jump to navigation

Dipersoalkan Via Petisi, Penjualan Honda PCX Tetap Tinggi 16 April, 2019

Posted by proud2ride in Honda, Merk.
Tags: ,
trackback

8322529C-8B92-4214-A875-D9BAB9B5FB8C

Dicoba dengan isu keluhan dari sejumlah penggunanya yang sampai membuat petisi online, tak membuat penjualan Honda PCX terganggu. PT Astra Honda Motor (AHM) mengaku permintaan pasar pada PCX masih tinggi.

Sepekan lalu, Honda PCX tengah digoyang berupa keluhan dari seorang penggunanya yang berlanjut dengan membuat petisi dalam platform change.org. Perisi yang dibuat oleh Andreas Priyanto mendapat respon dari warganet yang ikut membubuhkan namanya.

Dalam petisi  ada tiga hal yang dikeluhkan Andreas yakni Gredek di rpm rendah, Tarikan gas berat dan kasar di rpm rendah dan sepeda motor mendadak mati. 

Proud2ride yang menjajal PCX dalam sepekan ini, memang merasakan gredek tersebut, namun tak terlalu mengganggu. Masalah ini hanya beberapa saat. Ketika motor sudah berjalan stabil, semua berjalan lancar. Motor bisa dengan nikmati dibuat ngegas di jalan raya.

Rasa gredek tersebut memang menggetarkan tangan, namun itu hal biasa. Bikers mengendalaikan sepeda motor bahkan lebih sulit ketimbang masalah ini. Sementara suara gredeknya juga tak lama, hanya sepersekian detik saja. Ah, ini hanya masalah biasa pada sebuah motor.

Meski begitu pihak AHM merespon dengan baik keluhan Andreas ini. AHM mengajak siapa saja konsumen yang menemukan masalah pada PCX untuk membicarakannya sengan jaringan bengkel AHASS yang menyebar di seluruh Indonesia.

Atas petisi ini, General Manager Sales PT Astra Honda Motor (AHM) Ignatius Didi Kwok menjelaskan bahwa ini bagian dari ekspresi menyampaikan pendapat dan AHM sangat menghargainya.

Apakah soal petisi ini melemahkan pemasaran PCX? Ternyata tidak. Didi mengatakan, indent skutik maxi ini membutuhkan waktu satu sampai dua bulan. “Selama bulan Januari sampai dengan Maret 2019 penjualannya hampir 60 ribuan,” jelas Didi. Nah, Honda PCX terlanjur memikat hati pecinta matic bongsor di Indonesia.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: