jump to navigation

Bermotor, Jangan Gunakan Helm Tampa Kaca Atau Visor 14 November, 2020

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
trackback

Dengan beragam alasan, banyak orang bermotor dengan helm seadanya. Padahl helm harus berbahan baik dan bagian muka menggunakan kaca visor.

Penggunaan helm saat berkendara motor merupakan sebuah kewajiban yang tak boleh dilanggar. Karena komponen yang satu ini berguna sebagai pelindung kepala dari benturan benda-benda tumpul seperti batu, ranting pohon, aspal hingga serangan perampok ataupun begal.

Sayangnya, meskipun sudah dikatakan wajib, masih banyak orang yang tak mau mengenakan helm saat bepergian. Kalau pun mau, beberapa orang memilih untuk menggunakan helm yang tak memenuhi standar berkendara.

Misalnya helm-helm yang berbahan tipis hingga tak memiliki visor atau kaca pelindung. Akibatnya, ketika terjadi hal-hal tak terduga selama berkendara di jalan raya. Para pengendara motor yang menggunakan helm non-SNI ini rawan mengalami cedera yang cukup fatal. 

Mengutip Wahana Honda, inilah bahaya menggunakan helm yang tidak dilengkapi dengan visor atau kaca pelindung.

1. Risiko mata mudah kelilipan benda asing

Visor atau kaca pelindung pada helm berguna sebagai penangkal debu, kotoran hingga hewan-hewan kecil yang berterbangan di jalan agar tidak sampai masuk ke area mata. Nah, jika Anda berkendara dengan helm tanpa visor ini, risiko benda-benda asing masuk ke mata Anda pun jauh lebih besar.

Jika sudah demikian, Anda bisa mengalami gangguan penglihatan selama di jalan. Anda pun mungkin kehilangan kendali sesaat. Apabila tidak dapat menguasai diri dan motor, kendaraan yang Anda tumpangi bisa jatuh dan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas sewaktu-waktu.

2. Mata lebih mudah silau dan penglihatan terganggu

Selain untuk melindungi indra penglihatan Anda dari masuknya benda-benda asing. Kaca visor pada helm juga berguna sebagai penangkal sinar UV dari matahari agar tidak mengganggu penglihatan Anda selama berkendara di siang yang terik.

Tak hanya itu, sinar UV juga dapat merusak penglihatan Anda jika dibiarkan masuk terus menerus. Nah, maka dari itu penggunaan visor pada helm sangat direkomendasikan terutama ketika berkendara di siang hari.

3. Kehilangan kendali dan konsentrasi

Jika indra penglihatan Anda kemasukan benda asing atau silau saat berkendara. Secara otomatis, Anda akan memicingkan mata ataupun menguceknya saat itu juga. Nah, hal ini bisa berakibat fatal jika Anda tidak bisa memegang kendali stang motor dengan kuat dan stabil.

Risiko jatuh hingga menabrak objek yang ada di depan merupakan yang paling sering terjadi. Tentu Anda tidak mau mengalaminya, kan? Maka daripada mengenakan helm yang tidak dilengkapi visor atau kaca pelindung, lebih baik gunakan helm berstandar SNI.

Nah, jika Anda adalah penikmat helm bergaya retro yang tidak dilengkapi dengan visor. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan goggle atau kacamata pelindung. Dengan demikian, Anda pun akan terhindar dari risiko kelilipan benda asing hingga silau dari cahaya matahari.

Itulah tadi beberapa bahaya atau risiko yang dapat disebabkan dari penggunaan helm tanpa visor. Selalu prioritaskan keselamatan Anda dalam berkendara dan hindari melanggar peraturan lalu lintas yang berlaku. Happy safe driving everyone!

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: