jump to navigation

Mudik 2019 Lancar, Kakorlantas Ungkap Penyebabnya 11 Juni, 2019

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: , ,
trackback

D3E98D16-1811-42C5-B95F-A1EA01BA3393

Perjalanan Mudik 2019 ke kampung halaman berjalan lancar. Kemacetan panjang tak terjadi sebagaimana mudik-mudik tahun sebelumnya. Petugas patut diapresiasi kerjanya, antara lain jajaran Korlantas Polri.

Pengaturan lalu lintas yang baik juga membuat turunnya angka kecelakaan pada arus mudik tahun ini. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Refdi Andri, M.Si., mengatakan, faktor yang mempengaruhi turunnya angka kecelakaan lalu lintas pada Mudik Lebaran 2019 ini adalah kerjasama dan koordinasi.

Koordinasi dilakukah di seluruh kesatuan kewilayahan di daerah yang dilakukan selama ini memegang peran penting dalam menyukseskan pelaksanaan mudik nasional tahun ini.

Tak hanya itu, infrastruktur yang lebih baik juga mempengaruhi kelancaran arus Mudik 2019 ini. Selain itu, masyarakat juga dinilainya lebih baik dalam mempersiapkan dirinya dan kendaraannya sebelum mudik.

“Faktor yang mempengaruhi turunnya angka laka lantas adalah infrastruktur yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, termasuk dengan sarana dan prasarana. Kemudian, kinerja kami lebih optimal dengan semua mitra terkait. Saya merasakan dengan perencanaan yang matang menjadi hasil yang baik,” pungkas Kakorlantas Polri.

Faktor-faktor penyebab angka lakalantas turun secara signifikan juga karena Polri kerap menggelar kampanye keselamatan lalu lintas. Antara lain, milenial road safety. “Kemudian bulan empat akhir dan lima awal kita melaksanakan operasi keselamatan lalu llintas selama 14 hari,” ujar Refdi.

Angka Kecelakaan Turun

Angka kecelakaan lalu lintas diklaim menurun tajam selama 12 hari penyelenggaraan Operasi Ketupat 2019. Tahun 2018, jumlah kecelakaan lalu lintas selama 12 hari sebanyak 1.491. Sementara tahun ini dengan waktu yang sama jumlahnya hanya 529.

Kemudian yang meninggal dunia di tahun yang lalu 331 sedangakan di 2019 ini 132. Kecelakaan yang mengalamai luka berat juga mengalami penurunan, pada 2018 jumlahnya mencapai 391, sedangkan untuk tahun ini hanya 97.

Sementara luka ringan, dari 1.890 orang pada 2018, di tahun ini selama 12 hari operasi ketupat luka ringan sebanyak 1.638. Menurut Refdi, selama 12 hari pelaksanaan di 2019 dibandingkan 12 hari Operasi Ketupat tahun lalu kejadian kecelakaan lalu lintas turun hingga 65 persen.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: