jump to navigation

Tolak Pembatasan Motor, Gampar Ajak Bikers Turun ke Jalan 5 September, 2017

Posted by proud2ride in Event, Safety.
Tags:
trackback

IMG_0326

Rencana perluasan larangan sepeda motor melintasi di beberapa jalan protokol di Jakarta menuai protes. Rencananya, pemprov DKI akan memberlakukan larangan melintas bagi pesepeda motor di Jalan Sudirman hingga Bundaran Senayan dan sepanjang ruas Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Ketua Road Safety Association (RSA) Indonesia, sebuah LSM pemerhati keselamatan jalan, Ivan Virnanda mengatakan, meski tujuan perluasan larangan itu baik, yaitu mengatasi kemacetan dan memaksa warga menggunakan transportasi publik, namun aturan itu tidak dibarengi dengan ketersediaan transportasi publik yang aman, nyaman, selamat, tepat waktu dan terjangkau. Selain itu, aturan itu juga dianggap diskriminatif karena hanya melarang sepeda motor saja.

Dia menilai, perluasan larangan sepeda motor sebagai sebuah kebijakan panik dari pengambil kebijakan. Sebab, menurut dia, saat ini terjadi ketidakmampuan pemerintah dalam hal penyediaan transportasi publik.

Untuk itu, Ivan mengungkapkan rencana RSA Indonesia untuk melakukan aksi damai pada Sabtu, 9 September 2017 nanti bertujuan mengingatkan para pengambil kebijakan agar membatalkan rencana perluasan larangan sepeda motor di Jalan Sudirman – Bundaran Senayan dan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

“Aksi damai ini akan diikuti oleh ribuan pengendara motor yang akan melakukan konvoi di sepanjang ruas jalan yang akan dilarang oleh Pemprov DKI. Kami akan coba ingatkan para penguasa di Jakarta,” tegas Ivan.

Tak hanya RSA Indonesia, sejumlah komunitas dan klub motor serta pengguna roda dua juga akan mengikuti aksi damai tersebut. Mereka menyebut kelompoknya dengan GAMPAR atau Gerakan Menentang Pembatasan Sepeda Motor.

IMG_9965

Dalam aksi damai konvoi tersebut , GAMPAR mengklaim akan diikuti oleh 5000 pengguna roda dua. Selain itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta telah mengonfirmasi pihaknya mendukung aksi tersebut. Dukungan LBH Jakarta itu berupa bantuan penyajian data dan kajian dari aspek hukum terkait perluasan pembatasan sepeda motor.

Lebih lanjut, Koordinator GAMPAR, Rio meminta pihak kepolisian untuk membantu mengamankan dan mengawal aksi mereka agar tidak menimbulkan ekses bagi pengguna jalan saat aksi konvoi berlangsung nanti.

“Kami meminta pihak kepolisian bisa membantu mengawal kami. Ini adalah aksi ketiga yang pernah kami lakukan. Waktu gubernur Sutiyoso dan Foke kita sudah lakukan aksi yang sama,” kata Rio.

Dia juga mengajak siapapun, yang ingin bergabung dalam aksi ini untuk mengkomunikasikan dengan pihaknya. “Kepada para tokoh masyarakat, yang peduli masalah ini, silahkan bergabung,” ucap Rio.

Usai aksi konvoi, diungkapkan Rio, GAMPAR akan menyampaikan orasi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta.“Semoga pemprov DKI dapat menerima aspirasi kami para pengguna sepeda motor sebagai pembayar pajak yang juga ikut membangun jalan-jalan di Jakarta,” pungkasnya.

Komentar»

1. Budiman - 9 September, 2017

gampar aja bang hahahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: