jump to navigation

Kengerian, Antarkan Marc Marquez Juara MotoGP Ceko 2019 5 Agustus, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

37D49A92-2D80-42D6-962C-8E6388C34349

Di MotoGP Ceko, Marc Marquez tak ingin lengah. Karena ngeri dibayang-bayangi para pembalap Yamaha, dia memilih ngacir hingga akhirnya mendominasi balapan dan tampil sebagai juara di MotoGP seri Ceska 2019 tersebut.

“Saya harus tampil 100 persen sejak awal hingga akhir karena saya sedikit takut dengan pebalap Yamaha,” ujar Marquez seperti dilansir dari Crash.

Memulai balapan di Sirkuit Brno, Minggu (4/8) waktu setempat, Marquez sebagai pemilik pole position langsung memimpin di depan. Awalnya dia sempat dikuntit dekat oleh pembalap Ducati Andrea Divizioso.

Namun, hanya sebentar dia sudah melenggang sendirian. Dovi yang berada di belakang tak sanggup menyebtuh pembalap Repsol Honda Team asal Spanyol tersebut. Selisih waktunya cukup jauh, 2,452 detik dari Dovizioso.

Kali ini Marquez harus berhitung dengan para pembalap Yamaha yang belakangan mulai kencang. Hal ini terutama ditunjukkan oleh Maverick Vinales yang sempat menjadi juara di MotoGP Belanda menaklukan Marquez.

FFDCA1D7-8022-4775-9905-7F20FA950650

Satu lagi adalah pendatang baru yang sudah memberi ancaman, Fabio Quartararo yang bahkan dua kali naik podium. Bahkan mereka juga terlihat kencang pada sesi latihan dan kualifikasi.

Namun keberuntungan tak memihak para pembalap Yamaha di Ceko 2019. Posisi tertinggi direbut Valentino Rossi yang finish ke-6. Sementara Quartararo hanya finis ketujuh dan Vinales sempat terseok-seok di posisi 15 hingga mengakhiri lomba di posisi ke-10.

Kembali juara dengan mengemas 25 poin membuat posis Marquez di klasemen sementara pembalap semakin kokoh. The Baby Alien saat ini mengoleksi 210 poin dan unggul 63 poin atas Dovizioso yang berada di posisi kedua.

Hasil MotoGP Ceska 2019

29BBBCC1-81BA-4DA9-A8B2-B55941A46580

Cuaca Berubah-Ubah, Marquez Gapai Pole Position ke-58 di MotoGP Ceko 4 Agustus, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

7D1F78D8-EBBD-4C59-B032-BAF54AD8AB50

Salah satu kesulitan para pembalap adalah menghadapi cuaca di lintasan yang berubah-ubah. Hal inilah yang terjadi saat MotoGP Ceko 2019 menggelar sesi kualifikasi, Sabtu (3/8) di Sirkuit Brno.

Para pembalap memulai sesi kualifikasi dengan menggunakan ban basah mengingat hujan yang baru saja turun mengguyur Brno. Namun di pertengahan balapan, lintasan mengering.

Jalan terbaik adalah mengganti ban dengan versi slick. Hal ini dilakukan oleh semua pembalap. Laju motor pun semakin kencang. Namun drama pun terjadi menjelang beberapa menit sesi kualifikasi selesai. Hujan kembali membasahi lintasan.

95871E0B-6093-4A26-A6A1-DC0B37BA8EE5

Hal ini menjadi dilema bagi para pembalap. Pada akhirnya mereka pun beradu strategi. Kembali ke pit mengganti ban, atau tetaP melaju dengan ban botak disertai ancaman bakal terjatuh dengan mudah.

Sebagian besar pembalap akhirnya mengganti ban basah. Hanya sebagian kecil tetap melaju dengan ban slick. Hasilnya sungguh diluardugaan.

Marc Marquez yang tetap melaju dengan ban slick menuai sukses. Dia berjibaku melawan licin yang tak bersahabat dengan bannya. Dan, pembalap Repsol Honda sukses mengatasi situasi sulit tersebut dengan keunggulan besar.

5972DBCA-28A4-4D1F-BA0A-81B34AB9E025

Marquez membukukan waktu 2,524 detik atas Jack Miller (Pramac Ducati) di posisi kedua. Catatan Marquez pada sesi Q2 yang benar-benar sensasional ini juga dicatat MotoGP telah menyamai rekor pole position Mick Doohan sebanyak 58.

Melengkapi barisan depan ada Johann Zarco (KTM) yang sukses setelah bertahan dengan ban slick. Pembalap Prancis ini akhirnya menikmati memulai balapan di posisi tiga, momen yang langka sejak dia berbaju KTM dari sebelumnya Yamaha bersama Tech3.

Rival Berat Marquez, yakni Andrea Dovizioso (Ducati) akhirnya bakal start dari posisi 4. Di belakang dia ada Pol Espargaro (KTM), Alex Rin (Suzuki) dan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) di posisi tujuh.

2791B779-B876-47E3-A7D9-4A75E05E9049

Hasil Kualifikasi MotoGP Ceska 2019

Dengan Riding Ekstrim, Darius Bonceng Donna Mendaki Himalaya 2 Agustus, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Merk Lainnya.
Tags: , , ,
add a comment

A8AEBFD0-DC63-496E-9BEE-E1199C182558

Pasangan selebritis Darius Sinathrya dan Donna Agnesia berhasil masuk ke kota Manali, Himachal Pradesh di India Utara setelah bermotor sejauh sekitar 380 Km dalam dua hari dari kota Chandigarh.

Dalam keterangan pers-nya, Jumat (2/8) dijelaskan bahwa kedua pasangan yang berpetualang dalam misi Himalayan Ridge ini mengaku mendapat banyak tantangan di sepanjang perjalanan.

“Perjalanan yang penuh drama. Hujan, kabut, jurang, dan kemacetan di atas gunung sungguh luar biasa,” kata Donna yang selama perjalanan dibonceng suaminya.

Darius dan Donna mengaku telah mendapat pengalaman baru yang belum pernah dibayangkan sebelumnya. Mengendarai sepeda motor Royal Enfield Himalayan, Darius dipaksa bertahan pada cuaca dingin dan angin kencang di lereng-lereng pegunungan Himalaya di India Utara.

B8F6364F-2194-43AF-B955-F79032D6681D

“Ketika malam cuaca berubah sangat drastis. Dingin dan kabut membatasi pergerakan dan kecepatan. Batas pandang sangat dekat, sementara jalan menanjak dan berliku, itu adalah tantangan yang sangat epik,” ungkap Darius.

Kedua pasangan telah memulai perjalanan Himalayan Ridge pada Rabu (31/7). Kedua selebristis yang berperpetualang ditemani tim, termasuk jurnalis senior  dan petualang bermotor Wisnu Guntoro Adi, ini mengawali perjalanan dari kota Chandigarh.

Pada hari pertama perjalanan Darius dan Donna harus menghabiskan jarak sekitar 175 Km untuk menuju Narkanda. Selama perjalanan keduanya banyak menemui tantangan yang diakui cukup menggetarkan adrenalin.

74FCC950-30A8-4016-B2DD-5B2FBC545394

“Kami memulai perjalanan dari Chandigarh dalam waktu yang sesungguhnya kurang ideal karena sudah terlalu sore. Pukul tiga petang sangat riskan untuk memulai perjalanan ke Narkanda karena jalur naik ke tinggian sekitar 1.600 meter dari dasar permukaan laut,” terang Wisnu.

Wartawan senior ini menjelaskan hujan dan kabut tebal membuat perjalanan ke Narkanda menjadi sangat berisiko. Selain dingin yang menggigit tulang, jarak pandang yang relatif hanya 2,5 meter menjadikan laju Himalayan hanya bisa 25km per jam.

“Beruntung akhirnya kami bisa menembus Narkanda pada pukul sebelas malam. Donna masih bisa menikmati tantangan walaupun harus diterpa hujan,” Darius mengakui.

B8560FFC-7336-46BF-AA0F-3825766713BA

Sementara itu perjalanan Himalayan Ridge di hari kedua juga diakui Darius tidak kalah menantang. Meski kembali harus menghadapi cuaca malam yang dingin, perjalanan dari Narkanda ke Manali (210 Km) dihadapi dengan semangat tinggi.

Keindahan alam di sepanjang perjalanan dikatakan Donna telah menghapus rasa khawatir pada lintasan berliku dan medan-medan off-road. “Di sana gunung di sini gunung. Pokoknya gunung tidak habis-habis. Sungai-sungai yang ada di dasar-dasar jurang sangat indah,” kata ibu dari tiga anak itu.

“Jalurnya hebat! Jalan balkoni di sisi dinding batu dan jurang sangat indah dan menantang,” ucap Darius. Dia menambahkan medan-medan off-road dengan elevasi tinggi menuju Manali sebagai inti dari tantangan perjalanan di hari kedua.

“Kami sempat tersasar sekitar 30Km jauhnya. Tapi justru itu kami jadi bisa melihat keindahan yang belum pernah terbayangkan,” lanjut Darius.

A3D71437-4766-4933-A2D0-9968BECACC16

Selanjutnya, tim Himalayan Ridge akan mengeksplorasi Manali pada petualangan hari ketiga, sebelum melanjutkan perjalanan hingga menuju Khardung La di Leh Ladakh pada ketinggian 5.359 meter.

“Jarak Khardung La dari Manali sekitar 500 Km. Kami akan membagi dalam tiga hari perjalanan karena kondisi lintasan dan cuaca yang ekstrim,” tandas Wisnu.

3 Pebalap Astra Honda Siap Hadapi Balap Ketahanan Suzuka 26 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

0296A88F-D39B-4172-A052-013DF2977681

Tiga pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap bersaing di ajang bergengsi dunia, Suzuka World Endurance 8 Hours, akhir pekan ini, 26-28 Juli 2019.

Mereka adalah Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) yang akan berlaga di balap ketahanan 8 jam, sedangkan Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya akan membalap di balap ketahanan 4 jam.

Andi Gilang bergabung dengan Honda Asia-Dream Racing with SHOWA bersama dua pebalap lain, Zaqhwan Zaidi (Malaysia) dan Nagoe Teppei (Jepang), Minggu (28/7).

Sementara Irfan dan Lucky melaju bersama Astra Honda Racing Team untuk mewakili Indonesia di sirkuit legendaris Suzuka International Circuit sehari sebelumnya, Sabtu (27/7).

Andi merupakan salah satu pebalap pada persaingan ARRC, dan kini berada di posisi ketiga klasemen SuperSports 600cc. Bulan lalu, dia mendapatkan kesempatan bersaing di FIM CEV International Championship putaran Barcelona, Spanyol, dengan hasil finis di posisi ke-12 dan kelima pada dua balapan yang digelar.

Tahun lalu, menunggangi Honda CBR1000RR, Andi dan tim berhasil finish di posisi ketujuh. “Saya senang bergabung kembali di ajang Suzuka 8H Endurance tahun ini. Saya menikmati balapan tahun lalu, dan tahun ini target mendapatkan pace dan finish lebih baik bersama rekan sesama pebalap di tim,” ujar Andi.

4 Hours

Tahun ini, Irfan dan Lucky bersaing di Asia Road Racing Championship dan masing-masing berada di posisi kedua dan ketujuh klasemen kelas Asia Production (AP) 250cc. Keduanya memburu gelar pada kesempatan tahun ini demi mengharumkan nama bangsa.

“Saya memiliki pengalaman yang bagus di Suzuka 4H Endurance, khususnya saat saya meraih juara bersama Rheza Danica di ajang ini tahun 2016 silam. Dari latihan yang sudah kami lakukan beberapa hari lalu, saya optimis dengan pace time saya. Tapi saya belum puas dan berusaha untuk mempertajam pace saya di sesi latihan berikutnya,” kata Irfan.

06A61E0B-8C37-4FC5-89AC-0ED964F2AF24

Sementara Lucky di ajang ini merupakan kesempatan pertama dan menjadi tanggung jawab cukup besar yang diberikan AHRT kepadanya. “Ini merupakan pengalaman pertama saya balap dengan menggunakan CBR600RR. Saya rasa memang perlu adaptasi gaya balap setelah sebelumnya terbiasa balap dengan CBR250R. Sesi berikutnya akan saya manfaatkan sebaik mungkin memperbaiki catatan waktu,” ucap Lucky.

Suzuka 4 Hours akan digelar Sabtu (27/7/2019) pada pukul 07.00 – 11.00WIB, sementara Suzuka 8 Hours berlangsung Minggu (28/7/2019) pukul 09.30 – 17.30WIB.

Canggih, Cara Honda Menempa Pebalap Masa Depan Indonesia 23 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

B99AF6C7-24B0-4C5A-980E-E0217B70D5EB

Sebanyak 15 pebalap belia peserta Astra Honda Racing School (AHRS) memulai perjalanannya untuk meraih impian sebagai pebalap kelas dunia. Setelah melalui tahap seleksi yang diikuti lebih dari 80 pebalap, Maret 2019 silam, kini skill dan mental balap mereka ditempa dan diasah dalam program pelatihan AHRS Batch I yang dilaksanakan di Sirkuit Gerry-Mang, Subang, Jawa Barat, 19-21 Juli 2019.

Selama tiga hari, pebalap-pebalap cilik mendapatkan materi pengajaran yang tak bisa didapatkan hanya dari pengalaman mengikuti ajang balap nasional. Dibagi menjadi tiga grup, mereka wajib menyerap berbagai macam materi yang diberikan para mentor yang kenyang gelar juara, yakni Wawan Hermawan, Sudarmono, dan Hokky Krisdianto.

PT Astra Honda Motor (AHM) juga sudah menyiapkan segala keperluan mulai dari pakaian balap lengkap termasuk helm, sarung tangan, hingga sepatu balap. Termasuk mekanik yang akan membantu serta kebutuhan akomodasi dan konsumsi selama program dilaksanakan.  

5982F018-323A-47A1-9351-2AA725290BC0

Menariknya, para anak didik AHRS ini tak hanya diasah teori balap dasarnya, tetapi juga pengetahuan tentang bagian penting untuk menjadi pebalap profesional yang baik. Dimulai dengan sisi teknis, meliputi semua aspek pengetahuan teknik balap (Jumat), lalu juga pengetahuan tambahan yang sifatnya di luar aspek teknik balap, seperti sesi berbicara di depan umum (Sabtu).

Materi lain yang disiapkan dan akan menjadi porsi selanjutnya adalah pengetahuan tentang regulasi balap, mekanikal, dan masih banyak materi lainnya. Semua pengetahuan dasar tersebut dilengkapi dengan pemberian pengalaman memacu sepeda motor balap di sirkuit, menerapkan teori dasar yang sudah diberikan.

Deputy GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan, upaya mewujudkan masa depan pebalap harapan bangsa harus dimulai sejak dini. Oleh karena itu, perusahaan memberi kesempatan pada para pebalap belia yang lolos seleksi untuk mendapatkan tempaan fondasi balap yang sesungguhnya, dimulai dari usia sekolah, dan mendapatkan atmosfer balap sesungguhnya dengan sepeda motor khusus.

5D723876-F5EC-45F0-B5C9-B122168952E3

”Inilah pijakan awal yang akan membentuk masa depan pebalap Indonesia di kancah balap dunia. Setelah kami menanamkan fondasi ini, kami berharap mereka yang bergabung dalam AHRS 2019 mampu menunjukkan prestasi gemilang, mengharumkan nama bangsa paling tidak lima tahun mendatang,” ujar Andy.

Tak lagi sepeda motor produksi massal yang mereka gunakan untuk berlatih. AHM menyiapkan Honda NSF100 sebagai tunggangan dengan spesifikasi balap untuk tahap dasar. Sepeda motor ini diyakini mampu memberikanfeeling berkendara yang mirip dengan motor prototipe pada MotoGP.

Peserta AHRS juga mendapatkan pengalaman balapan yang mengasah skill mereka sejak dini. AHM memberikan pengetahuan dan pengalaman balap bak mengikuti ajang sesungguhnya. Setiap siswa akan dinilai setiap hari dan dipantau perkembangannya. Diharapkan nantinya akan terukur, hal-hal apa yang masih menjadi kekurangan untuk dibenahi, dan apa saja yang menjadi kekuatan masing-masing pebalap untuk dikembangkan di masa depan.

Pelatihan tahap 2 (batch II) selanjutnya akan dilaksanakan pada 7-9 Agustus 2019 mendatang di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya. Sementara tahap 3 (batch III) akan dilaksanakan di Surabaya pada 6-8 September 2019.

Darius Boncengin Dona Agnesia Berpetualang di Pegunungan Himalaya 23 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

7564B7ED-EC9B-4C25-9693-7573339DF0A6

Kabar petualangan disampaikan pasanga selebritis Indonesia, Darius Sinathrya dan Donna Agnesia. Keduanya menyatakan kesiapan menjalani tantangan bermotor di jalan-jalan tertinggi di dunia, Himalaya.

Darius yang akan memboncengi istrinya tersebut mengaku telah mempelajari karakter jalan-jalan di pegunungan Himalaya. Dengan begitu, dia optimis sanggup menghadapi tantangan di sepanjang perjalanan.

Seperti diketahui, Darius dan Donna akan memulai perjalanan bermotor penuh resiko di pegunungan Himalaya di kawasan Jammu & Kashmir, India pada 1 Agustus nanti.

Dalam perjalanan tersebut pasangan artis ini akan menembus jalan tertinggi di dunia hingga ketinggian 5.359 Meter dari dasar permukaan laut.

023B8385-2554-4D23-A1C8-207EDB220904

“Saya sadar perjalanan petualangan ini punya resiko cukup tinggi. Himalaya adalah pegunungan dengan iklim sangat ekstrim. Pada ketinggian 3.500 meter saja oksigen sudah menipis. Apalagi kami akan mencapai ketinggian di atas 5.000 meter,” ujar Darius.

Pria berperawakan tinggi yang gemar bermain motor trail ini juga mengatakan siap menghadapi medan-medan off-road yang membentang di sepanjang pegunungan Himalaya. Selain itu, cuaca ekstrim yang bisa menembus di bawah titik beku, dikatakan bakal menjadi tantangan tersendiri yang juga siap dihadapi.

Darius dan Donna akan memulai perjalanan bermotor dari kota Chandigarh yang berada 156 Km di utara New Delhi. Darius akan menjelajah jalan-jalan berkelok di di sisi-sisi jurang sejauh lebih dari 1.600Km sebelum tiba di ketinggian 5.359 Mdpl di Khardung La.

Selain melakukan petualangan bermotor, pada kegiatan ini pasangan ini juga akan membuat serial tayangan video internet “Himalayan Ridge.”

B2E7CCD5-4ED6-434B-8A9E-E2B1480CAF6F

“Tantangan kami selanjutnya adalah mampu bekerja dalam pengambilan gambar di atas ketinggian. Ini tidak mudah. Kami akan menghadapi tekanan suhu dan oksigen tipis selama bekerja,” imbuh presenter yang kerap bermain bola ini.

Untuk memproduksi tayangan perjalanan tersebut. Darius dan Donna akan ditemani empat riders berpengalaman yang merupakan videographer dan photographer. Salah satunya adalah jurnalis senior sekaligus petualang bermotor Wisnu ‘Gareng’ Guntoro.

Dalam jumpa pers di Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, hari ini, Minggu (21/7), Wisnu mengatakan kesalutannya pada Darius dan Donna.

 

“Boleh jadi inilah pasangan Indonesia pertama yang akan mengendarai sepeda motor hingga jalan tertinggi di dunia di Himalaya. Mereka berani mengambil tantangan yang tidak semua bikers mau dan mampu melakukannya,” ungkap Wisnu.

Selama perjalanan penuh tantangan tersebut seluruh tim akan menggunakan sepeda motor Royal Enfiled Himalayan. Mereka juga akan didukung kelengkapan berkendara berkeselamatan tinggi. Salah satu dukungan diberikan JP Industries, produsen helm merek JPX.

Mario Finis 10 Besar CEV Moto3 Aragon, Gerry Gagal Balapan 15 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

21E5CAD0-895E-4DB9-9FBE-0E99D4F47AC3

Mario Suryo Aji berhasil menyelesaikan jalannya balapan dengan baik setelah finis di posisi 10 besar pada ajang balap CEV Moto3 Junior World Championship putaran keempat yang dihelat di sirkuit Motorland Aragon, Spanyol (14/7).

Mario bekerja keras untuk beradaptasi dengan sirkuit dan mencari set-upmotor terbaik pada Jumat (12/7). Mario pun menunjukkan kepercayaan dirinya saat menjalani sesi pemanasan pada Minggu pagidengan berada di urutan keempat tercepat.

Memulai start dari grid ke-16, remaja asli Magetan, Jawa Timur ini berhasil maju tepat ke belakang rombongan terdepan, di posisi ke-10. Mario mampu menjaga kecepatan sejak lap pembuka dan mempertahankan posisinya hingga balapan berakhir sebanyak 15 lap. Dengan tambahan enam poin, Mario kini naik ke posisi ke-16 di klasemen FIM CEV Moto3 Junior World Championship.

“Saya sangat senang. Saya melakukan start yang bagus dan bergabung dengan rombongan depan selama beberapa lap awal. Setelah itu, enam pebalap mulai lepas dan saya tertahan bersaing dengan grup kedua. Saya senang bisa finis di posisi 10 besar karena ini merupakan kali pertama saya balapan di Aragon,” ujar Mario.

Sementara itu pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) lainnya Gerry Salim, tidak bisa turun pada dua balapan CEV Moto2 European Championship karena patah tulang bahu kanan yang dialami sehari sebelumnya.

EA4C967A-B58E-4FBA-A768-86930E62B3FA

Deputi GM Marketing and Planning Analysis Andy Wijaya mengatakan, Mario mencatatkan pencapaian yang terus meningkat pada setiap sesi balap di CEV. Sebagai pebalap muda di ajang balap CEV Moto3 Junior World Championship, dia cepat belajar menyesuaikan skill balapnya untuk mencetak prestasi terbaik.

“Semangat juang yang tinggi terus ditunjukkan Mario di ajang balap internasional. Tentunya kami berharap semangat ini dapat terus dipertahankan hingga akhir musim sehingga dapat mewujudkan mimpi tertingginya dengan semangat Satu Hati,” ujar Andy.

Putaran CEV International Championship berikutnya akan berlangsung di Jerez pada 29 September 2019dengan menggelar dua balapan CEV Moto3 Junior World Championship dan satu balapan CEV Moto2 European Championship.

Astra Honda Bangga, Pembalapnya Gapai 19 Poin di Kejuaraan Dunia MXGP 15 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
2 comments

C3DA84C9-6C22-4EDA-AD1A-D6607E7E98BA

Meski tampil perdana di ajang kelas dunia, tim motocross Astra Honda Racing Team (AHRT) mampu memberikan prestasi di kelas MX2, kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP). Hasilnya cukup manis dengan raihan 19 poin.

Hasil ini diperoleh di seri Palembang, Sumatera Selatan (6-7/7) dan Semarang, Jawa Tengah (13-14/7). Crossermuda AHRT Muhammad Delvintor Alfarizi menunjukkan pencapaian gemilang dengan raihan finish posisi 14 di balapan kedua MXGP Semarang.

Penampilan Adel, sapaan akrab Delvintor, di MXGP menunjukkan performa crosserIndonesia dapat bersanding dengan crossercrosserbertalenta dunia. Adel menyelesaikan kualifikasi kelas MX2 (13/7) dengan baik di posisi 16 dari 19 crosseryang bertanding. Cuaca yang bersahabat serta kontur tanah sirkuit yang baik memberikan dukungan semangat tersendiri bagi Adel.

Di balapan pertama yang digelar Minggu (14/7), Adel memulai balapan dengan baik. Sayangnya ketika menit 30 berakhir Adel terpaut 1 lap dari crosserdi depannya, sehingga crosserberusia 17 tahun ini harus puas berada di posisi ke-17 dengan raihan 4 poin saat menyelesaikan 2 lap tambahan di akhir balapan.

Tidak patah semangat, Adel bangkit dan memberikan semangat luar biasa di balapan kedua yang digelar di hari yang sama. Kondisi track yang lebih menantang karena balapan-balapan sebelumnya tidak menghalangi performa Adel bersama Honda CRF250R.

Crosserkelahiran Jakarta ini mampu melahap track dengan baik hingga menuntaskan balapan di posisi ke-14 dari 19 peserta. Atas pencapaian membanggakan ini Adel diganjar dengan 7 poin.

“Saya senang dengan sirkuit balapan kali ini. Dengan setting motor yang terus dievaluasi sejak free practice, saya berhasil finish di posisi 14 di akhir balapan. Saya berterima kasih atas dukungan dari tim dan mekanik AHRT sehingga saya dapat memberikan poin untuk Indonesia,” ujar Adel setelah menyelesaikan balapan kedua kelas MX2, MXGP Semarang.

9DBFA218-B113-421F-A071-438CA343D657

Pelajaran Berharga di Debut Perdana

Kesuksesan Adel di MXGP Semarang didahului dengan pelajaran berharga di MXGP Palembang, dimana AHRT memulai debutnya di balapan motocross bersama Adel. Kondisi cuaca yang mendung disertai dengan beberapa kali hujan lebat membuat tantangan tersendiri di sirkuit Opi Mall Palembang.

Menggunakan motor Honda CRF250R, MXGP Palembang menjadi balapan pertama bagi Adel dengan motor tersebut. Berhadapan langsung dengan crosserterbaik mancanegara di kelas MX2, Adel tidak gentar dan berhasil mengukir prestasi pertama di kualifikasi dengan posisi 19 dari 21 crosser(6/7).

Keesokan harinya (7/7), Adel berhasil menaikkan posisinya ke peringkat 17 saat finish pada balapan pertama dan kedua. Dari hasil balapan ini Adel berhasil mengantongi 8 poin, tentunya raihan poin di debut perdana memberikan banyak pelajaran berharga serta dorongan semangat untuk crosserAHRT ini.

“Raihan 19 poin yang berhasil didapat AHRT bersama Adel di MXGP menunjukkan crosserberbakat Indonesia mampu bersaing dengan crossercrosserdunia. Kami terus berkomitmen untuk mewujudkan mimpi crossermuda bertalenta untuk membanggakan nama Indonesia dia pentas balap dunia,” ujar Deputy GM Marketing Planning and Analysis division AHM, Andy Wijaya.

2 Tahun di MotoGP, Nasib Hafizh Syahrin di 2020 Belum Jelas 13 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, KTM, Merk.
Tags: ,
add a comment

F481305F-4E0E-40DA-820F-54E20FE62E21

Kehadiran pembalap Hafizh Syahrin di MotoGP membuat warna tersendiri di ajang balap nomor wahid di dunia ini. Sosoknya menjadikan MotoGP punya beragam pembalap dari belahan dunia, termasuk Asia Tenggara.

Setelah lima musim membalap di kelas Moto2, Hafizh mendapat promosi ke MotoGP tahun 2018 dengan menjadi salah satu punggawa Tech3 sebagai tim satelit Yamaha.

Di tahun pertamanya di atas motor Yamaha M1, prestasi pembalap Malaysia ini langsung mentereng. Di antara pembalap debutan dia menempati posisi kedua terbaik, beda tipis poinnya dengan Marco Morbidelli.

Namun, di tahun 2019 prestasi Hafizh Syahrin agak meredup bersamaan dengan berpindahnya Tim Tech3 membalap bersama KTM. Setelah 9 seri balapan 2019, dia baru mengemas 3 poin saja.

Kondisi ini berdampak buruk pada karirnya. Setelah bersama selama dua tahun, Tech3 tak memperpanjang kontrak Syahrin. Posisinya digantikan oleh pembalap Afrika Selatan Brad Binder.

D46AD8DF-BAC4-47CC-9020-1FFE61078733

Peluang Syahrin untuk tetap berada di MotoGP di tahun 2020 agak sempit. Karena sejumlah tim sudah memperbaharui kontrak para pembalapnya untuk musim 2020. Hanya tiga tim satelit yang masih menyisakan tiga posisi pembalap lagi.

Ketiga tim tersebut adalah LCR Honda, Pramac Ducati dan Avintia Racing. Hafizh akan bersaing dengan sesama pembalap habis kontrak seperti Takaaki Nakagami, Jack Miller dan Tito Rabat.

Pada tim-tim besar pabrikan, komposisi pembalapnya untuk tahun 2020 tak mengalami perubahan. Kita akan tunggu, kemana Hafizh Syahrin akan berlabuh tahun depan. Mudah-mudahan masih di MotoGP.

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di CEV Aragon-Spanyol 12 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda.
Tags:
add a comment

D65872DA-BCA8-4EA3-86D7-A55361498EA9

Aksi pembalap Indonesia yang berlaga di ajang Eropa kembali bisa disaksikan aksinya pada akhir pekan ini. Mereka berlaga Pada putaran ke lima ajang balap CEV International Championship pada 13-14 Juli 2019.

Para pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) tersebut bersiap menghadapi tantangan di sirkuit Motorland Aragon-Spanyol.

Mario Suryo Aji yang turun pada kelas Moto3 Junior World Championship dengan nomor 34 bertekad untuk mampu tampil maksimal pada musim pertamanya mengikuti balapan di benua Eropa.

Mario siap kembali beraksi setelah pulih dari cedera tangan kiri yang didapat karena kecelakaan pada putaran sebelumnya. Mario akan kembali melanjutkan proses adaptasinya dengan motor Moto3 pada akhir pekan ini. Saat ini, dia berada di peringkat ke-20 klasemen Moto3 Junior World Championship dengan 13 poin.

“Setelah mengalami cedera pada putaran sebelumnya, saya berusaha keras untuk pulih agar dapat mengikuti balap seri Aragon. Saya sangat bersemangat untuk memacu motor Moto3 di sirkuit yang baru buat saya, saya akan melakukan yang terbaik agar bisa cepat beradaptasi dan meraih hasil bagus untuk Indonesia dan Astra Honda.” ujar Mario.

32D5CF52-C683-45AC-991D-60C7F5C4FC31

Sementara itu Gerry Salim dengan motor nomor 31 juga bersiap tampil maksimal bertanding di kelas Moto2 CEV International Championship.

Gerry datang ke Aragon dengan percaya diri setelah menyamai hasil terbaiknya musim ini saat balapan terakhir di Barcelona-Catalunya Circuit. Hasil finis di urutan ke-10 mendorongnya naik ke peringkat ke-15 di klasemen Moto2 European Championship dengan 16 poin.

“Saya telah berlatih keras di Indonesia untuk memastikan diri siap 100 persen menjalani balapan di Aragon. Saya suka lintasan MotorLand Aragon dan saya menikmati balapan di sana tahun lalu. Sudah pasti tahun ini saya akan lebih menikmati dan akan memberikan yang terbaik, mohon doanya.” ujar Gerry.

Putaran kelima FIM CEV akan menggelar satu balapan Moto3 Junior World Championship pada Minggu (14/7/2019) pukul 18.00WIB. Selain itu akan ada dua balapan Moto2 European Championship, yaitu pada pukul 16.00dan 19.00 WIB. Semua balapan bisa disaksikan secara langsung melalui channel Youtube FIM CEV.