jump to navigation

Kembali Membalap di MotoGP Setelah 9 Bulan Absen, Marc Marquez: Lap-Lap Pertama Sulit Mencari Tempat 19 April, 2021

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
trackback

Bagaimana rasanya selama sembilan tidak membalap secara kompetitif di ajang kelas dunia terbaik seperti MotoGP, lalu membalap lagi? Itulah yang dirasakan Marc Marques saat terjun perdana di MotoGP 2021 di Portugal GP.

Tentu saja dengan kondisi paska cidera dan lama tak membalap membuat Marc Marquez seperti orang baru di antara pembalap hebat.

Marc Marquez mengatakan, kembalinya ia membalap di MotoGP terasa seperti kembali ke sekolah di kelilingi kakak-kakak kelas yang “suka memerintah”.

“Bagian tersulitnya adalah di lap-lap pertama karena saya merasa kehabisan tempat,” kata Marquez usai turun di Grand Prix Portugal, dikutip dari Antara.

Pebalap berusia 28 tahun asal Spanyol itu finis peringkat ketujuh di balapan pertamanya sejak ia mengalami patah lengan kanan di Jerez, Spanyol pada Juli tahun lalu.

Setelah tiga operasi dan sembilan bulan masa pemulihan, Marquez kembali ke aspal sebagai pebalap Honda yang finis terbaik hari itu.

“Seperti di sekolah ketika kalian bermain sepak bola dengan kakak kelas dan mereka menyuruh melakukan apa dan ke mana.

“Di awal-awal lap, saya tak memiliki ritme, tak ada kendali atas motor saya dan banyak pebalap mulai menyalip saya.

“Kemudian saya menenangkan diri dan menemukan tempat saya. Saya mencetak waktu terbaik saya di akhir GP. Dan jika kami menganalisisnya, finis 13 detik di belakang Fabio Quartararo, itu luar biasa,” kata Marquez setelah menyaksikan Quartararo membawa Yamaha menyapu bersih tiga kemenangan di awal musim ini.

Marquez mendapat disambut dengan pujian dari timnya ketika kembali ke pit.

“Saya tidak bisa mengendalikan emosi saya. Menyelesaikan balapan adalah langkah terbesar dalam rehabilitasi saya dan merasa seperti pebalap MotoGP lagi adalah impian saya. Itu terjadi hari ini,” kata juara dunia delapan kali tersebut.

“Tentunya, kembali ke garasi membuat saya kelelahan, terkuras tenaga, tapi ini hal paling paling emosional yang tak bisa saya bendung. Tapi, ini sangat baik.”

Penampilannyan hari itu memberinya sembilan poin, 52 di belakang Quartararo sebagai pemuncak klasemen sementara.

Tersisa 16 balapan hingga akhir musim dan kemungkinan dua balapan tambahan di Argentina dan Amerika Serikat.

Akan tetapi, Marquez tak terlalu memikirkan ambisi meraih gelar juara dunia.

“Tergantung dengan sirkuit, apakah mereka menuntut fisik atau tidak. Tujuh lap terakhir di sini saya tidak mampu menggunakan siku saya. Saya membalap dengan aneh,” kata dia.

“Hal penting lainnya adalah dokter berpesan kepada saya ketika saya kembali berkompetisi saya akan harus mengurangi latihan di rumah.

“Di antara balapan saya tidak akan bisa mengendarai sepeda motor atau berlatih indoor lebih dari tiga atau empat jam dalam sepekan tanpa menggunakan terlalu banyak beban.

“Tulang di lengan baik-baik saja tapi tekanan yang diberikan kepadanya harus bertahap. Tidak bisa setiap hari dan setiap pekan.”

Balapan selanjutnya di kalender akan digelar di Jerez, di mana ia terjatuh tahun lalu, pada 2 Mei mendatang.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: