jump to navigation

Waspada! Polisi Boleh Menilang Jika Pajak STNK Mati 28 Juli, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas, Uncategorized.
Tags: ,
trackback

STNK 02

Pembayaran pajak kendaraan bermotor saat ini banyak diabaikan oleh pemilik kendaraan. Banyak sekali kasus pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara yang disebabkan pajak kendaraan yang dimiliki tidak dibayarkan.

Sering sekali terdengar pertanyaan “apakah polisi berhak menilang pajak kendaraan yang mati? Bukan STNK-nya mati, tapi pajaknya terlambat bayar”. Banyak perdebatan terkait jawaban dari pertanyaan ini. Sebagian menjawab polisi tidak bisa menilang dan yang lainnya menjawab bisa.

Hemm,,, gimana sih yang betul? Pihak Polri melalui website www.korlantas.polri.go.id menjelaskan, bahwa polisi berhak menilang kendaraan yan mati pajak STNK-nya. Nah, perlu waspada nih kawan!

Ketentuan ini merujuk, UU No 22 Tahun 2009, pada Pasal 288 ayat (1), “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)”.

STNK

Ditambah lagi dengan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang REGISTRASI DAN IDENTIFIKASI KENDARAAN BERMOTOR. Pasal 37 ayat (2) yang berbunyi, “STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian Ranmor”.

Dan pada ayat (3) dijelaskan, “STNK berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan pertama kali, perpanjangan atau pendaftaran mutasi dari luar wilayah regident dan harus dimintakan pengesahan setiap tahun”. Artinya kalau belum bayar pajak berarti STNK kita belum disahkan atau ditetapkan oleh Polri.

Selain itu pada Undang-undang Lalu lintas no.22 Tahun 2009 disebutkan, yang menyangkut kelengkapan kendaraan, termasuk surat-surat SIM dan STNK yang masih hidup, atau berlaku, lampu motor, lampu sein, dan seterusnya, berhak ditindak oleh polisi dengan cara menilang.

Adapun syarat pengesahan STNK itu harus membayar pajak. Kalau tidak membayar pajak, berarti belum ada pengesahan. Kalau dilihat STNK-nya belum ada pengesahan, berarti secara otomatis pengendara akan terkena tilang dari Kepolisian.

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: