jump to navigation

Pebalap Astra Honda Lolos Seleksi Asia Talent Cup 2020 31 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali akan meramaikan persaingan di ajang Asia Talent Cup musim tahun depan. Tiga pebalap belia lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) lolos seleksi yang diadakan Dorna sebagai penyelenggara, Rabu (30/11/2019), di Sepang International Circuit, Malaysia.

Pebalap binaan Astra Honda yang akan berlaga tersebut adalah Azryan Dheyo Wahyumaniadi (14), Herlian Dandi (12), dan Fadillah Arbi Aditama (14). Mereka bersaing dengan hampir 90 pebalap dari berbagai negara Asia, hingga mampu tembus 12 besar pebalap yang akan mengisi grid tahun depan. Dorna juga menyiapkan lima pebalap cadangan untuk dipertimbangankan.

Seleksi dipantau langsung Alberto Puig, mantan pebalap GP spesialis pencari bakat-bakat balap terpendam dari berbagai belahan dunia. Seleksi dibagi menjadi beberapa tahap. Sekitar 90 peserta seleksi dibagi menjadi enam grup untuk pencarian 30 besar yang mampu melaju paling cepat dalam beberapa putaran.

Fase selanjutnya, dari 30 besar, diseleksi kembali menjadi 20 terbaik. Selanjutnya, diambil 12 besar dan 5 pebalap cadangan untuk mengisi slot tahun depan. Dheyo, Arbi, dan Dandi, mampu menunjukkan kemampuan terbaik di setiap fase tes dan dianggap layak bersaing tahun depan.

Dheyo, pebalap kelahiran Batam, punya catatan positif di dunia balap. Dia besar di arena motocross dengan menjadi juara nasional kelas 50 cc (2013) dan kelas 65 cc Novice (2015). 

Pada 2018, dirinya bergabung dengan AHRS dan menunjukkan kemampuan di atas rata-rata. Tahun ini, Dheyo digembleng di Thailand Talent Cup dan memenangi beberapa seri, dan bertengger di posisi keempat klasemen.

Dandi, pebalap 12 tahun asal Tangerang, Banten, juga merupakan lulusan AHRS tahun 2018. Kemampuan menonjolnya membawa Dandi ke ajang Thailand Talent Cup tahun ini. 

Dia pun mampu bersaing di papan atas dan beberapa kali meraih podium. Klasemen sementara, Dandi berada di posisi kedua, menyisakan 2 seri, dan berpeluang besar juara.

Sementara itu, Arbi juga menjadi salah satu siswa terbaik AHRS sejak 2017. Ia telah belajar banyak membalap dengan Honda CBR150R, CBR250RR, hingga Honda NSF100 tahun ini. ATC 2019 menjadi ajang internasional pertamanya.

Lolosnya tiga pebalap binaan di ajang ATC 2020 melanjutkan tradisi PT Astra Honda Motor (AHM) menghasilkan pebalap berbakat sejak 2014. Tahun ini, salah satu pebalap binaan yang ikut ajang ini, berpeluang meraih gelar juara, yakni Afridza Munandar. Masih tersisa dua balapan lagi dan Afridza akan bersaing dengan dua pebalap Jepang.

Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengapresiasi prestasi membanggakan para pebalap belia binaan perusahaan. Lolosnya tiga pebalap di ATC 2020 akan menjadi tolok ukur selanjutnya bagi pebalap dan perusahaan untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi.

”Selamat untuk Dheyo, Dandi, dan Arbi. Dengan kerja keras dan segala dukungan, mereka bertiga berhasil menginspirasi pebalap muda lainnya untuk berprestasi dan membawa nama Indonesia ke kancah lebih tinggi. Kami akan terus mencari dan membina bakat-bakat balap dari Tanah Air untuk meraih prestasi dengan membanggakan Negeri,” ujar Andy.

WorldSSP300 2019 Berakhir di Qatar, Galang Hendra ke-7 di Klasemen Akhir 28 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

6662209E-6E6A-48A5-9F12-7D9566EAE12A

Gelaran event balap dunia World SBK di kelas WorldSSP300 berakhir. Seri terakhir di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (26/10) menempatkan pembalap Indonesia Galang Pratama di posisi 7 klasemen akhir.

Dalam seri pamungkas, Galang Hendra Pratama berjuang cukup keras. Menjelang finish dia bertarung di group depan dan menempatkannya di posisi 7 diantara pembalap. Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia ini menjadi yang terbaik diantara penunggang Yamaha YZF-R3 lainnya.

Pencapaian Galang ini sangat diapresiasi Yamaha Indonesia karena hasil tersebut membuat pembalap asal Yogyakarta ini berada di posisi ke-7 dalam klasemen akhir WorldSSP300 dengan 64 poin. Hasil ini lebih baik dari perolehan musim 2018.

Disamping itu, Galang Hendra Pratama juga sukses berada di posisi ke-2 untuk kategori Tissot Superpole yang mengacu hasil kualifikasi dan juga runner-up kategori Pirelli Best Lap. Hasil Inipun turut menjadikannya yang terbaik diantara pengguna Yamaha YZF-R3.

7175C9CE-41B6-4439-91E3-A54FA71CF90E

“Di race ini, saya terus berada di top group mulai awal lap. Saat 2 lap sebelum finish, saya lebih fokus dan tenang dan siapkan strategi untuk bisa overtaking, namun sempat bersentuhan pembalap lain juga dan hampir saja lowside. Saya terus menjaga pace sampai finish dan akhirnya saya finish di P7,” terang Galang.

Sementara itu, M Faerozi yang di seri ini tampil sebagai pembalap wild card, mengaku mendapat banyak pengalaman pada penampilan pertamanya di WorldSSP300 Qatar.  Hal ini menjadi modal penting bagi Faeroz, sapaan akrab pembalap asal Lumajang berusia 16 tahun tersebut untuk karir balapnya kedepan.

Sempat berada di barisan depan, namun Faeroz terhalang oleh beberapa rider yang mengalami accident. Hasil race WorldSSP300 Qatar, Faeroz finish di urutan ke-20.

Marc Marquez Cetak Kemangan ke-11 di MotoGP 2019 27 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

39D42C43-23BE-4014-AE94-B54A463B8D91

MotoGP 2019 sudah digelar sebanyak 16 seri. Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berhasil mencetak 11 kemenangan setelah menjadi juara di seri Australia yang digelar Minggu (27/10).

Marquez kembali melakukan atraksi manis sekaligus menakutkan menjelang finish. Dia berhasil menyalip Maverick Vinales di lap terakhir untuk merebut gelar juara.

Di Sirkuit Phillip Island, Minggu (27/10) siang WIB, The Baby Allien nampak tak mengendorkan semangat juangnya meski telah memastikan gelar juara dunia sejak MotoGP Thailand atau 4 seri sebelum MotoGP berakhir.

Kali ini sial menimpa Vinales. Dalam mengejar kembali peluang juaranya dari Marquez, dia terjatuh dan gagal mendapatkan poin. Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow mencatatkan hasil terbaiknya tahun ini dengan podium kedua.

3F411F5E-4BCC-4047-95BF-02F7FC8467D9

Pembalap LCR Honda lainnya Jack Milller melengkapi podium. Valentino Rossi yang membalap dari posisi 4, gagal menembuas podium dan hanya finish di posisi delapan dan Andrea Dovizioso tepat di depannya.

MotoGP masih menyisakan dua balapan lagi. Yakni MotoGP Malaysia pada 3 November dan MotoGP penutup di Valencia, 17 November.

MAXI Yamaha Day 2019 Ditutup di Dieng-Wonosobo 25 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Yamaha.
Tags:
add a comment

1BEA1141-ED76-4090-B65B-96C8FE3F5AD0

Setelah berlangsung di 11 kota, MAXI Yamaha Day tahun 2019 akan ditutup pekan ini di Dieng, Jawa Tengah. Digelar sejak pertengahan tahun, event ini menjadi pusat berkumpulnya konsumen skutik MAXI Yamaha itu.

Destinasi pariwisata di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah itu, tepatnya di Lapangan Pandawa Candi Arjuna bakal menampung ratusan bikers pecinta matik MAXI Yamaha, 26-27 Oktobernanti.

Mereka touring bersama menuju pusat acara untuk mengikuti setumpuk aktivitas di acara camping semalam di Dieng. Fun games dan kompetisi berhadiah menarik menggali kreatifitas peserta.

Lalu mereka diberikan kesempatan menambah pemahaman teknis dalam coaching clinic keunggulan produk Yamaha, salah satunya Power Weight Ratio Aerox 155 VVA.

Di sisi lain, kreasi peserta juga ditunjukkan lewat modifikasi line up skutik MAXI Yamaha yang dipajang di venue acara. Yang lainnya tak lupa memanfaatkan free check sepeda motor yang ditangani teknisi handal Yamaha.

Lalu puncak perayaan tahun ke-3 MAXI Yamaha Day digelar dalam seremoni khusus. Kepedulian terhadap sesama juga diperlihatkan lewat CSR penanaman pohon di sekitar wilayah Dieng.

Sementara itu, band Kotak asal Jakarta menjadi bintang utama entertainment yang akan menghibur dengan lagu-lagunya. Ikut tampil finalis Lexi Jingle Competition untuk menyemarakkan atmosfer malam yang beda di Dieng.

2 Tahun Keliling Dunia, Kang JJ Andalkan Honda Africa Twin DCT 23 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk, Tips & Trik.
Tags: , ,
add a comment

98320C3C-FB43-4A57-A6B6-B6524B4B733C

Jeffrey Polnaja sudah tak tahan untuk kembali berkelana keliling dunia untuk kedua kalinya setelah melakukanya di kurun waktu 2006-2009. Tahun ini dia sudah menyiapkan ekspedisi keliling dunia yang kedua dengan nama “Equator Ride – Stitching The World”.

Pria yang akrab disapa Kang JJ, singkatan dari Joerig Jalanan, akan dilepas dari Bandung pada 28 Oktober, bersamaan dengan perayaan Sumpa Pemuda. Dalam perjalan dari kutub menembus kutub semula selama dua tahun, dia akan menjelajah lebih dari 20 negara.

Dalam beberapa pekan ini dia telah beradaptasi dengan sepeda motor kawan perjalanan, yakni Honda Africa Twin DCT. Motor 1000 cc bergaya adventure ini telah diajaknya melibas medan touring di pesisir selatan Jawa Barat. JJ mengaku sudah menemukan kenyamanan serta memahami dengan baik teknologi modern pada sepeda motor ini.

E89D23F5-10C6-4F98-BAC3-FA0F29C495D3

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2006, perjalanannya didukung BMW R1150GS. Lantas apa yang membuat Kang JJ memilih Honda Africa Twin DCT – Adventure Sports 1000?

Pilihannya pada Honda Africa Twin DCT yang sudah dijual PT Astra-Honda Motor (AHM) di pasar Tanah Air, jelas Kang JJ karena sudah mengadopsi teknologi modern. “Karakternya yang dual-purpose sesuai dengan misi yang akan saya jalani nanti,” jelas Kang JJ sebagaimana dikutip drivenhype.

Kendati dengan pilihannya tersebut, ada beberapa rekannya yang menganjurkannya agar memilih motor berteknologi lebih konvensional saja agar mudah tertangani ketika ada trouble yang jauh dari keramaian.

“Justru adanya keraguan beberapa teman terhadap kondisi teknologi canggih yang disematkan pada Africa Twin, bikin saya malah jadi penasaran ingin menjajal langsung bagaimana performa dan durability-nya. Bener gak, teknologi canggih Honda Africa Twin tersebut mampu mengatasi kondisi ‘real’ cuaca dan jalan sesungguhnya?” jelas Kang JJ.

A17D623A-BC2D-42EF-B25E-3B72755BDD2A

Motor Africa Twin DCT Adventure Sports 1000 yang ditunggangi Kang JJ kini terus dalam tahap persiapan, khususnya penambahan aksesori. “Kalau soal performa, saya sudah coba, dan sesuai dengan selera dan kebutuhan saya nanti di perjalanan,” ungkapnya.

Tunggannya ini juga sudah diberi sentuhan personalisasi sesuai kebutuhan, seperti aplikasi ban dual-purpose produk Shinko tipe 705 (ban depan) dan 805 (ban belakang).

Lalu ada penambahan foglamp LED untuk kemudahan perjalanan malam, dan satu set boks bagasi produk Eiger Equator Ride Box, termasuk riding gears seperti jaket, sepatu, sarung tangan, dan pelindung tubuh lainnya dari produk Eiger.

ATC Jepang 2019: Posisi Tiga Klasemen, Afriza Masih Buru Gelar Juara 22 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda.
Tags: , ,
add a comment

5641417E-85FE-4484-A68F-BC14862D5EBE

Jakarta – Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Afridza Munandar menuntaskan balapan kedua ajang Asia Talent Cup (ATC) seri kelima di Sirkuit Twin Ring Motegi pada posisi ketujuh (20/10). Modal positif sudah dikantongi Afridza terutama ketika menapaki podium kedua saat balapan pertama kemarin (19/10), sehingga peluang juara masih terbuka.

Pebalap asal Bogor, Afridza Munandar melakoni balapan pertama (19/10) pada posisi kelima hasil kombinasi catatan waktu kualifikasi 1 dan 2 di ATC Motegi. Begitu lampu start menyala, Afridza melakukan start yang kurang mulus, dirinya pun tercecer hingga posisi kedelapan.

Perlahan Afridza mulai memperbaiki catatan waktu dan performanya. Perjuangannya tak sia-sia, ketika memasuki 2 lap terakhir, Afridza dapat berjibaku di posisi tiga besar. Dirinya pun mengakhiri balapan dengan raihan podium kedua.

Pada race kedua (20/10), Afridza yang memiliki modal positif di balapan pertama berusaha kembali meraih podium. Sayang, dirinya kembali melakukan start yang kurang mulus. Upaya untuk keluar dari rombongan kedua dan mendekati grup terdepan terus dilakukannya, persaingan Honda NSF250 yang digunakan para pebalap cukup sengit.

Hingga akhirnya Afridza harus puas menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. Hasil klasemen sementara Afridza berada di posisi ketiga dengan raihan 142 poin, terpaut 27 poin dari pemuncak klasemen.

Afridza mengakui balapan yang sangat sulit di balap kedua ini. Lepas start dia kembali tertinggal seperti di balap pertama. Usahanya untuk tetap fokus dan mengejar rombongan depan terhalang pebalap lain yang sangat agresif.

“Hasil ini kurang memuaskan, tapi saya syukuri karena masih punya peluang dalam perburuan gelar juara. Di seri Malaysia saya akan memberikan seluruh kemampuan saya untuk bisa meraih hasil terbaik,” ujar Afridza.

Sementara itu, Adenanta Putra sebelumnya tidak dapat menyelesaikan balapan pertama karena mengalami high side. Kali ini di balapan kedua, dirinya mampu menyelesaikan balapan di posisi kedelapan. Meski harus tertatih dengan mengawali start di posisi ke 15, pemuda asal Magetan ini mampu memangkas jarak dengan pebalap-pebalap didepannya.

“Di balap 2 ini saya berusaha lebih fokus dan tenang. Selepas start, saya mampu berada di rombongan 2 dan bertarung di grup tersebut. Usaha keras saya berbuah hasil posisi 8. Bukan hasil yang saya harapkan, tapi ini akan menjadi motivasi ekstra buat saya menghadapi seri Sepang. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik,” ujar Adenanta.

E451D044-7C5E-4B25-A478-67B143F664AD

Pebalap binaan AHM lainnya Herjun Atna Firdaus, Hildan Kusuma harus puas untuk finis pada posisi 12 dan 14 pada balap kedua ATC Motegi. Petaka menimpa Abdul Mutaqim ketika dirinya harus menyelesaikan balapan lebih awal karena mengalami high sidepada lap kedua.

Deputi GM Marketing, Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan persaingan yang ketat di dua seri terakhir ATC ini dapat mengasah kemampuan dan mentalitas para pebalap muda binaan AHM. Dukungan serta doa masyarakat Indonesia tentu akan menjadi energi tersendiri bagi mereka.

“Hasil pada balap di ATC Motegi ini tentu dapat menjadi bekal evaluasi untuk menghadapi seri terakhir di Sepang nanti. Perburuan gelar masih terbuka. Meski berusia muda, saya yakin pebalap binaan kami dapat menunjukkan kemampuannya dengan mental juara,” ucap Andy.

Ajang Asia Talent Cup 2019, masih menyisakan satu seri terakhir yang akan digelar di Sepang International Circuit, Malaysia pada 2 – 3 November 2019.

MotoGP Jepang 2019: Marquez Kasih Honda Gelar Juara Konstruktor 20 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

3DBDD483-B0AC-4A95-89A0-7696CE988DD1

Pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez menyudahi balapab MotoGP Jepang 2019 dengan perkasa. Sejak start hingga finish posisi pertama miliknya tak tersentuh oleh pembalap lainnya.

Kali ini, Fabio Quartararo kembali menunjukan tajinya sebagai pembalap utama di kelas MotoGP dengan menempati podium kedua. Kali ini podium dilengkapi oleh pembalap Ducati melalui Andrea Dovizioso.

Marquez seperti memberi pertunjukan spesial buat Honda di Twin Ring Motegi, Minggu (20/10/2019) siang WIB. Dia ingin menunjukkan kepiawaiannya dalam membalap, begitu juga dengan kekuatan motor Honda RC213V.

Dengan kemenangan Marquez ini, Marquez telah memenuhi targernya untuk mempersembahkan gelar juara dunia konstruktor kepada Honda di balapan kandang ini.

Honda secara konstruktor mengumpulkan total poin sebanyak 356. Nilai ini tak terkejar lagi oleh Ducati di peringkat kedua dengan selisih 86 poin. Ini menjadi gelar keempat beruntun bagi Honda dan total menjadi juara dunia konstruktor ke-25.

Marquez dengan hebatnya kembali menjadi penyumbang terbesar bagi Honda dengan memborong 10 kemenangan sepanjang MotoGP 2019. Dia menyumbang total 350 poin untuk Honda. Enam poin lainnya berasal dari Takaaki Nakagami yang jadi pebalap Honda dengan posisi finis terbaik di MotoGP Amerika Serikat.

Sebelumnya, Marquez telah mempersembahkan gelar juara MotoGP 2019 untuk Honda setelah menjadi juara di MotoGP Thailand dua pekan lalu. Untuk bagian ini, Marquez telah memberi Honda 6 gelar juara dalam 7 tahun kesertaannya di kelas utama MotoGP.

MotoGP 2019 masih menyisakan 3 seri lagi. Seri berikutnya akan digelar di Sepang Malaysia pekan depan. Setelah itu MotoGP berlanjut ke Phillip Island, Australia dan Valencia, Spanyol.

Pasukan Balap Indonesia Siap Kejar Podium di ATC Motegi 18 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

E57C28CC-451F-41CC-A926-25042BE908E6

Pebalap-pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) bersiap menghadapi persaingan di ajang balap Asia Talent Cup (ATC) pada akhir pekan ini yang digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang (19-20/10).

Digelar bersamaan dengan ajang balap dunia MotoGP, seri kelima ATC ini siap dihadapi para pebalap Indonesia dengan bekal positif.

Hasil perolehan klasemen sementara, Afridza Munandar berbekal 113 poin dengan mengisi posisi ketiga dan hanya selisih 20 poin dari pemimpin klasemen sementara. Adenanta Putra memperoleh 99 poin pada posisi keempat.

Sementara itu pebalap binaan AHM lainnya, Herjun Atna Firdaus, Abdul Gofar Mutaqim, dan Hildan Kusuma masing-masing berada pada posisi 7, 13 dan 15 hasil klasemen sementara.

Afridza yang meraih podium ketiga pada seri sebelumnya di Buriram, merasa optimis dalam menghadapi seri kelima ini.

“Minggu ini akan menjadi sangat penting dalam perburuan gelar juara ATC. Saya sudah sangat siap menghadapi seri ini, terlebih dengan podium yang saya raih di pada putaran sebelumnya. Semoga saya mampu tampil maksimal dan menjaga kesempatan saya menjadi juara,” ujarnya.

167F9E29-180E-403E-8E6C-864D5C4F2047

Sementara itu pebalap asal Magetan, Jawa Timur Adenanta Putra memiliki motivasi tersendiri dalam menghadapi seri Motegi ini. “Peluang meraih gelar juara yang masih terbuka memberikan motivasi lebih bagi saya di seri Jepang ini. Semoga saya mampu memberikan hasil terbaik dan tetap memiliki peluang menjadi juara di ATC. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Adenanta.

Dengan menggunakan motor sport Honda NSF250R, ajang ini diikuti 19 pebalap muda yang berasal dari berbagai negara Asia seperti Indonesia, Malaysia, Jepang, Thailand, Australia, dan Turki. ATC dihelat sebanyak dua kali balapan pada setiap serinya, ATC 2019 digelar sebanyak 6 putaran.

Balapan pertama pada ATC 2019 seri kelima ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu (19/10) pada pukul 14.15WIB dan race kedua pada hari Minggu (20/10) pada 08.30 WIB. Kedua balapan tersebut akan digelar sebanyak 15 laps dan dapat disaksikan pada akun facebook Asia Talent Cup maupun channel youtube Asia Talent Cup.

Daftar 10 Pembalap Terbaik Sepanjang Masa, Rossi ke-1, Marquez ke-3 16 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags:
add a comment

8489B036-F8D5-4BA8-A79A-AC07080BABC2

Hanya beberapa hari setelah Marc Marquez memastikan menjadi juara dunia MotoGP 2019  usai MotoGP Thailand, 6 Oktober lalu, Crash sebuah media motorsport asal Inggris mengeluarkan tulisan tentang siapa 10 pembalap terbaik dunia hingga tahun 2019 ini.

Crash menempatkan pembalap Repsol Honda Marc Marquez di posisi ketiga pembalap terbaik sepanjang masa. Sebuah pencapaian tinggi, mengingat Marquez baru 9 tahun membalap di kelas utama.

Tentu saja namanya masih kalah prestasi dengan pemuncak klasemen, yang ternyata jatuh pada Valentino Rossi. Rossi sudah 23 tahun membalap di MotoGP. Sepanjang itu pula nama pembalap Italia yang membalap untuk Yamaha ini, begitu populer.

CE3D2247-32E4-4D75-B277-9B52F5DFD4DC

Rossi juga memiliki koleksi gelar lebih banyak ketimbang Marquez. Rossi sudah 9 kali jadi juara dunia dengan di antaranya juara 7 kali di kelas utama. Sementara Marquez hanya berbeda 1 saja dengannya.

Meski memiliki 9 gelar juara dunia, Rossi ternyata menyisisihkan pembalap dengan koleksi gelar terbanyak yakni Giacomo Agostini yang punya 15 gelar di semua kelas.

4DD46148-4FA4-432D-84CB-FCE8C270D69D

Rossi & Agostini

Ternyata penilaian Crash bukan hanya berdasar koleksi gelar saja. Tapi bagaimana sang pembalap membawa pengaruh dan dampak besar pada ajang balap terbaik dunia ini. Mencatat rekor-rekor yang belum pernah dibuat pembalap lainnya.

10 nama yang dirilis oleh Crash sebanyak 7 pembalap berstatus legenda dan sudah pensiun. Hanya tiga pembalap juara dunia yang masih aktif membalap. Selain Rossi dan Marquez, ada nama Jorge Lorenzo di peringkat buncit.

97D4C45E-169A-409C-90AB-97AFC5506CDD

Marc Marquez & Mick Doohan

Siapa saja mereka, ini dia:

10 Pembalap Terbaik Dunia

  1. Valentino Rossi (Italia)
  2. Giacomo Agostini (Italia)
  3. Marc Marquez (Spanyol)
  4. Mick Doohan (Australia)
  5. Mike Hailwood (Inggris)
  6. John Surtees (Inggris)
  7. Eddie Lawson (Amerika Serikat)
  8. Kenny Roberts (Amerika Serikat)
  9. Casy Stoner (Australia)
  10. Jorge Lorenzo (Spanyol).

CEV International Championship 2019: Andi Gilang Finis ke-7 di Albacete-Spanyol 14 Oktober, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , , ,
add a comment

DCC340B9-0BEE-4455-9D8B-8AAE853CD4B3

Pebalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar mampu unjuk gigi dengan finis di posisi ke-7 pada balapan kedua ajang balap CEV International Championship kelas CEV Moto2 European Championship yang diselenggarakan di sirkuit Albacete, Spanyol (13/10). Pencapaian Andi Gilang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pebalap tangguh di sepanjang gelaran balap di Eropa ini.

Seri ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap Astra Honda Racing Team yang baru kali pertama balapan di sirkuit Albacete. Di kelas Moto2 European Championship balapan dihelat sebanyak dua putaran, Andi Gilang dan Gerry Salim menjalani debut mereka di Sirkuit Albacete.

Pada balapan pertama, Andi berada di posisi 10 besar sebelum bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya kehilangan beberapa posisi. Dia berhasil bangkit dan akhirnya finis di posisi ke-12.

Pada balapan kedua yang dikurangi menjadi 10 lap karena red flag, Andi memperbaiki hasil balapannya sehingga pebalap asal Bulukumba Sulawesi Selatan ini berhasil finis di posisi ke-7 dan meraih beberapa poin penting yang mengantarnya naik ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan 36 poin.

EF856480-BC99-4D13-9B58-184318E0D38E

“Balapan pertama berjalan sulit karena saya tersenggol pebalap lain. Saya harus berusaha keras untuk mengejar dan akhirnya bisa finish di urutan ke-12. Pada balapan kedua, feeling saya dengan motor lebih baik dan saya lebih percaya diri sehingga akhirnya membawa saya di posisi ke-7,” ujar Gilang seraya berjanji akan tampil lebih baik di seri terakhir di Valencia pada 10 November 2019.

Rekan satu timnya, Gerry Salim belum mendapatkan hasil maksimal dari kerja kerasnya di Albacete. Pada balapan pertama, Gerry finis di posisi ke-13, hanya berjarak 0,5 detik dari Andi Gilang yang finis ke-12.

Pada balapan kedua, Gerry mengalami masalah mekanik ketika berada di posisi ke-9 dan meskipun balapan dihentikan sementara karena bendera merah, sehingga dia tidak bisa bergabung kembali ketika balapan dimulai lagi. Hasil ini membuat Gerry berada di posisi ke-17 klasemen dengan 26 poin.

Pada balapan kelas CEV Moto3 Junior World Championship, Mario Suryo Aji belum memberikan hasil positif karena terjatuh saat menjalani balapan. Ketika bersaing di grup depan dan berada di posisi ke-15, pebalap muda ini kehilangan cengkeraman ban depan di tikungan 11 dan tak bisa bergabung kembali. Dengan hasil ini Mario tetap mengantongi 26 poin dan berada di peringkat ke-16 klasemen sementara.

487DA036-F39E-4237-8ADD-3DB1C445F869

Deputy GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan hasil dari balapan pada setiap seri dapat menjadi pijakan penting bagi tim untuk satu seri terakhir CEV International Championship musim balap tahun ini.

“Para pebalap muda binaan AHM ini berhasil menunjukkan kerja keras luar biasa selama balapan beberapa seri di benua Eropa ini. Kami berharap segala tempaan dan hasil balap yang diperoleh mereka selama ini dapat terus ditingkatkan dan semakin memberikan kebanggaan untuk bangsa kita di dunia balap,” ujar Andy.