jump to navigation

Agar Awet, Ini Tips Merawat Ban Sepeda Motor 28 Februari, 2020

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
trackback

755FEDDB-6C5B-4DB5-BF7B-3831FCBA483A

Ban menjadi bagian yang sangat penting pada sepeda motor. Harganya juga lumayan mahal. Ada baiknya, menjaga kondisi ban agar lebih awet usia pemakaiannya.

Salah satunya, perlu dilakukan perawatan dan memilih ukuran ban yang baik dan benar. Ade Rohman selaku Asisten Manajer Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Jawa Barat berbagi tips merawat ban sepeda motor.

Ban sepeda motor terbagi ke dalam 2 (dua) jenis, yakni Tube Tire dan Tubeless. Tube tire adalah ban yang masih menggunakan ban dalam, kelebihannya ban ini bisa digunakan pada berbagai macam jenis velg baik Cast Wheel (CW) atau Spoke Wheel (CW).

Sedangkan Tubeless adalah jenis ban yang dirancang tanpa mempunyai ban dalam. “Ban Tubeless memiliki keunggulan lebih awet, tahan bocor dan daya cengkram yang lebih baik,” buka

 

Saat ini banyak terdapat model kembang ban dan ukuran ban mulai dari 12 inch, 14 inch, 17 inch, 20 inch, hingga 21 inch. “Jangan sampai menggunakan ban bagian depan digunakan di belakang dan sebaliknya karena akan berpengaruh terhadap handling atau kenyamanan juga keamanan atau keselamatan pada saat berkendara,” ujar Ade.

 

Disarankan agar ban sepeda motor tidak cepat aus dan rusak maka perlu memperhatikan beberapa poin. Pastikan ukuran ban yang digunakan sudah sesuai, dan pada saat pemasangan ban arah rotasi daripada ban tidak terbalik.

“Pengguna sepeda motor juga diwajibkan untuk secara rutin melakukan pengecekan tekanan angin ban sesuai dengan standar yang dibutuhkan,” kata Ade. Tekanan angin yang berlebihan atau kurang dapat menyebabkan sepeda motor tidak stabil saat dikendarai dan ban akan cepat rusak.

 

Ban sepeda motor terbuat dari bahan karet yang elastis. Sebaiknya, jika usia sudah mencapat 4 tahun atau pemakaian diatas 40.000 km segera ganti ban dengan yang baru.

“Setiap ban sepeda motor diberi indikasi Tread Wear Indicator (TWI) yang merupakan tanda batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap dipakai, jika kembang ban sudah menyentuh tanda segitiga TWI maka sangat disarankan untuk segera diganti,” ungkap Ade.

 

Selain itu, hindari penggunaan cairan pengkilap ban secara berlebihan dan cucilah apabila ban dalam kondisi kotor pada saat disimpan. Bagi konsumen yang ingin membeli ban resmi motor Honda dan ingin melakukan konsultasi bisa mendatangi bengkel resmi sepeda motor Honda atau AHASS.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: