jump to navigation

Juara 2 Kali Dari 5 Seri MotoGP, KTM Bukan Tim Anak Bawang Lagi 24 Agustus, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
trackback

KTM bukan tim papan atas di MotoGP seperti Honda, Yamaha dan Ducati. Bahkan namanya dibawah bayang-bayang Suzuki yang juga baru kembali ke MotoGP. Namun, di MotoGP 2020, KTM menebar ancaman.

Hal ini terjadi sejak KTM menjadi juara di Seri ke-4 MotoGP di Cheko GP melalui Brad Binder. KTM semakin menguatkan posisinya dengan menempatkan pembalap lainnya, Miguel Oliveira menjadi juara di seri ke-5 MotoGP Styria.

Dalam hitungan tim, KTM boleh dikatakan anak bawang. Tim ini baru dibangun dengan motor barunya pada tahun 2014 dan menyatakan turun penuh di MotoGP 2017.

Di musim perdananya, tim ini mengisi posisi bawah. Turun dengan tiga pembalap sekaligus, Mika Kallio, Bradley Smith dan Pol Espargaro mereka menuai hasil terbaik dengan finish di posisi 9 di seri Czech GP dan Australia GP lewat Pol Espargaro.

Tahun kedua, hasil mereka masih tergolong kacangan. Namun bukan masalah. Karena fokus pabrikan asal Austria ini memang hanya pada pengembangan motor agar semakin kompetitif.

Tahun 2019, nama besar di MotoGP, yakni Dani Pedrosa bergabung dengan tim ini sebagai pembalap penguji. Mantab pembalap Honda, runner-up tiga kali kelas MotoGP ini membawa angin segar bagi pengembangan KTM RC16.

Hasilnya bisa disaksikan bersama-sama. Para pembalapnya di tahun 2020, sanggup menebar ancaman. Kita tunggu aksi berikutnya dari tim orange ini.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: