jump to navigation

Potensi Mandalika Jika Bisa Menggelar Balapan MotoGP Indonesia 29 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
trackback

MotoGP Indonesia, jika terwujud digelar di Sirkuit Mandalika, NTB bakal mendatangkan keuntungan besar. Riban turis dalam negeri dan mancanegara bakal memenuhi Lombok.

Sirkuit sepanjang 4,31 kilometer tersebut menjadi bagian dari kawasan wisata superprioritas Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kawasan ini dikelola oleh BUMN Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).  

Tidak seperti sirkuit pada umumnya yang dibuat di sebuah lokasi khusus, Sirkuit di Mandalika justru berkonsep lintasan jalan raya dan kemudian disulap sebagai arena balap motor. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah MotoGP, sebuah lintasan jalan raya dijadikan arena balap motor dunia.

Keunikan lain dari sirkuit dengan 17 tikungan yang dibangun senilai Rp14 triliun ini adalah lokasinya yang berada di tepi pantai dengan pemandangan alam mempesona.

Untuk musim balap 2021, Dorna masih dimasukkan Sirkuit Mandalika dalam status cadangan. Namun jika sudah mendapat lampu hijau sebagai lokasi balap, maka hal tersebut akan memberikan peluang besar bagi Indonesia.

Sebuah kesempatan bagus untuk mempromosikan potensi pariwisata kawasan Mandalika dan menjaring lebih banyak turis mancanegara. Pasalnya, setiap balapan akan ditayangkan langsung oleh Dorna ke seluruh dunia dan ditonton oleh lebih dari 700 juta pasang mata.

Tidak hanya 10 ribu orang, yang telah memesan tiket pada pembukaan penjualan awal di Februari 2020 saja yang penasaran dengan rupa Sirkuit Mandalika.

Agar penggemar balap serta para pembalap menikmari MotoGP Mandalika, pemerintah dan ITDC pun telah melakukan persiapan fisik.

Akses jalan baru dan mulus sepanjang 17 kilometer membentang antara Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid Praya dan Mandalika tengah dikebut penyelesaiannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kawasan Bandara Zainuddin pun ikut dibenahi dengan penambahan panjang landasan pacu menjadi 3.300 meter agar mampu didarati pesawat badan lebar dan pesawat kargo pengangkut keperluan balap tim-tim MotoGP.

Terminal penumpang ikut diperluas menjadi 4,3 hektare supaya mampu menampung 7 juta penumpang setahun. Lahan parkir pesawat (taxiway) ikut dilebarkan agar bisa memarkirkan minimal 16 pesawat sekaligus.

Demikian halnya dengan fasilitas pelataran kargo ditambah menjadi 6.000 meter persegi. Untuk seluruh pembenahan itu, dikucurkan anggaran senilai Rp2 triliun.

Pemerintah juga telah membangun 915 unit sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Utara. Semula, sarhunta merupakan rumah warga yang kemudian diajukan untuk direnovasi Kementerian PUPR.

Jika pengajuan diterima, maka rumah-rumah itu akan ditingkatkan fungsinya menjadi homestay atau pondokan. Sarhunta akan bersanding dengan puluhan hotel berbintang termasuk 11 hotel baru di kawasan Mandalika.

Sebanyak 817 unit sarhunta dibangun di Lombok Tengah dengan rincian 517 unit di sepanjang koridor masuk kawasan wisata superprioritas Mandalika. Sedangkan 300 unit rumah lainnya dibedah untuk rumah singgah dan homestay serta usaha lainnya guna mendukung pariwisata.

Ke-300 rumah untuk homestay tadi tersebar di beberapa lokasi antara lain Kuta, Grupuk, Sukadana, dan Selong Belanak. Sisanya sebanyak 98 unit tersebar di Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Sarhunta ini umumnya mengadopsi model bale, nama rumah tradisional khas Suku Sasak, komunitas asli Lombok.

Semoga saja The Doctor mau menginap di bale dan tidak melupakan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah.

Kehadiran Rossi dan kawan-kawan untuk berlomba di Mandalika juga diharapkan mampu membantu memulihkan industri pariwisata di tanah air yang dihantam pandemi Covid-19.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: