jump to navigation

Red Bull Ring-Austria yang Angker Bagi Motor Non Ducati 12 Agustus, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
trackback

32AFC696-BFF3-4F07-B8BF-D662744F3DBD

Sukses Andrea Dovizioso menaklukkan Marc Marquez dan menjadi juara di MotoGP Austria 2019 Minggu (11/8) semakin menegaskan bahwa sirkuit Red Bull Ring sebagai tuan rumah, begitu angker bari pembalap non Ducati.

Pasalnya, hanya pembalap Ducati yang bisa menang di sirkuit yang terletak di pegunungan ini. Memang, balapan di Red Bull baru digelar lagi pada tahun 2016. Nah, selama empat tahun tersebut hanya rider Ducati yang menjadi juara di sini.

Di mulai pada tahun 2016, pembalap Ducati Andrea Iannone memulai catatan sejarah bagi Ducati untuk juara di Red Bull Ring. Kala itu, Iannone bertarung sengit dengan Dovizioso yang finis kedua.

Tahun 2017, menjadi masanya Dovizioso yang naik podium tertinggi Red Bull Ring. Di penghujung balapan, Dovi bersaing sengit dengan dua pebalap Repsol Honda, Marquez dan Dani Pedrosa.

Setahun berikutnya, giliran Jorge Lorenzo yang menaklukkan Red Bull Ring. Lagi-lagi, rider Ducati bertarung dengan pembalap Honda, Marquez.

Dengan kenyataan ini, nampak sekali bahwa sirkuit ini angker bagi pembalap non Ducati, khususnya Honda. Pasalnya Marquez sudah tiga kali mencoba menjadi juara, namun selalu gagal di saat-saat akhir.

Secara karekteristik, Red Bull Ring memang lebih bersahabat bagi pabrikan asal Italia ini. Marquez mengungkapkan, kekalahan Honda antara lain saat di tikungan. Akselerasi Ducati lebih cepat ketika keluar dari tikungan. “Ducati punya mesin yang sangat kuat dalam rentang kecepatan tersebut,” ungkap Marquez.

Soal sulitnya Red Bull Bagi pembalap non Ducati juga diakui oleh sang legenda balap Valentino Rossi. Kata Rossi, Yamaha selalu kesulitan membalap di sini. Bahkan Rossi tak pernah mencicipi podium di Red Bull Ring. Kita tunggu tahun depan !

Komentar»

1. Arul - 12 Agustus, 2019

Lumayan seru, jgn Marquez trus yg menang

2. Marzuki - 13 Agustus, 2019

Helm, begitu ya om,, mantep ulasannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: