jump to navigation

Di Balapan 2020, Federal Oil Gresini Moto2 Turunkan 2 Pembalap 11 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, lalu lintas.
Tags:
add a comment

94250521-458E-4CD6-944F-5B72DDCE3947

Dalam kesertaannya yang ke-8 di ajang balap Moto2, Federal Oil Gresini Moto2 (FOGM2) bukan kendor, namun makin serius. Hal ini dibuktikan FOGM2 dengan menurunkan dua pembalap sekaligus dalam menghadapi musim 2020.

Menurunkan 2 pembalap sekaligus di satu musim baru pertama kalinya dilakukan tim ini sejak berkolaborasi bersama sejak tahun 2013. Dalam keterangannya melalui press release, FOGM2 menyatakan, pembalap kedua yang pilih adalah Edgar Pons.

Sebelumnya, Fedeeral Oil bersama Gresini Racing telah resmi mengumumkan pembalap pertama yang akan turun di musim balap 2020, yaitu Nicolo Bulega. Pembalap asal Italia ini menggantikan posisi Sam Lowes.

Edgar Pons adalah pembalap asal Spanyol, lahir pada 16 Juni 1995, Dia saat ini berkompetisi di FIM CEV Moto2 European Championship. Karirnya di FIM CEV Moto2 European Championship sangat gemilang, pada tahun 2015 dia menjadi juara. Tahun ini Edgar juga menjadi juara European FIM CEV Moto2 European Championship.

Sedangkan Bulega yang saat ini berusia 20 tahun merupakan juara Moto3 Junior Championship 2015. Di kelasmen Moto2 2019, Bulega berada di urutan 17.

55387EB9-0BA2-4B66-958E-31E5D7D95188

Selama karirnya di grand prix, Bulega mencatatkan satu kali pole position, dua podium, dan dua lap tercepat. Dengan adanya dua pembalap baru dan muda, FOGM2 punya harapan baru dengan hasil yang lebih baik sehingga nama FOGM2 kian bersinar di dunia balap internasional.

“Kami sangat senang dapat memperpanjang kemitraan kami dengan Gresini Racing untuk tahun kedelapan. Kami memiliki tujuan bersama, membangun tim ini menjadi terkenal. Dengan dua pembalap ini, semoga musim depan menjadi musim yang hebat,’ kata Patrick Adhiatmadja selaku Presiden Direktur Federal Karyatama.

Balapan Berat Buat 3 Pembalap Honda Indonesia di Seri Akhir CEV 2019 Valencia 11 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

3A3E2289-45AB-4A1E-A0B8-5D5C1FB762D8 

Balapan yang cukup berat dilalui para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di seri akhir FIM CEV International Championship 2019 di Valencia-Spanyol, Minggu (8-9/11). Tiga pembalap yang turun di dua kelas di ajang ini kurang beruntung hingga gagal menambah poin di klasemen pembalap.

Nasib sial sudah menimpa Gerry Salim pada sesi pemanasan yang berlangsung Minggu pagi. Gerry terjatuh dan mengalami patah collarbone kanan. Gerry pun gagal beraksi di kelas Moto2 European Championship di sirkuit Ricardo Tormo.

 

Sementara Andi Gilang yang turun di kelas yang sama juga menuai hasil kurang memuaskan. Melakukan start di posisi 12, Andi Gilang hanya bisa finis di urutan ke-26.

Andalan Indonesia di kelas Moto3 Junior World Championship, Mario Suryo Aji juga menuai hasil kurang memuaskan. Super Mario yang melakukan start di posisi 11, gagal meraih poin setelah menyelesaikan dua balapan dengan finis di urutan ke-16 dan ke-26.

 

Pada klasemen akhir pembalap, Andi Gilang menempati posisi 14 dari 35 pembalap dengan mengumpulkan 36 poin. Sementara Gerry Salim berada di posisi 17 dengan 26 poin. Di kelas Moto3, Mario mengakhiri musim ini dengan menempati posisi 18 dari 31 pembalap dengan total 26 poin.

 

Musim terakhir ini memang cukup berat bagi para pembakap. Karena semua ingin memperbaiki posisi di kesempatan terakhir ini. Kualifikasi seri terakhir berlangsung menegangkan. Semua pebalap berlomba-lomba sekuat tenaga untuk menempati posisi start balap terdepan.

 

Bagi Astra Honda Racing Team (AHRT), musim ini menjadi pembelajaran dan pengalaman berharga membalap di kancah Eropa. Hasil tahun ini akan menjadi bekal mereka di balapan tahun 2020. Sebagaimana diketahui, Andi Gilang sudah dipastikan membalap setahun penuh di ajang Moto2 di MotoGP.

Kembali Dukung Gresini Racing di Moto2 2019, Federal Oil 8 Tahun di MotoGP 9 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags:
add a comment

D5ADD04D-6164-4A77-9A3F-299207BFA180

Konsistensi Federal Oil terjun di ajang Moto2 terus berlanjut. PT Federal Karyatama selaku produsen Federal Oil secara resmi kembali menekan kontrak menjadi partner Gresini Racing untuk musim balap Moto2 2020.

Penandatanganan kontrak kerja sama anatara Federal Oil dan Gresini Racing dilangsungkan di Sepang bersamaan dengan MotoGP Sepang Malaysia 2019 pada 2 November 2019.

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan langsung oleh CEO Federal Karyatama Patrick Adhiatmaja dengan Fausto Gresini sebagai owner Gresini Racing.

Penandatangan tersebut juga turut disaksikan oleh Pablo Conrad sebagai Martketing Director ExxonMobil Lubricants serta disaksikan oleh Carlo Merlini sebagai Comm and Marketing Gresini Racing.

Hubungan kerjasama antara Federal Oil dengan Gresini Racing sudah terhali sejak tahun 2013. Berarti tahun 2020 delapan tahun sudah Federal Oil terjun di Moto2 bersama Gresini Racing.

Tahun 2013, Federal Oil memulai kerjasama ini dengan pembalap andalan Indonesia Doni Tata dalam tim Federal Oil Gresini Moto2 (FOGM2). Berhubung belum adanya pembalap Indonesia lainnya yang berprestasi, akhirnya tum ini menggaet sejumlah pembalap berbakat dari Eropa.

Setelah mengakhiri kerjasama dengan sam Lowes tahun 2019, untuk tahun 2020, tim ini menggunankan jasa Nicolo Bulega. Pembalap 20 tahun asal Italia ini finish keempat di Moto2 2019.

Patrick Adhiatmaja mengatakan, dipilihnya kembali Gresini Racing sebagai partner di dunia balap dunia karena Gresini mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap produk Federal Oil.

“Kami memilih Gresini Racing sebagai partner kami lagi, karena pengaruh brand Gresini terhadap Federal Oil sangat bagus terutama untuk konsumen Indonesia,” kata Patric usai penandatangan kontrak kerjasama di Sepang.

Demi Almarhum Afridza, Pebalap Honda Semangat Ganda di Seri Akhir CEV 2019 7 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

0CBC9A9B-D831-4732-BEB4-59BF8426758E

FIM CEV International Championship 2019 memasuki penghujung musim akhir pekan ini (9-10 November), di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol. Tiga pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang digembleng di ajang tersebut datang dengan membawa semangat ganda.

Mario Suryo Aji, Gerry Salim, dan Andi Gilang menyimpan antusiasme tinggi untuk menyelesaikan balapan dengan hasil terbaik demi membanggakan nama Bangsa.

Semangat tambahannya, ketiganya ingin mempersembahkan aksi mereka untuk Afridza Syach Munandar, rekan di Astra Honda Racing Team yang meninggal dunia saat mengikuti ajang Asia Talent Cup di Sepang, Malaysia, (3/11).

Sirkuit Ricardo Tormo dikenal cukup sulit. Namun balapan CEV musim ini sudah pernah digelar di tempat yang sama pada putaran kedua, April silam. Mario Suryo Aji datang ke Valencia untuk kembali bersaing di balapan CEV Moto3 Junior World Championship.

Pada musim pertamanya balapan di Eropa, ajang ini menjadi tahun pembelajaran bagi Mario yang harus beradaptasi dengan level kompetisi yang semakin ketat. Sebagai pebalap rookie, catatan prestasinya patut diperhitungkan. Pebalap muda berusia 15 tahun ini berhasil tiga kali finish 10 besar dari lima balapan yang dijalani sejauh ini.

Kini Mario kembali ke Valencia dengan berada di posisi ke-16 klasemen hasil koleksi 26 poin, dan masih ada dua balapan tersisa. ”Minggu ini saya akan balapan untuk sahabat saya, almarhum Afridza,” ujarnya

Mario akan mengevaluasi dan belajar dari pengalaman balapan sebelumnya di Valencia. Target, lebih konsisten dan mendapatkan kecepatan yang bagus. Dia berjanji akan memberikan hasil yang bagus dan positif pada akhir pekan ini,” ujar Mario.

Sementara itu, Gerry Salim dan Andi Gilang akan menutup musim ini dengan hanya menjalani satu balapan pada putaran terakhir CEV Moto2 European Championship. Gerry datang ke Valencia dengan berada di peringkat ke-17 hasil raihan 26 poin. Dia finis di urutan ke-12 di Ricardo Tormo Circuit pada putaran kedua.

Arek Suroboyo itu pun menyatakan “siap tempur” akhir pekan ini dan belajar dari pengalaman balapan sebelumnya agar bisa tampil lebih baik. ”Target saya adalah tampil sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mohon doa dan dukungannya. Saya siap dedikasikan balapan kali ini untuk almarhum Afridza Syach Munandar,” kata Gerry.

Sedangkan Andi Gilang datang ke Valencia dengan semangat tinggi, setelah pengumuman bahwa perjalanannya di dunia balap akan berlanjut ke balap tingkat dunia Moto2 World Championship pada 2020 bersama Honda Team Asia. Saat ini, Andi berada di posisi ke-13 klasemen berkat koleksi 36 poin.

Andi senang bisa kembali ke Valencia dan berusaha secepat mungkin beradaptasi dengan lintasan, karena terakhir kali di sini saat balapan Moto3 2017.

“Tim juga siap berusaha mendapatkan setting motor yang bagus, sehingga bisa bersaing saat balapan. Tentu, saya akan menjalani balapan di Valencia untuk mengenang kawan saya, Afridza,” ucap Andi.

CEV Moto3 Junior World Championship akan menggelar dua balapan pada Minggu (10/11/2019) pukul 17.00WIB dan 20.00 WIB, sementara CEV Moto2 European Championship akan menggelar satu balapan pada pukul 19.00WIB. Semua balapan bisa disaksikan lewat channel FIM CEV di YouTube.

Yess, Andi Gilang Membalap Semusim Penuh di GP Moto2 2020 5 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

CC453694-DB42-4459-A3A5-843F2BB3BAC1

Kabar gembira disampaikan oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Salah satu pebalap binaan Astra Honda Racing Team, Andi Farid Izdihar (Andi Gilang), akan menjadi wakil Indonesia di Grand Prix (GP) Moto2 semusim penuh pada 2020 mendatang.

Gilang bergabung bersama Honda Team Asia (HTA). Sebelumnya, HTA mengumumkan resmi line uppebalap mereka yang akan berlaga pada GP Moto2 dan Moto3, bertepatan dengan GP Thailand 2019, beberapa waktu lalu.

Namun, pengumuman itu menyisakan satu slot pebalap di tubuh tim GP Moto2. Bergabungnya Andi Gilang menjadi kesempatan emas putra bangsa unjuk prestasi di ajang balap tingkat dunia ini. Andi Gilang dipilih sebagai pebalap andalan HTA mewakili bakat-bakat balap terbaik para pebalap di belahan bumi Asia.

Bersama pebalap asal Thailand, Somkiat Chantra, Andi akan berjuang tak hanya membawa kebanggaan untuk negara masing-masing, tetapi juga mengemban misi untuk mengukir prestasi sebagai bintang dari Asia.

Lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan, 22 tahun lalu, Andi merupakan salah satu lulusan pertama Astra Honda Racing School (AHRS), ajang yang dibentuk AHM sebagai pijakan awal pembinaan balap berjenjang. Sejak lepas dari pembinaan awal tersebut, deretan prestasi Andi terus terukir.

Setelah lulus dari AHRS pada 2010, Andi digembleng pada ajang Asia Dream Cup pada 2014 dan langsung meraih posisi ke-6 di akhir musim. Tahun berikutnya, dirinya terjun di beberapa ajang. Di Asia Talent Cup, Andi mampu menjadi juara di seri Qatar. Lalu, dia juga tergabung dalam tim kejuaraan balap ketahanan, Suzuka 4Hours Endurance Race dan finishdi posisi ke-2.

Pada 2016, Andi semakin meningkatkan prestasinya di Asia Talent Cup dengan mengamankan posisi ketiga klasemen. Pada tahun tersebut, Andi mengawali debut Eropa dengan mengikuti ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship hingga tahun 2017. 

Saat ini, Andi berkonsentrasi menyelesaikan musim balap Asia Road Racing Championship kelas Supersport 600, dan masih berjuang dengan bertengger di posisi ke-5 klasemen. Juli lalu, dia juga ikut berlaga di ajang bergengsi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship. 

Di ajang CEV Moto2 World Championship, Andi sudah melahap tiga seri melalui wildcarddengan hasil yang tidak mengecewakan, yakni di Catalunya, Jerez, dan Albacete. WildcardAndi tersisa satu untuk digunakan pada seri terakhir di Valencia, November 2019.

Dia juga sudah pernah mencicipi atmosfer ketat balapan kelas dunia saat menggantikan Dimas Ekky Pratama di Honda Team Asia pada GP Moto2 2019 di sirkuit Misano, Italia.

Andy Wijaya, Deputy GM Marketing Planning and Analysis AHM mengatakan, pencapaian Andi Gilang menembus kancah balap dunia menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan program penjenjangan balapan terstruktur yang dilakukan perusahaan, demi mencetak prestasi yang membawa harum bangsa Indonesia.

”Selamat untuk Andi Gilang, lulusan pertama AHRS yang mampu menembus balap Grand Prix. Usaha keras dan tekad kuat dari semua pihak membuahkan hasil yang baik. Semoga Andi Gilang mampu konsisten, berjuang dengan mental juara hingga menginspirasi pebalap Indonesia lainnya untuk mencapai mimpi berlaga di kancah dunia,” ucap Andy.

Baginya, kesempatan emas berlaga di GP Moto2 semusim penuh akan dimanfaatkannya sebagai salah satu tangga untuk mencapai mimpi tertinggi, yakni berlaga di ajang paling bergengsi, MotoGP. Andi sadar, bahwa perjuangan di level lebih tinggi tidak akan mudah.

”Alhamdulillah, saya bersyukur dan sangat termotivasi. Saya pasti akan selalu berusaha memberikan yang terbaik pada pengalaman berlomba semusim penuh di GP Moto2. Sebisa mungkin saya berupaya meraih poin, sembari berlatih sebaik mungkin,” kata Andi.

Pada tahun pertamanya di GP Moto2, Andi menargetkan cepat beradaptasi dan memberikan performa terbaiknya untuk mencetak banyak poin untuk memberi kebanggaan untuk Indonesia.

Karir Balap Afridza Munandar: Dari Keluarga Balap Hingga Tembus Jenjang Asia 5 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

3304D8EA-8A42-4B8A-8382-BDBCF85A5DF7

Prestasi besar telah ditorehkan pembalap Afridza Munandar, untuk daerahnya serta Indonesia. Namanya telah berkibar mulai dari tingkat Jawa Barat, nasional dan terakhir internasional. Sebuah perjalanan karir balap yang diisi dengan tempaan berlatih cukup panjang dan berjenjang.

Afridza pun harus menutup babak hidupnya di lintasan balap. Pemuda pemalu berusia 20 tahun ini meninggal saat terjun mewakili Indonesia di ajang balap Asia Talent Cup (ATC) 2019 seri Malaysia. Insiden senggolan di tikungan 10 lap pertama pada balapan pertama, sabtu (2/11) membuatnya terjatuh.

Benturan keras menyebabkan pendarahan di bagian kepalanya. Helikopter yang turun di lintasan Sepang melarikan Afridza ke rumah sakit di Kuala Lumpur, namun tak tertolong. Dia mengembuskan napas terakhir sesaat baru ditangani tim medis.

Dunia balap langung berduka. ATC yang dihelat bersamaan dengan ajang MotoGP Malaysia, menghentak seluruh insan balap yang tengah tumpah di Sepang. Belasungkawa dan ucapan pembalap senior mengalir untuknya. Termasuk dari sang juara dunia Moto2 2019 Alex Marquez, Juara dunia MotoGP 2019 Marc Marquez serta juara MotoGP seri Malaysia 2019, Maverick Vinales. Semua mendedikasikan gelarnya untuk Afridza.

CA096332-6ADB-4D39-AD3F-34A487539977

Afridza sendiri tengah meniti karir seperti para pembalap dunia ini. Setelah menjalani balapan ATC 2019, dia dikabarkan tengah dipromosikan ke ajang Moto3 Eropa. Di ATC 2019, prestasinya cukup moncer. Dia meraih dua kemenangan, dua tempat kedua dan dua finis ketiga dalam satu musim.

Hasil ini membuat peluangnya menjadi juara ATC 2019 terbuka. Nilainya bisa terdongkrak naik dari dua kali balapan di seri Sepang. Namun nasib berkata lain, tengah berjuang mengharumkan nama Indonesia, kecelakaan naas menimpanya.

Dari Keluarga Balap

Afridza Munanda lahir dari keluarga pembalap. Kakeknya Andi Suryana merupakan pembalap senior Tasikmalaya. Sang kakek pula yang memberinya hadiah sepeda motor balap mini usai disunat saat masih berusia 6 tahun.

Melakoni banyak hobi olahraga, Afridza akhirnya tertarik dengan dunia balap. Saat masih di kelas 1 SMP dia memutuskan terjun ke dunia balap profesional. Sejak itu, Afridza terlihat sering berada di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. Talentanya diasah di bawah bimbingan Bayu Aditya yang masih kerabatnya.

Namanya mulai dikenal di Jawa Barat sejak bergabung dengan tim balap Kuya Nyuruntul dari Bandung. Dari sini sejumlah prestasi disabetnya seperti Juara Umum MP 5 dan MP 6 Kejurda Jabar. Karirnya berlanjut bersama Sandi Agung Racing Tim Bandung, hingga Astra Honda Racing Tim (ART) di Yogyakarta. Dalam kurun waktu ini, Afridza sempat meraih medali perak dalam PON Jabar 2016.

CCBBC5A4-22B6-448A-BBC3-9EBA1B5442B3

Dari ajang nasional, Astra Honda Racing Team (AHRT) memilihnya untuk mengikuti seleksi membalap di ATC 2018 dan tembus sebagai salah satu pembalap internasional di ajang binaan Dorna, penyelenggara MotoGP. Tahun ini menjadi kesertaanya yang kedua di ATC.

Untuk menjadi wakil Indonesia ke ATC tak mudah. Afridza bersaing dengan 120 pembalap terbaik lainnya. “Lima pembalap dipilih dengan seleksi yang diikuti 120 pembalap di Sepang dan Bali,” ujar Irwan Munandar, ayah Afridza dikutip dari PR.

Gajah mati meninggalkan gading, pembalap mati meninggalkan prestasi. Nama Afridza akan selalu dikenang sebagai pembalap dengan gigih menempa diri dan meniti karir sejak muda. Perjalanannya akan menginspirasi pembalap muda lainnya. Selamat jalan rider !

Alex Marquez Juara Dunia, Dimas Ekky Finish ke-18 di Moto2 Malaysia 2019 3 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

F09FC637-7007-4FE1-B009-BB498E360917

Catatan bagus ditorehkan oleh pembalap Indonesia Dimas Ekky di ajang Moto2 MotoGP Malaysia 2019. Memulai start dari posisi 26 di Sepang International Circuit Dimas yang membalap bersama Idemitsu Honda Team Asia, berhasil menuntaskan balapan di posisi 18.

Meski demikian, untuk posisi tersebut belum memberikan poin untuk Dimas. Karena batas poin terakhir yakni 1 adalah milik pembalap yang finish di posisi 15.  Kali ini, 24 pembalap berhasil menyelesaikan lomba. Sementara 8 pembalap gagal finish termasuk Somkiat Chantra yang satu team dengan Dimas.

Dimas masih harus bersabar, belum pecah telur poin sepanjang musim balap 2019 yang pertamakali diikutinya ini. Sebagaimana diketahui, selama 5 seri Dimas sempat dia absen karena cidera.

Di Moto2 Malaysia 2019, kegembiraan tentu saja menjadi milik Alex Marquez. Menjadi pole position dia bertarung hebat dengan pembalap Red Bull KTM Ajo, Brad Binder yang akhirnya menjadi juara seri ini.

Meski hanya meraih podium dua, adik Marc Marquez ini sudah amat bersyukur karena telah memastikan gelar juara dunia 2019 menjadi miliknya. Gelar terbaik yang dinanti-nantinya sejak 4 tahun turun di MotoGP.

Saingan terdekatnya dalam perebutan gelar juara dunia, Thomas Luthi harus puas berada di posisi ketiga di Sepang. MotoGP 2019 masih menyisakan satu balapan lagi di Valencia dua pekan mendatang.

Dua Kali Kumandangkan Indonesia Raya di ATC 2019, Afridza Gugur di Sirkuit Sepang 2 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

747BC08D-B605-489B-8F14-BD098D3A7E5C

Dunia balap Indonesia, khususnya Astra Honda Racing Team (AHRT) berduka menyusul gugurnya salah satu pembalapnya di Sirkuit Sepang, Afridza Munandar.

Pembalap 20 tahun ini meninggal dalam balapan pertama Asia Talent Cup 2019 seri terakhir di Sirkuit Sepang, Sabtu (2/11). Insiden menewaskan pembalap ini terjadi di Turn 10 di Lap 1. Tak lama berselang, Red Flagged segera dikibarkan sesudahnya.

Pembalap berusia 20 tahun tersebut langsung menerima perawatan medis di sisi lintasan sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Kuala Lumpur dengan menggunakan helikopter.

Dengan luka yang cukup serius, pebalap 20 tahun asal Tasikmalaya harus mengembuskan napas terakhirnya saat dalam perawatan tim medis di rumahsakit.

4CB94499-D0BE-4CE8-BA1C-12EC8ED1CEF3

“Innalillahi wa Innalillahi Rojiun” begitu disampaikan AHRT dalam media sosialnya, melepaskan salah satu pembalap bertalentanya.

Selanjutnya disebutkan, “Terima kasih Afridza Munandar, Kau telah membuat bangga Indonesia di kancah Asia. Kau tinggikan Merah Putih di podium juara. Kau kumandangkan Indonesia di seantero Asia.

Dengan rasa duka yang mendalam, kami melepas kepergianmu. Semoga Allah SWT menerima semua amal kebaikanmu. Kami Masyarakat Indonesia akan selalu mengenang sepak terjang dan Jasamu”, sebut AHRT.

Selamat Jalan Pebalap Hebat !

Dimas Ekky Masih Memburu Poin, Start ke-27 di Moto2 Malaysia 2019 2 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

55F0E51E-0B03-409F-84D2-1E797CCDF256

Apa kabar Dimas Ekky Pratama? Pembalap Indonesia yang membalap di Moto2 bersama Honda Asia Team ini masih tegar memburu poin di ajang balap terbaik dunia ini.

Sebagaimana diketahui Dimas Ekky sempat absen di lima seri Moto2 akibat kecelakaan di MotoGP Belanda. Pembalap binaan PT Astra Honda Motor ini menjalani perawatan intensif akibat cedera di bagian kepalanya.

Turun kembali di MotoGP Thailand, Dimas masih berkutat di posisi buntut dengan finish di posisi 24. Selanjutnya di MotoGP Jepang posisinya cukup bagus finish ke-21 namun belum bisa memberinya poin.

Di MotoGP Australia Dimas masih bisa menyelesaikan balapan meski berada di posisi akhir 26. Dimas Ekky masih menjadi pembalap dengan poin nol bersama 11 pembalap lainnya yang pernah membalap di tahun 2019.

Harapan Dimas Ekky untuk memperoleh poin tinggal di dua seri lagi yakni di MotoGP Malaysia pekan ini dan seri penutup di Malaysia. Di Malaysia, Dimas akan membalap di posisi 27 atau enam peringkat terbawah.

Pada seri ini, pembalap Spanyol Alex Maequez akan menjadi pembalap dengan start terdepan. Adik Marc Marquez ini punya catatan waktu terbaik di sesi kualifikasi yang baru saja digelar Sabtu siang (2/11) di Sirkuit Sepang.

C3853AA9-3666-42BB-BD86-475B294D0220

Posisi start kedua menjadi milik rider Jepang, Tetsuta Nagashima. Di belakangnya, ada pembalap Afrika Selatan, Brad Binder. Sementara pembalap Swiss, Thomas Luthi yang masih bersaing dengan Alex merebut juara dunia, menempati start kelima.

Hasil Kualifikasi Moto2 Sepang 2019

  1. Alex Marquez, EG 0,0 Marc VDS 2m 5,244s
  2. Tetsuta Nagashima, ONEXOX TKKR SAG Team
  3. Brad Binder, Red Bull KTM Ajo
  4. Xavi Vierge, EG 0,0 Marc VDS
  5. Thomas Luthi, Dynavolt Intact GP
  6. Jorge Martin, Red Bull KTM Ajo
  7. Sam Lowes, Federal Oil Gresini Moto2
  8. Marcel Schrotter, Dynavolt Intact GP
  9. Remy Gardner, ONEXOX TKKR SAG Team
  10. Luca Marini, SKY Racing Team VR46
  11. Fabio Di Giannantonio, Beta Tools Speed Up
  12. Iker Lecuona, American Racing KTM
  13. Stefano Manzi, MV Agusta Temporary Fwd
  14. Enea Bastianini, Italtrans Racing Team
  15. Jorge Navarro, Beta Tools Speed Up
  16. Jesko Raffin, NTS RW Racing GP
  17. Augusto Fernandez, FLEXBOX HP 40
  18. Somkiat Chantra, IDEMITSU Honda Team Asia
  19. Nicolo Bulega, SKY Racing Team VR46
  20. Andrea Locatelli, Italtrans Racing Team
  21. Marco Bezzecchi, Red Bull KTM Tech3
  22. Lorenzo Baldassarri, FLEXBOX HP 40
  23. Bo Bendsneyder, NTS RW Racing GP
  24. Dominique Aegerter, MV Agusta Temporary Fwd
  25. Joe Roberts, American Racing KTM
  26. Mattia Pasini, Tasca Racing Scuderia Moto2
  27. Dimas Ekky Pratama, IDEMITSU Honda Team Asia
  28. Jake Dixon, Gaviota Angel Nieto Team
  29. Philipp Oettl, Red Bull KTM Tech3
  30. Lukas Tulovic, Kiefer Racing
  31. Adam Norrodin, Petronas Sprinta Racing
  32. Xavi Cardelus, Gaviota Angel Nieto Team

Sambut MotoGP, 24 Bikers Touring Istimewa di Malaysia Bersama Honda CBR 1 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

A4C14955-F8E1-483E-9301-573B95D3DF32

Pengalaman hebat menjadi milik 24 bikers Indonesia yang diajak PT Astra Honda Motor (AHM) untuk mengkesplorasi sensasi berkendara dengan Total Control Honda CBR menjelajahi berbagi destinasi menarik di Malaysia dalam gelaran Honda Asian Journey (HAJ) 2019.

Menariknya lagi, mereka melakukan turing bersama 40 bikersnegara ASEAN dan Asia lainnya. Yakni dari Vietnam, Thailand, Malaysia, India dan Filipina. Sementara para bikersIndonesia berasal dari Jakarta, Yogyakarta, Pontianak, Denpasar, Medan dan Makassar

Selama turing pada periode 31 Oktober-3November, bikers Indonesia mendapatkan kebanggaan tersendiri karena akan menggunankan motor rakitan anak bangsa Honda CBR250RR.

Mereka juga berkesempatan menjajal motor berperforma tinggi Honda CBR lain seperti Honda CBR500R, Honda CBR650R, Honda CBR1000RR dan Honda CBR1000RR SP.

 

Sepanjang rute turing, para bikers yang terdiri dari pemilik Honda CBR250RR dan Big Bike Honda di Tanah Air ini dapat merasakan suguhan sensasi berkendara Total Control sebagai DNA dari Honda CBR Series.

Dengan total jarak 582 km, rombongan turing berangkat dari Sepang International Circuit hingga finiskembali diSepang International Sirkuit untuk menyaksikan langsung MotoGP.

1A67BBD5-F62E-4F98-92B6-79EF5F1C7EE4

Sensasi turing yang berbeda dirasakan saat melalui berbagai kondisi jalanan seperti highway, jalan berliku tajam dan berbukit menuju Genting Highland hingga menyusuri kondisi jalanan yang padat lalu lintas di setiap kota yang dilewati.

Deputy GM Marketing Planning & Analysis Division AHM Andy Wijaya mengatakan turing ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dan menyenangkan di Malaysia, ditemani sensasi Total Control Honda CBR250RR dan performa tinggi Honda CBR series lainnya.

“Kami ingin menemani konsumen di berbagai aktivitas mereka, termasuk mewujudkan mimpi mereka turing bersama bikersHonda dari berbagai negara. Kali ini, mereka pun dapat mengendarai motor rakitan anak bangsa yang mereka cintai, Honda CBR250RR, di Negeri Jiran,” ujar Andy.

Pada hari pertama, para peserta mendapatkan sesi latihan keselamatan berkendara menggunakan big bike Honda di kompleks Sepang International Circuit. 

83348F69-653A-4788-8AB4-EA326568C492

Pada sesi ini, para peserta mendapat kesempatan mengasah kembali keterampilan berkendaranya dengan motor besar seperti cara menikung, melakukan pengereman hingga aturan maupun tata cara berkendara di dalam rombongan turing.

Para peserta turing mendapat kejutan spesial dengan kehadiran Marc Marquez dan Jorge Lorenzo setelah sesi adaptasi motor usai. Duo pebalap Repsol Honda Team (RHT) ini memberikan semangat serta tips trik untuk turing HAJ 2019.

Selanjutnya para peserta memulai perjalanan satu etape berjarak 115 km. Mereka dapat langsung merasakan performa tinggi dari Honda CBR Series di sepanjang jalanan highwaymenuju titik finis di Malaka.

Rute turing di hari kedua memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta turing dalam 4 etape yang ditempuh. Etape pertama, peserta menempuh perjalanan dari Malaka menuju Seremban berjarak 95 km.

Setelah beristirahat sejenak, rombongan melanjutkan etape kedua menuju Kuala Selangor. Para bikers dapat merasakan sensasi Total Control dari Honda CBR Series di jalanan berliku yang terdapat di sepanjang etape kedua sejauh 120 km.

Etape ketiga ditempuh dengan menikmati jalanan berliku menuju BHP Karak sepanjang 70km. Kegiatan hari kedua ditutup dengan etape keempat menuju kawasan wisata Genting Highland yang berada 1,700 meter di atas permukaan laut.

E5A1A360-56F2-46EA-A1C6-DB9D31C21414

Hari ketiga menjadi hari spesial bagi peserta rombongan. Dari ketinggian Genting Highland, mereka melaju ke pusat kota Kuala Lumpur mengunjungi Petronas dan KLCC Tower. Rombongan touring mengabadikan kebersamaan mereka di salah satu lokasi ikonik Malaysia yaitu Twin Tower.

Pada malam hari, acara istimewa lainnya pun menyambut para riders Honda CBR series dalam acara HAJ Racing Night. Pada kesempatan ini, mereka kembali bertemu dengan pebalap RHT, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.

Pada hari terakhir rangkaian turing HAJ 2019, peserta turing HAJ menuju Sepang International Circuit bersama rombongan turing bikers asal Malaysia untuk menyaksikan performa hebat pebalap Honda di gelaran balap MotoGP secara langsung.