jump to navigation

Jelang Balapan Asia di Jepang: Yamaha Jaga Tradisi Podium, Incar Kelas UB150 31 Mei, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Yamaha.
Tags: ,
trackback

E3927DA6-3610-4DC5-B39F-44F70E248A59

Putaran ke-3 gelaran balap bergengsi Asia Road Racing Champioship 2018 (ARRC 2018) siap diselenggarakan di Sirkuit Suzuka, Jepang (2-3 Juni). Selain tim Honda yang ingin mempertahankan tradisi podium di kelas AP250, Yamaha pun sama ingin mempertahankan tradisi podium namun lebih condong di kelas UB150.

Rider andalan Yamaha, Wahyu Aji Trilaksana akan berjuang keras untuk merebut podium kemenangan di trek Suzuka yang memiliki panjang 5,821 km dengan 18 tikungan. Lintasan Suzuka bukan hal baru bagi petarung asal Ajibarang, Banyumas, Jateng tersebut. Dalam 3 tahun belakangan sudah menjadi menu wajib dalam penyelenggaraan ARRC yang konsisten diikutinya.

Bahkan Wahyu Aji Trilaksana punya track-record atau sejarah manis dalam ARRC 2017. Terbukti sukses meraih podium juara pada race awal (1) UB150 ARRC 2017 Suzuka yang melahap menu 6 laps. Termasuk tercepat dalam sesi Superpole atau penentuan grid posisi. Motivasi dan semangat demikian yang akan menjadi pijakan Wahyu Aji Trilaksana untuk menambah pundi poin dalam klasemen sementara UB150.

Bersama dengan Tim akan berupaya mencari set-up terbaik dari pacuan Yamaha MX King 150. Data tahun lalu akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan input dari pembalap. Wahyu Aji Trilaksana sendiri saat ini ada di posisi ke-6 klasemen sementara UB150. Sedangkan dua racer tim satelit Yamaha SND Factory yang juga berada di kelas UB150, Syahrul Amin dan Gupita Kresna masing-masing di urutan ke-4 dan ke-15.

Disamping itu, dua pembalap muda yang berkompetisi di kategori AP250, yaitu Richard Taroreh dan M Faerozi akan berjuang keras untuk beradaptasi dengan trek Suzuka Jepang yang diklaim sebagai lintasan tehnikal. 

Richard Taroreh yang juga juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017) dan M Faerozi yang masih berusia 16 tahun adalah rookie atau pendatang baru dalam ARRC 2018.

Proses adaptasi pada sesi free practice menjadi kuncinya. Tim Teknisi Yamaha Racing Indonesia (YRI) sudah memiliki basic data perfoma pacuan Yamaha YZF-R25 tahun lalu. 

Konteks ini yang akan terus disempurnakan sesuai dengan masukan yang diberikan rider dan evaluasi yang dilakukan bersama. Bermodal hasil balap tahun lalu yang baik akan memberikan rasa optimis bagi kedua pelaga Yamaha Racing Indonesia (YRI) tersebut.

288E88C3-2326-4112-998C-C8078D94FFD8

Formasi tim satelit Yamaha TJM yang diperkuat Rafid Topan dan Anggi Setiawan juga siap merenggut hasil lebih baik. Sebetulnya saat ARRC 2018 Australia, Anggi Setiawan sempat berada di barisan depan sebelum mengalami crash hingga tidak dapat melanjutkan balapan. Rafid Topan juga sempat di deretan depan namun ada kendala yang dialami. Rafid Topan punya hasil yang memuaskan saat ARRC 2018 Thailand dengan prestasi podium dan berada di posisi ke-5 klasemen sementara.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: