jump to navigation

Heboh Gredek di PCX, Ternyata Bukan Bahaya ! 25 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
trackback

Semakin tinggi status, semakin besar pula badai menerpanya. Mungkin itu gambaran Honda PCX saat ini. Sejak diproduksi secara lokal dengan harga bersaing dengan Yamaha NMax, penjualan Honda PCX meroket.

Salah satu cara untuk menghentikannya adalah mengulas kekurangan sang motor. Salah satu yang tengah viral belakangan ini adalah suara gredek pada PCX.

Suara gredek yang dipermasalahkan adalah getaran yang berasal dari CVT motor matic. Getaran ini muncul saat motor mulai berakselerasi. Gak tahunya, ini adalah fenomena biasa dan sepele dan bukan hal baru. Getaran ini sering ditemui di semua motor matic yang ada di Indonesia.

Seorang mekanik berpengalaman yakni Anggi Prasetya menyatakan gredek tersebut bukan hal yang berbahaya. “Itu hal yang wajar,” jelas Anggi owner sekaligus tuner Gilang Speed Way seperti dikutip GridOto.com.

Disebutkannya, ada tiga faktor bawaan motor matic yang menyebabkan gredek. Pertama, karena motor matic itu menggunakan kampas kopling kering yang sering menghasilkan kotoran atau reside berupa serbuk.

Jika di mangkok kampas gandanya terdapat serbuk-serbuk itu, kampas gandanya enggak bekerja maksimal (slip) yang menyebabkan gredek.

Faktor kedua karena bobot yang juga bisa timbulkan gredek di motor matic. Motor matic lebih kecil seperti BeAT akan tak terasa suara gredeknya karena lebih ringan.

ternyata gear rasio mempengaruhi seberapa besar gredek di motor matic. Jumlah mata yang terdapat di girnya juga berpengaruh. Kalau perbandingan atau rasio girnya semakin enteng, potensi motor matic untuk gredeg juga semakin kecil.

Tapi memperingan perbandingan rasio motor matic ada efek sampingnya. “Kayak prinsip gir di motor bebek atau sport saja, Kalau pakai perbandingan rasio ringan, putaran mesin bagian bawahnya jadi ringan, tapi untuk putaran atasnya atau topspeednya jadi kepotong,” kata Anggi.

Komentar»

1. Kobayogas - 25 Maret, 2019

gredek di PCX memang lebih berasa dibandingkan di vario 150.. ya salah satunya faktor bobot memang.

Dan gredek di PCX juga lebih terasa dibanding kompetitor.. bedanya kalau PCX hanya terjadi di kondisi awal dan akan sering terasa ketika kondisi stop dan go, tapi begitu kecepatan lebih dari 30km/jam gredek akan hilang sama sekali, getaran aja gada.. kalau kompetitor punya gredek (atau tepatnya getaran) tetap akan ada smp kecepatan berapa pun kekeke..

Cuma gw pribadi setuju, seharusnya untuk kelas PCX, gredek ini gada loh.. cara ilanginnya sebenarnya mudah, Honda kudu ganti kualitas kanvas CVT yang lebih baik, lebih lebar dan lebih panjang..

Dan jangan berpikir yang gredek itu cuma PCX lokal, PCX CBU guweh dari taun 2014 juga begitu, tapi sudah hilang gredek waktu dimodif kanvas CVT nya…

Bahaya sih gak, gw nyebutnya PENYAKIT BAWAAN

proud2ride - 25 Maret, 2019

Bagus banget pengalamannya Bro Yogas,, semoga ada perbaikan dlm pengembangan PCX selanjutnya,,

2. Adinda - 25 Maret, 2019

dulu vario juga bunyi ngorok, ternyata beberapa bengkel cukup mudah menghilangkannya


Tinggalkan Balasan ke proud2ride Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: