jump to navigation

Yahud, DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Pandemi Corona 8 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

A35E54EF-B3A6-4DB5-B901-C847AC5347F6

Kebijakan memudahkan masyarakat selama masa pandemi Corona terus bergulir. Di Jakarta, Pemdanya menghapus denda pakak kendaraan. Hal ini diambil sebagai langkah mendukung kegiatan menjaga jarak.

Sebelumnya dikabarkan, bahwa selama pandemi Corona membuat sejumlah wilayah di Indonesia memutihkan atau menerapkan penghapusan denda pajak kendaraan.

Antara lain, Jawa Barat dan Tangerang. Dan kini, DKI Jakarta menerapkan kebijakan serupa.

Humas BPRD DKI Jakarta, Dwi Wahyu Rahardjo mengatakan, penghapusan denda pajak daerah, berdasarkan SK BNPB Gawat darurat (Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 A Tahun 2020, Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia-Red).

“Artinya DKI Jakarta sudah menerapkan penghapusan denda pajak kendaraan, tapi untuk payung hukumnya masih tahap proses. Dan ini (pemutihan denda pajak kendaraan-Red) sudah berlaku mulai Senin (6 April 2020) kemarin,” jelas Dwi.

Selanjutnya masyarakat dihimbau untuk melakukan pembayaran pajak secara online. Cara ini selain menekan penyebaran virus Corona, juga lebih nyaman dan mudah. Bukti pembayaran STNK akan diantar langsung ke rumah wajib pajak. Yahud deh !

Yuk Kenali Perbedaan Macam & Jenis Masker 7 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

53DCAC19-B21E-4C67-B3BE-0812A93A2618

Bikers apalagi anak club atau komunitas motor amat peduli dengan penggunaan masker sebagai salah satu alat penjaga kesehatan dalam berkendara.

Namun, ketika Pandemi Corona merebak, penggunaan masker menjadi kewajiban semua pihak. Bukan hanya saat berkendara saja, tapi dalam kegiatan sehari-hari, terutama jika berada di luar rumah.

Nah, terkait urusan urusan petugas medis serta masyarakat dalam menghadapi Corona, ada beberapa jenis masker yang digunakan.

Saat ini terdapat lima jenis masker yang dapat menjadi APD (Alat Pelindung Diri) dalam hadapi pandemi Covid-19. Ini dia !

1. Masker Kain

Dapat mencegah penularan dan mengantisipasi kelangkaan masker. Dilapisi dengan 3 lapisan dan direkomendasikan untuk kegiatan sehari-hari

2. Masker Bedah 2ply (Surgical Mask 2 Ply)

Terdiri dari 2 lapisan, direkomendasikan untuk masyarakat yang tak menunjukan gejala

3. Masker Bedah 3ply (Surgical Mask 3 Ply)

Memiliki 3 lapisan, direkomendasikan untuk masyarakat yang menunjukan gejala dan tenaga medis

4. Masker N95 (Ekuivalen)

Khusus digunakan untuk tenaga medis, karena dapat melindungi pemakai dari cairan berukuran aerosol

5. Reusable Facepiece Raspirator

Direkomendasikan untuk pekerja dengan resiko tinggi terpapar gas berbahaya

Nah, mari gunakan masker sesuai dengan fungsi dan kebutuhan kamu. Dan jangan lupa untuk selalu memakainya selama penyebaran virus Corona.

34A30E7D-BE58-4C7E-907D-906B56E47185

Polri Meniadakan Denda Kendaraan Bermotor Hingga 29 Mei 2020 3 April, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

C64F590A-5227-4138-AE41-481A188C1B05

Dalam mendukung kebijakan menjaga jarak bagi masyarakat, Polri meniadakan denda kendaraan bermotor hingga 29 Mei 2020. Artinya, masyarakat yang pajak kendaraannya habis di masa ini, bisa memperpanjang setelah itu dengan tanpa denda.

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, Polri membuat kebijakan untuk menghilangkan denda pajak kendaraan bermotor untuk STNK maupun BPKB.

“Bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor yang masa  berlaku STNK dan pajaknya telah berakhir dan akan melakukan perpanjangan pajak tersebut, polri telah mengeluarkan kebijakan untuk meniadakan denda kendaraan bermotor sejak tanggal 29 Februari hingga 29 Mei 2020,” jelas Kombes Asep.

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri menyampaikan pengumuman ini di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/4).

Hal ini dilakukan Polri sebagai upaya mendukung program dan kebijakan pemerintah terkait dengan physical distancing untuk menekan laju penyebaran virus korona. Secara konkrit untuk menghindari warga dalam mengurus perpanjangan pajak.

Diharapkan waktu sampai 29 mei ini dapat dipedomani, Ini wujud Polri sangat memahami situasi ini dimana physical distancing ada keterbatasan ruang gerak masyarakat karena juga harus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang disarankan beraktivitas di rumah.

“Dalam hal ini, Polri juga memahami situasi perekonomian di saat ini,” ujar Kabag Penum Divhumas Polri. Jadi masyarakat, lebih baik di rumah aja selama masa wabah Corona ini. Terimakasih Polri !

Penyebaran Corona, SIM Mati Dapat Kompensasi Waktu Perpanjang 22 Maret, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

35CCC485-680C-433C-85F2-F0112681E2AA

Masa penyebaran virus Corona membuat pemerintah melakukan sejumlah pencegahan dengan meminta warga menetap sementara di rumah.

Karena itu, Korps Lalu Lintas Polri memberikan dispensasi bagi para pemilik surat izin mengemudi (SIM) untuk memperpanjang.

Untuk sementara waktu, kompensasi ini diberlakukan bagi SIM yang masa berlakunya habis, per 17 sampai 31 Maret 2020. Pemilik SIM bisa melakukan perpanjangan setelah masa darurat selesai.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Mabes Polri. Brigjen Pol Yusuf sebagaimana dikutip dari Liputan6.com mengakui kebijakan itu.

“Selama dalam masa darurat penanganan Corona (Covid-19), misalkan SIM habis masa berlaku masa darurat seharusnya kan diperpanjang. Tapi, karena situasi bisa diperpanjang setelah masa darurat,” jelas Yusuf.

Melihat peraturannya, saat SIM sudah lewat masa berlakunya, maka harus mengikuti pembuatan baru. Namun, dengan dispensasi ini maka pemilik hanya tinggal perpanjang saja.

“Kalau aturannya kan, jika lewat masa berlaku harus tes seperti pembuatan SIM baru, ini tidak perlu. tinggal perpanjang saja,” tegasnya.

Disebutkan juga kompensasi khusus berlaku bagi masyarakat yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) atau suspect virus Corona (Covid-19) yang masa berlaku SIM-nya habis pada saat masa karantina.

Pemilik SIM itu akan diberikan dispensasi untuk mengurus setelah dinyatakan sehat. Namun, dengan catatan membawa surat keterangan dari rumah sakit.

Korps Lalu Lintas Polri juga telah menutup sementara waktu pelayanan penerbitan SIM Internasional, terhitung mulai Kamis (19 Maret 2020) sampai Selasa (31 Maret 2020).

Hal ini juga dalam rangka mengantisipasi perkembangan pandemik virus Corona (Covid-19). Penutupan sementara layanan SIM Internasional itu dapat diperpanjang melihat situasi perkembangan kasus virus Corona.

Sepekan Diberlakukan, 1.201 Motor Nakal Terjaring Tilang Elektronik 11 Februari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
add a comment

CAC59046-B40D-4971-8AF7-F62B06484BD0

Tingkat kepatuhan pengendara sepeda motor memang sudah mengkhawatirkan. Dalam sepekan diberlakukannya tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement), tercatat ada 1.201 pemotor yang kena tilang.

Tilang elektronik untuk sepeda motor resmi berlaku di DKI Jakarta sejak 1 Februari 2019. Dalam waktu sepekan ini memang masih diberlakukan masa sosialisasi. Nah, setelah sepekan, gak ada ampun lagi buat motor-motor nakal ini.

“Selama sepekan sudah menjaring 1201 pelanggar,” tutur Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Senin.

Dalam pelaksanaan program ini, Kamera E-TLE untuk sepeda motor sudah terpasang di ruas Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta Pusat. Kamera ini terpasang juga di busway Koridor 6 (Rute Ragunan-Dukuh Atas 2).

Barangkali banyak pemotor tak menyadari, bahwa aksi nakal mereka memasuki jalur busway, direkam sebagai laporan pelanggaran.

Dan dikatakan bahwa pelanggaran terbanyak karena memasuki jalur  Trans Jakarta, terutama di koridor halte Duren Tiga. Total ada 57 kamera E-TLE yang siap menangkap jejak pemotor nakal.

Nah, sebelum kena tilang, kawan bikers perlu waspada, berhati-hati dalam berkendara dan mentaati peraturan lalu lintas. Utamakan safety riding dan soapan santun di jalan raya!

Kacau…. Baru 4 Hari, 659 Pemotor Terjaring Tilang Elektronik 8 Februari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas, Teknologi.
Tags:
add a comment

B3DFB548-C20D-4236-889B-FDE06E2ACAC0

Kebijakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk sepeda motor sudah diberlakukan di Jakarta. 1-7 Februari, diberlakukan masa sosialisasi. Seelah itu tilang pun diberlakukan.

Dirlantas Polda Metro Jaya mengabarkan, dalam masa sosialisasi cukup banyak pemotor yang tertangkap kamera tilang yang bekerja dengan canggih tersebut.

Selama empat hari, mulai 1-4 Februari, Ditlantas Polda Metro Jaya berhasil menjaring 659 pengguna motor yang melanggar tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Dari 659 pemotor yang ter-capture kemera ETLE yang paling banyak pelanggaran adalah pemotor yang masuk jalur busway. “Untuk denda paling besar adalah pengguna motor yang menggunakan ponsel, sanksinya Rp 750.000,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Kenali Alur tilang ETLE:

1. CCTV menangkap gambar pelanggaran pengendara hingga nomer pelat kendaraan yang otomatis terkirim ke back office TMC Polda Metro Jaya

2. Petugas akan mengecek identitas kendaraan dan pemiliknya ke database

3. Pengiriman surat konfirmasi tilang akan dikirimkan ke kediaman alamat pelanggar

4. Pelanggar diberi waktu tujuh hari menjawab surat konfirmasi tersebut melalui situs web atau mengirimkan blangko lampiran di surat klarifikasi yang bisa dikirimkan ke petugas

5. STNK pengendara akan diblokir jika tidak menindaklanjuti tahapan tilang

6. Pemilik kendaraan diberikan waktu tujuh hari melakukan pembayaran denda tilang melalui bank

Ingat ! Tilang Elektronik Buat Motor Diberlakukan, Ini Mekanismenya 30 Januari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

8E9767A9-1337-417F-A224-AF3F271D9157

Aturan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diberlakukan untuk sepeda motor di wilayah Jakarta mulai 1 Februari 2020.

Sebelum diberlakukan, ETLE akan memasuki tahapan ujicoba selama semingu. Kebijakan ini menyusul hal sama yang telah diberlakukan dan berjalan untuk kendaraan mobil.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar menjelaskan, mekanisme penindakan terhadap kendaraan roda dua tidak berbeda dengan roda empat atau lebih.

Lebih lanjut dijelaskan, jenis pelanggaran yang dikenakan kepada pengendara sepeda motor yakni melanggar rambu lalu lintas, marka jalan dan tidak mengenakan helm saat berkendara.

Alat pemantau akan mendeteksi pelanggaran berdasarkan nomor polisi kendaraan. Kemudian konfirmasi tilang akan dikirim ke alamat sesuai data dari surat-surat kendaran.

Untuk tahap awal ini, tilang elektronik diberlakukan untuk kendaraan dengan nomor polisi asal Jakarta atau plat B. Sedangkan plat selain itu belum diberlakukan.

Untuk lokasi, ETLE akan berlaku di tiga ruas jalan utama Ibukota, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Koridor 6 Transjakarta atau sepanjang Mampang hingga Ragunan. Berikut ini mekanismenya:

Apa saja sasaran penindakan?

1. Pengendara yang tidak menggunakan helm

2. Pengendara yang melanggar marka jalan

3. Pelanggaran Stop Line

Bagaimana alur tilang ETLE ?

1. CCTV menangkap gambar pelanggaran pengendara hingga nomer pelat kendaraan yang otomatis terkirim ke back office TMC Polda Metro Jaya

2. Petugas akan mengecek identitas kendaraan dan pemiliknya ke database

3. Pengiriman surat konfirmasi tilang akan dikirimkan ke kediaman alamat pelanggar

4. Pelanggar diberi waktu tujuh hari menjawab surat konfirmasi tersebut melalui situs web atau mengirimkan blangko lampiran di surat klarifikasi yang bisa dikirimkan ke petugas

5. STNK pengendara akan diblokir jika tidak menindaklanjuti tahapan tilang

6. Pemilik kendaraan diberikan waktu tujuh hari melakukan pembayaran denda tilang melalui bank

Bikers Waspada ! Tilang elektronik Buat Motor Diberlakukan 22 Januari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

76ACCF9A-C812-42EA-A5E8-A4B7C760EAEF

Bikers di mana saja, khususnya yang berplat B Jadetabek, harap waspada. Pasalnya, tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) segera diberlakukan untuk sepeda motor di wilayah Jakarta.

Kebijakan tilang dengan sistem elektronik ini akan resmi berlaku mulai 1 Februari 2020. Sebelumnya, kebijakan yang sama telah diberlakukan dan berjalan untuk kendaraan mobil.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar menjelaskan, mekanisme penindakan terhadap kendaraan roda dua tidak berbeda dengan roda empat atau lebih.

Lebih lanjut dijelaskan, jenis pelanggaran yang dikenakan kepada pengendara sepeda motor yakni melanggar rambu lalu lintas, marka jalan dan tidak mengenakan helm saat berkendara.

Alat pemantau akan mendeteksi pelanggaran berdasarkan nomor polisi kendaraan. Kemudian konfirmasi tilang akan dikirim ke alamat sesuai data dari surat-surat kendaran.

Sebelum menerapkan, aturan ini akan disosialisasi selama tujuh hari mulai 1 Februari 2020. Setelah 7 hati, penindakan hukum bagi pelanggar mulai diberlakukan.

Untuk tahap awal ini, tilang elektronik diberlakukan untuk kendaraan dengan nomor polisi asal Jakarta atau plat B. Sedangkan plat selain itu belum diberlakukan.

Untuk lokasi, tilang elektronik akan berlaku di tiga ruas jalan utama Ibukota, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Koridor 6 Transjakarta atau sepanjang Mampang hingga Ragunan.  Nah bikers, wajib waspada ya !

Naik Motor, Boleh Gak Sih Bonceng Istri Plus Anak? 14 Januari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

2C27EAC1-F273-4194-AC27-12B67837836C

Postingan Divisi Humas Polri soal aturan berkendara motor, utamanya dengan pembonceng pada Senin (13/1) cukup menarik. Postingan tersebut intinya menyampaikan peraturan UU Lalu Lintas yang melarang berboncengan motor lebih dari dua orang.

Ini artinya, selain pengemudi, hanya dibolehkan satu orang pembonceng. Membawa anak satu orang apalagi dua orang, adalah menyalahi aturan. Awas tilang siap menanti dengan sejumlah denda yang telah ditetapkan.

Postingan tersebut mendapat komentar lebih dari 2.000 netizen. Pro dan kontra pun muncul. Yang kontra mempertanyakan aturan ini dengan nama azas manfaat. Kata mereka, gimana dengan warga yang punya anak satu atau dua? Sementara mereka tak punya kendaraan roda empat.

Memang dilema. Namun aturan ini telah dikaji dengan seksama berdasarkan safety riding atau keselamatan di jalan raya. Membonceng lebih dari satu akan membahayakan dalam berkendara. Terjadi ketidakseimbangan yang berakibat pada kecelakaan. Bagi orang tua yang punya anak satu atau dua, tentu saja bisa memilih angkutan umum.

Dalam keterangan tersebut, dilarang berboncengan lebih dari dua orang dengan menggunakan sepeda motor. Hal ini diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ada dua pasal yang mengaturnya.

Pertama, Pasal 106 bahwa Sepeda motor dilarang membawa penumpang lebih dari 1 orang dan Pasal 292 yang menyebutkan, mengemudikan sepeda motor tanpa kereta samping yang mengangkut penumpang lebih dari 1 orang dipidana kurungan bulan denda Rp 250.000. Nah, demi keselamatan dan terhindar tilang polisi, yuk patuhi aturannya.

UU Lalu Lintas Soal Berboncengan Motor

Pasal 106 
Sepeda motor dilarang membawa penumpang lebih dari 1 orang 

Pasal 292
Mengemudikan sepeda motor tanpa kereta samping yang mengangkut penumpang lebih dari 1 orang dipidana kurungan bulan denda Rp 250.000,-

Club Motor Jawara Safety Riding 2019, Ini Dia ! 24 Desember, 2019

Posted by proud2ride in Event, lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

C390D172-730E-4A8B-9BA0-264ECE4E416F

Menjelang akhir tahun, penghargaan Safety Campaign Award (SCA) kembali diumumkan di Jakarta, Sabtu (21/12). Acara yang diprakarsai oleh PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) ini digelar untuk yang keenam kalinya.

Safety Campaign Awarddilaksanakan dengan tujuan untuk mengajak berbagai komunitas motor se-Jadetabek peduli akan keselamatan di jalan.

Tanny Megah Lestari, Business Development Division HeadAdira Insurance, mengatakan, Adira Insurance tidak pernah berhenti untuk terus menularkan virus road safety dengan berbagai program.

“SCA menjadi salah satu strategi kami untuk berpartisipasi aktif dalam menurunkan angka fatalitas kecelakaan khususnya di wilayah Jabodetabek,” ujarnya.

Acara yang telah digelar sejak tahun 2014 ini, di tahun 2019 mengalami peningkatan jumlah peserta sebesar 33% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 160 komunitas motor dari seluruh Jabodetabek ikut ajang ini.

60E3C96F-0104-48FC-ACC2-3A878628EE44

Melalui ajang SCA ini, para bikersmembuat kegiatan kampanye yang unik dengan tetap mengacu pada konsep road safetyyang baik dan benar.

Pesan dari kampanye tersebut diharapkan dapat tersebar luas dan dapat memberikan impact yang berlipat ganda bagi peningkatan kesadaran masyarakat atas pentingnya keselamatan jalan.

Tidak hanya itu, tujuan diselenggaranya SCA ialah mendorong keterlibatan komunitas dalam menyebarluaskan kampanye keselamatan jalan, serta memberikan contoh  atau role model bagi komunitas lain dan masyarakat luas.

“Kami berharap melalui ajang SCA dapat menjadi wadah bagi komunitas motor untuk mengembangkan komunitasnya secara mandiri dan terlatih untuk melakukan sosialisasi kampanye keselamatan yang memiliki impact yang berlipat ganda,” ujar Tanny.

Sejauh ini, ajang SCA merupakan salah satu kontribusi dan andil yang diperlihatkan Adira Insuranceuntuk mendukung program pemerintah dalam memangkas angka fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan.

Melalui SCA, Adira Insurance ingin memberikan apresiasi bagi bagi komunitas motor yang mengkampanyekan keselamatan di jalan. Dengan harapan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan dapat terus ditekan lewat peran aktif masyarakat, termasuk dari kalangan bikers.

6AC0DCE8-3F3C-4ADE-AF5B-B49C223BDAF5

“Harapannya ajang SCA ini dapat mengajak masyarakat berperilaku aman dan selamat saat berlalu lintas dengan tujuan menurunkan angka fatalitas kecelakaan di Indonesia,” ujar Tanny.

Setelah melewati berbagai tahapan, SCA 2019 telah menghasilkan sejumlah penerima anugerah yang terdiri dari:

 

Juara 1 CBR Tangerang Club (CBR TAC)

Juara 2 SKILL’S Jakarta

Juara 3 SSFC Korwil Cileungsi

 

Penghargaan kategori khusus diberikan kepada:

 

CROWNIC CBR Owner Cikarang sebagai The Favorite Road Safety Concept

SSFC Pengda Depok sebagai The Inspiring Stretegy Campaign

 

Penghargaan Mentor Terbaik SCA 2019 yaitu Fransiscus Rio Winto.

 

“Selamat kepada para pemenang SCA 2019. Kiranya predikat juara ini tidak berhenti di sini saja dan SCA bukan sekedar ajang kompetisi semata namun semangat menularkan virus road safetyyang harus ditanamkan dan disebarkan ke masyarakat luas,” tutup Tanny.