jump to navigation

Honda CB650R Tantang Kawasaki W800, Power & Harga Seimbang 10 Februari, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

Satu lagi sepeda motor sport naked bermesin besar serta berkonsep retro hadir di Indonesia setelah PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan Honda CB650R di Bandung, Sabtu (9/2/2019).

Honda CB650R memberikan sebuah energi dan gaya baru dari konsep Neo Sport Cafe. Model ini mengekspresikan sensasi sporti, modern, dan mampu meningkatkan level adrenalin melalui tenaganya yang besar.

Honda CB650R didesain untuk menghadirkan kesenangan serta sensasi tinggi bagi pengendara yang ingin terlihat unik dan berbeda. Konsep Neo Sport Cafe sangat kuat ditampilkan melalui desain lampu depan LED bulat yang klasik.

Mengusung moter berkonsep retro, Honda CB650 akan berhadapan dengan Kawasaki W800. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menempatkan W800 sebagai hasil dari pencapaian akan keindahan dan citarasa akan sepeda motor vintage.

Hanya saja, W800 hadir dengan konsep vintage nyaris di seluruh bodinya. Sementara CB650R menyelipkan unsur sporty di wajah depannya yang klasik berkat lampu utama yang membulat, khas retro.

Dari segi mesin, keduanya cukup berimbang. Dua duanya dibekali mesin besar 4 silinder. Kekuatab mesin besar inilah yang menjadi andalan dua moge ini dalam bermanuver dan menghasilkan suara yang menggetarkan.

Honda CB650R didukung mesin 4 silinder 650cc DOHC yang memiliki 6 perpindahan gigi, Honda CB650R menghasilkan power 66,5kW/11.000 rpm dilengkapi torsi kuat 60,7Nm/8.000 rpm.

Sementara Kawasaki W800 memiliki kapasitas mesin sebesar 773cc. Tipe mesin Air-cooled, 4-stroke Vertical Twin, SOHC, W800 menghasilkan Maksimum Power 35 KW (48 PS) / 6,500 rpm. Sementara Torsi Maksimumnya 60 Nm (6.1 kgfm) / 2,500 rpm.

Untuk harga, keduanya juga amat seimbang. Honda CB650 dengan dua warna yakni merah dan hitam dibandrol Rp. 265.000.000. Sementara Kawasaki W800 dengan satu warna, biru, punya harga sedikit lebih rendah yakni Rp. 251.000.000.

Sekarang tinggal konsumen mau motoran dengan moge yang mana. Keduanya menawarkan cita rasa bermotor besar dengan gaya klasik. Sama-sama menawan!

Komentar»

1. Kobayogas - 10 Februari, 2019

“Dari segi mesin, keduanya cukup berimbang. Dua duanya dibekali mesin besar silinder ganda”

koreksi tuh om 😀

proud2ride - 10 Februari, 2019

Siap, makasih Mas Yogas.

2. Rangga - 11 Februari, 2019

lumayan keder mau pilih yg mana? hahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: