jump to navigation

Ini Dia Indikator Mengukur Keausan Ban Motor 16 Juli, 2020

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , ,
trackback

Ban

Kawan-kawan bikers semua, kamu pasti tahu dong, kapan ban motor sudah harus diganti. Biasanya sebagai tandanya ban sudah mulai botak pada bagian tengahnya. Namun, sebetulnya bukan itu tanda yang paling dianjurkan.

Mengenali tanda keausan pada sebuah ban, harus menjadi salah satu pedoman kamu dalam berkendara. Maksudnya, tentu banyak. Agar tidak membahayakan keselamatan dalam berkendara. Ban yang aus akan membuat pengendara bisa saja kehilangan performa dalam berkendara.

Nah, ada indikator untuk menilai keausan ban di sepeda motor kamu. Banyak yang belum tahu kalau indikator ini ada di samping ban motor, berupa tanda segitiga yang disebut Tread Wear Indicator (TWI).

Caranya begini, kamu tarik garis imajiner dari posisi tanda segitiga ke tengah tapak ban lalu ukur kedalaman kembangan ban pakai penggaris. Kalau kedalamannya menunjukkan angka 2 mm, berarti sudah saatnya ban tersebut harus segera diganti.

Jika nggak yakin juga dengan hasil mengukur kamu, langsung saja datang ke bengkel terdekat, seperti AHASS. Lakukan pengecekan, pasti abang AHASS akan melakukan hal yang sama.

Nah, sekarang kawan-kawan premotor sudah paham bagaimana mengecek ban yang sudah haus. Ilmu ini penting, agar bermotor lebih aman lagi. Jangan menunggu ban gundul ya. Jangan lupa share ke kawan-kawan lainnya ya. Agar mereka juga aman di jalan dalam bermotor.

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: