jump to navigation

Royal Enfield Meteor 350 Resmi Hadir di Indonesia, Cruiser yang Mudah Digunakan 31 Maret, 2021

Posted by proud2ride in Produk Baru.
Tags:
add a comment
Royal Enfield Meteor 350

Royal Enfield, brand global di segmen sepeda motor ukuran menengah (250-750cc) meluncurkan Royal Enfield Meteor 350 di Indonesia pada Rabu (31/3). Sepeda motor ini dikenal sebagai all-new easy cruiser.

Meteor 350 terbaru ini menambah jajaran warisan Royal Enfield dalam memproduksi sepeda motor cruiser, mulai dengan Citybike pada tahun 1990-an kemudian Lightning, sebagai cruiser jalan raya pertama di India, lalu pada tahun 2002 Royal Enfield juga membawa generasi pertama Thunderbird yang mampu menaklukkan segala medan.

Evolusi selanjutnya, UCE twin-spark Thunderbird 2008 dan Thunderbird X, kian mendefinisikan segmen cruiser India, menggabungkan pengalaman berkendara yang santai dengan gaya kota kontemporer.

Dibangun di atas warisan yang kental dan pengalaman jelajah jarak jauh, Meteor 350 siap untuk mengarungi perjalanan yang lebih hebat lagi.

“Meteor 350 merupakan cruiser yang unggul, mudah digunakan oleh pengguna, serta menawarkan kombinasi menawan dari gaya klasik cruiser dengan kemampuan modern. Kami ingin memproduksi sepeda motor yang memberikan pengalaman berkendara optimal, baik bagi pengendara baru maupun yang sudah senior,” ujar Siddhartha Lal, Managing Director of Eicher Motors Ltd saat peluncuran Royal Enfield Meteor 350.

Meteor 350 juga dilengkapi dengan Royal Enfield Tripper, perangkat navigasi turn-by-turn untuk petunjuk arah. Terintegrasi dengan Google Maps, semua informasi lengkap dapat diakses pengendara untuk  membuat keputusan yang tepat tanpa mengganggu konsentrasi di jalan.

“Sejauh ini, fitur ini adalah dukungan navigasi roda dua terbaik. Secara keseluruhan, all-new Meteor 350 adalah sepeda motor yang berpengalaman dan unggul, dan kami yakini akan membawa masa kejayaan dalam berkendara,” tambah Siddhartha Lal.

Edisi dan Warna Royal Enfield Meteor 350

Royal Enfield Meteor 350 akan tersedia dalam 7 warna dengan 3 edisi berbeda, yaitu Fireball, Stellar dan Supernova. Meteor 350 Fireball tersedia dengan tangki bahan bakar berwarna merah tunggal atau kuning cerah dengan lapisan pelek roda yang serasi, memiliki fitur blacked-out cycle parts dan mesin, yang dilengkapi dengan machined fins.

Meteor 350 Stellar dilengkapi dengan tangki kontemporer berwarna merah, biru, atau hitam matt dan komponen bodi yang serasi, hadir dengan setang dan knalpot krom ditambah sandaran punggung yang nyaman untuk pembonceng.

Sedangkan Supernova merupakan pilihan kelas atas, dengan hasil akhir dual-tone biru atau coklat dengan bagian bodi yang serasi, serta dilengkapi dengan roda mesin, pilihan jok premium dan kaca depan.

Meteor 350 tersedia dengan harga Off The Road mulai dari Rp.85.100.000 untuk Fireball, Rp.86.500.000 untuk Stellar dan Rp.87.900.000 untuk edisi Supernova. Royal Enfield Meteor 350 sudah bisa dipesan mulai dari hari peluncurannya ini.

Motor Listrik Budi Luhur BL-SEV 01 Lakukan Uji Coba Perdana Di Sirkuit Sentul 15 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Produk Baru.
Tags: , ,
add a comment

Universitas Budi Luhur sukses memperkenalkan sepeda motor listrik terbarunya yang diberi nama Budi Luhur – Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01) bulan lalu.

Kini untuk mengetahui sejauh mana performa yang dihasilkan oleh motor sport listrik ini, Universitas Budi Luhur langsung melakukan uji coba pertama di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat pada akhir pekan lalu.

Uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana kinerja handling BL-SEV01 di trek lurus dan tikungan Sirkuit Sentul. Sepeda motor tanpa emisi gas buang ini dipacu semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebagai tolak ukur awal pengembangan BL-SEV01.

Uji coba ini tidak tanggung-tanggung dengan menggandeng pembalap muda, Galih Aji Prakoso, yang juga merupakan alumni Universitas Budi Luhur. Pembalap kelahiran tahun 1993 ini sudah turun dan menjuarai beberapa kejuaraan nasional mulai dari Indospeed Race Series, Indoclub Championship, Yamaha Sunday Race, Honda CBR Race Day, Kawasaki Racing Academy Race dan lain-lain. 

Pemilihan Galih sebagai tester rider juga diharapkan bisa memaksimalkan kinerja performa motor dan memberikan masukan kepada pihak Universitas Budi Luhur agar dikembangkan lebih baik lagi di kedepannya.

“Ini merupakan pengujian pertama motor listrik BL-SEV01 di lintasan Sirkuit Sentul dengan menggandeng pembalap profesional sebagai tester rider,” ungkap Kepala Tim Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono.

Setelah mendapatkan masukan dan data performa usai uji coba perdana ini, Universitas Budi Luhur melakukan evaluasi kembali BL-SEV01 dan disempurnakan kembali di Lab Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur.

Spesifikasi BL-SEV01 didukung dengan motor listrik BLDC 96 Volt dengan tenaga mencapai 16 kW, didukung oleh baterai 48Ah dan controller 96 Volt 200 Ampere. Kemudian baterai bisa kembali terisi penuh setelah melakukan pengecasan selama 4 jam.

Hasil uji coba pertama kali ini cukup baik karena BL-SEV01 berhasil menyelesaikan 11 tikungan dan trek lurus sepanjang 900 meter dengan baik. Alhasil BL-SEV01 juga sempat mencatatkan top speed hingga 100 kilometer per jam.

Sayangnya ketika sepeda motor akan dipacu kembali lebih kencang, BL-SEV01 mengalami permasalahan ketika memasuki tikungan S kecil. Kuda besi ini kembali ke dalam paddock pit dan langsung dianalisis permasalahannya.

Setelah memeriksa kondisi dan melakukan evaluasi, tim menemukan permasalah di bagian gear set. Komponen yang digunakan sekarang ini mengalami pengurangan performa setelah melewati beberapa lap di Sirkuit Sentul.

“Setelah BL-SEV01 dievaluasi dengan tim, ternyata permasalahan di gear set depan pada rantai yang giginya kalah habis karena di tes maksimum di lintasan Sirkuit. Tetapi bersyukur motor listrik dan baterai tidak mengalami masalah dan dalam keadaan normal. Pengetesan pertama ini kami akhiri dahulu nanti kita evaluasi dan lanjutkan pengetesan kedua di Sirkuit Sentul kembali,” tambah Jono.

Aksi uji coba kali ini juga langsung disaksikan oleh Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro. Dia pun mengakui sangat senang dengan uji coba yang dilakukan oleh civitas Universitas Budi Luhur dalam pengembangan teknologi sepeda motor listrik di Indonesia.

Kasih Hanggoro yang juga pehobi sepeda motor besar ini juga berjanji akan terus memberikan dukungan dan memberikan ruang kepada seluruh civitas Universitas Budi Luhur dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

“Pengetesan pertama ini cukup memuaskan dan kita akan melakukan pengujian motor listrik BL-SEV01 sampai maksimal di lintasan balap. Oleh karena itu nanti akan ada pengetesan kedua di Sirkuit Sentul dengan sepeda motor yang sudah dikembangkan lebih baik lagi. Saya akan support terus pengembangan motor listrik BL-SEV01 sebagai karya anak bangsa yang dikerjakan langsung oleh Dosen dan Mahasiswa Universitas Budi Luhur serta bekerjasama dengan LIPI,” ungkap Kasih Hanggoro.

Motor Beta Diperkenalkan di Indonesia, Motor Asal Mana Tuh ? 15 Maret, 2020

Posted by proud2ride in Produk Baru.
Tags:
add a comment

959AEA56-83CC-4218-B9F3-BFA8EF64040A

Beta Motorcycle’s turut meramaikan pasar Indonesia. Hemmm… brand baru nih. Dari masa asalnya? Yup, motor bergenre enduro ini merupakan merek asal Italia.

Brand yang terdengar baru ini ternyata sudah lama digunakan dan memiliki banyak peminat di Dunia khususnya di Eropa, bahkan pada ajang kompetisi Hard Enduro, Beta Motorcycle’s banyak digunakan oleh Professional racing rider’s karena memiliki tenaga dan daya tahan yang luar biasa.

PT. Roma Motor Utama, menjadi importir resmi untuk Beta Motorcycle’s di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara dengan konsumen dan peminat motor terbanyak di dunia. Selain itu pecinta motor enduro atau biasa disebut dengan motor trail pun tak kalah banyak.

Ditemui di kantor resmi Beta Motor Indonesia, Matteo Guerinoni selaku komentator MotoGP ternama sekaligus CEO dari PT. Roma Motor Utama, secara resmi mengumumkan kehadiran Beta Motorcycle di Indonesia.

Pria yang sudah sejak lama menjadi warga negara Indonesia ini pun sangat yakin bahwa Beta Motorcycle akan diterima dengan baik oleh pecinta enduro di Indonesia.

“Hingga saat ini, antusiasme akan kehadiran Beta Di Indonesia sangat baik, sudah banyak pula yang saya lihat menggunakan Beta di jalur off road, kerana memang motor ini sangat menyenangkan” ucap Matteo, yang juga merupakan pecinta olah raga Enduro.

Kehadiran Beta Motor Indonesia pun bertujuan untuk memberikan sensasi berkendara off road dengan motor enduro yang memiliki tenaga yang luar biasa, teknologi yang canggih, mudah di kendarai, ringan dan juga memberikan kepuasan berkendara yang tidak didapatkan dari motor pabrikan lainnya.

515074D6-F976-4F40-8BEE-E3641E40E651

RR MY 2020

Beta Motorcyle’s yang sudah sejak awal 1900-an eksis di eropa ini, kini meluncurkan RR MY 2020 ke pasaran, mengutip kalimat “The Future has Arrived”, Beta merepresentasikan generasi terbaru motor Enduro dibawah RR Brand.

Dimana pengguna akan mendapatkan sensasi berkendara yang tidak akan didapatkan pada motor Enduro lainnya.

Koleksi terbaru ditahun 2020 ini, Beta menawarkan 8 tipe mesin yang berbeda, yaitu untuk kategori 2 stroke ada pilihan 125, 200, 250 dan 300 cc, sedangkan untuk kategori 4 stroke ada pilihan 350, 390, 430 dan 480 cc.

Pada kesempatan ini, Matteo di damping oleh partner, Roberto D’Auria yang merupakan official bike tester dan juga professional racing rider asal Italia, memperkenalkan 2 koleksi terbaru dari motocross Beta yang dihadirkan oleh mereka di Indonesia, yaitu Beta RR 300 2T & XTRAINER 300 2T. “

“Banyak orderan untuk motor 2 stroke, karena di Indonesia sendiri motor 4 stroke tidak terlalu diminati” jelas Matteo.

Koleksi Beta terbaru ini menawarkan Design dengan geometri dan frame baru yang dapat meningkatkan stabilitas dan kelincahan berkendara.

Design tailpiece terbaru untuk mengurangi kerusakan selama digunakan pada jalur off road. Selain itu, air filter boot juga diperbaharui, filter mounting system dan komponen elektrik serta oil reservoir juga di sertakan.

Untuk suspensinya, koleksi terbaru ini menggunakan design shock absorber terbaru, seperti; New Top-out System, guna memperbaiki grip dan kontak dengan tanah saat melakukan hard-breaking. New Longer Shock Bumper, guna memberikan proteksi tambahan. Serta New Valving untuk menyelaraskan dengan frame terbaru.

Sebagai motor Enduro, tentu harus memiliki system pendingin yang baik, pada Beta 2020, kini terdapat water hoses yang berada di dalam frame dan radiator yang jauh lebih efisien. Dengan begitu, membuat motor ini mampu beroperasi dengan temperatur yang stabil bahkan saat digunakan pada cuaca dan trek yang sangat ekstrim.

Kapasitan tangki juga ditingkatkan menjadi hamper 10 Liter, memungkinkan untuk digunakan pada jarak jauh serta design tangka yang ergonomis memberikan kemudahan bergerak.

Handlebar’s juga menjadi lebih lebar, side stand lebih besar untuk pemilik kaki yang besar, grip sepatu yang lebih nyaman, design rantai baru, dan juga pedal rem yang baru.

Terkait dengan design, yang membedakan dari tipe sebelumnya adalah; front cowl, front & rear fenders, ducts dan juga fairings. Spatbor, tailpiece, handlebar protector, jok, silencer protector, digital intrumen, rear light dan juga frame protector.

ACBDAA03-3CCC-402D-96EC-C2895C138E46

Design terbaru ini membuat Beta RR dan Beta XTRAINER siap dan aman digunakan pada jalur tereksrim sekalipun.

Matteo percaya bahwa masyarakat Indonesia akan mendapatkan kepuasan menggunakan motor enduro dari Beta, karena dia sendiri sudah lama menggunakan motor ini dan sangat menyukainya, namun Matteo pun sadar bahwa masyarakat Indonesia pasti mempertanyakan bagaimana ketersediaan spare parts dan juga after salesnya.

Menanggapi hal ini, Matteo Bersama parter menjamin ketersediaan spare parts original dan juga aftersales market dari Beta.

Memang sudah seharusnya, motor build up menggunakan spare part’s original, karena untuk mencegah penurunan performa, hal ini juga ditujukan untuk jangka waktu pemakaian yang lebih lama.

“Selama saya menggunakan Beta, jarang sekali ada masalah di spare partsnya, padahal saya dan beberapa teman lainnya kalau bermain off road itu enduro, artinya full speed di trek off road. Selain itu, saya dan teman-teman bisa memakan waktu seharian dan beberapa kali dalam satu minggu, namun tidak ada masalah,” ucap Matteo dan Roberto.

Cuma Punya Duit 10 Juta, Beli Aja Bebek Terbaru Dari Viar 3 Maret, 2020

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: ,
add a comment

41B3C6EE-0458-4BE6-9357-F6786758B8C7

Brand lokal Indonesia, Viar Motor menemukan celah menarik dalam penjualan sepeda motor. Di tengah melemahnya perhatian brand besar pada sepeda motor bebek, Viar malah memperkenalkan motor jenis cub tersebut ke pasar Indonesia.

Masih dalam hitungan awal tahun, Viar Motor meluncurkan motor bebek dengan nama Star NX. Latar belakang kehadirannya, bagi Viar motor bebek ini masih tetap ada peminatnya. Tidak semua konsumen mementingkan gaya hidup atau lifestyle.

Menariknya, demi bersaing dengan bebek-bebek dari brand besar, Viar Star NX dibandrol cukup murah, yakni Rp 9.950.000 on the road Jadetabek. Bebek Viar hadir dalam 2 varian warna, yakni Diamond Red dan Bright Black.

Sebagai pembandingnya, bebek-bebek lainnya punya harga sekitar 15 jutaan. Yamaha Vega Force Rp 16.665.000, Suzuki Smash FI Rp 15.350.000, dan Revo Fit Rp 14.621.000.

Jangan dianggap enteng dulu. Viar juga membekali bebeknya dengan spesifikasi dan fitur yang cukup modern. Antara lain, sistem LED Headlamp dengan DRL (Daytime Running Light).

Star NX hadir dengan mesin berkubikasi 100cc berpendingin udara. Untuk menambah kenyamanan, Star NX dibekali peredam kejut tipe teleskopik dan dual shock absorber di bagian belakang. 

Frengky Osmond, Marketing Communication PT. Triangle Motorindo menjelaskan bahwa sepeda motor ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan sebagai kendaraan operasional maupun kendaraan sehari-hari.

“Kami melihat bahwa pasar moped masih akan tetap ada dengan beragam kelebihan dan kemudahan terutama dari sisi penggunaan serta perawatan. Kami rasa motor ini akan sangat cocok digunakan oleh driver ojek online, perusahaan sebagai kendaraan operasional, maupun ekspedisi sebagai armada pengiriman,” ujar Frengky.

Dari sisi pembiayaan, lanjut Frenky, cukup ringan dengan skema cicilan yang menarik. “Hanya dengan DP di kisaran satu jutaan, serta cicilan mulai dari 10 ribuan per hari, konsumen sudah bisa mendapatkannya,” tandasnya.

Aprilia SXR 160, Bakal Ganggu Nmax & PCX Jika Masuk Indonesia 12 Februari, 2020

Posted by proud2ride in Produk Baru.
Tags:
add a comment

4D9004D7-1CCC-4D62-B56F-6875D9CF61F7

Sebuah skuter maxi dengan mesin 160cc hadir di India dengan brand ternama asal Italia, yakni Aprilia. Dengan nama Aprilia SXR, motor ini telah dirilis oleh Aprilia India dalam gelaran India Auto Expo 2020.

Meliat tampang dan dapur pacunya, Aprilia SXR head to head dengan dua maxi skuter ternama di Indonesia, yakni Yamaha Nmax dan Honda PCX.

Tak berlebihan, jika sang motor diharapkan bisa masuk pasar Indonesia, meramaikan persaingan di pasar skuter berbadan besar kelas 150cc.

Di India, Aprilia SXR diperkirakan bakal dibandrol sekitar INR10 ribu atau setara dengan Rp.19 juta. Jika Aprilia SXR diimpor ke Indonesia harganya masih bisa bersaing dengan Nmax dan PCX yang versi ABS-nya adalah sekitar Rp.33 juta.

Hemmm, tentunya persaingan ketiganya bakal meriah. Bakal ada tiga brand saling kejar di kelas laris ini. Sejauh ini, Suzuki Indonesia ogah menghadirkan saingan untuk Nmax dan PCX ini.

Meski dikembangkan di India, namundesain dan pengembangannya masih dilakukan di Italia. Napas Eropa masih terasa jadinya. Disebutkan, Aprilia SXR 160 telah memenuhi standar emisi gas buang India, BS VI.

C8B4B84B-29F8-474B-A731-C45AB40BA574

Selain bertampang gagah, sejumlah fitur modern disematkab untuknya, seperti full-LED lighting, bagasi yang besar, instrumen panel digital, hingga USB slot. Juga ada Windshield tinggi di bagian depan, khas skuter besar.

Sementara bagian kaki-kakinya dibekali suspensi depan teleskopik dan bagian belakang single-sided suspension. Sedangkab pengeremannya sudah mengadopsi rem cakram ABS dengan rem tromol di bagian belakang.

Bagian mesin memang belum diumbar spesifikasinya. Namun banyak yang menduga Aprilia SXR 160 bermesin sama dengan Aprilia SR 160, 1 silinder 160 cc 3 katup bertenaga 10,8 hp. Hemmm, lumayan bersaing dengan Nmax dan PCX.

Canggih, Ban Tanpa Angin Bakal Disiapkan untuk Sepeda Motor 31 Januari, 2020

Posted by proud2ride in Produk Baru, Teknologi.
Tags:
add a comment

B4C26917-AA45-4297-BCDE-AFBBC110F8B9

Sebuah terobosan baru yang amat dinanti-nanti meluncur dari pabrik Ban Bridgestone. Brand asal Jepang ini, tengah mengembangkan ban sepeda motor tanpa menggunakan angin.

Sebelumnya Bridgestone sudah mematangkan, ban tanpa angin khusus truk dan pesawat. Disebutkan, Bridgestone akan segera memperkenalkan ban motor tanpa angin ini.

Sebagaimana ditulis detikcom dari Visordown, teknologi terbaru ban ini akan mengakhir era ban kempes.

Berkat bentuknya yang unik, ban tanpa angin ini disebut bisa menopang beban sampai 2.267 kg dengan bahan dari termoplastik daur ulang. Ban ini juga dikatakan sudah melalui berbagai tahap pengujian.

Ban ini terbuat dari termoplastik daur ulang, didesain menjadi satu struktur layaknya jaring yang menopang bobot kendaraan.

C45A3442-DB25-4CC7-BBC7-741C5CBE5C34

Ban ini telah menjalani pengujian dunia nyata dan benar-benar anti-tusukan dan karena mereka tidak perlu mengembang, mereka tidak akan pernah kehilangan tekanan seiring waktu.

Bridgestone juga mengklaim kalau ban biasa sekitar 90 persen energi bisa hilang saat berputar. Maka dengan menyederhanakan struktur ban, ban tanpa udara ini bisa meminimalkan kehilangan energi.

Hasilnya, ban ini memiliki tingkat ketahanan saat berputar, dan bisa berkontribusi pada pengurangan emisi CO2. Saat ini sang ban telah mulai dijual untuk sepeda. Hemm,,, bener-bener canggih.

Wow, Menanti BeAT Baru di Januari 2020 5 Januari, 2020

Posted by proud2ride in Honda, Merk, Produk Baru.
Tags: ,
2 comments

6C17284F-28A5-40F0-BFD2-8FAB17C52CA3

Awal tahun bakal menjadi tonggak baru lagi bagi perjalanan Honda BeAT di pasar sepeda motor Indonesia. Kabar yang P2R peroleh, PT Astra Honda Motor (AHM) telah mematangkan sosok terbaru Honda BeAT.

Sejak pertengahan tahun, soal kehadiran BeAT baru terus menjadi pertanyaan. BeAT baru memang telah diprediksi bakal hadir. Pasalnya, perubahan besar pada BeAT telah terjadi cukup lama, yakni tahun 2016.

Sebagaimana dunia fashion, BeAT pun harus berganti tampang setelah empat tahun berlalu. Pemberitaan di media massa dan blogger juga telah ramai soal ini. Namun, kapan waktunya masih tertutup rapat.

Dari pabrikan AHM diterima kabar, sejak akhir tahun 2019 proses drawing untuk tampilan terbaru Honda BeAT telah dilakukan. Januari BeAT tampang baru ini konon sudah memasuki fase produksi massal.

Diperkirakan pada akhir Januari atau setidaknya Februari, BeAT baru sudah bisa dipasarkan.

Sosok BeAT baru pada dasarnya masih menggunakan garis body yang sama dengan versi saat ini. Sejumlah perubahan terjadi di berapa bagian. Secara keseluruhan, body-nya tetap compac alias ramping.

Untuk rangkanya, konon BeAT akan menggunakan milik Honda Genio yang lebih ringan dan kokoh. Mesin pun sama, mempertahankan eSP 110 cc, yang tangguh sekaligus hemat bahan bakar.

BeAT merupakan sepeda motor paling laris dalam sejarah. AHM memperkenalkan untuk pertamakali pada tahun 2008. Sejak itu, penjualan BeAt berkibar di Indonesia. Tahun 2016, motor ini merayakan produksinya yang ke-10 juta unit.

Nah, sekarang kita tunggu saja kabar pastinya!

Motor Listrik Unjuk Gigi, Selis Tampil Sebagai Produk Lokal Ketiga 1 Desember, 2019

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags:
1 comment so far

B1EAA9CA-90C0-45AD-A7AD-2565D1A6F0B0

Sepeda motor listrik di Indonesia memang barang baru. Namun kemunculannya, mulai merebak. Honda sudah menjual PCX Listrik sementara Yamaha masih menyiapkannya.

Bersamaan dengan produsen raksasa tersebut, merek lokal juga ikut unjuk gigi. Viar Motor Indonesia boleh dikatakan sebagai brand yang gencar dan pertama melahirkan motor listrik.

Sementara itu Gesits yang melakukan proses panjang menyusul melahirkan motor listrik dan sudah dijual pula saat ini.

Keberadaan motor listrik memang menjadi perhatian produsen motor saat ini menyusul Perpres No. 55 tahun 2019 tentang kendaraan bermotor listrik. Pemerintah meminta motor listrik sudah menjadi motor utama dalam beberapa tahun ke depan.

Sejak terbitnya regulasi tersebut, penjualan motor listrik terus meningkat. Tak banyak suara, Selis yang selama ini dikenal sebagai sepeda listrik, juga menggarap motor listrik.

Di ajang IIMS Motobike 2019 akhir November dan awal Desember ini, Selis kembali menampilkan produk sekuter matik bertenaga listrik bernama E-Max.

Juara Bike menjelaskan, kendaraan tersebut merupakan hasil riset internal terkait kebutuhan dan potensi popularitas motor listrik di Indonesia.

“Kami hadir dengan pabrik sepeda listrik 8 tahun lalu. Sejak tiga tahun belakangan kami juga masuk ke motor listrik dan risetnya,” kata Pemilik PT Juara Bike, Tjoa King Hoa tentang motor listriknya yang mulai diproduksi secara massal tahun depan.

Motor terbaru ini akan menggunakan battery swap, pakai baterai lithium. Alasan pakai battery swap, ini berkaitan dengan kepraktisan. Sudah banyak negara yang menerapkannya dan sukses.

Harganya cukup kompetitip, E-Max dibanderol Rp 15.5 juta dengan masa garansi selama satu tahun dan enam bulan untuk bagian baterai dan kelistrikan.

Sang motor memiliki kapasitas baterai 60 volt 20 ah yang bisa digunakan hingga 40 kilometer dengan durasi pengisian penuh 7 jam. Untuk kecepatan makaimum mencapai maksimum 50 kilometer per jam dengan daya angkut 200 kilogram.

Sebelumnya, Selis juga memperkenalkan New Bali, motor roda tiga bertudung yang menggunakan baterai 60V 45 AH dengan kecepatan maksimal 45 KM/jam yang mampu menempuh 50 Km. Motor ini dibanderol dengan harga Rp 45 juta.

Sejak April 1.500 Gesits Dipesan, September Diantar ke Konsumen 3 September, 2019

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: ,
add a comment

8A0E271F-2A6A-41AB-B888-7E17824A7769

PT Gesits Technologies Indo saat ini tengah sibuk untuk menuntaskan proses pengiriman sepeda motor listrik mereka yang bernama Gesits. Sejak dipasarkan di ajang IIMS 2019, April lalu, baru September ini motor-motor pesanan tersebut bisa dikirim ke alamat pemesan.

Pengiriman ini sebetulnya molor dari rencana awal di bulab Juni. Tak dijelaskan apa penyebab dari keterlambatan pengiriman tersebut.

Motor listrik yang boleh dikatakan sebagai pioner selain milik Viar Indonesia itu disebut telah menerima pesanan ribuan unit. “Ya, sudah ada penambahan jumlah (Surat Pemesanan Kendaraan), sekarang sudah 1.500 unit lebih,” ungkap CEO PT Gesits Technologies Indo Harun Sjech.

Angka tersebut lanjut Harun Sjech merupakan pesanan perorangan, bukan BUMN atau lain-lain. Namun Harun tak menyebutkan berapa jumlah pemesan yang non perorangan. “Yang jelas sudah ada pesanan dari pemerintah,” ujarnya.

Dikabarkan juga, demi memuluskan pelayanan kepada konsumen berupa urusan purna jual, PT GTI juga tengah menyiapkan jaringan diler terbaru. Lokasinya di area Jakarta dan beberapa kota di Jawa-Bali.

Sementara untuk bengkel juga akan diperluas wilayahnya hingga di semua titik di Jakarta, Selatan, Timur, Utara, Barat, dan Pusat. Selanjutnyamenyusul Surabaya dan Bali.

Skuter Listrik Buatan Indonesia

Dikembangkan sejak tahun 2015, Gesits terbaru diproduksi bersama oleh tiga lembaga. Antara lain Garansindo, Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan WIKA Industri & Konstruksi. Gesits diproduksi di pabrik WIKA di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Gesits dibekali mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5KW, dan mengadopsi baterai Lithium Ion. Menariknya, untuk satu kali ulang pengisian baterai, penunggangnya bisa mengendarai motor listrik ini sejauh 80 – 100 km, sehingga tergolong sangat efesien, dan bisa menjadi salah satu alternatif terbaik selain motor matic bermesin bensin.

Untuk mencasnya, cukup dilakukan dalam waktu sekitar 1.5 sampai 3 jam. Sembari jalan, baterai masih diimport secara lansung dari Jepang, sedangkan komponen lainnya merupakan hasil riset dan pengembangan yang dilakukan pihak ITS.

Unyu Juga, Skuter Django Hadir 17 Warna Sambut Kemerdekaan RI 17 Agustus, 2019

Posted by proud2ride in Merk, Produk Baru.
Tags: , ,
add a comment

5F91A674-7316-49DD-91B3-138938F9AF1C

Apa yang dilakukan produsen sepeda motor matic Peugeot dalam menyambut momen istimewa 17 Agustus cukup lucu sekaligus menarik. Peugeot Motocycles Indonesia menghadirkan 17 pilihan warna pada varian Django Independence.

Sebagaimana disampaikan dalam release untuk media pada Sabtu (17/8), disebutkan bahwa Django 17 warna hadir istimewa dalam menyambut hari Kemerdekaan ke-47 Republik Indonesia.

Dengan mengusung tagline “Merdekakan pilihan mu, ekspresikan warnamu” diharapkan konsumen lebih merdeka (bebas) untuk memilih warna yang sesuai dengan jati dirinya.

42346CF8-D6B5-4D1E-BCD7-B6AA9D0925A5

Selain ditawarkan dengan 17 pilihan warna, Peugeot Motorcycles Indonesia juga memberikan hadiah tambahan berupa front rack, led headlight dan limited edition vest dalam paket penjualannya.

Promo Django Independence ini dibandrol dengan harga Rp.51.900.000,- on the road untuk wilayah Jakarta dan akan berlangsung selama 2 bulan dari tanggal 17 Agustus 2019 sampai dengan 17 Oktober 2019.

41F981F4-D1AF-4969-9026-86228FF7BC15

Adhitya Hendraputra selaku Direktur Operasional mengatakan, dengan kehadiran Django warna-warna ini diharapkan bisa merepresentasikan keunikan karakter dari masing-masing pengguna Django.

“Personal touch seperti inilah yang selalu menjadi perhatian bagi Peugeot Motocycles Indonesia untuk mencapai kepuasan konsumen kami,” tandas Adhitya. Hemm,, bakal bingung pilih yang mana !

E3A532C7-B2A0-4D55-AFB4-E191E38EFEEA