jump to navigation

Nyoh Ini Baru Top! Merokok dan Dengarkan Musik Saat Berkendara, 3 Bulan Penjara 3 Maret, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
trackback

8275EC52-3971-4FC0-8258-1F6087299E5A

Perilaku buruk pengendara di jalan raya masih sangat meresahkan di negeri ini. Pelanggaran lalu terjadi di mana mana. Di tengah itu, pemerintah melalui kepolisian mengeluarkan aturan terbaru yang cukup mengobati atas buruknya disiplin di jalan raya.

Berkendara sering dilakukan dengan kegiatan yang tak patut. Di antaranya, merokok dan
Mendengarkan musik. Dua hal ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan lainnya dan juga diri si pengendara tersebut.

Merokok contohnya, abunya siap menimpa pengendara di belakang. Bahkab percikan bara rokoknya kerap mengenai pengendara lain, hingga menyebabkan kecelakaan yang membahayakan.

Sementara mendengarkan musik membuat si pengendara tak fokus dengan keadaan di jalan, hingga bisa saja menjadi pemicu kecelakaan. Pernah pula pemotor yang asyik mendengarkan musik tak tahu ada sinyal suara kereta api akan melintas, dab terjadilan kecelakaan yang merenggut jiwa.

Para pelanggar ini biasanya mengaku aktivitas merokok karena mulut sudah terlalu asam atau mata mulai mengantuk. Sementara mendengarkan musik agar tak bosan dalam perjalanan.

Jika sulu aksi ini dibiarkan, sekarang tidak lagi. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kebiasaan semacam ini merupakan bentuk pelanggaran aturan yang ancaman hukumannya tak main-main.

A9DB12EB-56B8-4897-AF36-A95C99903648

“Merokok, mendengarkan radio atau musik atau televisi (untuk pengguna roda empat) melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 junto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Budiyanto ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (1/3/2018).

Tak hanya itu, mengoperasikan ponsel dan terpengaruh minuman beralkohol saat berkendara pun termasuk pelanggaran UU tentang lalu lintas.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Sementara itu, dalam Pasal 283 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

Agar masyarakat paham soal ini, polisi terus melakukan sosialisasi dan operasi untuk membuat masyarakat sadar mengenai bahaya melakukan berbagai tindakan tersebut saat berkendara. Nah, siap siap berlaku terpuji di jalan raya. Merokok enaknya sambil duduk dengan kopi, begitu juga dengan musik, asyik di dengar saat duduk sembari menikmati kopi,,, hehehe….

 

Komentar»

1. Tyo - 3 Maret, 2018

nyoh!!, sambil disawer seratusan ribu dong mas, hehehe

2. ardiantoyugo - 3 Maret, 2018

mantap nih, kena puntung rokok emang kampret…

3. ourleb - 4 Maret, 2018

Kedepannya harga mobil bakal lebih murah karena minus entertainment haiyah šŸ˜‘


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: