jump to navigation

Perkembangan Teknologi Mekanisme Katup – Side Valve (SV) #DOHC vs SOHC (1) 28 Januari, 2013

Posted by proud2ride in Honda, Teknologi, Tips & Trik.
trackback
SV (Side Valve) Engine

SV (Side Valve) Engine

Pasca peluncuran Honda CB150R StreetFire dan Yamaha New V-Ixion, perdebatan antara teknologi DOHC vs SOHC menyeruak dahsyat…!!! Seruuuu…. abizzz…!!! Mungkin kalo bukan sekedar perang komen virtual, bisa-bisa para fans boy Yamaha dan Honda sudah saling lempar batu, lempar rokok dan lain sebagainya, hehehe…!!! Biar dramatis broo…!!!

P2R sih senyum-senyum saja, tapi lama-lama tak bisa tinggal diam. Punya pendapat, ya harus disalurkan. Entah akan menjadi pro dan kontra atau tidak, terserahhhhh…!!! Minimal sudah berani bersuara dengan berbagai alasan yang P2R ketahui dari hasil sekolah, ngobrol sana sini dengan orang-orang yang ngerti mesin dan perkembangan teknologi otomotif.

Dalam judul artikel akan P2R akhiri dengan hastag (halahhh…. lebayyy… emang di pikir twitter) #DOHC vs SOHC. Akan P2R tulis berseri dari berbagai sudut. Dan pada tulisan pertama ini, P2R akan bercerita dari perkembangan teknologi mekanisme katup dari jaman bahula sampai modern.

Mekanisme katup yaitu sebuah sistem untuk mengatur pemasukan gas pembakaran (campuran bensin dan udara) ke dalam silinder dan mengatur pengeluaran gas sisa pembakaran. Komponen utamanya yaitu noken as (cam), klep, rocker arm, dll tergantung teknologi yang dianut.

Nahhh…. pada motor-motor jadul, ada istilah SV (side valve). Posisi klep disamping blok mesin. Batang klep mengarah ke bawah. Posisi noken as juga berada di bawah dekat dengan putaran kruk as. Contohnya seperti Honda CG 100 tahun 1976 (cmiiw). Lihat gambar disamping untuk model SV.

Komponen mekanisme katup SV terdiri dari katup in/ex, per klep, push rod, cam, gear penghubung ke kruk as. Tidak ada komponen yang bernama rocker arm.

Bentuknya sangat sederhana bukan…??? Silinder headnya sudah pasti tidak rumit seperti motor-motor jaman sekarang. Tapi pada putaran tinggi, kerugian karena kelembaman massa sangat besar. Saat rpm tinggi antara push road dan cam bisa floating. Kurang cihui deh pokoknya buat putaran atas.

Nyetel klep juga repot bro. Kerugian lainnya, bentuk ruang bakar berikut aliran gas pembakaran dari karbu ke silinder kurang bagus. Efisiensi volumetrik kurang maksimal. Sehingga model seperti ini sudah ditinggalkan sejak era 1970-an.

Begitulah kira-kiranya bro. Mekanisme katup pada motor 4-tak diawali dengan model SV seperti dipakai Honda CG100. Kalo merk lain, P2R belum pernah bongkar dan melihatnya. Kalo di mobil sih banyak banget contohnya.

Silahkan bro ditambahkan jika ada yang perlu di tambahkan. P2R akan siapkan tulisan selanjutnya. Wokehhhh…!!!

**********

Buat yang mau email ke P2R untuk kasih masukan atau kasih informasi seputar persepeda motoran tanah air. Send aja

ke P2Rbikers@gmail.com

Join with Social Media Proud2Ride:

Fan Page FB = Proud2ride
Follow Twitter @proud2ride

Komentar»

1. Suroso - 28 Januari, 2013

Pertamax

2. jofrin - 28 Januari, 2013

CG motor legendaris….cuma pake gak ada setahun….ditawar lumayan ya dilepas…padahal cuma beli 1,5 jt 🙂

3. faiz - 28 Januari, 2013

masih ada orinya ga ya?

4. sandy - 28 Januari, 2013

wew
cg klep nya tetep diatas bro, penggerak nya aja pake bilah/batang, bukan rante/kamprat.
tuh byk di pake di motor gerobak model cg

5. OcehAan™ - 28 Januari, 2013
6. fadeln250r - 28 Januari, 2013

ooo ngono. . .

7. SEPI ing naLAR - 28 Januari, 2013

CG bukane OHV yaa??… Katup diatas cuma penggerak pake Pushrod kaya mesin Kijang/Panther ato Colt(mesin lama)… 😀

8. ipanase - 28 Januari, 2013

ada yang ohc ada yang dohc walau pake puch rod

proud2ride - 28 Januari, 2013

terimakasih koreksinya. mungkin punya CG masuk kategori OHV versi jadul. Ada push rod krn cam di bawah.

SV bnyak dipakai pada mesin pemotong rumput cmiiw

9. orong-orong - 28 Januari, 2013

berarti mesin tiger paling jadul yah?

10. Ms Dhukha - 28 Januari, 2013
11. Trisna Ariwibawa - 28 Januari, 2013

Sip.. Buat nambah ilmu..
http://trexton.wordpress.com/

12. deniboshter - 28 Januari, 2013

mantap surantap nih mas artikelnya bisa nambah ilmu he he he

13. Roy (X-Road Wannabe - Trellis Edition) - 29 Januari, 2013

katanya sih lebih canggih dari 2 tak…

😉

14. stereotones - 29 Januari, 2013

kalo di r4 bisa bongkar jeep willyz tu, mesin dengan stroke puanjangg n side valve, 2 valve per silinder
efeknya yaaaa,, buorosss poll

15. BLOG TIPU - 29 Januari, 2013

Dasar antek AHAM tukang tipu! kasih ilmu sesat!

Floating valve di mesin SV? DASAR TIPU!
SV itu justru nyetel klepnya gampang,,
Bahkan kalo klep rusak sekalipun masih bisa jalan,,
SV itu mesin tahan banting

kelemahnnya cuma kompresinya yang terbatas,power ga bisa gede. itu doang. TITIK.

Pushrod OHV jadul? TIPU L:AGI!
Asal loe tau ya, mesin V8 Camaro ZL1 yang notabene mesin paling powerfulnya chevrolet itu pake PUSHROD yang eloe bilang jadoel!

inti dari seri artikel sampah soal mesin ini adalah ujung2nya semakin menghiring penghambaan kepada AHoaxM. udah ngerti gua,

ngerti loe ??

pak tarno - 29 Januari, 2013

dari dulu kok bro, dah gak heran lagi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: