jump to navigation

Meski Bermesin Sama, CRF150L Jauh Lebih Powerfull Ketimbang Verza 15 November, 2017

Posted by proud2ride in Honda, Merk.
Tags: ,
trackback

9AEF79B5-C3C1-4672-8E9D-26C0C84A8766

Pilihan PT AHM menempatkan mesin yang sama untuk CRF150L dengan yang digunakan Honda Verza banyak disalahartikan oleh sebagian netizen, utamanya yang awam soal mesin, hehehe…

Mereka menganggap, CRF sama dengan Verza maupun MegaPro yang bermesin sama. Meski besik mesin yang sama, namun banyak bagian dalam ketiga motor ini berbeda.

CRF 150L mengandalkan mesin 4-Tak SOHC satu silinder berkapasitas 149 cc. Output yang dihasilkan 12,7 Tk pada putaran 8.000 rpm dengan torsi puncak 12,43 Nm pada 6.500 rpm.

Mesin CRF150 dibekali sejumlah part yang membuatnya lebih tanggung sesuai dengan kebutuhan sang motor yang diperuntukkan di medan berat. Hal ini membuat karakter yang ditawarkan masing masing motor pun berbeda.

Untuk mesin CRF kodenya K84. Sementara yang digunakan Verza berkode K18,” terang Technical Service Training Development PT Astra Honda Motor, Sarwono Edhi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11).

Kata Sarwono, bagian yang berbeda pada CRF150L dibanding Verza dan Mega Pro, yaitu pada per klep, cover cylinder head, piston, durasi camshaft, crankcase, crankshaft, setang piston, dan teknologi injeksi PGM-FI.

“Pistonnya berbeda, pada CRF150L diberi coating Hard Anodic Oxide dan bentuk bagian bawahnya berbeda. Hal itu agar piston bisa tahan terhadap beban dan gesekan untuk karakter penggunaan CRF150L,” jelasnya.

3F8839B4-6B48-45FD-863B-1A75442F787E

Dijelaskan juga, pada PGM-FI pada CRF150L mempunyai sensor tambahan, yaitu IAT (Intake Air Temperature), MAP (Manifold Absolud Pressure), IACV (Idle Air Control Valve), dan TPS (Throttle Position Sensor).

Piston juga beda karena ada perlakuan hardner pada bagian dome (kepala piston). Dome-nya diberi lapisan, dikerasin supaya tahan karena mesin dipakai stop and go. Kemudian crankshaft, balancing dan durasi cam, bore & stroke juga berbeda. Silinder head juga beda karena ada pegangan frame.

Bagian lainnya adalah, gear set yang dipakai CRF 150L juga berbeda. Ukurannya dibuat lebih besar agar tarikan bawah lebih responsif. Final ratio juga beda, CRF pakai gir 49 di belakang dan 15 di depan. Jadi lebih narik di bawah. Verza pakai (kombinasi) 14-42.

“Meski ada banyak perbedaan komponen pada mesin CRF 150L, namun ada beberapa part yang sama seperti Verza, seperti transmisi dan kopling,” tandas Sarwo. Semoga kita bisa lebih paham lagi kawan!

Komentar»

1. Beben - 15 November, 2017

Yg penting bisa merasakan sensasi berhibi trabas….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: