jump to navigation

Zaman Now, Kapan Sebaiknya Service Sepeda Motor? 13 Juli, 2020

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
trackback

934F9AC8-5EC2-415D-B96B-EE65064095BA

Salah satu yang membuat performa sepeda motor selalu baik adalah karena diservice secara berkala. Nah, bagaimana atau dengan cara apa kawan-kawan menentukan kapan sepeda motor harus masuk bengkel untuk diservice mekanik.

Ini penting sekali. Jangan sampai baru inget servis motor pas keburu ngadat di jalan raya. Kalo begitu, bisa ribet dibuatnya.

Patokannya jangan menggunakan bula, tetapi gunakan berapa Km jarak yang sudah ditempuh si motor. Nah begini penjelasan lengkapnya.

Kapan harus servis motor?

Ternyata, kamu dianjurkan untuk ke bengkel untuk servis motor, dengan acuan kilometer yang telah ditempuh. Kalau menggunakan acuan bulan, tentunya ini ga “adil” buat motor.

Bisa aja motor kamu yang usianya baru 2 bulan, ternyata sudah menempuh jarak yang lebih jauh, dibanding motor tetangga yang sudah berumur 6 bulan.

Lalu, berapa kilometer jarak tempuh motor yang bisa dipakai sebagai acuan servis motor? Acuannya berbeda untuk tiap jenis motor, seperti berikut ini. 

• Motor matik dan motor bebek: per 4.000 kilometer

• Motor sport: 6.000 kilometer

• Motor big bike: 12.000 kilometer

Ini adalah anjuran untuk motor zaman now. Kalo zaman dulu servis motor setidaknya harus dilakukan setelah 2.000 kilometer. Namun itu dulu, sebelum perkembangan mesin secanggih sekarang. Nah, lebih hemat sekarang khan ya!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: