persaingan jadi lebih kompetitif, tidak hanya pabrikan besar saja yang punya kesempatan

3. bapakeValen - 22 Desember, 2011

kalo regulasi mengharuskan gitu, mau gimana lagi.
apa mau pensiun dini???

4. ferry jonggon - 22 Desember, 2011

yg ogh pake crt takut kalah,krna menang kemaren karna mtr pabrikan bkn skiil

5. ken167 - 22 Desember, 2011

gw sih setuju crt asal rpm jangan dibatasi… jadi biar mekanik bisa eksplorasi tapi skill pembalap juga jadi acuan///

6. mas wahyu - 22 Desember, 2011

Dani pake prototipe aja kalah ma dovi,gimana kalau pake crt

7. RS - 22 Desember, 2011

sudah jelas Motor Honda RCV menakutkan ….dan sangat di sayang sama pengendaranya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: