jump to navigation

Setelah 4 Bulan Dipasarkan, Yamaha WR155 Sampai ke Konsumen 25 Maret, 2020

Posted by proud2ride in Merk, Uncategorized, Yamaha.
Tags:
trackback

153BC785-4693-40BD-A2F3-D1EAC1604563

Setelah hampir empat bulan sejak dipasarkan, akhirnya, Yamaha WR155 yang dilaunching pada Desember 2019 akhirnya sampai juga di tangan konsumennya.

Penyerahan ini merupakan program booking online periode 2 Desember 2019 – 31 Januari 2020. Prosesi penyerahan unit pertama digelar oleh beberapa dealer resmi Yamaha di Jawa barat.

Pihak Yamaha melakukan penyerahan unit langsung ke rumah konsumen dan ceremonial di dealer Yamaha.

Kota Bandung, kota Sukabumi dan kabupaten Karawang melakukan penyerahan unit langsung yang dikirim oleh para kepala cabang didampingi beberapa sales dan service advisor.

H. Gito yang beruntung menjadi konsumen pertama di kabupaten Karawang menyatakan syukur motor Yamaha WR 155 sudah datang.  juga datangnya sangat surprise,” ujarnya.

Mengusung tema The Real Adventure Partner, Yamaha WR 155 hadir dengan beragam keunggulan baik dari segi desain, fitur, maupun performa yang menjadikannya sebagai motor sport adventure terbaik dikelasnya.

Motor ini diharapkan mampu mendukung aktivitas dan hobi berpetualang sang pengendara dalam mengeksplorasi beragam tempat indah melalui perjalanan yang menantang serta menyenangkan.

Di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya, Yamaha WR155 dibandrol Rp. 37.465.000. Sementara untuk kota Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka OTR-nya Rp. 37.715.000.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: