jump to navigation

Ini Dia Daddy Rossi, Komentator Cilik MotoGP yang Ingin Jadi “Next 46” 28 Februari, 2018

Posted by proud2ride in Social Politik.
Tags:
trackback

9F63F56B-3372-473D-BC0F-6D145233A668

Tak disangka seorang bocah kecil yang gila dengan tontonan balap di MotoGP menangkap dengan baik gaya dan ucapan sang komentator balap. Dengan kecepatab berbahasa Inggris dalam melaporkan suasana balap serta pengucapan nama Valentino Rossi berkali kali membekas di kepala sang bocah yang bernama Rivaldi.

Saking gilanya dengan ucapan Rossi, dia pun dipanggil dengan nama kecilnya Daddy Rossi. Belakangan, aksi komentator Daddy ini menjadi viral di media sosial karena kemampuannya menirukan suara mantan komentator legendaris MotoGP, Nick Harris.

Di Desanya di Pulau Rote, NTT Daddy Rossi kerap berlaku seolah membalap sebagai Velentino Rossi seraya mengumbar kalimat kalimat menarik sebagai komentator balap. Namun Daddy Rossi beraksi dengan sepeda biasa, yang dibuatnya laksanan pembalap MotoGP, lengkap dengan aksi jatuh jatuhnya.

Di video lain, Daddy nampak tengah meniru aksi Rossi mulai dari berdoa dan fokus melakukan ritual sebelum membalap. Lalu dia pun melakukan aksi komentator seru ala MotoGP. Bisa banget nih si Daddy Rossi.

3A8BF7BB-A215-4A5D-B5FF-E0287980D754

Di penghujung bulan Februari 2018, Yamaha Indonesa secara spesial berkesempatan untuk bertemu dengan bocah bernama lengkap Rivaldy “Daddy Rossi” Elvans Krisna Sopbaba. Bocah asal Rote Ndao, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, ini ditemani ayah, ibu dan juga adik perempuannya, pertemuan dengan Daddy berlangsung hangat.

Daddy tidak canggung saat diajak bercerita tentang kecintaannya kepada dunia balap MotoGP, khususnya pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

Sejak kecil, siswa kelas 3 SDN Oeledo, Kec. Pantai Baru, Kab. Rote Ndao, ini telah jatuh hati kepada MotoGP. Dalam ceritanya Daddy berkeinginan untuk jadi “Next 46”. Dia bercita-cita suatu saat nanti bisa ikut balapan MotoGP bersama tim Yamaha dan menggunakan nomor idolanya itu.

“Daddy ini kalau di rumah suka praktik menggunakan sepeda sampai jatuh-jatuh untuk menirukan Rossi. Dari umur tiga tahun dia sudah suka tiru komentator MotoGP hanya tidak jelas ucapannya.  Baru saat usia 7 tahun terdengar sedikit seperti bahasa Inggris” cerita Andy Sopbaba, ayah Daddy sambil tertawa.

E8437D2A-06A0-410B-8E3E-61CE99D8B6FA

Di balik popularitasnya saat ini ternyata menyimpan kisah. Satu minggu sebelum video-nya viral di media sosial, keluarga besar Daddy sedang dirundung kedukaan. Pasalnya, sang kakek baru saja meninggal dunia. Meski demikian keluarga menganggap bahwa ini adalah doa dari kakek untuk Daddy bisa mewujudkan cita-citanya.

Sejak kecil Daddy Rossi tinggal bersama kakeknya di Kupang. Sedangkan orang tuanya tinggal di Pulau Rote. Hal ini dilakukan orang tua Daddy supaya dia mendapat pendidikan yang lebih baik di kota Kupang.

Dalam perjumpaan singkat tersebut, secara khusus Yamaha Indonesia memberikan cinderamata berupa apparel resmi 46|Asia untuk keluarga Daddy. Raut wajah Daddy menjadi sumringah saat mengenakan topi dan kaos bertuliskan VR46. Bahkan di beberapa kesempatan interview dengan media dia tidak ingin melepaskan topi pemberian Yamaha Indonesia.

“Senang sekali. Ada nomor 46. Seperti Valentino Rossi,” ucap Daddy polos.
Saat ditanya tentang kemungkinan suatu saat membalap bersama Yamaha Indonesia, orang tua Daddy antusias dan mendukung apapun hal baik untuk anak mereka. Secara spontan Daddy juga menjawab dengan penuh semangat.

“Mau membalap pakai Yamaha. Nanti saya mau pakai nomor 46 seperti Rossi,” ujar Daddy disambut doa orang tuanya. Jaga terus mimpi mu Daddy, semoga tercapai cita cita menjadi The Next Rossi!!.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: