jump to navigation

Rheza Danica, Walau Sudah Juara Asia 2018 Masih Sabet Podium di Seri Terakhir ARRC 3 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

A783792A-42A0-4D65-89B7-E67E27685F34  

Rheza Danica Ahrens, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang sudah memastikan gelar juara kelas Asia Production (AP) 250 ajang Asia Road Racing Championship (ARRC)  2018 menutup seri terakhir dengan persembahan podium. ”The Silent Boy” finis di urutan kedua race 2 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (2/12/2018).

Hasil tersebut mengukuhkan gelar juara Rheza yang sudah digenggamnya sejak seri kelima di Sentul International Circuit, Bogor, beberapa waktu lalu. Poin akhir yang dikemas pebalap asal Yogyakarta itu berjumlah 226, jauh meninggalkan pebalap asal Thailand Anupab Sharmoon di posisi kedua yang mengoleksi 158 poin. 

Rheza menyatakan cukup puas dengan upayanya meraih hasil terbaik di seri terakhir. Kendati sudah mengumpulkan poin yang tinggi, pebalap asal Yogyakarta ini tetap menunjukan usaha keras dan konsisten dengan penampilan all out. Dirinya berhasil menutup keberhasilan sebagai juara AP250 2018 dengan tetap meraih podium hingga balapan terakhir musim balap tahun ini yang penuh dengan persaingan sengit.

”Terima kasih atas dukungan dari semua kru tim, manajemen, dan seluruh sponsor Astra Honda Racing Team. Berkat dukungan besar dan usaha keras dari semuanya, serta doa dari berbagai pihak, saya bisa menjadi juara Asia kelas AP250 dan terus mempersembahkan podium hingga akhir balapan,” kata Rheza.

Sementara itu, pebalap AHRT lainnya di kelas ini, Awhin Sanjaya dan Mario Suryo Aji, menunjukkan performa balap yang sulit dikalahkan pebalap-pebalap tangguh lainnya. Sepanjang balapan, kedua pebalap muda Indonesia ini secara bergantian memimpin jalannya balapan dengan pertarungan sengit di baris depan. 

Hasilnya, Awhin berhasil finis pada posisi pertama dan Mario yang sempat memimpin di lap terakhir melebar di tikungan terakhir sehingga finis pada posisi kelima. 

Namun sayang posisi Awhin dan Mario tidak dapat dipertahankan karena terkena penalti melewati batas lintasan saat tikungan terakhir jelang garis finis. 

471506BE-C2B6-4C9A-B179-46A9343F67F3

Alhasil, Awhin menutup musim dengan finis ke-6 dan Mario menjadi ke-10. Pada klasemen akhir, Awhin Sanjaya berada di posisi keempat dengan 147 poin, sementara Mario Suryo Aji di posisi keenam dengan 128 poin. 

”Sejujurnya saya sangat menikmati balapan yang berjalan ketat dan menguras energi di race 2. Tekanan yang sangat kuat dan persaingan sampai lap terakhir berhasil saya sudahi dengan finis di posisi terdepan. Tetapi kemudian saya menerima hukuman sehingga harus turun ke posisi 6. Bagaimana pun, saya ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan,” kata Awhin. 

Mario Suryo Aji di tahun pertamanya balap ARRC, menjadikan pengalaman semusim sebagai modal untuk masa depan balapnya. Dia sukses berkompetisi sebagai pebalap paling muda di kelas AP250 dan sukses beberapa kali naik podium. ”Apapun hasilnya, tahun pertama ini sangat berharga untuk perjalanan karier balap saya,” ucapnya. 

GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra mengatakan, hasil akhir ajang ARRC menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan balap berjenjang yang secara konsisten dilakukan perusahaan untuk menciptakan pebalap Indonesia yang patut dibanggakan di kancah dunia. 

“Selamat untuk Rheza sebagai juara ARRC kelas AP250. Kami akan terus mengevaluasi pembinaan pebalap muda yang kami lakukan di setiap level. Kami yakin dengan semangat Satu Hati, kelak Indonesia melalui pebalap-pebalap binaan AHM akan mempunyai pebalap yang mampu mengharumkan nama bangsa di level tertinggi,” kata Indraputra.

Intip Serunya PCX Luxurious Trip yang Sukses Jelajah Flores Hingga Bali 3 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

0B8B0C38-23B2-4D2A-A944-1FC507B934A7

Sebuah event bermotor menjelajahi 4 pulau selama 9 hari, bersama Honda PCX produksi anak bangsa yang dikendarai anggota komunitas pecinta Honda PCX sukses digelar dengan mencapai titik finis di Renon, Bali (1/12). 

Dengan nama ekspedisi “PCX Luxurious Trip” yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM), skutik elegan premium ini dipakai mengunjungi destinasi-destinasi eksotis di Pulau Flores, Sumbawa, Lombok dan berakhir di Pulau Bali dengan total tempuh 1.400 km.

60E5B162-6B72-407A-9A67-A7B08EA61861

Honda PCX yang nyaman dan elegan, dikendarai para peserta PCX Luxurious Trip menaklukkan rute Maumere, Nusa Tenggara Timur hingga Renon, Bali. 

Skuter kelas menengah ini menjelajah dengan penuh kenyamanan melibas kontur jalanan berbukit penuh kelak kelok di tengah hutan, jalanan bergelombang, hingga jalanan mulus di perkotaan. 

54818C44-4BB1-44FE-9D89-FCAFA3B4832D

Berbagai fitur canggih dari Honda PCX membantu para riders menaklukkan medan jalan, seperti Antilock Brake System (ABS), lampu LED di seluruh sistem pencahayaan, bagasi luas dengan volume 28,8 liter yang dapat menyimpan barang-barang riders selama perjalanan, hingga panel instrumen yang lengkap menampilkan informasi motor.

“Saya sangat senang dapat mengikuti turing PCX Luxurious Trip kali ini menjelajah destinasi-destinasi menarik ditemani dengan Honda PCX, motor ini menawarkan kenyamanan yang sangat baik, didukung dengan posisi berkendara yang oke sehingga saya tidak merasa lelah saat berkendara jarak jauh selama turing,” ujar Derry Akbar peserta turing asal DKI Jakarta.

D3E2D680-2A55-44D9-937E-09CDC5A2F699

GM Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan PCX Luxurious Trip merupakan bentuk ekspresi kesenangan berkendara sekaligus bukti kenyamanan Honda PCX untuk digunakan turing jarak jauh.

“Kami memadukan konsep produk premium Honda PCX yang nyaman dan elegan dengan konsep turing di PCX Luxurious Trip, sehingga memberikan pengalaman yang mengesankan bagi para riders Honda PCX,” ujar Indraputra.

D01C82C5-65E4-40C6-8A83-9D67218C0976

Turing akbar lintas pulau ini didukung oleh jaringan main dealer sepeda motor Honda PT Daya Adicipta Motora (Jawa Barat), PT Wahanan Makmur Sejati (DKI Jakarta), PT Mitra Pinasthika Mulia (Jawa Timur), Astra Motor Semarang (Jawa Tengah), Astra Motor Yogyakarta (DI Yogyakarta), Astra Motor Mataram (Mataram) dan Astra Motor Denpasar (Bali).

Kawasaki Ingatkan, Harga Spesial Ninja 250SL Rp.36 Jutaan Ada Batasnya 1 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Kawasaki, lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

473C6695-2EFB-4654-BF34-1D1324B9A860

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) membuat kejutan dengan meluncurkan Ninja 250SL 2018 terbaru dengan warna dan gafis anyar. Menariknya, harga sang Ninja turun drastis.

Ninja terendah yang dikenal dengan Ninja 1 silinder ini siap bersaing dengan jagoan di kelas motor sport fairing yakni Honda CBR150R dan Yamaha R15. Harga sang Ninja diturunkan mendekati harga dua motor ini.

Warna terbaru tersebut, merah dan hitam memiliki grafis pada bagian cowling. Kini Ninja 250SL dipasarkan dengan harga Rp36.800.000. Tidak ada perubahan sama sekali pada spesifikasi. Ditenagai dengan mesin 250cc single silinder. Dua tampilan baru ini sudah bisa dipesan di dealer resmi Kawasaki.

Meski punya kubikasi mesin lebih tinggi, Ninja 250SL berhadapan dengan juaranya motor sport fairing level terbawah yakni Honda CBR 150R dan Yamaha R15. Harga CBR150R Rp.33.800.000,- untuk tipe STD (paling rendah) dan Rp.38.700.000 untuk tipe ABS. Sementara Yamaha R15 dibandrol Rp. 35.900.000 versi tertingginya.

Dengan harga Rp36,8 juta, Ninja 250SL setara dengan CBR150R dan Yamaha R15. Penurunan yang cukup signifikan karena sebelumnya Ninja 250SL adalah Rp43,3 juta. 

8512B4E8-73D0-41BA-8DB8-489F87A8DCA8

Sampai kapan harga ini berlaku? Head Sales and Promotion Division KMI Michael Chandra Tanadhi menyatakan, harga tersebut bukanlah harga asli Ninja 250 SL. “Harga yang tercantum saat ini adalah harga promo,” jelasnya.

Karena itu, Michael mengingatkan peminat motor show untuk segera membeli sebelum harga khusus ini berakhir. Harga ini spesial kita kasih buat konsumen yang ingin memiliki Ninja 250 SL,” kata Michael seraya mengingatkan harga tersebut punya batas waktu.

Dipasarkan di Jepang, Honda PCX Listrik Bisa Kudeta Gesits 30 November, 2018

Posted by proud2ride in Honda, Merk.
Tags:
add a comment

D3D4EE69-3CC4-4F28-A79C-F7CF11637BB2

Gesits tengah jadi pembicaraan di Indonesia soal motor listrik. Soalnya Presiden saja dengan gagahnya menjajal motor ini. Begitu pula dengan Kementrian Perindustrian yang telah melebeli Gesits sebagai karya anak bangsa dengan dua dokumen saktinya agar Gesits menuju proses produksi.

Namun, pada hari Jumat (30 November 2018) berita terbaru meluncur dari markas Honda di Jepang yang menyebutkan Honda PCX Listrik telah dipasarkan. Mantap!

Ini artinya, predikat PCX Listrik telah berubah dari sebelumnya sebagai motor konsep, sekarang diproduksi massal. Honda Jepang menggarisbawahi bahwa pemasaran motor listriknya secara terbatas di Negeri Sakura tersebut.

Kok terbatas? Iya, Honda baru baru memasarkan PCX Listrik kepada perusahaan terentu. Status pun baru beli sewa saja. Sekitar 250 unit konon akan dipasarkan di Jepang per tahunnya. Jadi warga Jepang belum semuanya bisa menikmati motor ini. Meski begitu, proses ini tergolong signifikan. 

Karena sang motor sebagai motor konsep, baru dipamerankan di ajang pameran Tokyo Motor Show 2017. Sementara di Indonesia, PCX Listrik diperkenalkan di pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show 2018.

Melihat gelagat terbaru ini, Honda Indonesia hanya menunggu waktu untuk membuat PCX Listrik mengaspal resmi di Indonesia. Ada yang berkata pertengahan atau akhir 2019. Hemm, melihat keseriusan Honda, bisa jadi PCX Listrik bakal mengkudeta Gesits untuk hadir duluan.

Soal kekuatan jelajahnya, PCX listrik dibekali motor penggerak berkekuatan 4,2 kilo Watt. Dengan kekuatan ini, sang motor bisa menjelajah sejauh 41 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh. Ada dua baterai yang disediakan, dan dapat dilepas untuk mempermudah pengecasan. Saat baterai diisi ulang secara full selama enam jam.

Gesits jadi Anak Emas, Diakui Sebagai Motor “Karya Anak Bangsa” 30 November, 2018

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: , ,
add a comment

56926E80-3D79-4618-B05D-EAB67B5CBAA2

Nasib motor listrik Gesits sungguh beruntung setelah diakui pemerintah sebagai motor “karya anak bangsa”. Pengakuan ini menyusul dikeluarkannya sejumlah surat izin mengenai keberadaan Gesits hingga melapangkan jalannya menuju proses selanjutnya untuk diproduksi secara massal.

Pekan ini, Gesits menerima dua dokumen untuk mulai diproduksi yakni Kode Perusahaan dan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dari Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elekronika (Dirjen Ilmate) Kemenperin.

Dua dokumen ini menjadi dasar diakuinya Gesits sebagai kendaraan hasil rakitan dalam negeri. Melalui dokumen ini pula motor bisa menjalani pengujian tipe sebagai langkah untuk diakui sebagai kendaraan legal di jalan raya.

4B4EA4A7-22B2-493C-98DD-74F8199F11DE

Perjalanan Gesits yang panjang dalam melahirkan sepeda motor listrik anak bangsa cukup panjang. Gesits menemukan penantian untuk dikenal luas setelah Presiden Jokowi menjajal performanya di Istana Negara, November 2018 lalu.

Gesits sendiri memang pantas menerima kado sebagai anak emas pemerintah di industri otomotif, karena perjalanan panjang yang telah dilakukan dalam mewujudkan sosoknya. Terakhir tiga lembaga nasional terlibat intens dalam kemajuan motor listrik ini.

Ketiganya adalah PT Wijaya Karya Manufaktur, PT Gesits Technologies Indo (GTI) yang diprakarsai group Garansindo serta Institut Teknologi Surabaya (ITS). Penyerahan penetapan Kode Perusahaan dan NIK diberikan langsung oleh Dirjen Ilmate Harjanto kepada Direktur PT Wijaya Karya Manufaktur M. Samyarto, disaksikan CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI) Harun Sjech di Jakarta.

C6D72C9E-454B-4942-805A-35F5B2F3E100

Gesits menjadi industri kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia yang menerima Kode Perusahaan dan NIK dari Kemenperin. Di sisi lain Harun sangat memuji proses yang dinilainya sangat cepat. “Kami mendukung penuh kelancaran proyek sepeda motor listrik GESITS sesuai intruksi Presiden karena merupakan karya anak bangsa,” kata Harjanto pekan ini di Jakarta.

 

Dimas Ekky Berpeluang Besar Cetak Prestasi di Moto2 2019 29 November, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

0386123A-492C-4644-BE2F-32AE98F7ED7A

Setelah lima tahun lebih tak ada pembalap Indonesia yang berlaga di ajang MotoGP, tahun 2019, Dimas Ekky akan melepas dahaga kerinduan itu. Dimas akan membalap satu seri full bersama tim Idemitsu Honda Team Asia di kelas Moto2. Dia akan bertandem dengan pembalap asal Thailand, Somkiat Chantra.

Jauh sebelum Dimas, dua pembalap Indonesia yakni Doni Tata dan Rafid Topan pernah berlaga semusim di ajang kelas menengah tersebut. Sayangnya ptestasi keduanya kurang bersinar hingga sesaat saja berkiprah di Moto2. Akankah Dimas bernasib serupa?

Dimas disebut-sebut bisa berbicara banyak di Moto2. Alasannya, seperti diutarakan legenda balap nasional M Fadli, musim 2019, Moto2 akan menggunakan mesin baru dari pabrikan Triumph. “Karena itu, Dimas punya kesempatan yang sama besar dengan rider-rider Moto2 lainnya,” ungkap Fadli.

Dengan pasokan mesin terbaru dari Triumph berkapasitas 765cc, setiap tim akan memulai dari nol lagi data mesin mereka. Sebelumnya, mesin motor moto2, berasal dari pemasok tunggal yakni Honda CBR600.

81657D3A-84CD-494A-A70A-2533EBC4FEAF

Gelagat tersebut terasa saat Dimas mengikuti test pra musim di Sirkuit Jerez, Jumat-Minggu (23-25/11). Dimas Ekky membuat sebuah kejutan pada hari terakhir yang berlangsung basah dengan catatan waktu terbaik ke-5.

Dimas mencetak waktu lap terbaik 1 menit 48.003 detik. Sementara catatan terbaik ditorehkan oleh Steven Odendaal dengan waktu lap terbaik 1 menit 46.704 detik. Beda Dimas dan Steven hanya 1 detik lebih saja. Namun jika digabung dengan waktu lap terbaik selama tiga hari tes Jerez, Dimas hanya berada di posisi ke-24.

Sebelumnya pada latihan hari pertama, Dimas menempati posisi ke-13 dari 22 pembalap. Lalu pada hari kedua berada di posisi 23 dari 30 pembalap. Tim menyatakan Dimas sudah mulai beradaptasi dengan baik bersama motornya.

84D2526D-4FE5-4F95-B438-ECB0863E79DA

Semua berharap, dalam sisa waktu menjelang balapan pada Maret 2019, Dimas bersama tim bisa menemukan data terbaik untuk bersaing dengan 30an pembalap Moto2. Pengalaman membalap di kancah Eropa selama 4 tahun serta 3 kali tampil sebagai pembalap wildcard di Moto2 2018, bakal menjadi modal besar buat pembalap asal Depok ini.

Seri Terakhir Balapan Asia, Astra Honda Kejar Dua Gelar ARRC 2018 29 November, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

25175858-560A-4340-9352-866B5DBCC014

Ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) bakal menuntaskan seri terakhir di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, 1-2 Desember 2018, para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) menyimpan tekad besar, merebut dua titel juara.

Ada tersebut sangat mungkin dilakukan setelah pembalap Honda Indonesia memastikan merebut satu gelar juara di kelas Asia Production (AP) 250. Peluang lainnya untuk menambah gelar juara ada di kelas Supersport (SS) 600.

Pertengahan Oktober 2018 lalu, Rheza Danica Ahrens memastikan gelar juara kelas AP 250 saat melakoni balapan sengit di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat. 

4917D45F-86DF-4A95-B3B7-F0828642E821

Sementara di seri terakhir, peluang merengkuh gelar di kelas SS 600 terbuka untuk Andi Farid Izdihar (Andi Gilang). Perbedaan jarak antara Andi dan pemimpin klasemen terpaut 37 poin dengan menyisakan 50 poin maksimal yang diperebutkan pada balapan akhir pekan ini.

”Saya sangat siap menghadapi putaran terakhir di Thailand ini. Saya akan fokus mengerahkan kemampuan terbaik, apalagi peluang menjadi juara di kelas Supersport 600 masih terbuka untuk saya. Mohon doa dan dukungannya agar impian saya bisa terwujud menjadi juara kelas SS600 di ARRC tahun ini,” ujar Andi.

Sapu Bersih AP250

Sementara itu, di kelas AP250, masih ada harapan untuk AHRT menyapu gelar peringkat pertama hingga ketiga. Mario Suryo Aji dan Awhin Sanjaya masih sangat besar harapannya untuk merebut peringkat akhir kedua dan ketiga.

FAB634FD-14F6-4DE4-8FA3-E4E6C380BF04

Mario saat ini menduduki peringkat ketiga pada klasemen sementara, dan hanya terpaut 4 poin dari peringkat kedua yang diduduki pebalap Thailand. Sedangkan Awhin membuntuti di peringkat keempat dan hanya berjarak 9 poin dari pebalap yang sama. Masih ada 50 poin maksimal yang diperebutkan.

Di lain hal, meski sudah menggenggam gelar juara kelas AP250, Rheza justru tak mau mengendorkan semangat untuk meraih hasil baik. ”Sebaliknya, saya ingin menyempurnakan kemenangan dan akan berjuang sampai batas kemampuan untuk memenangkan balap di Buriram ini,” ucap Rheza.

Gerry Salim Membalap di kelas SS600

Pada seri terakhir ARRC 2018 ini, juara kelas AP250 tahun lalu, Gerry Salim, kembali merasakan ketatnya atmosfer balap bergengsi Asia ini. Pebalap yang baru saja menyelesaikan musim di ajang CEV Moto3 Junior World Championship ini akan turun di kelas SS600 menggantikan pebalap AHRT lainnya, Irfan Ardiansyah yang mengalami patah tulang saat latihan persiapan.

0B237855-FDF6-4DC6-BA81-139466A05D27

”Setelah satu musim balap di Eropa, ini adalah kesempatan pertama saya kembali merasakan atsmosfer balap Asia. Saya akan balap di kelas supersport seperti dua tahun silam. Tentu saya perlu adaptasi kembali, karena di Eropa saya menggunakan Moto3. Semoga saya bisa memberikan penampilan terbaik,” ucap Gerry.

Keseruan seri terakhir ARRC ini bisa disaksikan di salah satu stasiun televisi swasta, Sabtu dan Minggu (1-2 Desember), mulai pukul 13.00 WIB.

Kemolekan Yamaha FreeGo di Film TVC Youtube, Yuk Lihat ! 28 November, 2018

Posted by proud2ride in Merk, Yamaha.
Tags: ,
1 comment so far

4AF566F5-EC95-48A3-8CBD-C5953D02494D

Seperti apa keunggulan maupun kekurangan dari Yamaha FreeGo, bisa dilihat dari tayangan TVC yang baru saja dikeluarkan Yamaha melalui Youtube.

FreeGo yang dihadirkan Yamaha sebagai solusi untuk menunjang kesibukan masyarakat, tampil perdana di ajang Indonesia Motor Show 2018, awal Oktober lalu.

FreeGo hadir dengan sejumlah fitur yang menarik dan fungsional. Antara lain, memiliki bagasi besar seperti NMAX, desain yang futuristik dengan lampu depan LED yang mewah.

Lalu inovasi Smart Front Refuel yang menjadikan lubang pengisian bahan bakar ada di posisi depan. Fitur ini membuat glove Box alias laci kecil di bagian bawah stang khasnya skuter tak ada di FreeGo.

Motor yang punya bandrol 18.500.000, Rp. 19.700.000, dan Rp. 22.500.000 ini juga dilengkapi Electric Power Pocket untuk mengisi daya gadget. Bagaimana jelasnya, yuk kita saksikan TVC FreeGo di jaringan Youtube ini !

Seru Banget, Bikers Honda Verza Jawa Barat Gelar Napak Tilas Jejak Perjuangan 27 November, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

C3FC1698-B99A-439F-AC10-864104407A3D

Bikers Verza Rider Community Indonesia (VRCI) wilayah Jawa Barat mengadakan agenda tahunan rutinnya, yaitu Touring Gabungan (Tourgab) VRCI wilayah Jawa Barat Part 3. Tahun ini acara dilaksanakan di Karawang dengan tema “NAPAK TILAS JEJAK PERJUANGAN”.

Acara yang berlangsung Sabtu, 24 Nopember 2018 ini dihadiri oleh perwakilan dari 14 region VRCI Se-Jawa Barat. Bikers berasal dari perwakilan VRCI di sejumlah kota di Jawa Barat. 

Oleh panitia, bikers luar kota ditempatkan di sebuah rumah warga di Rawamerta yang khusus disewa sebagai tempat istirahat. Sabtu malam acara ditandai dengan malam keakraban di lokasi menginap ini.

F01E68B2-3CC4-41E9-83A3-DE5B7C1A4895

Petualangan bikers menjelajah sejumlah jengkal sejarah di Karawang dilakukan Minggu pagi 25 November. Di antaranya, monumen Rawagede, tempat peristiwa berdarah pembantaian laki-laki warga sipil oleh tentara belanda yg menewaskan sekitar 431 jiwa.

“Di Rawagede bikers mendapatkan cerita tentang pembantai pada saat itu dari Ketua Yayasan Monumen yakni Sukarman) yang merupakan keturunan dari salah satu korban pembantaian pada waktu itu. 

“Kami juga melakukan do’a bersama di pemakaman “SAMPURNA RAGA” untuk para korban pembantaian,” ujar Ketua Pelaksana Agenda Tourgab VRCI WILAYAH Jabar part 3, Kang Arsyad yang berasal dari VRCI Region Karawang.

643BE116-6D64-49A7-BA76-96048638A629

Setelah itu bikers berkunjung ke salah satu situs bersejarah di daerah Karawang, yaitu Candi Jiwa dan Candi Blandongan. Berkunjung ke situs-situs bersejarah ini amat dinikmati oleh bikers.

“Tourgab kali ini kami lakukan, agar kami mengetahui sejarah negeri ini, dan perjuangan para pahlawan untuk memerdekakan Negeri ini, langsung dari nara sumbernya agar kami juga bisa lebih menanamkan jiwa Nasionalisme terhadap Negeri ini,” ujar Ketua VRCI Wilayah Jawa Barat Bro Irfan dari VRCI Bekasi.

68FBAECC-C4DC-4917-8678-EC8B4389249A

Ini Dia Skuter Yamaha Maxi Terbaik di Yogyakarta & Sekitarnya 27 November, 2018

Posted by proud2ride in Event, Merk, Uncategorized, Yamaha.
Tags: ,
add a comment

C70BF227-3A69-4B8D-B55D-28F986F19356

Skuter Maxi Yamaha terbaik berkumpul di ajang semifinal CustoMAXI di Yogyakarta yang digelar Sabtu (24/11) di Jalan Suroto, Kotabaru, Gondokusuman. event modifikasi motor-motor MAXI Yamaha itu menampilkan hasil modifikasi unggulan.

Sebelumnya, ajang semifinal telah digelar di Bekasi. Berikutnya masih ada Balikpapan, Makassar, Medan, Denpasar, Surabaya dan Bandung. CustoMAXI 2018 melombakan tiga kategori yaitu Daily Use, Master Class dan Rising Star. Kategori Daily Use dan Master Class dibuka untuk Nmax, Aerox 155, Xmax. Yang paling baru adalah kategori Rising Star dengan motor Lexi.

Semifinal CustoMAXI Yogyakarta pun berjalan seru memperlihatkan kreativitas para pemenang yang berhasil mencuri perhatian para juri.

6843AF1B-4F61-49E8-AEC9-D4184328BB6D

Pemenang Kategori Master Class Xmax Agus Hadi Purwanto mengatakan, dia ajang ini dia menampilkan Xmax temanya baby matrix. “Saya mengembangkan lagi konsep baby matrix pada CustoMAXI kali ini. Warna dasarnya merah dan corak grafisnya airbrush tekstur,” jelas Agus.

Sementara itu Pemenang Kategori Master Class Aerox 155, Rofi Purningrum menampilkan konsep aurora perpaduan warna biru dengan tampilan fashion racing. Cukup simpel dengan tetap mempertahankan kesan motor Aerox dan mencerminkan bentuknya. Tidak banyak perubahan pada bodi dan rangka. Ada tambahan beberapa part racing.

A722470C-678F-4366-8CB6-7707B17295E4

Pemenang Kategori Rising Star Lexi, Ian Ramadhan mengaku baru dua minggu membeli Lexi. Modifikasinya sporty look. “Karena saya suka warna merah jadinya warna utama. Agar terlihat gahar dibuat decal shark. Pengerjaan keseluruhan Lexi ini dua minggu,” ujarnya.

Selanjutnya para pemenang semifinal kategori Master Class dan Rising Star dari Yogyakarta dan 7 kota lainnya akan bertarung di final yang digelar 2 Maret 2019 di Bandung.