jump to navigation

Intip 23 Kota dan Kabupaten Calon Juara Road Safety 2018 12 September, 2018

Posted by proud2ride in Event, lalu lintas.
Tags: , ,
trackback

9B77AE24-1B38-4C67-86AB-8AAB5E5B6817

Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2018 kembali digelar untuk keenam kalinya. Penghargaan ini diberikan kepada kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. 

IRSA merupakan rangkaian dari program corporate social responsibility Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!. Kampanye ini digagas dengan tujuan untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia.

Tanny Megah Lestari, Business Development Division Head Adira Insurance, menegaskan, “Semangat dari program IRSA adalah untuk memberikan dukungan kepada pemerintah kota dan kabupaten agar terus bekerja keras menerapkan pilar-pilar keselamatan jalan di lingkungan pemerintahannya sehingga tercipta keselamatan jalan yang semakin baik.”

Di tahun 2018, tercatat sebanyak 137 kota dan kabupaten yang ikut serta dalam IRSA 2018. Dari 137 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten finalis IRSA 2018. 23 finalis terpilih, berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya. 

Hingga saat ini, tahapan yang sedang berlangsung adalah observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2018, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan.

Tahun ini, IRSA diselenggarakan dengan berbagai pengembangan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Antara lain perubahan metode survei kepuasan pengguna jalan. Survei dilakukan dengan lebih memperdalam aspek kuantitatif dengan tujuan agar data yang dihasilkan semakin valid dan komprehensif. 

Selain itu, dengan metode ini responden yang diwawancarai lebih banyak dengan sebaran wilayah lebih luas, sehingga semakin mewakili kepuasan masyarakat pada 23 finalis IRSA 2018. Pengembangan IRSA 2018 juga dilakukan dengan menambahkan atribut observasi seperti penerapan Smart City, pedestrian light crossing, yellow box junction, hingga pengecekan materi keselamatan jalan pada kurikulum sekolah.

Proses sharing session dan penjurian tahun ini juga merupakan pengembangan dari IRSA 2018. Tahapan ini nantinya akan dilakukan pada September mendatang dan berlangsung di Kota Surabaya. Pada tahap penjurian, finalis IRSA akan memaparkan berbagai program tata kelola keselamatan jalan di daerahnya di hadapan para juri yang terdiri dari perwakilan lima pilar keselamatan jalan dan para pakar road safety lainnya. 

Adapun penilaiannya mengacu pada lima pilar keselamatan jalan yang telah dicanangkan WHO dan diadopsi oleh banyak negara di dunia yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.

C6DD9D43-3F39-4B71-B23E-13398604D398

“Kota Surabaya kami pilih sebagai tuan rumah Penjurian dan Sharing Session IRSA 2018, karena secara konsisten telah berhasil menjadi Pemenang IRSA 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2015 dan tahun lalu Kota Surabaya berhasil menjadi Pemenang Utama untuk kategori Excellent City yang merupakan kategori tertinggi dalam IRSA. 

Berbagai prestasi di bidang keselamatan jalan juga telah diraih Kota Surabaya. Tidak hanya itu, kami ingin memberikan kesempatan kepada finalis untuk melakukan benchmark terhadap penerapan program-program keselamatan jalan yang telah berhasil dilakukan Kota Surabaya,” ujar Tanny.

Adapun pemenang tahun ini akan diumumkan pada penganugerahan penghargaan IRSA 2018 yang akan diselenggarakan pada November 2018 sebagai bentuk apresiasi terhadap kota dan kabupaten finalis IRSA 2018 yang telah menerapkan prinsip tata kelola keselamatan jalan dengan baik.

Berikut 23 finalis IRSA 2018:

a. Kota dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi.

  1. Kota Banjarmasin
  2. Kota Bogor
  3. Kota Bandung
  4. Kota Pekalongan
  5. Kota Yogyakarta

b. Kota dengan tingkat kepadatan penduduk rendah.

  1. Kota Ambon
  2. Kota Bitung
  3. Kota Bontang
  4. Kota Probolinggo
  5. Kota Samarinda

c. Kabupaten dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi.

  1. Kab. Tangerang
  2. Kab. Jepara
  3. Kab. Cianjur
  4. Kab. Kuningan
  5. Kab. Pacitan

d. Kabupaten dengan tingkat kepadatan penduduk rendah.

  1. Kab. Banyuasin
  2. Kab. Bangka
  3. Kab. Barito Kuala
  4. Kab. Kotabaru
  5. Kab. Ogan Komering Ilir

e. Excellent City

  1. Kota Balikpapan
  2. Kota Tangerang
  3. Kota Semarang

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: