jump to navigation

Satu Indonesia Award: Cerita Gigihnya Afif & Twindy Penggerak Kesehatan 18 Juli, 2020

Posted by proud2ride in General.
Tags: , ,
trackback

Foto 1

Jari jemari mulai bertautan, kemudian mengusap punggung tangan, dan sela-sela jari saling digosokkan. Buih sabun mulai terlihat dari tangan seorang santri ketika aliran air perlahan membasahi.

Mencuci tangan yang dilakukan para santri di sebuah pesantren terpencil di Kota Jambi sudah menjadi kebiasaan sejak dulu, jauh sebelum ingar-bingar mengampanyekan kebiasaan mencuci tangan guna memutus rantai penyebaran COVID-19 belakangan ini.

Gerakan mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) yang digagas oleh Mohammad Afifi Romadhoni, seorang pria kelahiran Muara Enim, Sumatra Selatan ini, mampu membuka mata para santri di sana.

“Saya sangat bersyukur para santri sudah sadar akan pentingnya menjaga PHBS, jauh-jauh hari sebelum masa pandemi COVID-19 terjadi,” ujar Mohammad Afifi, seorang relawan dokter asal Jambi yang juga pendiri Gerakan Pesantren Sehat (GPS).

Karena kegigihan pria yang akrab disapa Afif ini mendorong PHBS di lingkungan pesantren, dia akhirnya menerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2019 di bidang kesehatan dari Astra.

Perjuangan Afif berangkat dari keprihatinan terhadap kebersihan dan kesehatan santri saat masih mengenyam pendidikan di bangku pesantren beberapa tahun silam. Benda-benda yang harusnya dipakai secara terpisah seperti sabun, sikat gigi dan handuk, seringkali dipakai bersama dan bergantian.

Stigma “belum santri kalau belum kudisan” ia perangi bersama dengan 73 anggota GPS yang rutin mendatangi pondok pesantren untuk memberikan penyuluhan kesehatan, berbagi informasi seputar PHBS bersama santri, berdiskusi lewat tanya jawab hingga membuat agen kesehatan di pesantren.

Meski dimulai dari Jambi, Afif yang juga salah satu peserta pengabdian program Nusantara Sehat yang digagas oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, memiliki asa besar dalam memperluas GPS ke seluruh penjuru Negeri.

“Agar kualitas kesehatan para santri semakin meningkat, kami semakin bersemangat karena cukup diapresiasi, teman-teman lain juga melihat ini gerakan positif dan mereka mau berkontribusi,” tambahnya.

Foto 3

Pejuang Tanpa Pamrih

Pada hari ini (18/7), bersama dengan dokter sekaligus aktris Twindy Rarasati, Afif berbagi cerita dalam inspira webinar yang diadakan Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia yang berkolaborasi dengan Young On Top. Acara yang mengangkat tema “Pejuang Tanpa Pamrih” dipandu oleh Daniel Mananta sebagai moderator.

Twindy berbagi kisah tentang perjuangannya menangani pasien positif COVID-19. Hingga pada masa perjuangannya, alumnus Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta ini, sempat menjadi salah satu pasien yang harus disembuhkan dari penyakit tersebut.

“Sangat penting menjaga imunitas dan lebih mengenali setiap gejala yang terjadi di tubuh kita. Karena gejalanya tidak spesifik, sering kali mirip dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa seperti common cold,” ujar dokter muda yang juga aktif dalam kegiatan sosial ini.

Perjuangan kedua sosok ini memberikan banyak inspirasi kepada pemuda-pemudi Indonesia untuk dapat berbuat lebih kepada sesama melalui bidangnya masing-masing. Sama seperti tahun sebelumnya, SATU Indonesia Awards menjaring anak muda hingga ke seluruh pelosok Indonesia yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya.

Apresiasi diberikan kepada lima anak bangsa atas setiap perjuangan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Teknologi serta satu kategori yaitu kelompok yang mewakili bidang tersebut.

Pada tahun ini, Astra juga memberikan tambahan kategori apresiasi khusus kepada para pejuang tanpa pamrih di tengah pandemi COVID-19. Meskipun pandemi di negeri ini belum berakhir, tetapi tidak menyurutkan minat pemuda Indonesia untuk mendaftarkan dirinya atau sosok yang dinilai pantas mendapatkan apresiasi ini.

Sejak pendaftaran dibuka pada 2 Maret 2020, jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards 2020 telah mencapai lebih dari 8.476 pendaftar. Target jumlah pendaftar tahun ini diharapkan dapat melampaui jumlah pendaftar tahun 2019 yang mencapai 8.654 pendaftar.

SATU Indonesia Awards telah mengapresiasi 305 anak muda, yang terdiri dari 59 penerima tingkat nasional dan 246 penerima tingkat provinsi. Selain memberikan apresiasi kepada tiap pemenang berupa dana pembinaan Rp60 juta, Astra juga memberikan pembinaan kegiatan secara berkelanjutan.

Semangat para pemuda dalam berjuang menebar kebaikan bagi sekitarnya sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa. Pendaftaran dan informasi lebih lanjut bisa dilihat di www.satu-indonesia.com.

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: