jump to navigation

Terbukti Doping, Pembalap MotoGP Iannone Dilarang 18 Bulan Balapan 2 April, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
trackback

A359EB0E-AFBB-43D4-9066-F815AFE4EFDF

Andrea Iannone harus menebus kelalaiannya menenggak doping dengan sanksi dari Federasi Balap Internasional (FIM). Pembalap tim Aprilia ini dihukum 18 bulan tak bolem turun sirkuit.

Iannone dinyatakan positif mengkonsumsi steroid setelah melewati pemeriksaan pada November 2019 lalu. Saat itu ditemukan kandungan barang haram ini di dalam tubuhnya. Zat ini menjadi salah satu bagian doping yang dilarang oleh FIM.

Pengadilan FIM menyebutkan, sanksi ini berlaku mulai dari tanggal 17 Desember 2019 dan akan berakhir hingga 16 Juni 2021 mendatang.

Dengan masa sanksi ini, pembalap asal Italia ini dipastikan bakal absen sepanjang seri tahun 2020. Putusan Pengadilan Internasional FIM ini dirilis Rabu (1/4).

Melihat masa akhir sanksi pada pertengahan tahun 2021, mantan pembalap Ducati dan Suzuki ini juga bakal sulit menemukan tim untuk balapan tahun 2021. Pasalnya, awal seri selalu digelar di bulan Maret.

Pengadilan juga melakukan diskualifikasi untuk Iannone dari putaran ke-18 MotoGP di Sepang (Malaysia) dan Putaran 19 MotoGP di Valencia (Spanyol).

Termasuk semua konsekuensi yang dihasilkannya dari dua balapan tersebut, yakni penyitaan medali, poin dan hadiah.

Atas putusan ini, Iannone dan tim Aprilia berhak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne, Swiss dalam waktu 21 hari sejak tanggal dikeluarkannya putusan Pengadilan FIM.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: