jump to navigation

Sambut Hari Disabilitas, Polda Metro Jaya Mudahkan Layanan SIM D 7 Desember, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
trackback

DC7DEE46-2248-43C4-BFF2-12FA08A864C5

Sebuah kegiatan menarik baru saja digelar oleh Polda Metro Jaya. Menyambut Hari Disabilitas Internasional 2018, Polda Metro Jaya membuka pelayanan SIM D. Acara yang berlangsung di halaman Parkir Summarecon Mall, Bekasi, Senin (4/12) berjalan meriah

Kalangan disabilitas menyambut kegiatan ini dengan antusias. Pada hari itu, sejumlah disabilitas punya SIM baru yang langsung mensahkan mereka disebut sebagai pengendara di jalan raya.

“Kami tak akan berhenti berinovasi dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Antara lain melalui pelayanan SIM komunitas bagi penyandang disabilitas yang kami lakukan ini,” ungkap Kasisim Subditregident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol M Fahri Anggia Natua Siregar.

SIM D

Soal D, sebetulnya banyak yang yak paham jika SIM ini diperuntukkan bagi kalangan Disabilitas.  Sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi, disebutkan, tiap pengendara di jalan raya wajib melengkapi diri dengan SIM. Nah, kewajiban ini juga berlaku bagi kalangan disabilitas.

451FC20C-415A-48D4-8D0A-2830C8298BFB

Berikut ini 5 jenis SIM yang berlaku di Indonesia:

  1. SIM A, berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor (ranmor) dengan jumlah berat yang diperbolehkan paling tinggi 3.500 kilogram berupa:
    a. mobil penumpang perseorangan.
    b. mobil barang perseorangan.
  2. SIM B I, berlaku untuk mengemudikan Ranmor dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kilogram berupa:
    a. Mobil bus perseorangan.
    b. Mobil barang perseorangan.
  3. SIM B II, berlaku untuk mengemudikan ranmor berupa
    a. Kendaraan alat berat.
    b. Kendaraan penarik.
    c. Kendaraan dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kilogram
  4. SIM C, berlaku untuk mengemudikan sepeda motor yang terdiri dari,
    a. SIM C untuk pengemudi sepeda motor dengan kisaran kapasitas silinder (cylinder capacity) paling tinggi 250 cc.
    b. SIM C untuk pengemudi sepeda motor dengan kisaran kapasitas silinder (cylinder capacity) antara 250cc sampai dengan 750cc
    c. SIM C untuk pengemudi sepeda motor dengan kisaran kapasitas silinder (cylinder capacity) di atas 750cc
  5. SIM D, berlaku untuk mengemudi ranmor khusus bagi penyandang cacat.

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: