jump to navigation

10 Tahun Mengaspal, Honda Blade Stop Produksi Tahun 2019 6 Februari, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

Honda Blade Andalan Touring (Foto: BimarPradana/IG)

Honda Blade akhirnya menyelesaikan masa tugasnya di Indonesia. Tahun 2019, PT Astra Honda Motor (AHM) mengakhiri kiprah sepeda motor bebek yang punya jargon “Winning with Blade”

Nama Honda Blade suah tak ada lagi dalam halaman website resmi AHM sejak awal Tahun 2019. Direktur Marketing PT AHM Thomas Wijaya menyatakan, pihaknya memang telah mengakhiri produksi Blade di Indonesia pada akhir 2018 lalu.

Saat ini penjualan motor bebek Di Indonesia menurun drastis. Motor matic amat mendominasi pasar dengan ditemani sebagian kecil oleh sepeda motor sport. Masyarakat Indonesia kini lebih memilih berkendara nyaman dengan skuter matic.

Kata Thomas Wijaya, penjualan Honda Blade mengalami penurunan. Terakhir jualannya tak sampai 1.000 unit. Blade gagal bersaing dengan empat motor bebek Honda lainnya. Angka penjualan ini tak sanggup mmbantunya bertahan di pasar.

Blade masuk pasar Indonesia 10 Tahun silam. Sosok ini menjadi pelapis Honda Revo di jajaran bebek terbawah. Bedanya, Blade diperkuat dengan mesin 125cc, sementara Revo 110cc.

Blade modifikasi tipis-tipis (Foto: Aang Buluck/IG)

Tampilannya cukup sporty dan agresif dengan body yang kokoh. Motor ini bahkan menguasai sejumlah ajang balap underbone di Tanah Air.

Dengan hilangnya Blade di jajaran penjualan Honda, peminat motor bebek Masih punya banyak pilihan. Di level terbawah masih bertengger rajanya bebek Honda Revo. Ini bebek dengan penjualan terlaris saat ini.

Selanjutnya di kelas 125cc ada jagoan lama SupraX 125. Honda masih punya dua andalan di segment motor bebek yakni di kelas 150cc lewat Supra GTR150 dan Sonic 150. Bye bye Blade !

Komentar»

1. awansan - 6 Februari, 2019

saya masih pelihara satu nih, untuk tampilan mmg harus diakui ini bebek honda ter sporty, tapi untuk performa mesin menurut saya masih enakan Honda Absolute Revo 110 hehehe

proud2ride - 6 Februari, 2019

Sy juga suka bodynya, sm suara knalpotnya yg renyah

2. Rangga - 8 Februari, 2019

dua tahun lalu pernah pengen punya
body enak dilihat, hehehe

3. Arif - 9 Februari, 2019

masa-masa emas motor bebek telah berakhir. buat artikel motor bebek apa aja yg masih sisa saat ini mas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: