jump to navigation

Viar Vintech 200cc, Bergaya di Jalan Raya dengan Harga Rp20 Jutaan 28 September, 2018

Posted by proud2ride in Produk Baru.
Tags: , ,
trackback

780EFF8A-94F7-498C-B5E3-06181F92F7A0

Brand Viar di Indonesia banyak mengisi celah motor hobi dengan spek minimalis serta harga ekonomis. Di segmen sepeda motor retro misalnya, perusahaan yang punya pabrik di Semarang ini melahirkan Viar Vintech 200cc.

Dari tampangnya, jelas sekali Viar Vintech 200cc ingin mengambil pasar kalangan penyuka sepeda motor bergaya retro. Motor ini juga bisa menjadi pilihan ketimbang melakukan modifikasi motor yang ada hingga bergaya retro. 

Viar Vintech 200 yang bergaya cafe racer mengingatkan motorist kepada produk Kawasaki W175 yang bermain di entri level hingga menghasilkan harga bersahabat yakni sekitar Rp 30an juta.

D40D006E-C142-4C23-990C-8538102D77B0

Namun begitu, secara harga Viar Vintech 200 yang diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 pada Agustus silam, bukan lawan sepadan untuk Kawasaki W175.

Harga keduanya jauh berbeda. Viar Vintech hanya dibandrol Rp20 jutaan saja. Posisi harga seperti ini membuat Viar Vintech 200 bakal menjadi pilihan kalangan muda atau pemula yang tak membutuhkan kualitas tinggu seperti kawasaki W175.

Viar Vintech 200 tampil dengan bodi yang cukup ramping, posisi duduk yang nanggung dan memang diperuntukkan satu orang, hingga penggunaan pelek jari-jari dan lampu bulat, menjadi ciri khasnya.

Vintech 200 menggunakan suspensi teleskopik, beda dengan kakaknya Vintech 250 yang sudah  menggunakan suspensi up side down. Vintech 200 dibekali ban lebar yang tebal dengan ukuran 90/90-17″, dan ban belakang 120/80″ berpelek jari-jari. 

Untuk mesin, Vintech 200 kurang mulus suaranya alias agak kasar. Mesin satu silinder SOHC di motor ini mampu memuntahkan torsi hingga 15 Nm pada 8.000 rpm dan tenaga maksimal 18,1 Tk pada 9.000 rpm dengan 5-percepatan manual.

PR lainnya dari Viar Vintech 200 adalah masih adanya sejumlah bagian khas dari Viar yang terasa masih kaku dan keras. Misalnya tuas gas, tuaa rem, dll. Namun secara kesuluruhan,  Vintech 200 lumayan menghadirkan kesan retro di balutannya. Ya, sebelum naik kelas, perlu jajal dulu motor pabrikan lokal ini.

EEB34219-E86C-4A26-891B-F03750811F03

Komentar»

1. Tyo - 29 September, 2018

sesuai dg harganya

2. Budianto - 1 Oktober, 2018

mayan cakep mas

3. Darli - 2 Oktober, 2018

Setahun pake, ganti mesin baru. Sasisnya kokohnya bang??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: