jump to navigation

HUT Polri 1 Mei Bikin SIM gratis, Ada Syaratnya Lho ! 16 Juni, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

6D27C1E0-D951-4263-AB1B-0DDE79726DF3

Menyambut hari ulang tahun Kepolisian Indonesia pada 1 Juli 2020, berita baik muncul. Yaitu pembuatan SIM gratis dan hanya berlaku pada tanggal 1 Juli 2020 tersebut.

Pembuata SIM gratis untuk memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-74 yang jatuh pada 1 Juli 2020 ini cukup membantu masyarakat yang tengah dilanda kesulitan karena Cobid-19.

Pelaksanaan akan berlaku serentak di seluruh Indonesia. Namun ada tapinya lho. Tak semua warga bisa menikmati pembuatan SIM gratis ini. Masing-masing Polda memberikan syarat yang berbeda-beda m satu dengan lainnya.

Jadi hanya berlaku untuk kalangan tertentu saja sesuai kebijakan masing-masing Polda. Dirlantas Polda Jawa Timur misalnya, menetapkan syarat pembuatan SIM gratis bagi warga yang memiliki tanggal lahir 1 Juli.

Lalu Satlantas Polres Kepulauan Sangihe juga menetapkan syarat sama, yakni pembuatan SIM gratis untuk warga yang berulang tahun 1 Juli. Syarat serupa juga berlaku di Polres Pelabuhan Makassar, Polrestabes Bandung, Polres Pangkal Pinang.

Sementara di Polres Banjar di Jawa Barat, menambah syarat lainnya yakni bagi mereka yang bernama Juli juga gratis membuat SIM.

Dari Korlantas.polri.go.id, Kasat Lantas Polres Pangkalpinang AKP Sriyadi menambahkan layanan pembuatan SIM gratis juga dikhususkan bagi warga yang kurang mampu, sopir angkutan umum dan tukang ojek.

Nah, bagi kawan-kawan yang ingin menikmati layanan pembuatan SIM gratis, cek saja di masing-masing Poldanya. Semoga kamu beruntung bro !

Kabar Gembira ! Selama PSBB Perpanjang SIM Bisa Online 4 Juni, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas, Teknologi.
Tags:
add a comment

8FC5C699-32ED-46B6-9A31-30A711E1D3E4

Antri besar-besaran masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM terjadi awal pekan ini. Salah satu jalan keluar terbaik Polri memberlakukan perpanjangan SIM secara online. Kabar gembira ini !

Antrian terjadi karena pemilik SIM yang masa berlakunya habis selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat Covid-19 mulai memadati sejumlah kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas).

Padahal Polisi telah mengimbau masyarakat tak perlu terburu-buru untuk memperpanjang masa berlaku SIM.

Karena diskresi diberikan dengan tidak adanya aturan tilang bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis dalam periode 17 Maret hingga 29 Juni 2020.

Diberikan juga dispensasi kepada pemilik SIM yang masa berlakunya habis dalam periode tersebut untuk dapat memperpanjang SIM setelah tanggal 29 Juni tanpa perlu membuat SIM baru.

Sekarang, masyarakat dapat melakukan perpanjangan SIM A dan C secara online.

Jaringan tersebut terhubung dengan sejumlah Satpas yang terdaftar secara online tanpa terikat alamat pada KTP asal.

Daftar satpas yang sudah terdaftar online dapat dilihat pada bagian ‘Daftar Satpas Online’ di laman http://sim.korlantas.polri.go.id/devregistrasi.

Dikutup dari laman resmi Korlantas Polri, begini cara perpanjang SIM secara Online:

1. Pemilik SIM yang ingin memperpanjang SIM mengunjungi laman http://sim.korlantas.polri.go.id/devregistrasi/index.php/registrasi/index

2. Pilih menu perpanjangan SIM pada kolom jenis permohonan

3. Pemilik SIM kemudian mengisi formulir registrasi perpanjangan SIM

4. Menginput kode verifikasi kemudian klik tombol kirim. Bukti registrasi perpanjangan SIM akan dikirim melalui email

5. Pemilik SIM melakukan pembayaran perpanjangan SIM melalui BRI. Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) perpanjangan SIM sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas jenis PNBP yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, yakni:

  • SIM A & A Umum Rp. 80.000
  • SIM B1 & B1 Umum Rp. 80.000
  • SIM B2 & B2 Umum Rp. 80.000
  • SIM C Rp. 75.000
  • SIM D Rp. 30.000

Adapun biaya-biaya selain PNPB terkait layanan SIM Online adalah biaya administrasi sebesar Rp 5.000.

6. Pemilik SIM mendatangi Satpas atau lokasi SIM keliling sesuai pilihan saat melakukan registrasi.

Mereka diwajibkan membawa persyaratan administrasi, bukti registrasi, dan bukti pembayaran. Persyaratan administrasi pengajuan perpanjangan SIM, yakni

a. Kartu Tanda Penduduk asli setempat yang masih berlaku bagi Warga Negara Indonesia atau dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing

b. SIM lama

c. surat keterangan lulus uji keterampilan simulator

d. surat kesehatan dari dokter

7. Pengambilan foto dan pencetakan SIM baru

Lebaran Mudik Lokal Bebas, Ini Tata Cara Untuk Pemotor 14 Mei, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

5CE42010-1637-4ACF-B40C-3E5CA6D7E50C

Pemerintah telah mengeluarkan aturan untuk melarang warga yang tinggal di dalam zona merah agar tidak mudik ke luar daerah. Meski begitu, untuk di dalam wilayah dikasih kebebasan.

Pemerintah di wilayah Jabodetabek memberi kelonggaran bagi warga di wilayah ini untuk bepergian terutama saat Lebaran nanti. Jika keluar daerah dilarang, namun mudik masih di antara Jabodetabek tak dilarang.

Ya, mudik lokal atau bepergian di wilayah pembatasan sosial berskala besar (PSBB), khususnya Jabodetabek, tidak dilarang. Misalnya saat Lebaran, sebuah keluarga yang tinggal di bekasi lalu hendak mengunjungi saudara di Jakarta Utara.

Meski begitu, dikatakan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, mudik lokal antarwilayah di Jabodetabek dibolehkan dengan syarat harus mematuhi aturan PSBB.

Antara lain untuk warga pengguna motor. Jumlah penumpang maksimal dua orang dan harus berada di alamat KTP yang sama.

Dalam bermotor harus menggunakan seluruh persyaratan dalam aturan PSBB, seperti masker dan sarung tangan, serta helm.

Hal yang sama dikatakan oleh Dirlantas Poda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. Pihaknya tak bisa melarang orang-orang yang bepergian dalam jarak dekat pada masa pandemi ini.

Selama pengendara masih mematuhi aturan PSBB, mereka bisa bepergian di wilayah lokal.

Meski tak ada penindakan, warga tetap dihimbau untuk di rumah saja. Mudik lokal disebut masih berpotensi membuat penderita virus corona meningkat drastis.

Hadir di Bulukumba-Sulsel, Tebak Gojek Sudah Beroperasi di Berapa Kota? 10 Mei, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

9BBB19C8-2CEE-4771-8BAD-1E0F74941359

Gojek secara resmi hadir di Kabupaten Bulukumba. Kehadirannya ditandai dengan pemakaian helm perdana bagi pengemudi Gojek yang dilakukab oleh Bupati A. M.  Sukri.  A. Sappewali.

Peresmian ini juga dihadir oleh District Head Gojek Makassar Adwin Pratama Anas, Senior Associate Government Relation Gojek Indonesia Timur Mohammad Khomeiny dan District Operation Manager Gojek Makassar Kurniawan.

Gojek, perusahaan teknologi aplikasi terbesar di Asia Tenggara, kini memiliki pertumbuhan yang begitu pesat. Sejak didirikan pada tahun 2010 dan aplikasinya diluncurkan pada tahun 2015, Gojek telah membuktikan bahwa pengemudi ojek dapat melakukan banyak hal, lebih dari sekadar memberikan layanan transportasi.

Melalui teknologi, Gojek telah meningkatkan taraf hidup jutaan pengusaha mikro termasuk mitra pengemudi, pemilik restoran, pengusaha rumahan dan profesional lainnya.

Dengan semangat untuk tetap tumbuh dan memberikan dampak sosial seluasnya, pada hari ini Gojek resmikan operasional layanannya di Kabupaten Bulukumba.

Dengan perluasan usaha hingga ke Bulukumba, berarti Gojek sekarang hadir di 210 Kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Gojek membuka empat layanan di Bulukumba untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan melalui layanan GoRide, GoFood, GoSend dan GoPay.

Gojek mengutamakan rekrutmen pada pengemudi ojek lokal yang merupakan putra daerah, serta hadirnya Gojek untuk mendukung transportasi yang sudah ada sebelumnya.

Gojek memberikan dampak positif berupa kemudahan bagi masyarakat dan juga peningkatan perekonomian di tataran mikro selama masa pandemi Covid-19.

Layanan dalam Gojek juga membantu seruan pemerintah untuk di rumah saja untuk mengurangi penyebaran pandemi COVID-19. Dengan menghadirkan layanan GoFood & GoSend untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan menjalankan bisnis UMKM.

Hadirnya Gojek di Bulukumba mendukung Pemerintah Daerah dalam penyediaan lapangan pekerjaan bagi pekerja informal selama pandemi Covid-19 berlangsung. Pekerja informal tetap mendapatkan akses untuk dapat meningkatkan perekonomian pribadi dan keluarga. 

Ini Aturan Bermotor & Bermobil Saat Pelaksanaan PSBB 9 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

3B7D2DE7-6D8E-4F6E-985D-6E71E6B11505

Pemerintah Jakarta sudah menyiapkan aturan dalam menjalankan PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar. Antara lain aturan kendaraan bermotor dengan jumlah penumpangnya.

Sepeda motor atau mobil tak akan bisa melenggang di jalan sesuai kapasitas penumpangnya seperti dalam kondisi normal. Semua akan dibatasi.

Dalam PDBB yang diberlakukann 10 April 2020 antara lain membahas khusus aturan di jalan raya (jalan arteri, jalan tol, jalan kampung dll).

Sepeda motor misalnya, yang biasanya bisa membawa dua orang, kini diwajibkan hanya berisi satu penumpang saja, yakni pengemudinya.

Nah, ini aturan lengkapnya sebagaimana dikutip dari NTMC Polri:

1. Sepeda Motor hanya bisa dinaiki 1 orang saja

2. Mobil Pribadi tipe Sedan (1 Driver duduk di depan dan 1 Penumpang duduk di belakang)

3. Mobil Pribadi tipe Minibus/Jeep/SUV (1 Driver duduk di depan dan 2 penumpang duduk di kursi tengah, posisi kiri dan kanan)

4. Setiap berkendara wajib menggunakan masker dan jika tidak akan dikenakan sanksi.

5. Jarak antar orang saat ada di ruang publik, wajib 1 sampai 2 meter serta menggunakan Masker.

Demi mencegah perluasan pandemi Covid-19, seluruh masyarakat diharapkan memberikan dukungan atas kebijakan ini. Jika melanggar, akan diberlakukan sanksi tegas, penjara maksimal 1 tahun.

B886E54F-6357-4596-A83A-46CB56425B15

Yahud, DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Pandemi Corona 8 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

A35E54EF-B3A6-4DB5-B901-C847AC5347F6

Kebijakan memudahkan masyarakat selama masa pandemi Corona terus bergulir. Di Jakarta, Pemdanya menghapus denda pakak kendaraan. Hal ini diambil sebagai langkah mendukung kegiatan menjaga jarak.

Sebelumnya dikabarkan, bahwa selama pandemi Corona membuat sejumlah wilayah di Indonesia memutihkan atau menerapkan penghapusan denda pajak kendaraan.

Antara lain, Jawa Barat dan Tangerang. Dan kini, DKI Jakarta menerapkan kebijakan serupa.

Humas BPRD DKI Jakarta, Dwi Wahyu Rahardjo mengatakan, penghapusan denda pajak daerah, berdasarkan SK BNPB Gawat darurat (Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 A Tahun 2020, Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia-Red).

“Artinya DKI Jakarta sudah menerapkan penghapusan denda pajak kendaraan, tapi untuk payung hukumnya masih tahap proses. Dan ini (pemutihan denda pajak kendaraan-Red) sudah berlaku mulai Senin (6 April 2020) kemarin,” jelas Dwi.

Selanjutnya masyarakat dihimbau untuk melakukan pembayaran pajak secara online. Cara ini selain menekan penyebaran virus Corona, juga lebih nyaman dan mudah. Bukti pembayaran STNK akan diantar langsung ke rumah wajib pajak. Yahud deh !

Yuk Kenali Perbedaan Macam & Jenis Masker 7 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

53DCAC19-B21E-4C67-B3BE-0812A93A2618

Bikers apalagi anak club atau komunitas motor amat peduli dengan penggunaan masker sebagai salah satu alat penjaga kesehatan dalam berkendara.

Namun, ketika Pandemi Corona merebak, penggunaan masker menjadi kewajiban semua pihak. Bukan hanya saat berkendara saja, tapi dalam kegiatan sehari-hari, terutama jika berada di luar rumah.

Nah, terkait urusan urusan petugas medis serta masyarakat dalam menghadapi Corona, ada beberapa jenis masker yang digunakan.

Saat ini terdapat lima jenis masker yang dapat menjadi APD (Alat Pelindung Diri) dalam hadapi pandemi Covid-19. Ini dia !

1. Masker Kain

Dapat mencegah penularan dan mengantisipasi kelangkaan masker. Dilapisi dengan 3 lapisan dan direkomendasikan untuk kegiatan sehari-hari

2. Masker Bedah 2ply (Surgical Mask 2 Ply)

Terdiri dari 2 lapisan, direkomendasikan untuk masyarakat yang tak menunjukan gejala

3. Masker Bedah 3ply (Surgical Mask 3 Ply)

Memiliki 3 lapisan, direkomendasikan untuk masyarakat yang menunjukan gejala dan tenaga medis

4. Masker N95 (Ekuivalen)

Khusus digunakan untuk tenaga medis, karena dapat melindungi pemakai dari cairan berukuran aerosol

5. Reusable Facepiece Raspirator

Direkomendasikan untuk pekerja dengan resiko tinggi terpapar gas berbahaya

Nah, mari gunakan masker sesuai dengan fungsi dan kebutuhan kamu. Dan jangan lupa untuk selalu memakainya selama penyebaran virus Corona.

34A30E7D-BE58-4C7E-907D-906B56E47185

Polri Meniadakan Denda Kendaraan Bermotor Hingga 29 Mei 2020 3 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

C64F590A-5227-4138-AE41-481A188C1B05

Dalam mendukung kebijakan menjaga jarak bagi masyarakat, Polri meniadakan denda kendaraan bermotor hingga 29 Mei 2020. Artinya, masyarakat yang pajak kendaraannya habis di masa ini, bisa memperpanjang setelah itu dengan tanpa denda.

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, Polri membuat kebijakan untuk menghilangkan denda pajak kendaraan bermotor untuk STNK maupun BPKB.

“Bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor yang masa  berlaku STNK dan pajaknya telah berakhir dan akan melakukan perpanjangan pajak tersebut, polri telah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan denda kendaraan bermotor sejak tanggal 29 Februari hingga 29 Mei 2020,” jelas Kombes Asep.

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri menyampaikan pengumuman ini di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/4).

Hal ini dilakukan Polri sebagai upaya mendukung program dan kebijakan pemerintah terkait dengan physical distancing untuk menekan laju penyebaran virus korona. Secara konkrit untuk menghindari warga dalam mengurus perpanjangan pajak.

Diharapkan waktu sampai 29 mei ini dapat dipedomani, Ini wujud Polri sangat memahami situasi ini dimana physical distancing ada keterbatasan ruang gerak masyarakat karena juga harus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang disarankan beraktivitas di rumah.

“Dalam hal ini, Polri juga memahami situasi perekonomian di saat ini,” ujar Kabag Penum Divhumas Polri. Jadi masyarakat, lebih baik di rumah aja selama masa wabah Corona ini. Terimakasih Polri !

Penyebaran Corona, SIM Mati Dapat Kompensasi Waktu Perpanjang 22 Maret, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

35CCC485-680C-433C-85F2-F0112681E2AA

Masa penyebaran virus Corona membuat pemerintah melakukan sejumlah pencegahan dengan meminta warga menetap sementara di rumah.

Karena itu, Korps Lalu Lintas Polri memberikan dispensasi bagi para pemilik surat izin mengemudi (SIM) untuk memperpanjang.

Untuk sementara waktu, kompensasi ini diberlakukan bagi SIM yang masa berlakunya habis, per 17 sampai 31 Maret 2020. Pemilik SIM bisa melakukan perpanjangan setelah masa darurat selesai.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Mabes Polri. Brigjen Pol Yusuf sebagaimana dikutip dari Liputan6.com mengakui kebijakan itu.

“Selama dalam masa darurat penanganan Corona (Covid-19), misalkan SIM habis masa berlaku masa darurat seharusnya kan diperpanjang. Tapi, karena situasi bisa diperpanjang setelah masa darurat,” jelas Yusuf.

Melihat peraturannya, saat SIM sudah lewat masa berlakunya, maka harus mengikuti pembuatan baru. Namun, dengan dispensasi ini maka pemilik hanya tinggal perpanjang saja.

“Kalau aturannya kan, jika lewat masa berlaku harus tes seperti pembuatan SIM baru, ini tidak perlu. tinggal perpanjang saja,” tegasnya.

Disebutkan juga kompensasi khusus berlaku bagi masyarakat yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) atau suspect virus Corona (Covid-19) yang masa berlaku SIM-nya habis pada saat masa karantina.

Pemilik SIM itu akan diberikan dispensasi untuk mengurus setelah dinyatakan sehat. Namun, dengan catatan membawa surat keterangan dari rumah sakit.

Korps Lalu Lintas Polri juga telah menutup sementara waktu pelayanan penerbitan SIM Internasional, terhitung mulai Kamis (19 Maret 2020) sampai Selasa (31 Maret 2020).

Hal ini juga dalam rangka mengantisipasi perkembangan pandemik virus Corona (Covid-19). Penutupan sementara layanan SIM Internasional itu dapat diperpanjang melihat situasi perkembangan kasus virus Corona.

Sepekan Diberlakukan, 1.201 Motor Nakal Terjaring Tilang Elektronik 11 Februari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
add a comment

CAC59046-B40D-4971-8AF7-F62B06484BD0

Tingkat kepatuhan pengendara sepeda motor memang sudah mengkhawatirkan. Dalam sepekan diberlakukannya tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement), tercatat ada 1.201 pemotor yang kena tilang.

Tilang elektronik untuk sepeda motor resmi berlaku di DKI Jakarta sejak 1 Februari 2019. Dalam waktu sepekan ini memang masih diberlakukan masa sosialisasi. Nah, setelah sepekan, gak ada ampun lagi buat motor-motor nakal ini.

“Selama sepekan sudah menjaring 1201 pelanggar,” tutur Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Senin.

Dalam pelaksanaan program ini, Kamera E-TLE untuk sepeda motor sudah terpasang di ruas Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta Pusat. Kamera ini terpasang juga di busway Koridor 6 (Rute Ragunan-Dukuh Atas 2).

Barangkali banyak pemotor tak menyadari, bahwa aksi nakal mereka memasuki jalur busway, direkam sebagai laporan pelanggaran.

Dan dikatakan bahwa pelanggaran terbanyak karena memasuki jalur  Trans Jakarta, terutama di koridor halte Duren Tiga. Total ada 57 kamera E-TLE yang siap menangkap jejak pemotor nakal.

Nah, sebelum kena tilang, kawan bikers perlu waspada, berhati-hati dalam berkendara dan mentaati peraturan lalu lintas. Utamakan safety riding dan soapan santun di jalan raya!