jump to navigation

Balapan Asia 2019 Dimulai, Astra Honda Incar Juara Umum 8 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Uncategorized.
Tags: ,
add a comment

AHM_ARRC2019. Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya

Sementara ajang MotoGP dibuka di Qatar pada pekan ini, ajang balap Asia Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 juga berlangsung di waktu yang sama. Seri perdana ARRC dihelat di Sepang International Circuit, Malaysia (9-10/3).

Sebelumnya, para pebalap ARRC menjalani tes pra musim yang berlangsung di Sepang International Circuit (5-6/3). Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) siap melakoni persaingan sengit di tahun 2019 pada kompetisi balap bergengsi di Asia ini.

Lima pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Supersports 600 (SS600) bertekad mempertahankan prestasi juara umum AP250 yang diraih selama dua tahun berturut-turut, serta mengukir prestasi lebih tinggi di kelas SS600.

Pada kelas AP250, Awhin Sanjaya bersama Irfan Ardiansyah serta Lucky Hendriansya yang tahun lalu berkompetisi di ajang Asia Talent Cup (ATC), akan berusaha mendominasi podium sepanjang gelaran ARRC untuk meraih juara umum di kelas AP250.

AHM_ARRC2019. Andi Gilang

Sementara itu pada kelas SS600, AHRT menurunkan Andi “Gilang” Farid Izdihar bersama dengan juara AP250 musim lalu, Rheza Danica Ahrens. Kedua pebalap ini akan berusaha menapaki podium juara ARRC kelas SS600.

Harapan dititipkan antara lain kepada Lucky Hendriansyah yang tampil konsisten dalam memperbaiki catatan waktu  terbaiknya pada tiap sesi latihan. Hingga saat sesi latihan keempat, Lucky dapat meraih posisi pertama dengan catatan waktu terbaik 2:26.283.

“Saya memiliki cukup banyak pengalaman di Sepang, saat di ATC tahun lalu. Saya paham beberapa tikungan yang jadi nilai plus saya. Dengan persiapan fisik, juga kesiapan mental, saya bertekad bisa mendapat cerita manis di awal pengalaman saya di kelas AP250 ini,” ujar Lucky.

Pebalap binaan AHM lainnya, Awhin Sanjaya yang kembali dipercaya untuk turun di kelas AP 250 pada musim ini berusaha untuk mencari setting terbaiknya pada sesi pre test. Awhin berhasil menempati posisi keempat dan mencetak catatan waktu terbaik 2:28.421 pada pre test hari pertama.

SS600

Pada hasil tes pra musim ARRC, dua pebalap AHRT berhasil membuktikan kesiapannya. Andi Gilang yang telah memiliki pengalaman di kelas ini, terus memperbaiki catatan waktu terbaiknya dan konsisten mengisi posisi 5 besar dengan raihan catatan waktu terbaik 2:11.553.

Sementara itu Rheza D anica yang melakukan penyesuaian dengan Honda CBR600RR, memerlukan proses untuk terus mendapatkan performa terbaiknya. Meski belum maksimal, Rheza dapat meraih catatan waktu terbaik 2:12.599.

Kualifikasi dan balap pertama akan diadakan pada Sabtu, 9 Maret dan balap kedua pada Minggu, 10 Maret. Jalannya balapan dapat disaksikan oleh pecinta balap Tanah Air pada akun resmi ARRC di media sosial, Facebook.

Ajang balap ARRC 2018 sendiri akan diselenggarakan sebanyak 7 seri dimana masing-masing seri akan menghelat 2 kali balapan. Seri pertama akan diadakan di Malaysia (2-3/3), selanjutnya di Australia (27-28/4), Thailand (1-2/6), Jepang (29-30/6), Korea Selatan (10-11/10), Malaysia (21-22/9) dan terakhir di Thailand (30/11-1/12).

 

22 Pembalap MotoGP 2019, Hanya 2 yang dari Asia 15 Januari, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

2e9afc88-e755-47dd-96b5-0684a61eebf0

Tim serta pembalap MotoGP musim 2019 sudah diperkenalkan secara resmi. Ajang balap paling akbar di dunia ini bakal diramaikan oleh 22 pembalap di kelas utama.

Ducati punya enam pembalap, Honda empat pembalap, Yamaha empat pembalap dan KTM juga empat pembalap, sementara Suzuki dan Aprilia masing-masing hanya punya dua pembalap.

Dari 22 pembalap tersebut, sebanyak 9 pembalap, hampir setengahnya berasal dari Spanyol, sementara dari Italia sebanyak 5 pembalap. Penyelenggara MotoGP masih gagal membuat ajang ini punya pembalap yang merata dari sejumlah belahan dunia.

043f5a47-55d2-44bc-a9f5-5a4d8ccb9dff

Kali ini pembalap kembali didominasi oleh pembalap Eropa. Pembalap dari luar benua biru ini hanya ada 3 orang, yakni dua dari Asia dan satu dari Australia. Sementara benua Amerika kembali tak bisa mengirimkan satu pun pembalapnya, apalagi Afrika.

Asia harus mengucapkan terimakasih pada dua pembalapnya yang bercokol di group hebat ini. Keduanya adalah Takaaki Nakagami dari Jepang dan Hafizh Syahrin dari Malaysia. Tahun lalu Syahrin yang merupakan debutan MotoGP menorehkan hasil cukup memuaskan dengan finis di urutan ke-16.

Syahrin mengemas 46 poin dan hanya berbeda 4 poin saja dari Franco Morbidelli yang menempati urutan 15. Sementara Takaaki Nagami mengemas 33 poin dan bertengger di posisi 20 klasemen akhir MotoGP 2018.

4e4f31e2-cab2-4ccd-a6d4-d53ec40649ca

Pembalap MotoGP 2019: 

  1. Andrea Dovizioso, Italia
  2. Johann Zarco, Prancis
  3. Petrucci, Italia
  4. Maverick Viñales, Spanyol
  5. Karel Abraham, Ceko
  6. Fabio Quartararo, Prancis
  7. Franco Morbidelli, Italia
  8. Andrea Iannone, Italia
  9. Takaaki Nakagami, Jepang
  10. Cal Crutchlow, Inggris
  11. Joan Mir, Spanyol
  12. Aleix Espargaró, Spanyol
  13. Alex Rins, Spanyol
  14. Jack Miller, Australia
  15. Pol Espargaró, Spanyol
  16. Valentino Rossi, Italia
  17. Tito Rabat, Spanyol
  18. Hafizh Syahrin, Malaysia
  19. Francesco Bagnaia, Spanyol
  20. Miguel Oliveira, Portugal
  21. Marc Márquez, Spanyol
  22. Jorge Lorenzo, Spanyol.

Baru 15 Tahun, Super Mario Membalap di Kancah Eropa 2019 15 Januari, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , , ,
add a comment

912771b3-b83d-4930-bb2a-9f94b2d21976

Menarik menanti kabar pembalap Indonesia yang bakal berlaga di luar negeri, khususnya di level dunia dan Eropa. Dimas Ekky sudah dipastikan menempati satu slot di jajaran pembalap MotoGP 2019 di kelas Moto2.

Karir Dimas meningkat setelah sebelumnya selama 4 musim membalap di kancah Eropa di ajang CEV Europe Championship di kelas Moto2. Namun belum diketahui apakat PT Astra Honda Motor akan mempromosikan pembalap lainnya di kelas ini untuk musim 2019.

Sejauh ini kabar baru menyatakan satu pembalap Honda siap berlaga di Eropa yakni Mario Suryo Aji. Pembalap berjuluk Super Mario ini bakal berlaga di kejuaraan CEV Moto3 Junior Eropa, mewakili Indonesia untuk tim Astra Honda Racing Team.

f1b27aa5-2141-477d-a148-32b5a7cb9b2b

Sebelumnya di kelas ini pada tahun 2018 berlaga pembalap Honda lainnya yakni Gerry Salim. Sebelumnya lagi adalah Andi Gilang yang membalap di musim 2016-2017.

Prestasi Mario di Balap Internasional 2018:

Mario Suryo Aji termasuk pembalap muda beruntung selain juga punya talenta bagus. Bagaimana tak beruntung, masih di usia 14 tahun pada tahun 2018 dia langsung menjalani debut di dua kejuaraan Internasional yakni Asia Road Racing Championship dan Asia Talent Cup.

Di dua event bergengsi Asia ini, Bocah Magetan Jawa Timur ini berhasil menyuguhkan prestasi yang layak dibanggakan untuk seorang debutan dengan usia muda.

Tak hanya sebagai peserta anak bawang alias asal ikut, tapi kerap bersaing di barisan depan dan membukukan beberapa podium. Bahkan mengumandangkan Indonesia Raya di negara tetangga. Semoga di Eropa cahaya balap Mario juga berkilau.

04ada518-0de4-418b-bb37-7770d99319f4

Podium dan prestasi Mario di 2018

  • Jumlah podium : 10 podium 
  • Podium pertama : 1 kali
  • Podium kedua : 7 kali
  • Podium ketiga : 2 kali

Rider Standing

  • Asia Talent Cup : 5
  • Asia Road Racing Championship : 6

Jurus Rossi Agar Yamaha Bisa Juara MotoGP di Musim 2019 9 Januari, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Yamaha.
Tags: ,
add a comment

87786e5d-4298-41b7-8663-028cc6da07f8

Valentino Rossi masih punya tekad besar menjadi juara dunia MotoGP. Tentu saja demi memenuhi ambisi untuk menorehkan rekor pribadinya. Jika bisa menang sekali saja, rekor juara dunianya makin mentereng, mengoleksi 10 juara dunia.

Nah, jika masih bisa juara dunia lagi, Rossi yang kini berumur 39 tahun bakal menjadi pembalap tertua di dunia yang bisa menjadi juara MotoGP. Namun, Rossi memendam kecewa karena dua tahun belakangan, Yamaha mendem prestasinya.

Yamaha tertinggal jauh dari Honda yang merajalela bersama Marc Marquez. Bahkan, Yamaha juga tertinggal oleh Ducati yang bergerak dinamis sejak merekrut Jorge Lorenzo dua tahun silam.

Sepanjang tahun 2018, Tim Garpu Tala hanya sanggup memenangkan satu balapan setelah Maverick Vinales juara di GP Australia. Meski begitu, Rossi masih bisa menempati posisi 3 klasemen akhir di bawah Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Melihat kondisi ini, Rossi punya jalan keluar. Rossi meminta Yamaha melakukan sejumlah perubahan. Tak tanggung-tanggung, Rossi meminta tim Yamaha meniru langkah yang telah diambil Honda dan Ducati.

Rossi meminta Yamaha mempunyai staf balap yang levelnya mendekati standar Formula 1. Untuk itu, Yamaha harus menambah sumber daya manusia. 

“Ducati yang pertama melakukan langkah dengan kuantiias sumber daya manusia dan mekanik. Jumlahnya hampir menyamai Formula 1, sementara sisanya masih sangat jauh.”

Menurut Rossi, Yamaha terpuruk karena minim berinvestasi sebaik Honda dan Yamaha, terutama jumlah personel saat balapan. Ducati, kata Rossi melangkah taktis dengan menambah kuantitas orang dan teknisi yang bekerja. “Mereka sudah seperti Formula 1. Begitu juga dengan Honda,” ungkap pembalap berjuluk The Doctor ini. 

Owh begitu toh. Semoga Yamaha sejalan dengan Rossi.

Maverick Vinales Ganti Nomor Balap Dari #25 ke #12, Antara Takhyul & Semangat Baru 7 Januari, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Yamaha.
Tags: ,
2 comments

9685eab4-d2de-4e4e-b298-409806e9c628

Menghadapi musim balap tahun 2019 ada yang baru dari pembalap Movistar Yamaha Maverick Vinales. Pembalap Spanyol tandemnya Valentino Rossi ini akan menggunakan nomor balap baru yakni #12. Sebelumnya Vinales dikenal dengan nomor balap #25.

Lho, gak biasanya nih pembalap di kelas MotoGP berganti nomor. Ada apa ya? Alasannya cukup masuk akal, tapi ada nuansa mistis juga. Kata Vinales, pergantian itu untuk menghapus kenangan masa-masa sulit bersama Yamaha dalam dua musim terakhir. 

Ya, dua musim belakangan, Vinales belum bisa menggapai prestasi terbaik, atau setidaknya menghuni tiga besar klasemen balap. Dengan nomor balap baru ini, Vinales ingin memulai era baru dengan nomor tersebut. Dalam era baru ini, termasuk menggaet kepala kru anyar, yakni Esteban Garcia.

Sementara alasan memilih nomor #12 karena Vinales dulu pernah menggunakannya pada awal-awal kariernya di balap motor. Nah, di sini nilai magisnya nomor #12 ini. Saat remaja masih menggunakan nomor #12, Vinales konon pernah mengalahkan Marquez.

235d2628-738f-4de2-bb33-8b1c94a968de

Selain itu, tahun 2019 ditargetkan oleh Vinales sebagai tahun miliknya. Karena angka-angka di tahun 2019 yakni 2, 0, 1 dan 9 jika dijumlah seluruhnya adalah menjadi 12. Waw, keren juga ya, he, he, he…

Bagi sebagian pembalap, apa yang dilakukan Marquez mungkin sebagai penambah semangat. Namun banyak yang tak setuju jika dikaitkan sebagai sebuah takhayul. Marc Marquez menyatakan langkah Vinales ini bisa saja membantu secara psikologis. 

Namun, Marquez mengaku tak mungkin mengganti nomor. Dia sudah merasa nyaman dengan nomor balap #93 yang saat ini begitu identik dengan dirinya. Sama dengan Valentino Rossi dengan nomor balap #46.

5a584664-bea5-4132-a3cc-a2e73755a834

“Ada beberapa pembalap yang sangat terobsesi (dengan nomor) dibanding yang lain. Hal-hal seperti ini bisa memengaruhi beberapa orang. Tapi, saya tak memercayai takhayul,” imbuh Marquez.

Namun, Marquez mengaku akan mempertimbangkan mengikuti jejak Vinales dengan syarat khusus. “Tapi jika dia bisa menang dengan mengubah nomornya, saya juga akan mengubah nomor saya,” ujar bercanda.

 

Pembalap dengan Gaji Terbesar, Ternyata Bukan Rossi Atau Marquez 31 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

751D8E42-136F-4055-9B4A-3978DFAE7C91

Sama dengan sepakbola, ajang MotoGP juga melahirkan banyak milyarder. Gaji pembalap mulai dari puluhan juta hingga ratusan milyar per musim alias setahun penuh. Mantap, lantas siapa pembalap dengan gaji terbesar.

Penelusuran media motosan.es yang dijutip GridOto, diketahui pembalap dengan gaji terbesar bukan juara dunia MotoGP lima kali yakni Marc Marquez atau legenda MotoGP yang telah tujuh kali menjadi juara dunia di kelas utama Valentino Rossi.

Pembalap dengan gaji paling besar, adalah Jorge Lorenzo yang musim lalu membalap untuk Ducati. Di tim pabrikan asal Italia ini, Lorenzo ditaksir bergaji antara 12,5 sampai 15 juta Euro permusim atau sama dengan Rp 208-250 miliar.

Di posisi kedua baru ditempati oleh Marc Marquez dengan gaji 12 juta Euro atau sekitar Rp 200 miliar. Valentino Rossi menempati urutan ketiga. Yamaha konon menggajinya 10 juta Euro atau Rp 166 miliar.

Namun sayangnya, gaji gede Lorenzo bakal berkurang musim 2019. Oleg Honda di musim perdananya, dia akan menerima gaji antara 4-6 juta Euro atau 66-100 milyar. Posisi pertama ini otomatis diambil alih oleh Marc Marquez 

Gaji Lorenzo musim depan kabarnya hampir sama dengan Andrea Dovizioso di Ducati dan Maverick Vinales di Yamaha.

00253257-EEF2-4195-A9AB-9F12CB3FDA90

Ini baru dari gaji lho, jika melihat dari penghasilan lainnya, seperti iklan, penjualan marchandise dll, ternyata Rossi menempati posisi teratas. Untuk urusan ini, Rossi bisa meraup sekitar 15 juta Euro atau senilai Rp 250 miliar.

Sedangkan Marc Marquez meraih 6-8 juta Euro atau Rp 99-133 miliar setiap tahunnya. Lorenzo lebih kecil lagi yakni dibawah 4 juta Euro atau Rp 66 miliar pertahunnya.

Dengan demikian, Rossi tetap jadi pembalap dengan penghasilan total terbesar di MotoGP dengan angka 25 juta Euro atau Rp 416 miliar pertahunnya. Sementara hasil total pendapatan Marquez yakni 18-20 juta Euro atau senilai Rp 299-333 miliar. Mantap !

Jayadi, Mantan Pembalap Nasional Ngebet Bekasi Punya Sirkuit Balap 30 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
3 comments

EBE94588-B597-4B89-ADD3-4BD0BB0CFCBD

Dunia balap di Bekasi boleh dikata sepi. Ajang road race hanya sekalu kali ada di kota ini. Padahal sebagai penyangga Ibukota, Bekasi seharusnya memiliki peran besar dalam kelangsungan kehidupan metropolitan baik secara sumber daya manusia hingga potensi infrastruktur. 

Termasuk di antaranya di bidang otomotif hingga olahraga yang bisa diolah menjadi sebuah industri di era modern. Tetapi dalam realisasinya, dukungan pemerintah sangat minim di bidang ini.

Karena itu, peran pemerintah maupun legislatif sangat dibutuhkan dalam hal ini untuk mendukung secara kebijakan agar menghasilkan sebuah produk berkualitas.

Hal ini yang mendasari seorang Ahmad Jayadi, mantan juara Nasional balap motor sekaligus pelaku di sektor otomotif roda dua berbasis di Bekasi untuk membuka wacana baru dalam hal mencetak generasi muda cerdas berprestasi sekaligus mengedukasi masyarakat. 

Konteksnya adalah memberi ruang untuk mereka untuk berproses mengeksresikan minat dan bakatnya di dunia olahraga khususnya balap motor.

Jayadi yang dikenal sebagai orang Pondokgede ini mengatakan, Bekasi belum memiliki fasilitas untuk generasi muda yang memiliki minat di dunia motorsport. Sementara dilihat dari potensinya mulai ada bibit pembalap hingga bengkel-bengkel modifikasi. Bukan hanya untuk mereka yang hobi balap namun penting lagi berguna alam kaitannya dengan pendidikan kesadaran berkendara untuk keselamatan di jalan. 

“Saya banyak mendapat masukan entah dari praktisi ataupun keinginan pembalap agar Bekasi memiliki tempat yang refresentatif berupa lahan sirkuit,” buka bekas Juara Nasional balap motor era  awal tahun 2000-an.

Aspirasi inilah yang disampaikan Jayadi kepada wakil rakyat di DPRD Kota Bekasi untuk berdiskusi mencari solusinya dalam pertemuan dengan  Wakil ketua DPRD Bekasi, Drs H Heri Koswara dan Ketua Praksi DPRD Bekasi, Ir Chairoman J Putro, Rabu (26/12) di Kantor DPRD Kota Bekasi.

Jayadi menambahkan, fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan juga untuk pendidikan keselamatan berkendara dalam upaya meminimalisir tingkat kecelakaan di jalan. 

87267892-760E-493E-8871-59F04E2ED683

“Edukasi mengenai safety riding untuk pengguna sepeda motor juga bisa dilakukan di lahan tersebut sebagai bagian dari kampanye keselamatan dengan mengajak beberapa pihak termasuk komunitas atau klub motor,” tambah pemilik Honda Jayadi Racing Team yang sudah beberapa kali mencetak juara di ajang balap motor nasional.

Sementara Heri Koswara menyambut baik aspirasi tersebut karena memiliki tujuan yang baik dalam memacu prestasi di kalangan generasi muda. Dari hasil pertemuan itu tercetus areal di sekitar pinggir utara Kota Bekasi untuk dapat digunakan sebagai lahan pembangunan sirkuit.

“Aspirasi ini harusnya bisa terealisasi, karena selain dapat menekan aksi kebut-kebutan di jalan, juga akan bisa melahirkan kembali pembalap nasional yang dapat mengharumkan Kota Bekasi sebagai penerus kejayaan Ahmad Jayadi,” ujar Heri. Dampak lain yang akan ditimbulkan menurut Heri adalah soal ekonomi untuk masyarakat sekitar sirkuit.

Rossi & Vinales Pilih Indonesia Untuk Perkenalan Tim Balap 2019 28 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Ducati, Honda, Merk, Yamaha.
Tags: ,
add a comment

48E3B412-8E38-4397-BCDB-A8C2708CC6B2

Tim balap MotoGP sudah menyiapkan kekuatan mereka dalam menghadapi musim balap 2019. Sejumlah tim bakal memperkenalkan kekuatan mereka di bulan Januari hingga Februari 2019.

Sangat menarik untuk menanti kekuatan ril tersebut, berikut pernak-pernik sponsor pendukungnya. Situs berita Italia, Gazetta melaporkan, bahwa tim Yamaha Factory Racing Team memilih Indonesia untuk sesi perkenalan ini.

Untuk launching tim balap ini, dua pembalap Yamaha yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales akan hadir di Indonesia pada tanggal 4 Februari 2019. 

D12BA585-A8F6-4E26-9BEE-7CEAB1A73FA2

Keduanya akan mempresentasikan tunggangan barunya serta target tim untuk MotoGP 2019. Kedatangan Rossi dan Vinales, Setelah keduanya melakukan tes resmi di sirkuit Sepang, Malaysia.

Indonesia beberapa kali dipilih sebagai lokasi perkenalan tim balap Yamaha MotoGP. Indonesia dikenal sebagai negara dengan penggila MotoGP yang besar. Di sini juga punya fans Rossi dengan jumlah besar. Di Indonesia pula negara dengan penjualan Yamaha dengan skala besar.

1BEA7E6E-429D-4344-BBAB-1B04A26835E8

Gazetta juga menyebutkan, tim pabrikan MotoGP lainnya juga sudah menyiapkan agenda serupa dengan lokasi di beberapa negara.

Ducati dengan pembalapnya, Andrea Dovisiozo-Danilo Petrucci akan melakukan perkenalan tim pada 18 Januari 2018 di Philip Morris, R&D Cube Swiss. Dua jagoan Honda, yang sama sama berasal dari Spanyol, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo memilih Madrid, Spanyol pada 23 Januari 2018.

Berprestasi di Internasional, Begini Hasil Pebalap Honda di Kejuaraan Nasional 16 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

BA4A7C4D-C135-4F7D-A957-A9B6FCC418FD

Kejurnas Indospeed Race Series (IRS) 2018 telah berakhir lewat gelaran putaran kelima yang berlangsung Kamis (13/12) di Sentul International Circuit. Setelah menuai hasil positif di ajang internasional, antara lain juaa Asia di kelas AP250, pembalap Honda juga menorehkan hasil cukup baik di kejuaraan nasional alias Kejurnas.

Pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Ahwin Sanjaya menutup gelaran Kejurnas Sport 250cc IRS 2018 putaran ke-5 dengan berada pada posisi kedua klasmen akhir dengan total perolehan 154 poin. Hasil ini diperoleh setelah Ahwin berhasil finish di posisi ketiga pada race kedua.

Di kelas dengan beragam pembalap dari sejumlah brand ini, juara nasional juga berasal dari panji-panji Honda yakni Fitriansyah Kete pembalap Astra Honda Team Yogyakarta. Posisi ketiga menjadi milik pembalap Yamaha melalui Rey Ratukore. 

FA42E74C-C091-4A38-B589-213FB1373441

Posisi empat dan lima kembali milik Honda melalui Sigit PD dan Sudarmono. Dua pembalap ini berasal dari Astra Honda Team Jakarta.

Sementara itu pebalap AHRT lainnya Rheza Danica Ahrens dan Andi Farid Izdihar yang menggantikan Mario Suryo Aji dan M. Adenanta menutup klasmen balap IRS 2018 dengan berada pada posisi ke-9, 10, dan 11, dengan masing-masing perolehan point 48, 40 dan 38 point.

Pada race pertama putaran terakhir yang dihelat hari Kamis lalu Ahwin memulai start dari posisi ke-4 dan berusaha maksimal memacu Honda CBR250RR. Ahwin mampu memulai jalannya balap dengan baik, hanya saja dengan sengitnya persaingan pada grup terdepan Ahwin harus puas untuk menyelesaikan balap pada posisi ke-5. 

Sedangkan di race ke-2 Ahwin yang memulai balap dari urutan ke-2 menutup jalannya balap dengan hasil yang lebih baik dengan mempersembahkan podium ketiga di ajang balap IRS 2018.

FF28B4A5-2BC5-4456-ADDD-73730FC7FCDA

Sementara itu rekan balap lainnya Andi Farid Izdihar pada race pertama putaran ke-5 ini memulai balapan pada posisi ke-10, mencoba maju perlahan Andi sempat menempati urutan kelima, tetapi dikarenakan over speed pada lap terakhir Andi harus puas finish pada posisi ke 10. 

Sedangkan pada race kedua Andi mencoba memasuki grup terdepan, namun sengitnya persaingan membuat Andi menutup jalannya balap seri terakhir IRS 2018 dengan finish di posisi ke-4.

Sedangkan pebalap AHRT lainnya yaitu Rheza Dhanica Ahrens yang memulai jalannya balap pada race pertama di posisi ke-8 berhasil menyelesaikan balapan pada posisi ke-4. Pada race kedua Rheza memulai start lebih baik yaitu pada pole position tetapi ketatnya persaingan membuat Rheza harus puas finish di posisi ke-5.

Klasemen Balap IRS 2018 Kelas 250cc

18C105CD-8C05-49DB-BD4D-1ADE5641C51F

Wow ! MotoGP Thailand Jadi Seri Terbaik di Tahun 2018 13 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

BF782890-8E00-487C-B66F-EDC67199F8A1

Semakin kuat saja pecinta MotoGP di dunia, khususnya Indonesia untuk hadir di gelaran MotoGP seri Thailand. Soalnya, MotoGP Thailand diganjar predikat sebagai penyelengara terbaik tahun 2018.

Tahun 2018, MotoGP digelar sebanyak 19 seri. Sementara Thailand berstatus sebagai penyelenggara terbaru di ajang balap terakbar di dunia ini. Meski baru, Thailand GP langsung muncul menjadi yang terbaik.

Balapan di negeri para dewa ini digelar di Sirkuit Buriram pada 7 Oktober 2018 dan menjadi seri balap ke-15. Buriram dibangun megah sebagai pusat balap di negeri Gajah Putih tersebut.

Penyelenggara MotoGP setiap tahunnya, melakukan pemungutan suara soal penyelenggaraan balapan. Para tim peserta sepakat memilih seri MotoGP Thailand menjadi yang terbaik.

7326615D-E9F5-4AA0-B5C2-8A5CF9B42EA5

Data menyebutkan, MotoGP Thailand diserbu penggemar MotoGP dengan jumlah penonton hingga 220 ribu orang selama tiga hari penyelenggaraan. Semua proses event berjalan lancar. Tim penyelenggaranya mendapat jempol.

Presiden Sirkuit Buriram Newin Chidchob tak menyangka GP Thailand bisa menjadi seri terbaik tahun 2018. Dengan merendah merendah dia menyebut bahwa Thailand masih belajar menjadi tuan rumah yang baik. Hemm, makin banyak saja penggila MotoGP Indonesia terbang ke Thailand.