jump to navigation

Cek Tekanan Angin pada Ban Motor Demi Meminimalisir Resiko Kecelakaan di Jalan 17 April, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Ban merupakan komponen yang sangat penting pada sepeda motor, untuk itu perlu dijaga kondisinya agar tetap mamp uberfungsi dengan optimal. Salah satu cara yang paling mudah dalam merawat ban sepeda motor adalah menjaga tekanan angin agar tetap pada ukuran yang semestinya.

Mengingat pentingnya peran ban dalam kinerja sepeda motor, wajar jika kita wajib merawatnya dengan baik. Walaupun ban adalah salah satu komponen yang bias habis dan harusd iganti baru secara berkala, namun tetap butuh perawatan rutinselama pemakaian.

“Salah satu cara merawatnya dengan memastikan ukuran angin ban motor dalam kondisi tepat,” jelas Panca selaku timTechnical Warranty & Education Yamaha Madiun-Kediri.

Hanya saja, mayoritas pengendara kurang memperhatikan ketika mengecek tekanan angin ban motor. Cara paling umum dengan menekan ban pakai tangan. Jika Ban terasa empuk saat dipencet berarti masih butuh tambahan angin. Kalausudah keras maka dianggap cukup. 

Padahal, cara mengukur tekanan angin ban seperti itu kurang tepat karena semestinya ukuran angin ban harusdisesuaikan dengan standard kebutuhan mobilitas sehari-hari penggunanya.

Selainitu, penggunaan angin jenis Nitrogen disbanding angin biasa juga lebih disarankan guna membuat kinerja ban lebih optimal.

Nitrogen memiliki stabilitas yang jauh lebih baik dari pada udara biasa. Ukuran angin ban motor dengan Nitrogen tidak akan banyak berubah meski suhu sedang naik baik karena cuaca maupun penggunaan di atas aspal.

Penggunaan Nitrogen juga dapat membuat ban lebih awet, terutama untuk tipe ban tubeless yang kini sudah menjadi standar di produk-produk motor terbaru.

Ukuran tekanan ban harus disesuaikan dengan standarnya untuk kebutuhan sehari-hari, para pengendara dapat mengatur tekanan ban yaitu ban depan 200kpa/29 PSI, ban belakang 225kpa/33 PSI

“Akan lebih bagus lagi jika menggunakan angin berjenis nitrogen yang dapat menjaga suhu ban juga,”terang Panca.

Aki Motor Baru Cepat Soak, Waspada! Ini Penyebabnya 9 April, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Motor baru kerap soak akinya. Bukan karena aki lho penyebabnya. Namun ada beberapa hal yang menyebabkan aki cepat soak. Kebiasaan kurang baik dari pemilik motor menjadi pemicunya.

Dikutip dari Wahana Honda, aki motor baru bisa cepat soak akibat hal-hal berikut ini yang mungkin terdengar remeh di telinga Anda.

1. Motor jarang dipakai

Nah, kondisi ini sih, yang mesti benar-benar harus kamu antisipasi. Terlebih di masa pandemi saat ini. Jadi, aki motor baru itu bisa cepat soak kalau motor jarang dipakai. Soalnya kalau mesin tidak menyala, aki juga tidak mengalami pengisian.

Kalau sudah begini, sebagai solusi, kami sebaiknya mengganti aki motor atau melakukan recharge. Namun untuk pencegahan, panaskan motor setidaknya tiga hari sekali. Dengan begitu, aki bisa senantiasa terisi.

2. Salah pasang

Pemicu kedua aki motor baru cepat rusak adalah kesalahan pemasangan ketika kamu memutuskan untuk melakukan modifikasi kelistrikan. Salah pasang ini membuat daya aki cepat soak karena terkuras. Akhirnya lagi-lagi, kamu harus menggantinya dengan aki yang baru.

Tips Mencegah Aki Cepat Soak

Peribahasa, “Sedia Payung Sebelum Hujan” bisa berlaku untuk berbagai keadaan, termasuk perkara aki ini. Bia raki motor ga cepat rusak, ikuti tips berikut ini.

  • Cermati beban pemakaian listrik pada motor. Jangan melakukan modifikasi dengan lebay alias berlebihan. Selain itu, matikan lampu saat mesin akan dimatikan maupun dinyalakan.
  • Bersihkan aki dengan rutin. Kamu harus membersihkan terminal aki. Soalnya, terminal aki ini sering tertutup debu maupun kotoran lainnya. Jika kotor, proses distribusi aki ke komponen motor pun akhirnya jadi terhambat.
  • Catat tanggal penggantian aki. Waktu kamu mengganti aki lama dengan aki yang baru, jangan lupa untuk membuat catatan tanggal penggantian. Jadi sebelum aki soak, kamu sudah bisa menggantinya, dengan merujuk pada tanggal tersebut.

Boleh dicoba nih kawan-kawan!

Marak Pencurian Sepeda Motor, Ini Tips Ringan Amankan Motor dari Ranmor 5 April, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , ,
add a comment

“Makin aman korban, makin pintar maling”. kira – kira itulah pribahasa yang berkembang di masyarakat terkait “kreativitas” pencuri kendaraan roda dua alias Ranmor (Pencurian kendaraan bermotor). Seakan tanpa kendala, hanya dalam hitungan detik pencurian  sepeda motor bisa terjadi.

Berikut tips aman ala Technical Service Function (TSF) Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) untuk menjaga keamanan sepeda motor kesayangan.

“Semua tingkat keamanan motor pastinya punya peluang ditembus. Tetap disarankan menggunakan kunci ganda di area lain misal kunci disc, alarm dan sebagainya,” buka Mukti, Instruktur TSF Wahana membuka pesan terkait keamanan sepeda motor.

Pesan tersebut merupakan himbauan terkait dengan semakin ‘canggihnya’ maling sepeda motor dalam menyikapi perkembangan teknologi keamanan standar pabrikan.

Meski seluruh produk khususnya Honda telah melengkapi keamanan kunci dengan penambahan tutup magnet lubang kunci, hal ini tidak persulit pencurian kendaraan motor yang hanya dilakukan dalam hitungan detik.

Mukti menyarankan ada baiknya untuk memperlambat upaya pencurian motor, stang motor terparkir yang biasa kesebelah kiri kini dibalik kesebelah kanan. “Ketika parkir membalikan stang motor kearah kanan bisa menambah waktu pencurian namun tetap dapat diakali oleh pencuri,” jelasnya.

Untuk produk premium Honda, pabrikan telah menggunakan sistem keyless sehingga motor tidak memiliki lubang kunci stater.

Namun, sekali lagi meski demikian, pencurian bisa dilakukan dengan cara memalsukan sinyal sistem dan waspadalah ketika meminjamkan motor usahakan peminjam tidak mengetahui nomor pin (barcode) bawaan untuk menekan kemungkinan pencurian dengan menggunakan operasional darurat.

“Jalan terbaik demi mengamankan sepeda motor, perlu ketelitian dan rasa waspada pemilik kendaraan,” tambah Mukti.

Dia melanjutkan, perhatikan kondisi keamanan lingkungan ketika meninggalkan motor dalam jangka waktu cukup lama. Tambahkan beragam kunci pengaman yang bisa dibeli di bursa otomotif baik berupa kunci disc, kunci handle rem, bahkan gembok yang dapat diaplikasikan di gear bagi sepeda motor yang menggunakan rantai.

“Tidak mengenal waktu, kondisi dan tempat, musibah kehilangan sepeda motor bisa terjadi kapanpun pada siapapun. Tingkat pencurian roda dua adalah satu tingkat kriminal yang banyak terjadi di seluruh wilayah, “ ingat Mukti.

Dia tambahkan, kewaspadaan terhadap keamanan pemi lik adalah ‘kunci’ yang terbaik ketika meninggalkan sepeda motor di suatu lokasi dan dalam jangka waktu yang lama.

Air Coolant, Awas Jangan Diganti dengan Air Biasa! 22 Maret, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Motor yang menggunakan radiator, ada air coolant di dalamnya. Namun, jika habis, jangan mengganti air coolant dengan akr keran atau air biasa.

Dikutip dari Grid.oto, efeknya mengganti air coolant dengan air biasa dalam jangka pendek memang belum tentu terasa.

Namun untuk jangka panjang, Anda akan menyesal. Soalnya, air coolant punya kelebihan-kelebihan ini, yang tentunya tidak dimiliki air keran.

Kelebihan Coolant untuk Motor

Bagi Anda, terutama pemilik motor matic dengan silinder yang sudah diperbesar alias bore up, berikut ini kelebihan coolant yang harus dipahami.

1. Coolant mampu melepas panas lebih baik

Jika memiliki motor matic bore up, sebaiknya Anda jangan tanggung-tanggung dalam memilih coolant. Soalnya ternyata, coolant yang berkualitas bagus, mampu melepas panas hingga 10% lebih baik dibanding coolant bawaan motor. Apalagi kalau dibandingkan air keran.

2. Coolant mengandung EG

Tak seperti air keran, coolant mengandung ethylene glycol (EG). Fungsinya untuk meningkatkan titik didih coolant. Soalnya kalau kepanasan, motor jadi overheat. Nah, coolant baru akan mendidih ketika suhunya mencapai 127 derajat Celcius. Sementara itu, air biasa sudah mendidih pada 100 derajat Celcius.

3. Coolant memiliki zat aditif

Selain itu, coolant pun ternyata memiliki zat tambahan atau zat aditif yang berperan dalam mencegah korosi maupun karat akibat air keran. Jadi, penggunaan coolant memang disarankan terutama untuk motor dengan jalur air yang kecil.

Bagaimana Jadinya Jika Terlanjut Menggunakan Air Keran untuk Radiator?

Nah, setelah membaca kelebihan coolant, Anda mungkin ingin segera Kembali mengisi radiator dengan coolant, setelah sebelumnya ‘dipaksa minum’ air keran. Namun, apakah boleh mengisi radiator memakai coolant, setelah terlanjur menampung air keran?

Sebelum menggantinya dengan coolant, ada beberapa bagian dalam sistem pendinginan yang harus diperiksa, yaitu kipas waterpump, selang radiator, thermostat, hingga radiator itu sendiri. Jangan sampai ada yang berkarat. 

Jadi, apabila ada bagian yang berkarat, Anda harus menggantinya terlebih dahulu, sebelum mengisi radiator dengan coolant. Soalnya kalau tidak diganti, akan berisiko bocor di kemudian hari. 

Selain itu, karat juga berpotensi menghambat jalur air, sehingga proses pendinginan pun tidak maksimal. Nah, jangan ganti air coolant motor kamu dengan air keran ya!

Oli Motor Sering Rembes, Ini Faktor Penyebabnya! Segera Perbaiki Agar Mesin Aman 4 Maret, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Oli motor sebagai pelumas mesin yang bekerja menjadi salah satu komponen yang cukup penting dan harus selalu diperhatikan kondisinya.

Oli yang bagus membuat mesin bekerja secara optimal tanpa menyebabkan gesekan antar komponen. Jika oli tak bagus, berujung kerusakan atau terjadinya masalah internal dalam kendaraan.

Gesekan antar komponen mesin yang terjadi secara terus menerus akan menyebabkannya cepat aus.

Motor yang mengalami kebocoran oli, bisa disebakan berbagai macam faktor. Dikutip dari Honda Community, disebutkan sejumlah penyebab oli motor bocor yang perlu diketahui.

Beberapa di antaranya bahkan tak memerlukan tenaga atau teknisi bengkel sehingga Brader dapat memperbaikinya sendiri dari rumah.

Apa saja itu? Berikut ulasan lengkapnya mengenai penyebab oli motor bocor.

1. Volume oli yang berlebihan

Jika dicermati, pada dinding mesin kendaraan biasanya terdapat informasi mengenai volume cairan pelumas tersebut. Lewat informasi tersebut bisa diketahui seberapa banyak kuantitas pelumas yang ada di dalam mesin kendaraan.

Apabila oli yang terisi dalam mesin berlebihan tentu saja hal tersebut dapat menyebabkannya merembes sampai keluar.

Nah, opsi lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan dipstick. Tak hanya berfungsi sebagai tutup lubang pengisian oli saja, perangkat ini juga biasa digunakan untuk melihat seberapa banyak kapasitas oli yang ada di dalamnya.

Lihat bagaimana kondisi kekentalan oli di dalam dengan alat ini.  Apabila oli sudah sangat kental dan berwarna hitam pekat maka itu berarti adalah waktunya untuk berganti oli.

2. Seal yang sudah rusak atau habis usia pakainya

Seal yang sudah berada dalam kondisi tidak prima juga bisa menjadi penyebab bocornya oli pada kendaraan Brader. Ini bisa terjadi ketika komponen tersebut pecah atau mengalami keretakan karena usia pakainya yang sudah melampaui batas.

Perlu diketahui bahwa komponen seal ini terbuat dari karet yang jika terpapar oleh panas terus menerus akan membuat teksturnya menjadi keras. Hal inilah yang kemudian menyebabkan komponen tersebut dapat retak sewaktu-waktu.

Jika sudah demikian, solusi utamanya adalah melakukan penggantian pada komponen seal dengan yang baru.

3. Packing mesin yang sudah tua

Faktor berikutnya juga bisa dipengaruhi oleh packing mesin motor yang bocor. Hal ini biasanya disebabkan karena usia pakainya yang sudah cukup lama atau karena motor yang digunakan sudah tua.

Untuk itu jika kendaraan roda dua kamu dirasa sudah berusia cukup tua, segera cek kondisi berbagai macam komponen yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah packing mesin karena ia memiliki peran yang cukup vital bagi kendaraan.

Itulah tadi beberapa penyebab oli bocor yang kerap terjadi dan sering dialami oleh banyak pengendara motor. Apapun faktor penyebabnya, harus segera diperbaiki agar hal tersebut tidak berlangsung terus menerus. Terlebih oli memiliki peran penting dalam operasional sebuah kendaraan.

Jika oli dibiarkan bocor atau merembes begitu saja, lama kelamaan kuantitas oli dalam motor akan berkurang bahkan hingga habis seluruhnya. Tentu hal tersebut akan menghambat kinerja mesin dan membuatnya tidak maksimal dalam bekerja.

Oli yang bocor juga bisa saja mengotori lantai atau bahkan jalanan yang dilewati. Jika dalam jumlah besar, oli bocor ini juga akan berbahaya bagi pengendara lain karena dapat membuat permukaan jalan menjadi licin.

Maka dari itu, perhatikanlah setiap komponen pada kendaraan kamu dan segera perbaiki apabila terdapat masalah atau kerusakan dari faktor internalnya.

Perlakukan Motor dengan Baik, Jika Motor Mogok Menerjang Banjir, Ini Cara Mengatasinya 22 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Cuaca ektrim dengan curah hujan sangat tinggi tengah terjadi di Indonesia. Dampaknya banjir di mana-mana, termasuk di jalan raya. Tak jarang banyak sepeda motor yang mogok karena menerjang banjir.

Buat kawan-kawan yang beraktivitas menggunakan sepeda motor, sebaiknya berhati-hati karena tidak sedikit motor yang mogok karena menerobos genangan air.

Jika motor mogok karena banjir, jangan panik, berikut solusi dari Federal Oil.

1. Tenang dan Jangan Panik
Poin pertama ini harus diperhatikan, setelah keadaan lebih tenang, menganalisa keadaan motormu akan lebih berkonsentrasi. Jangan lupa posisikan motor seaman mungkin. Pilih tempat yang agak longgar dan tidak mengganggu.

2. Cek Busi dan Keringkan
Analisa pertama, perhatikan bagian busi. Lepaskan busi motor dan coba dikeringkan. Karena itu, pengendara diimbau untuk selalu membawa kunci busi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Setelah motor yang terendam banjir dikeringkan, coba gunakan kick starter tanpa busi menancap pada motor. Lakukan beberapa kali dan setelah itu pasang kembali busi. Apabila berhasil perhatikan step nomor 5 dari artikel ini.

3. Cek Filter Karburator
Saringan udara tidak boleh terkena air. Karena itu cek filter karburator atau injector. Apabila di dalamnya terdapat banyak air, hal wajar bila motor tak bisa menyala.

4. Cek Knalpot
Knalpot sebagai sarana pembuangan gas juga wajib terhindar dari air. Apabila pengendara tiba – tiba mengurangi gas ditengah banjir, knalpot dengan otomatis menghisap air di sekitarnya. Hal ini menjadi salah satu penyebab motor mogok.

Solusi mengatasi hal ini yakni standar tengah motormu, dan posisikan ujung knalpot lebih rendah dari pangkalnya.

5. Panaskan Motor
Setelah menemukan penyebabnya, jangan lupa diamkan beberapa saat mesin motor setelah menyala. Untuk menyalakan gunakan kick starter saat kontak dalam posisi off. Gunakan manual starter atau kick starter beberapa kali, dan nyalakan kontak motormu.

Jika mesin motor telah dipicu selama beberapa kali, maka dengan sedikit sentuhan dari kick starter-mu motor akan menyala kembali.

Waspada, Cermati Piranti Bikers di Musim Hujan 17 Februari, 2021

Posted by proud2ride in lalu lintas, Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Curah hujan yang makin intens akhir-akhir ini membuat kita semua perlu waspada saat berkendara, terutama saat hujan mengguyur dengan deras. Sebagai bikers, kita perlu mempersiapkan perlengkapan pendukung dalam melakukan mobilitas di jalan.

Jas hujan tentu menjadi piranti yang wajib dibawa ketika musim penghujan tiba. Namun seiring dengan berkembangnya kebutuhan, semakin beragam juga perlengkapan bikers dalam menembus hujan.

Menurut Manager Safety Riding PT Astra honda Motor (AHM) Johanes Lucky, pemilihan perlengkapan bikers dalam menghadapi hujan tentu akan mendukung keselamatan dan keamanan berkendara. Beberapa perlengkapan bikers saat hujan, secara fungsi pasti dapat terpenuhi, namun kita perlu lebih cermat lagi dalam memilih jenis dan desain dari perlengkapan-perlengkapan tersebut.

“Kecermatan kita sebagai bikers dalam memilih perlengkapan mengendarai sepeda motor saat hujan tentu akan semakin mendukung kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Pemilihan warna, desain, dan jenis bahan dapat menjadi pertimbangan agar kita tetap saling menjaga keselamatan berkendara di jalan,” ujar Lucky.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bikers saat memilih maupun menggunakan perlengkapan mengendarai sepeda motor saat hujan:

  1. Jas Hujan

Disarankan untuk memlilih jenis jas hujan model outfit atau setelan bagian bawah dan atas yang terpisah. Dengan memilih model ini, dapat membuat pengendara bebas bergerak dan menghindari potensi bagian jas hujan tersangkut di sepeda motor atau pengguna jalan lain.

  1. Warna Jas Hujan

Pilihan warna yang cerah lebih disarankan agar memudahkan pengguna jalan lain mengidentifikasi kita sebagai pengendara. Penggunaan sticker reflective pada jas hujan juga disarankan apabila jas hujan anda berwarna gelap.

  1. Sarung Tangan

Sarung tangan merupakan salah satu piranti dalam keselamatan berkendara untuk melindungi area tangan dengan tetap menjaga kemampuan pengendalian sepeda motor. Pilih sarung tangan yang menutupi seluruh ruas jari dan untuk menghadapi kondisi hujan. Pilihlah bahan kulit yang memiliki daya serap air yang rendah, sehingga tidak licin saat harus memutar tuas gas saat hujan dan tetap nyaman di pakai

  1. Sarung Sepatu

Pemilihan sarung sepatu disarankan sesuai dengan ukuran sepatu yang digunakan, sehingga pengikat pada sarung sepatu pun dapat lebih kuat dan tidak mudah lepas ketika mengikuti pergerakan sepatu. Telapak sarung sepatu memiliki cengkraman yang baik seperti halnya sepatu untuk menghindari terpeleset di bar step saat melakukan pengereman, maupun saat menapak. Sebagai pilihan lain, bikers juga dapat menggunakan sepatu berkendara yang memang dirancang anti air.

  1. Cairan Anti Embun

Penggunaan cairan anti embun juga dapat menjadi pilihan untuk digunakan pada kaca helm, sehingga mengurangi potensi menurunnya ketajaman mata saat berkendara karena munculnya embun di kaca helm.

“Berkendara saat hujan merupakan aktifitas yang memiliki potensi bahaya cukup tinggi, mulai dari jarak pandang yang berkurang, jalan licin maupun angin kencang yang menerpa pengendara. Jadi sangat disarankan apabila hujan semakin deras dan kondisi tidak mendukung sebaiknya tidak berkendara dalam hujan. Sehingga kita tetap #Cari_aman dan menerapkan 5P dalam berkendara (pastikan badan sehat sebelum berkendara, periksa kondisi kendaraan, pakailah helm standar dan jaket, patuhi rambu lalu lintas dan persiapkan surat-surat berkendara), tutup Lucky. 

5 Penyebab Motor Mogok Saat Berada di Jalan Raya 10 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Sedang asyik mengendarai motor, tiba-riba kendaraan roda dua ini mati. Motor yang sering mogok di tengah jalan tentu menjadi salah satu pengalaman yang kurang menyenangkan.

Terlebih jika Anda sedang terburu-buru untuk pergi ke suatu tempat. Karena hal ini dapat mengulur waktu Anda lebih lama sehingga terlambat untuk mencapai tujuan.

Jika sudah demikian, seringkali pengendara motor panik atau bahkan frustasi karena tidak tahu komponen apa yang sekiranya membuat kendaraan mereka mogok atau mati tiba-tiba.

Nah, pada artikel berikut ini Wahana Honda akan memberikan Anda informasi mengenai berbagai penyebab motor sering mogok ketika dikendarai.

1. Mesin motor yang overheat

Kendala pertama yang sering menyebabkan motor mogok terletak pada bagian mesinnya. Ini bisa terjadi ketika mesin tersebut mengalami kondisi overheat atau terlalu panas. Yang mana hal tersebut dapat memicu pelumas tak lagi mampu untuk meredamnya. Kemudian panas mesin yang terlalu tinggi dapat menyebabkan komponen piston perlahan memuai dan liner boring motor akan macet.

Kondisi overheat ini bisa terjadi pada setiap kendaraan jika digunakan terlalu lama berkendara di jalan. Untuk itu idealnya jika Anda menempuh perjalanan jarak jauh, disarankan untuk melakukan istirahat setelah 2 jam berkendara. Dengan demikian performa mesin yang sebelumnya sudah panas dapat menurun secara perlahan.

2. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai atau beroktan rendah

Berikutnya, kondisi motor yang sering mogok bisa jadi juga disebabkan oleh bahan bakarnya yang tidak sesuai. Sebagai informasi, pemilihan bahan bakar sangat berkaitan erat dengan proses pembakaran yang terjadi dalam motor. Jika Anda sering menggunakan bahan bakar beroktan rendah, bisa jadi itu adalah faktor terbesar yang menyebabkan kendaraan Anda mogok atau mati tiba-tiba.

Bahan bakar yang beroktan rendah menghasilkan proses pembakaran yang kurang maksimal. Hasil pembakaran yang kurang maksimal tersebut dapat menjadi faktor penyumbat klep yang kemudian memicu motor mogok. 

3. Filter udara yang kotor dan  tersumbat

Komponen filter pada kendaraan memiliki fungsi utama untuk menyaring udara yang masuk ke bagian ruang bakar. Tujuannya adalah agar udara tersebut tidak tercampur dengan kotoran atau debu dari luar sehingga dapat memberikan hasil pembakaran yang maksimal.

Nah, karena digunakan untuk menyaring udara kotor, komponen filter ini tentu dapat mengalami kondisi tersumbat oleh kotoran yang tersaring. Akibatnya proses penyaringan pun berjalan kurang lancar. Sehingga dapat memicu masuknya debu atau kotoran ke proses pembakaran yang kemudian dapat membuat motor dapat mogok sewaktu-waktu.

4. Oli motor yang lama tak diganti

Penyebab motor mogok yang selanjutnya bisa dikarenakan oleh oli yang sudah habis masa pakainya. Di mana waktu yang dianjurkan berkisar 2-3 bulan setelah pemakaian awal atau setelah digunakan untuk menempuh jarak 3.000 km.

Oli yang tidak segera diganti padahal sudah melewati usia pakainya hanya akan membuat kinerja motor menjadi kurang fit. Bahkan jika dilanjutkan terus menerus oli ini dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan pada komponen mesin motor yang lain.

5. Klep yang terpasang kurang presisi

Pemasangan klep motor yang terlalu rapat juga menjadi faktor penyebab kendaraan sering mogok, lho. Hal ini dikarenakan, mesin akan lebih mudah cepat panas dan akselerasinya pun menjadi menurun. Pemasangan klep memang dianjurkan untuk tidak terlalu rapat agar terdapat rongga atau celah. Dengan demikian, panas mesin yang dihasilkan tidak hanya akan terjebak di dalam.

Nah, itulah tadi beberapa penyebab motor sering mogok. Bagi Anda yang terlampau sering mengalami masalah yang sama, sebaiknya segera membawa kuda besi Anda ke bengkel resmi terdekat. Dengan demikian, Anda dapat segera mengetahui apa saja sih kendala yang menyebabkan motor tersebut mati mendadak.

Kampayekan Selalu Berkendara Aman Kepada Perempuan, Ini Tips-nya! 3 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Tips berkendara pada perempuan harus selalu diinfokan. Karena sebagian besar perempuan salah dalam menenrapkan safety riding berkendara. Antara lain, masih suka mengenakan sepatu hak tinggi. Nah, apalagi tips-nya, ini dia!

Potensi bahaya atau kecelakaan dalam berkendara dapat muncul kepada siapa saja, oleh karena itu sebagai pengendara perlu memperhatikan apa saja yang dapat memicu terjadinya kecelakaan.

Hampir sebagian besar wanita menggunakan sepeda motor tipe matic karena lebih mudah dan praktis saat dikendarai. Namun sebagian wanita juga dapat mengendarai sepeda motor tipe lainnya seperti Cub dan Sport.

Tipe motor apapun yang digunakan oleh wanita saat berkendara, namun wajib paham dan diperhatikan ada beberapa tips berkendara saat menggunakan sepeda motor, diantaranya :

1. Perlengkapan Berkendara

Perlengkapan berkendara yang wajib digunakan meliputi dari helm, jaket, dan sarung tangan. “Jangan sampai mengabaikan perlengkapan berkendara tersebut karena dapat melindungi pengendara,” ujar Ludhy.

Seperti halnya helm yang berfungsi melindungi rahang dan otak belakang bila terjadi benturan pada kepala. Jaket yang berfungsi untuk menahan terpaan angin pada saat berkendara dan membantu mengurangi bila terjadi gesekan pada kulit saat terjatuh, serta sarung tangan yang membantu memberikan kenyamanan pada bagian hand grip atau stang kemudi.

2. Kelengkapan Surat Berkendara

Persiapan berkendara lainnya adalah memastikan surat-surat penting seperti STNK, SIM, KTP lengkap dan masih berlaku sesuai aturannya. “Hal ini sangat penting apabila saat diperjalanan ada pemeriksaan dari pihak kepolisian atau terjadi sesuatu di jalan raya,” kata Ludhy.

3. Tidak Menggunakan Sepatu Hak tinggi

Jika ingin nyaman saat berkendara dan menyebabkan bahaya pada diri sendiri, pilihlah alas kaki senyaman mungkin bisa menggunakan flat shoes atau sneakers. Hindari memakai sepatu hak tinggi seperti wedges, heels, dan sejenisnya. Ini akan mempengaruhi keseimbangan dalam mengendarai motor di jalan raya.

4. Hindari Memakai Rok

Ludhy mengatakan, “Sangat tidak dianjurkan bagi wanita yang mengendarai sepeda motor dengan memakai rok. Apalagi rok ketat yang dapat mempengaruhi rentang kaki Anda saat berada di jalur lambat yang sewaktu-waktu bisa saja berhenti mendadak.”

Pengendara juga tentu harus menghindari rok tersingkap ketika di tempat umum karena angin akan terasa lebih kencang pada saat naik sepeda motor.

“Jika mengharuskan memakai rok saat di tempat tujuan, ada baiknya pakai dulu celana panjang yang nyaman dipakai dan dapat menggantinya di toilet terdekat,” ujar Ludhy. 

5 Kebiasaan Rutin, Agar Motor Matic Nyaman Digunakan dan Panjang Usianya 1 Februari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Motor matic injeksi saat ini menjadi sepeda motor paling disukai masyarakat Indonesia. Penjualannya di atas 80 persen.

Penggunaannya lebih praktis dan serbaguna untuk membawa berbagai keperluan membuat matic disukai. Lainnya, perawatan motor matic lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan type motor lainnya.

Walau begitu, banyak pengendara yang meremehkan perawatannya sehingga performa mesin mengalami penurunan.

Perawatan dilakukan dengan maksud keamanan kenyamanan serta performa mesin supaya lebih awet serta dan terus maksimal.

Berikut tips merawat motor matic, khususnya motor-motor keluaran Honda sebagaimana dikutip dari Honda Motor Semarang:

1. Sebelum anda berangkat kerja pada pagi hari, idealnya kamu harus menghangatkan motor dengan cara menghidupkannya, selama 3 sampai 5 menit, dimaksudkan agar oli rata ke semua komponen mesin, sehingga motor siap untuk berkendara.

2. Saat ingin menaiki motor matik injeksi ikuti anjuran pakar otomotif buruknya menggeber atau gas throttle karena dapat merusak komponen mesin bila dilakukan dalam jangka panjang.

3. mengganti oli dengan teratur saat penuhi jarak tempuh spesifik, kualitas oli yang digunakan cukup lama akan menyusut.

4. Sering kali komponen penting ini mengalami kerusakan, anda harus rutin untuk mengecek kondisi aki dan busi,

5. Saat anda merasakan sesuatu hal yang tidak beres dalam berkendara, anda harus memeriksa vent belt dan roller, kurang lebih periode satu bulan sekali dilakukan pemeriksaan

Lima poin penting ini tidak terlalu repot untuk dilakukan. Selamat mencoba kawan!