jump to navigation

Terjatuh di Le Mans 2019, Dimas Ekky Masih Puasa Poin di Moto2 20 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

3791D0E7-0874-4586-B79B-B6191612AEA5

Nasib kurang beruntung masih menggelayuti pembalap Indonesia yang terjun di ajang MotoGP kelas Moto2. Bertarung di Moto2 Prancis di sirkuit Le Mans, Minggu (19/5), Dimas Ekky Pratama bernasib sial, terjatuh dan gagal melanjutkan balapan.

Pada seri ini Rider EG 0’0 MarcVDS Team asal Spanyol, Alex Marquez berhasil memenangkan balapan. Kemenangan Alex membuat dua kelas teratas dikuasai oleh keluarga Marquez setelah sang kakak, Marc Marquez juga tampil sebagai juara di kelas MotoGP.

Pembalap Spanyol juga merajalela di GP Prancis 2019. Podium kedua dan ketiga direbut oleh dua pembalap Spanyol lainnya, yakni Jorge Navarro dan Agusto Fernandez.

Dimas Ekky Pratama yang membalap dari posisi 28 dari 32 pembalap sebetulnya menapaki kemanjuan hingga menembus posisi 21 di pertengahan balapan. Namun, hanya tiga lap menjelang balapan berakhir, pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu terjatuh hingga gagal finis.

Nasib tak jauh berbeda juga menimpa rekan setim Dimas, Somkiat Chantra yang berasal dari Thailand. Somkiat malah lebih dahulu terjauh, saat awal balapan.

Lintasan yang agak basah memang berat bagi pembalap. Tercatat, ada 12 pembalap yang gagal finis dan hanya ada 20 pembalap yang berhasil menyelesaikan balapan.

Dengan hasil ini, Dimas Ekky masih belum bisa meraih poin pada debutnya tahun ini di Moto2. “Saya tak akan menyerah. Dan akan bekerja lebih keras lahi di race selanjutnya,” tulis Dimas di Instagram-nya usai balapan.

Marc Marquez Perkasa di MotoGP Prancis 2019 19 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

C6656B57-0624-4325-B773-6BBFAE1BB0F1

MotoGP seri Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (18/5) berlangsung seru. Balapan dalam kondisi agak basah tersebut membuat para pembalap mesti ekstra hati-hati. Marc Marquez tanpil sebagai juara di seri ini.

Buktinya drama sudah dimulai sejak sesi pemanasan sebelum lomba dimulai. Di ambang start ke-200 GP-nya, Karel Abraham (Reale Avintia Racing) dan rookie Tim Suzuki Ecstar Joan jatuh – secara terpisah – yang membuat keduanya kembali ke pitstop.

Mir dapat bergabung dengan para pembalap lainnya. Namun Abraham kena bendera hitam karena keluar dari pitlane setelah pemimpin balapan melewati garis pada Lap 1.

Di Le Mans Marc Marquez tampil dominan. Sebagai pemegang pole position dia tak mengendurkan posisi pertama diambil pembalap lain. Meski di lap awal, Danilo Petruci dari Ducati mencoba merebut posisi pertama, Marquez bisa menguasai balapan.

Marquez berhasil mempertahankan posisinya sampai lap ke-11 dan ngacir sendirian dengan jarak lumayan jauh. Andrea Dovizioso muncul sebagai pembalap kedua setelah sukses menyalip Miller dan Petrucci pada lap ke-25.

Meski berusaha keras, Petrucci hanya sanggup tampil sebagai podium ketiga di belakang Dovizioso. Sementara Jack Miller harus puas finis di peringkat keempat. Di belakangnya menyusul pembalap Yamaha, Valentino Rossi, yang melengkapi posisi lima besar.

99A67466-188A-415E-A9E2-C93D688DD6FA

Kemenangan di Le Mans menjadi juara ketiga kalinya bagi Marquez setelah melakukannya tahun 2014 dan tahun 2018. Ini juga menjadi kemenangan ketiganya dari lima seri yang telah digelar di musim 2019. Marquez juga menorehkan kemenangan ke-300 Honda di ajang balap paling bergensi sejagad ini.

Hasil ini juga semakin mengokohnya posisi Marquez di puncak klasemen dengan 95 poin. Di belakangnya terpaut dekat Dovizioso dengan 87 poin.

Di posisi tiga masih bercokol Alex Rins (Suzuki) yang kali ini hanya mampu finish ke-10 dengan 6 poin. Total poin Rins di klasemen adalah 75. Posisinya di intai Valentino Rossi di posisi empat dengan 72.

685EBB85-D8A7-4C5B-869F-E345C7883866

60A32121-F6A0-46E0-9B3D-4F9FD7E91ADA

 

Diseruduk di Le Mans, Super Mario Gagal Cetak Poin Poin di Prancis 19 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

2AD1E59D-74E0-49FB-B555-167A38E8709F

Pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Mario Suryo Aji gagal mengemas poin pada penampilannya di seri ketiga ajang CEV Moto3 Junior World Championship di Sirkuit Le Mans, Prancis yang digelar Sabtu (18/5).

Bertarung dari posisi start 16, Mario sempat bersaing ketat dari jalur tengah. Belum sempat menunjukkan performa terbaik dalam putaran ketiga ini, insiden kecelakaan melibatkan Mario. Di antara kerumunan pembalap yang kecelakaan, motornya diseruduk pembalap di belakangnya.

Mario terjatuh hingga gagal melanjutkan lomba. Meski begitu kondisi pembalap kebanggaan Indonesia ini tak mengalami cidera. Hanya saja sang motor tak bisa diajak membalap lagi akibat kecelakaan di awal lomba tersebut.

Pada seri ini, pembalap Jepang Yuki Kunii berjaya menguasai podium pertama. Diikuti oleh dua jagoan Spanyol yakni Jose Julian Garcia dan Jeremi Alcoba.

Pengalaman Perdana

Membalap di Le Mans menjadi pengalaman perdana bagi Mario Suryo Aji. Namun pembalap berusia 15 tahun ini menyatakan optimistis menghadapi balapan akhir pekan tersebut.

“Saya terus mempelajari karakter sirkuit Le Mans dan akan berusaha untuk cepat beradaptasi, supaya bisa meraih hasil memuaskan. Saya berusaha tampil lebih baik dan memberikan hasil maksimal,” ujar Pembalap berjuluk Super Mario tersebut.

787F9779-8F0B-4DDE-8F79-3D08AA746975

Para pebalap Moto3 turun ke lintasan pada Jumat untuk menjalani 2 kali kualifikasi untuk menentukan garis start. Sebelum balapan dimulai, para pebalap menjalani sesi Warming Up selama 15 menit pada Sabtu dan selanjutnya berlaga selama 17 lap.

Asa bagi Mario begitu tinggi mengingat performa apiknya sejak seri perdana CEV Moto3. Di tahun perdananya, Mario Suryo Aji menjadi pebalap Moto3 yang langsung bisa mencetak prestasi gemilang. Pada debut pertama di Moto3 Junior World Championship di sirkuit Estoril Portugal, Mario berhasil finis ke 4.

Pencapaian positif yang didapatkan tersebut merupakan pembuktian pebalap yang sering disapa super Mario ini mampu bersaing di kancah international untuk bisa mengibarkan bendera Merah Putih di tanah Eropa.

Sayang sekali, dalam mengarungi Sirkuit Le Mans yang punya lintasan sepanjang 14 Km dengan menunggangi Honda NSF250RW, Mario Gagal. Di klasemen pembalap, namanya masih bercokol di posisi 15 dengan 13 poin. Semoga pada seri selanjutnya di Catalunya (Barcelona) Mario Suryo Aji akan lebih beruntung. Semoga !

CCE40D3E-7710-48E8-B8A9-82F909A18DD0

Raja di Le Mans, Momen Lorenzo Sikat Podium di GP Prancis 2019 17 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

4EC4C076-892D-496E-A2EF-0941688186D4.jpeg

Setelah melakoni 4 seri MotoGP 2019, Jorge Lorenzo masih terpuruk di papan bawah pembalap. Pembalap Spanyol yang tahun ini melakoni debut bersama Repsol Honda Team belum menunjukkan kemampuan aslinya sebagai juara dunia 3 kali di kelas utama.

Seharusnya, Lorenzo bisa menebus kesalahan di empat seri lalu pada MotoGP Prancis 2019 yang bakal dihelat akhir pekan ini di Sirkuit Le Mans. Pasalnya, Lorenzo tercatat sebagai raja di Le Mans dengan mengoleksi lima kali gelar juara.

Pembalap berjuluk X-Puera ini telah menancapkan namanya sebagai juara di Le Mans untuk pertamakalinya pada tahun 2009 dan merasakan nikmatnya juara di sini terakhir  kali pada tahun 2016.

Seluruh gelar ini dikemasnya bersama Yamaha yang dikenal amat bersahabat dengan sirkuit yang telah menggelar MotoGP sejak tahun 1969 ini.

Dua tahun belakangan dengan berbaju Ducati, Lorenzo belum bisa menaklukan Le Mans lagi. Karena itu banyak fans berharap, pembalap berumur 32 tahun ini bisa kembali juara atau setidaknya naik podium lagi tahun ini bersama Honda.

Dibawah Lorenzo sebagai pemilik gelar terbanyak di Le Mans adalah Valentino Rossi yang masih setia dengan Yamaha. Rossi menorehkan tiga kali kemenangan di sini. Namun Rossi telah lama puasa gelar di Le Mans yang terakhir digebetnya tahun 2008, 11 tahun silam.

80D9E988-7E83-4217-B8D0-EE6A274EB8E5

Sementara itu sang fenomenal Marc Marquez sudah dua kali menjadi juara di Le Mans. Marc Marquez juga sebagai juara bertahan di Prancis dan kemungkinan besar akan kembali menguasai Le Mans pekan ini.

Apalagi Marquez tercatat tengah on fire di MotoGP 2019, dengan menyabet 2 juara dari 4 seri yang telag digelar. Bagaimana dengan Lorenzo? Di debutnya bersama Honda, cukuplah berada di podium saja, baik podium 2 maupun 3. Kita tunggu aksinya pada Minggu (19/5) besok.

Daftar Juara MotoGP Prancis

2018 MotoGP Marc Marquez – Honda

2017 MotoGP Maverick Vinales – Yamaha

2016 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2015 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2014 MotoGP Marc Marquez – Honda

2013 MotoGP Dani Pedrosa – Honda

2012 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2011 MotoGP Casey Stoner – Honda

2010 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2009 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2008 MotoGP Valentino Rossi – Yamaha

2007 MotoGP Chris Vermeulen – Suzuki

2006 MotoGP Marco Melandri – Honda

2005 MotoGP Valentino Rossi – Yamaha

2004 MotoGP Sete Gibernau – Honda

2003 MotoGP Sete Gibernau – Honda

2002 MotoGP Valentino Rossi – Honda

2001 500cc Max Biaggi – Yamaha

2000 500cc Alex Criville – Honda

1995 500cc Mick Doohan – Honda

1994 500cc Mick Doohan – Honda

1991 500cc Kevin Schwantz – Suzuki

1990 500cc Kevin Schwantz – Suzuki

1989 500cc Eddie Lawson – Honda

1987 500cc Randy Mamola – Yamaha

1985 500cc Freddie Spencer – Honda

1983 500cc Freddie Spencer – Honda

1979 500cc Barry Sheene – Suzuki

1976 500cc Barry Sheene – Suzuki

1970 500cc Giacomo Agostini – MV Agusta

1969 500cc Giacomo Agostini – MV Agusta.

Pekan Ini 2 Pembalap Indonesia Berlaga di MotoGP Le Mans – Prancis 16 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk.
Tags: ,
1 comment so far

03CCB6E7-5AAB-4B09-896B-10B156860FF0

Dua pembalap Indonesia akan berlaga di Sirkuit Le Mans, Prancis pada pekan ini, Jumat-Sabtu (17-19/5). Pasalnya, pekan ini dua kejuaraan akan digelar di tempat yang sama yakni FIM CEV dan MotoGP World Championships seri Prancis.

Keduanya ajang ini kembali berbagi lintasan pada akhir pekan ini dalam Grand Prix de France. Memacu motor di lintasan yang sama dengan Marc Marquez, Mario Suryo Aji akan menjalani putaran ketiga Moto3 Junior World Championship pada Sabtu (18/5/2019).

Pebalap muda Indonesia, yang mencatat debut terbaik sebagai pebalap Astra Honda pada kompetisi ini dengan finis di posisi keempat di Estoril tersebut, saat ini berada di posisi ke-11 klasemen sementara pebalap kelas Moto3.

Akhir pekan ini akan menjadi kali ketiga Mario turun pada balapan FIM CEV, dan sudah menunjukkan kapasitasnya untuk belajar dan terus berkembang dengan selalu memperbaiki posisinya pada setiap balapan yang sudah diikuti sejauh ini.

Di Estoril, dia start dari posisi kedelapan dan finis di urutan keempat. Sementara itu di Valencia, dia memulai balapan dari posisi ke-22 dan menutup dua balapan dengan masing-masing berada di posisi ke-16 dan ke-18.

Sirkui Le Mans akan menjadi ujian besar bagi para pebalap Moto3, seberapa cepat mereka beradaptasi karena tidak akan ada sesi latihan bebas. Mereka akan turun ke lintasan untuk kali pertama pada Jumat, saat menjalani sesi QP1 (kualifikasi pertama) dan QP2.

Balapan digelar setelah para pebalap menjalani sesi pemanasan selama 15 menit pada Sabtu. Balapan akan berlangsung dalam 17 lap, dan sekali lagi menjadi kesempatan Mario untuk melakukan yang terbaik demi membuat Indonesia bangga.

2FE0E906-D026-4F81-9D67-33CBF917D1C7

Balapan Moto3 Junior World Championship di Le Mans akan digelar Sabtu (18/5/2019) mulai pukul 21.30 WIB dan bisa disaksikan langsung melalui channel FIM CEV di YouTube.

Seperti sebelumnya, Moto2 European Championship tidak termasuk dalam jadwal FIM CEV di Grand Prix de France. Dengan begitu, pembalap Indonesia Gerry Salim tak turun kali ini.

Satu lagi pembalap Indonesia yang bakal turun membalap adalah Dimas Ekky Pratama. Dimas yang tahun ini membalap bersama Idemitsu Honda Asia Team akan turun di kelas Moto2, balapan strata kedua setelah MotoGP. Wah, pantengin terus nih siaran langsungnya.

WorldSSP 300 Italia Batal, Galang Hendra Gagal Kemas Poin 13 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Yamaha.
Tags: ,
add a comment

708BDB48-DBF7-4278-84E2-38A523433B6D

Harapan pembalap Yamaha Indonesia di ajang World Supersport (WSSP) 300 Galang Hendra Pratama untuk mencetak poin kembali kandas di seri Italia. Hujan diserta salju membuat Sirkuit Imola Italia, pada Minggu (12/5) dinyatakan tak busa digunakan untuk balapan.

Panitia sudah menunggu sekitar satu jam, namun kondisi hujan rintik disertai salju tidak membuat kondisi trek mengering. Hal ini membuat penyelenggara balap tak ingin mengambil risiko bagi keselamatan pembalap.

Semua bagian di Imola terus berupaya untuk membuat kering lintasan. Antara lain dengan cara manual oleh marshal yang menghalau genangan air. Mobil spesial pengering sirkuit juga telah dikerahkan, namun genangan tak kunjung mengering.

Menurut jadwal, balapan kedua WSBK akan ditayang pada pukul 19.30 WIB. Setelah itu, balapan berlanjut dengan WSSP300 pada 20.00 WIB. Alhasil, panitia membatalkan dua race tersebut. WSSP hanya melakoni sekali balapan pada Minggu.

Fans balap Indonesia pun gagal melihat aksi balapan dari pembalap Indonesia, Galang Hendra Pratama. Pecinta balap, penasaran Galang yang tahun lalu menorehkan prestasi bagus, namun belum menunjukkan aksi hebatnya hingga belum mengemas poin di WSSP300 tahun 2019 setelah empat seri berlalu.

231D991E-A729-4D55-BB1D-C4EB4269E1E8

Sebetulnya seri Imola cukup berat bagi Galang. Karena pada sesi Superpole group A pada Sabtu (11/5) menempatkan Galang Hendra Pratama di posisi ke-10 dari total 28 starter yang terlibat. Catatan waktu rider binaan Yamaha Racing Indonesia ini adalah 2 menit 07,672 detik.

Berdasarkan hasil kombinasi dengan Superpole Group B yang juga diisi 28 rider, maka Galang Hendra Pratama yang merupakan bagian dari tim Yamaha Semakin Di Depan Biblion Motoxracing berada di urutan ke-17 atau start dari barisan ke-6.

Lorenzo Belum Bersinar Bersama Honda, Sabar 2019 Baru 4 Seri 9 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

AAF58717-6F5B-4369-8AA0-4DECF826CE84

Boleh jadi Jorge Lorenzo tengah galau saat ini. Pasalnya, setelah 4 seri MotoGP berlalu bersama Repsol Honda Team, juara dunia 3 kali ini belum menunjukkan kemampuan aslinya dalam membalap.

Pada seri terakhir di Jerez, Spanyol pada Minggu (5/5), pembalap berjuluk X-Fuera ini hanya finis di posisi ke-12. Sebelumnya hasil buruk juga diperolehnya. Di GP Qatar dia berada di posisi 13, lalu di Argentina naik menjadi 11 dan terpuruk lagi di Amerika dengan finish ke-19.

Pada musim perdananya di Honda dia tentu ingin menunjukkan kelas sebagai juara dunia. Selain memuaskan hati fans, Lorenzo juga ingin membuat petinggi Honda tersenyum dan meyakini kontrak dengan Lorenzo adalah pilihan tepat setelah tak lagi bersama Dani Pedrosa.

Namun, hasil 4 seri yang buruk ini mau gak mau membuat manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, mulai menyentil Lorenzo. Tiga jari paska balapan di Jerez, sang manajer menyatakan berharap banyak pada kualitas dan nama besar Lorenzo.

AB675CB0-4F02-40E3-AA1A-E32003CA0CEC

Pasalnya, setelah membalap bersama Ducati, Lorenzo dianggap salah satu pembalap saat ini yang bisa menyaingi keperkasaan Marc Marquez. Kehadiran keduanya di tim Honda ibarat pedang bermata dua yang sama tajamnya bagi Honda.

Namun Lorenzo tak langsung nyetel dengan Honda. Beberapa cedera pra musim dianggap menjadi penghalang bagi pembalap Spanyol berusia 32 tahun tersebut. Lorenzo juga dianggap perlu beradpatasi dengan motor Honda. 

Puig bersama Honda masih sabar melihat hasil ini. Lagipula seri 2019 masih panjang dan baru berjalan 4 seri. Bersama jalannya waktu, tom terus memberi dukungan agar Lorenzo kembali tampil perkasa.

137F2670-7B6D-4FD3-B2D6-3A3FBE3BD4B5

Harapan tim, Lorenzo bisa menemukan kecepatannya. Lalu memulai balapan dengan baik serta mampu bertarung di depan dengan pembalap terbaik lainnya.

“Kami berharap dapat menemukan apa yang Jorge Lorenzo butuhkan agar dia kembali bisa menemukan kecepatannya. Strateginya adalah memulai balapan dengan baik, kemudian bertarung dengan lebih banyak pembalap di depan,” tambah Puig. Semoga ya Horge !

Marc Marquez Bangkit, Kuasai Jerez 2019 5 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Marquez

Marc Marquez  dengan heroik menjadi juara MotoGP Spanyol 2019. Di Sirkuit Jerez pembalap tuan rumah ini bangkit setelah pada seri sebelumnya di GP Amerika gagal finish karena kecelakaan. Kemenangan ini sekaligus sebagai aksi mempertahankan gelar juara yang tahun lalu juga direbutnya.

Di negeri Matador ini, pembalap Spanyol amat berkuasa. Tiga podium berhasil mereka kuasai. Selain Marquez di podium pertama, ada pula Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha) di podium kedua dan ketiga.

Kemenangan di Gran Premio Red Bull de España, diraih Marquez dengan perkasa. Ketika lampu start dinyalakan, pembalap Repsol Honda ini langsung melesat dari posisi start tiga untuk menguasai barisan pembalap.

Marquez menyisihkan dua pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli yang diluardugaan menjadi pemilik posisi start 1 dan 2. Pada kesempatan awal ini, Alex Rins yang start dari posisi sembilan mulai naik ke posisi 6.

Hingga 10 lap berjalan, Marquez mulai menjauh dengan jarak lebih dari 1 detik. Pada lap 14, Quartararo bernasib buruk. Motornya melambat hingga membuatnya gagal melanjutkan balapan. Pembalap Prancis berstatus rookie ini harus kembali ke garasi sambil menangis.

Rins langsung mengambil posisi kedua setelah ia dan Viñales berhasil menaklukkan Morbidelli. Dalam perjalanan selanjutnya, Rins meninggalkan Vinales lebih dari satu detik. Begitu pula dengan Marquez sudah lebih dari tiga detik.

Di posisi tiga, Viñales sempat mendapat gangguan dari dua jagoan Italia, Dovizioso dan Petrucci. Di bagian lain, Morbidelli bertarung dengan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) dan Valentino Rossi (Monster Energy) Yamaha MotoGP.

Marquez dan Rins mulus menyentuh garis finish dengan aman. Viñales akhirnya naik podium pertamanya sejak menang di Australia tahun lalu. Dovizioso harus puas di urutan keempat dan Petrucci menorehkan hasil terbaiknya tahun ini di peringkat kelima.

Rossi sukses menyelamatkan posisi keenam. Hingga seri ke-4 ini, Jorge Lorenzo (Tim Repsol Honda) masih belum bersinar karena hanya bisa finish ke-12.

Kemenangan di Jerez membuat Marquez kini telah mengoleksi dua gelar MotoGP 2019. Dia pun kini kembali memimpin klasemen pembalap dengan angka 70 berbeda 1 poin dengan Alex Rins. Sementara Dovizioso harus merelakan posisi pertama dan kini tertinggal tiga angka saja dari Marquez. Hasil di Jerez juga menarik karena menempatkan empat pabrikan di posisi 1-4, yakni Honda, Suzuki, Yamaha dan Ducati.

Hasil MotoGP Jerez 2019

Capture-MotoGP Jerez

Klasemen Pembalap

Capture-MotoGP Jerez-Klasemen

MotoGP Eropa Dimulai, Jerez Sajikan Balapan Sore WIB 4 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

Circuit Jerez Spain

Setelah tiga kali seri MotoGP awal di tahun 2019 digelar tengah malam waktu Indonesia, akhirnya, gelaran sore ajang balap terakbar di dunia ini bakal tiba. Mulai pekan ini, MotoGP bakal memulai aksinya di kawasan Eropa. Sirkuit Jerez di Spanyol bakal menjadi pembuka gelaran di Eropa Minggu (5/5).

Sebelumnya, di Qatar lalu Argentina dan Amerika, MotoGP disaksikan di Indonesia lewat tengah malam. Menurut Jadwal, MotoGP seri keempat di Spanyol ini bakal ditayangkan di TV Trans 7 pada pukul 19.00. Lumayan, masih sore hari.

Membalap di kandangnya, Marc Marquez bakal merajalela. Apalagi dia bakal menebus kesalahannya di seri ketiga di American dengan hasil gagal menyelesaikan lomba karena terjatuh. Marquez juga tampil sebagai juara bertahan setelah tahun lalu juara di kampung halamannya ini.

Sementara Valentino Rossi akan kembali membuktikan sebagai rajanya Sirkuit Jerez. The Doctor telah sembilan kali menjadi juara di Jerez. Belum ada pembalap lain yang mampu menyamainya. Saingan terdekatnya adalah Marc Marquez (2 kali) dan Jorge Lorenzo (3 kali).

Belakangan sulit memprediksi siapa yang bakal juara di Jerez. Karena sejak empat tahun belakangan empat pembalap silih berganti menjadi juara. Di antaranya, Marc Marquez (2014), Jorge Lorenzo (2015), Valentino Rossi (2016) dan Dani Pedrosa (2017). Dan kembali Marquez di tahun 2018.

Circuit Jerez Spain 02

Sirkuit Jerez yang berdiri megah di Kota Jerez de la Frontera di kawasan Andalusia selalu menghadirkan aura balap khas Eropa. Jerez sudah menggelar balapan era MotoGP/500cc sejak 1987. Jerez dengan panjang 4.423 meter dengan venue berkapasitas 125 ribu, selalu ramai dikunjungi penggila balap motor di Spanyol dan Eropa.

Sejak kelas MotoGP™ tahun 2002, Honda paling banyak juara di Jerez, yakni tujuh kemenangan, Yamaha lima kali dan Ducati satu kali. Jerez juga angker buat pembalap non Spanyol, karena hanya ada tiga pebalap luar Spanyol yang bisa menang di kelas MotoGP™ di sini, yakni Valentino Rossi (2002, 2003, 2005, 2007 & 2009), Loris Capirossi (2006) dan Casey Stoner (2012).

Pekan Ini Dimas Ekky Bisa Cetak Poin di Moto2 Jerez 3 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , , ,
add a comment

CA7B8213-C6CD-48C9-9617-B9B0C958E895

Tiga kali balapan Moto2, pembalap Indonesia yang berlaga di ajang bergengsi ini, Dimas Ekky Pratama belum juga meraih poin. Dimas masih bercokol di posisi belakang dalam tiga kali balapan, Qatar, Argentina dan American.

Pekan ini, MotoGP mulai berkelana di sirkuit Eropa di sejumlah negara. Membalap di Eropa menjadi sebuah keuntungan bagi Dimas Ekky. Pasalnya, Dimas Ekky mengenal dengan baik sirkuit-sirkuit di Eropa.

Dimas Ekky telah membalap di Eropa selama empat tahun belakangan dengan terjun di ajang CEV Moto2 Championship alias balapan Moto2 kelas Eropa.

Sirkuit-sirkuit tersebut antara lain, Sirkuit Jerez (Spanyol), Sirkuit Catalunya di Barcelona, Sirkuit Ricardo Tormo di Valencia, Sirkuit Aragon di Portugal hingga Sirkuit Assen di Prancis.

Jika di tiga sirkuit pembuka Dimas masih banyak mempelajari titik-titik dan karakter sirkuit, namun tidak dengan sejumlah sirkuit di Eropa. Karena itu, Dimas berpeluang besar mencetak poin pekan ini, pada Minggu (5/5), membalap di Jerez.

76D7162D-6548-4736-AAD3-38D84F94E1FA

Sebagai debutan di tiga balapan, Dimas mampu menyelesaikan seluruh balapan dengan menim kesalahan. Hanya sekali dia terjatuh, namun bisa bangkit untuk menyelesaikan lomba.

Sementara motor yang diracik tim Idemitsu Honda Asia juga sudah mumpuni. Buktinya, rekan satu tim Dimas Somkiat Chantra mampu bersaing di grup sepuluh besar. Somkiat berhasil finis ke-10 di Moto2 Argentina lalu.

Dan kita berharap, kini saatnya Dimas memberikan kejutan untuk jutaan fans-nya di Indonesia. Ato Dimas, kamu bisa !