jump to navigation

Honda Win Sang Legenda Motor Batangan, Kendalanya Karburator Suka Banjir, Ini Cara Mengatasinya! 28 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Honda, Merk, Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Honda Win adalah sepeda motor batangan lansiran Honda yang namanya melenggenda. Motor ini kian mentereng setelah menjadi motor andalah si Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

Honda Win yang tampil dengan mesin 100cc adalah motor yang nyaman digunakan. Namun, masalah kerap terjadi pada Honda Win yang telah berusia puluhan tahun.

Masalahnya adalah sama dengan motor bersistem bahan bakar karburator lainnya, yakni terjadi banjir atau bisa dikatakan sebagai rembesan bensin pada karburator.

Apabila masalah tersebut dibiarkan saja, tentu akan menggangu performa sepeda motor.

Oleh karena itulah wajib mengetahui apa saja penyebabnya dan mengetahui cara memperbaiki karburator banjir.

Sebenarnya karburator banjir tidak akan menganggu kinerja mesin. Namun apabila bensin mengucur terus, maka bahan bakar akan terbuat sia-sia.

Mengutip dari tim mekanik Astra Motor Jateng, ada beberapa penyebab karburator banjir, seperti usia pakai karburator yang terlalu lama dan tidak dipernah diservice.

Padahal karburator berperan sangat penting terhadap sistem pembakaran motor, jadi sobat harus selalu memperhatikannya agar performa motor selalu terjaga.

Apa Penyebab Karburator Banjir?

Berikut adalah sebab-sebab karburator mengalami banjir :

  • setelah diservice pemasangan sistem pelampung karburator kurang pas
  • pemasangan untuk pembuangan yang kurang kencang

Tanda-Tanda Karburator Banjir

Kebocoran karbu memang harus segera diperbaiki. Tentu sobat tidak ingin terjadi masalah yang tidak dinginkan pada motor kesayangan.

Terlebih kebocoran karbu sering kali tidak terlihat secara visual, sehingga kita tidak tahu apakah karburator motor banjir atau tidak. Nah untuk mengetahui apa saja tanda-tanda karburator mengalami kebocoran, silahkan sobat simak dibawah ini.

  1. Sering kaburator mengalami banjir dapat menyebabkan mesin sudah dihidupkan. Namun, hal tersebut tidak mengganggu performa mesin
  2. Ketika motor dipanaskan akan mati dengan sendirinya
  3. Muncul bau bensin yang dikeluarkan knalpot
  4. Akan terasa lebih boros, karena bensin terbuang begitu saja
  5. saluran ventilasi karburator akan meneteskan bensin
  6. Karburator banjir akan menyebabkan tetesan ke ruang udara

Tanda-tanda karburator banjir di atas harus kita ketahui agar kita dapat memutuskan untuk memperbaiki karburator ataupun mengganti dengan karburator baru.

Cara Mengatasi

Berikut Cara mengatasi karburator yang banjir :

  • kita bisa melakukan pembongkaran agar dapat mengetahui dimana yang mengalami kerusakan atau karena salah seting, kemudian kita mengecek bagian needlve valve atau sistem pelampung supaya dapat bekerja seperti semula
  • lepaskan mangkuk karbu yang terletak dibawah karburator, kemudian cek apakah pelampung masih layak dipakai atau tidak.
  • kemudian cukup menekan pelampung ke bawah dengan hati-hati karena apabila berlebihan dapat mengakibatkan kebengkokan pada lengan nedle valve, pastikan mengecek kondisi nelde valve memiliki permukaan rata.

Cek Bearing Roda Secara Berkala, Apa Gunanya? 27 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Perawatan bearing berlaku untuk semua jenis motor. Sebagian bikers mungkin pernah mengalami kondisi ban depan oleng, yang menyebabkan berkendara menjadi tidak nyaman.

Bahkan, penumpang yang ada di belakang merasakan ketidaknyamanan. Nah, ini ada kaitannya dengan bearing, sebuah komponen motor pada bagian ban.

Jika merasakan gejala oleng, atau ban terada oglek, ada baiknya periksa kondisi bearing/laher roda bagian depan sepeda motor Anda. Karena komponen yang satu ini berfungsi sebagai penghubung antara as roda dan tromol.

Menurut Hendra, mekanik yang praktek di bengkel motor Aren Jaya Motor di bilangan Bekasi Timur, ada beberapa penyebab yang bisa bikin bearing cepat rusak.

Diantaranya seal atau tutup pelindung karet rusak, yang menyebabkan debu/air masuk ke bearing sehingga menyebabkan berkarat.

Sering melewati jalan jalan rusak juga menjadi salah satu penyebab, karena bearing sering kena benturan dan cacat, termasuk melewati polisi tidur/speed trap dengan kecepatan tinggi.

Selain itu karena kesalahan pemasangan atau lupa memasang collar atau bos as, yang berada di tengah di antara kedua bearing bagian kanan dan kiri.

Hendra menyarankan, bagi para bikers ada baiknya segera periksa kondisi bearing sepeda motornya terutama di saat musim hujan seperti sekarang ini, apalagi sering menerobos banjir/genangan air. Karena jika didiamkan bisa merusak tromol.

Berdasarkan pengalamannya, lama pengerjaan untuk mengganti bearing roda sepeda motor tidak lebih dari 30 menit, dan harga komponen ini relatif murah dikisaran Rp25 ribu-50 ribu untuk kualitas yang bagus, untuk semua jenis sepeda motor.

Musim Hujan, Penting Cek dan Perlakukan Motor Matic dengan Istimewa 26 Januari, 2021

Posted by proud2ride in lalu lintas, Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Cuaca tengah ekstrim saat ini. Kalau sudah mulai musim hujan tentunya perawatan motor juga perlu lebih ekstra lagi.

Ditulis laman resmi Federaloil, saat musim penghujan, pengguna motor matic disarankan untuk lebih memperhatikan cara perawatannya, agar kondisinya tetap prima dan bikin awet saat musim hujan.

Memanaskan Mesin Motor
Saat menyalakan mesin pertama kali di pagi hari disaranakan untuk tidak menggunakan elektrik starter. Sebaiknya gunakan kick starter, agar performa baterai atau aki motor tidak cepat turun atau soak.

Kemudian cek putaran mesin. Standarnya putaran mesin berada di 170 rpm. Untuk perawatan berkala, lakukan servis rutin minimal 2 bulan sekali, sekaligus mengganti oli mesin, oli transmisi yang habis masa pakainya.

Perawatan CVT
Selain mesin, CVT dan saringan udara adalah kompnen yang wajib diperhatikan para pemilik motor jenis matic. Pasalnya di dalam CVT terdapat beberapa komponen, diantaranya kabel sirkulasi udara atau saluran pernafasan yang bisa menyebabkan masuknya debu dan air.

Untuk pembersihannya dilakukan setiap 15.000 km. Yang tak kalah penting selain membersihkan CVT dan saringan udara, yakni menjaga tekanan angin ban. Mengisi tekanan angin ban harus sesuai dengan ukuran yang direkomendasikan.

Cek Bearing Roda Secara Berkala
Perawatan komponen ini berlaku untuk semua jenis motor. Sebagian bikers mungkin pernah mengalami kondisi ban depan oleng, yang menyebabkan berkendara menjadi tidak nyaman. Bahkan, penumpang yang ada di belakang merasakan ketidaknyamanan.

Jika merasakan gejala tersebut, ada baiknya periksa kondisi bearing/laher roda bagian depan sepeda motor Anda. Karena komponen yang satu ini berfungsi sebagai penghubung antara as roda dan tromol.

Yuk Ingatkan Pasangan Kita, Berikut Kesalahan Berkendara Yang Sering Dilakukan Oleh Wanita 20 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Karena seringnya melakukan kesalahan di jalan raya, banyak meme yang mengatakan bahwa penguasa jalanan adalah emak-emak atau ibu-ibu.

Salah satu hal yang sering dijadikan masalah adalah ketika mereka akan menepi atau berbelok ke arah kanan, namun lampu sein yang dinyalakan adalah sebelah kiri.

Hal ini menyebabkan pengendara yang ada di belakangnya pun kesal dan kebingungan. Padahal hal seperti ini sangat berisiko menyebabkan terjadinya kecelakaan, lho.

Nah, selain penggunaan lampu sein yang kerap salah. Para perempuan termasuk di dalamnya remaja serta ibu-ibu seringkali melakukan kesalahan lain selama berkendara motor di jalan raya.

Berikit tips tim safety riding Wahana Honda yang membahas sejumlah kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan wanita saat menunggangi sepeda motor.

1. Penggunaan fitur pada kendaraan yang tidak tepat

Banyak sekali wanita yang tidak begitu paham mengenai cara berkendara motor yang benar. Dengan pengetahuan yang terbatas terhadap kendaraan, mereka pun lantas terjun ke jalanan dengan bermodalkan nekat. Akibatnya, mereka sering mengalami kesalahan dalam hal penggunaan fitur pada kendaraan yang ditumpanginya.

Sebut saja salah satunya adalah penggunaan lampu sein tadi. Di mana mereka menyalakan lampu sein kiri, namun akan menepi atau berbelok ke arah kanan. Begitu pun sebaliknya.

Selain itu, penggunaan fitur motor yang kerap disalah gunakan oleh wanita adalah soal rem depan dan belakang. Ini biasa terjadi pada mereka yang menunggangi motor bebek atau motor manual.

Pada jenis motor ini, pengereman roda belakang biasanya dilakukan dengan menginjak tuas rem yang berada tepat di bawah telapak kaki kanan. Sedangkan untuk melakukan pengereman ban depan, bisa menggunakan tangan yang berada di dekat gas motor.

Penggunaan fitur yang salah ini sangat membahayakan keselamatan dirinya sendiri maupun pengendara lain. Sehingga sangat disarankan bagi para wanita sebelum berkendara, pastikan bahwa Anda sudah cukup paham dan mengetahui apa saja fungsi dari masing-masing fitur kendaraan yang ada di sana.

2. Menghentikan motor tiba-tiba

Tak jarang para wanita menghentikan kendaraan mereka secara tiba-tiba. Hal ini membuat pengendara yang ada di belakangnya pun kaget dan harus melakukan pengereman secara mendadak. Jika pengendara tersebut tidak fokus, risiko yang bisa terjadi adalah tabrakan yang tak terelakkan.

Nah, bagi Anda para wanita yang sering melakukan hal-hal seperti ini, mulailah untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut. Hal ini dikarenakan keselamatan Anda sendiri dapat dipertaruhkan.

Beruntung jika kendaraan yang ada di belakang Anda bergerak dengan laju yang perlahan, sehingga mudah bagi mereka untuk menghentikan kendaraannya sewaktu-waktu ketika Anda berhenti tiba-tiba.

Namun coba bayangkan jika pengendara di belakang Anda melaju dengan kecepatan tinggi. Hal tersebut akan membuatnya tak sempat melakukan pengereman sehingga potensi terjadi tabrakan akan sangat besar.

3. Memutar balik arah kendaraan

Seringkali para wanita juga melakukan putar arah tanpa pertimbangan yang matang. Mereka melakukan hal tersebut dengan tanpa melihat ke arah belakang sehingga dapat berdampak buruk terhadap keselamatannya. Kendaraan yang melaju dari arah belakang bisa saja menabraknya jika putar balik dilakukan secara tiba-tiba.

4. Melanggar rambu lalu lintas

Ada begitu banyak tanda atau rambu lalu lintas yang terpasang di jalan. Sayangnya, banyak juga dari mereka yang dilanggar oleh para kaum hawa lantaran mereka tidak mengerti arti dari marka lalu lintas tersebut. Padahal jelas-jelas, pelanggaran lalu lintas ini dapat menyebabkan sanksi yang cukup beragam. Mulai dari denda hingga pidana kurungan dengan nominal dan jangka waktu yang variatif.

Nah, jika Anda tidak ingin dikenai sanksi tersebut, pastikan untuk menaati setiap peraturan lalu lintas yang ada. Jangan pernah sekali pun mencoba melanggar aturan tersebut yang dapat merugikan diri Anda sendiri nantinya.

Itulah tadi beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pengendara motor wanita. Namun bagaimana pun bukan berarti pengendara pria juga tak pernah melakukan kesalahan, ya. Baik pria maupun wanita sama-sama harus memprioritaskan keselamatan mereka saat berkendara.

Pastikan untuk menaati setiap aturan yang ada sekaligus mengenakan perlengkapan safety riding yang diwajibkan.

Anak Muda, Jangan Gunakan Earphone Sambil Berkendara, Ini Lo Bahayanya! 18 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
1 comment so far

Tidak sedikit premotor terutama kalangan muda kerap menggunakan earphone sambil berkendara. Katanya akan lebih nyaman dan santai menunggangi motor sambil mendengarkan music melalui earphone.

Menggunakan earphone dan terkoneksi ke perangkat mobile untuk sekedar mendengarkan musik ketika berkendara tentu akan berbahaya baik untuk dirinya maupun orang lain.

Karena menggunakan earphone dapat menyebabkan pengendara tidak waspada akan adanya suara-suara darurat di jalan raya, seperti klakson, sirine ambulance, sirine polisi, atau bunyi sirine pintu palang kereta api.

“Suara atau peringatan tersebut tidak boleh kita abaikan, karena merupakan beberapa peringatan yang bertujuan untuk mengetahui dan mengkondisikan jalan raya agar lebih aman dalam keadaan darurat,” buka Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Tidak hanya itu, mendengarkan musik dengan volume suara yang keras ketika berkendara dapat menghilangkan fokus seorang pengendara.

Karena terlalu asik bernyanyi bisa saja seseorang membagi konsenstrasi mereka saat berkendara sehingga tidak bisa mengendalikan sepeda motor ketika ada situasi bahaya mendadak di jalan raya.

Pada sisi lain, volume suara earphone yang terlalu kencang saat mendengarkan musik juga dapat menghilangkan suara-suara ketika terjadi sesuatu pada kendaraan kita.

“Misalkan ketika ada suara mesin yang tidak biasanya atau pada roda-roda sepeda motor yang kita gunakan sehingga dapat membahayakan pengendara,” ujar Ludhy.

Masih banyak lagi potensi bahaya yang harus kita prediksi untuk meminimalisir terjadinya suatu kecelakaan, terpenting adalah kendalikan kecepatan sesuai aturan, gunakan perlengkapan berkendara yang aman untuk selalu #Cari_Aman.

Plus Minus Menggunakan Ban Dual Purpose di Sepeda Motor 8 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Belum banyak yang paham soal ban ban dual purpose. Sesuai namanya “dual purpose” atau “dua kegunaan”, ban ini dapat digunakan berkendara dalam berbagai macam medan jalanan, baik off-road maupun on-road.

Tak heran jika kemudian penggunaan ban ini cukup banyak diterapkan oleh para pengendara motor yang hobi melakukan touring ke medan-medan yang sulit ditempuh oleh ban motor biasa.

Karena mereka tak perlu repot-repot lagi melakukan penggantian ban setiap kali akan melakukan perjalanan. Cukup dengan satu ban saja dan seluruh kebutuhan berkendara dapat dilibas dengan mudah.

Namun sebelum memutuskan untuk mengganti ban motor Anda yang sekarang dengan model dual purpose, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu plus minus dari penggunaan jenis ban motor yang satu ini. Berikut pembahasan lengkapnya dari Wahana Honda untuk Anda.

Plus Minus Penggunaan Ban Dual Purpose

1. Nyaman digunakan berkendara dalam berbagai medan jalan

Dengan ban motor jenis dual purpose ini, Anda tak perlu khawatir lagi soal melewati jalanan yang rusak, kurang mulus, berbatu dan lain-lain. Karena pengalaman berkendara Anda pun tidak akan terganggu dengan kondisi jalanan yang buruk tersebut. Sebaliknya, ban ini akan memberikan Anda kenyamanan meski saat Anda melewati medan yang kurang ramah dengan kendaraan.

Hal ini didukung oleh motif dari tapak ban tersebut serta material pembuatannya yang membuat jenis ban dual purpose ini jauh lebih awet dan sigap untuk menebas berbagai macam medan jalanan.

2. Tidak mudah aus

Karena terbuat dari material berkualitas dan berbeda dengan ban on-road pada umumnya. Membuat ban dual purpose ini memiliki usia pakai yang cukup panjang serta tidak mudah aus. Anda bisa menggunakannya berkendara kapan pun di medan apapun tanpa harus takut ban motor mengalami kondisi gundul dalam waktu yang singkat.

3. Lebih mulus saat digunakan berkendara di tikungan

Berikutnya, permukaan ban dual purpose ini juga memiliki kekuatan yang cukup baik. Hal ini memungkinkan ban tersebut dapat memperluas landasan serta lebih nyaman saat digunakan untuk melewati tikungan.

4. Kekuatan cengkraman yang kurang maksimal

Beralih pada kekurangan dari sektor ban dual purpose, ban ini memiliki kekuatan cengkraman yang kurang jika dibandingkan dengan ban on-road pada umumnya. Terlebih jika Anda hanya menggunakan ban ini untuk berkendara di jalan raya tanpa pernah menggunakannya di medan jalan yang terjal.

5. Tidak cocok untuk motor sport

Jenis motor yang bermanuver dengan kecepatan tinggi sangat tidak dianjurkan menggunakan ban model dual purpose. Hal ini akan membuatnya menjadi kurang optimal saat digunakan berkendara pada motor sport. Desain ban dual purpose juga terlihat lebih menonjol, tentu agak kurang pas jika diaplikasikan pada jenis motor sport.

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan mengenai definisi dari ban dual purpose serta kelebihan dan kekurangannya. Jika Anda ingin menggunakan ban ini sebagai salah satu perangkat untuk menemani pengalaman berkendara yang nyaman dan mumpuni, perhatikan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya di atas. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui jenis ban seperti apa yang terbaik untuk kendaraan dan kebutuhan Anda.

Remeh Temeh, Namun Parkir Sepeda Motor Ada Aturannya 4 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags:
add a comment

Soal memarkir sepeda motorboleh jadi hal yang remeh temeh, amat sederhana. Siapa saja bisa melakukannya. Namun, di masa maraknyapencurian sepeda motor, parker jangn sembarangan.

 Memarkir motor mudah dan semua biker atau pengendara motor bisa. Tapi parkir motor yang baik dan aman? Tidak semua bikers dan pengendara melakukan.

Padahal dengan parkir motor yang baik dan aman, membuat motor terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Contohnya meminimkan tinfak pencurian atau kerusakan pada motor seperti kebakaranb.

Teguh Hariyanto dari Product Quality Monitoring MPM Honda Jatim membagikan tips memarkir motor yang baik dan aman.

Parkir motor yang aman :

1. Hindari tempat yang ada benda – benda yang mudah terbakar. 

Agar motor aman dari bahaya kebakaran cari tempat parkir yang jauh dari benda mudah terbakar  seperti area tempat sampah,  tempat pengelasan, dan kandang ternak

2. Pastikan stang kemudi terkunci 

Agar terhindar dari tindakan pencurian terhadap motor anda. Bila perlu gembok cakram dan area standart tengah dengan kunci gembok. Untuk tipe motor tertentu yang ada fitur anti theft alarm system untuk diaktifkan. Jangan lupa juga tutup cover  rumah kuncinya.

3. Jangan tinggalkan barang yang dapat memicu terjadinya kebakaran di bagasi atau di console box misalnya korek api gas. Karena benda tersebut jika terkena panas akan mudah meledak dan bisa mengakibatkan pemicu terjadinya kebakaran

4. Pastikan kunci kontak posisi off (mati)

Pada saat memarkir motor jangan meninggalkan motor dengan kunci kontak posisi ON karena akan mengakibatkan aki motor malah menjadi tekor atau soak.

5. Simpan ditempat teduh.

Ada baiknya motor tidak disimpan ditempat terbuka yang memungkinkan terkena kotoran, sinar matahari atau guyuran hujan.

“Yang tak kalah penting, perlu diperhatikan juga sirkulasi udara ditempat parkir motor baik.” kata Teguh.

Parkir motor dengan baik dan aman, bikin hati tenang dan membuang jauh rasa was-was. Motor aman.

Bersihkan Kaca Helm Agar Nyaman Berkendara, Berikut Ini Tips-nya! 3 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Accessories, Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Kaca helm atau Visor yang bersih dan bening akan membuat nyaman pengendara. Dengan kaca yang bersih, fungsi visor sebagai pelindung pandangan pengendara dari debu, pasir, hewan-hewan kecil atau bahkan sinar matahari menjadi lebih sempurna.

Sayangnya, meski memiliki peranan yang cukup penting, banyak orang yang memiliki helm tanpa visor. Komponen ini biasanya sengaja mereka lepas karena bagi sebagian orang kaca helm dianggap pengganggu, terutama jika sudah dalam kondisi kendor dan kotor.

Bagi Anda yang tidak nyaman menggunakan helm dengan visor kotor, kini tak perlu khawatir. Karena dengan sedikit penanganan yang lebih ekstra, Anda sudah bisa mengembalikan kaca tersebut menjadi jernih seperti semula.

Berikut ini tips membersihkan kaca helm agar kembali bersih dan tidak buram sebagaimana dikutip dari Wahana Honda.

1. Lepaskan kaca helm terlebih dahulu

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melepaskan kaca helm terlebih dahulu. Sebenarnya langkah yang satu ini opsional atau tergantung dari preferensi Anda. Jika Anda sedang terburu-buru dan tidak sempat melepasnya, tentu tidak masalah untuk langsung membersihkan kaca helm yang masih terpasang.

Hanya saja, kaca helm yang masih dalam kondisi terpasang ini akan membatasi gerak Anda pada saat melakukan pembersihan. 

2. Basahi kaca helm terlebih dahulu

Langkah selanjutnya, Anda harus membasahi kaca helm tersebut dengan air bersih atau boleh juga dengan air sabun. Ini bertujuan untuk menghilangkan seluruh debu atau kotoran yang menempel pada permukaan kaca.

Karena seperti yang kita tahu, keberadaan kaca helm memang digunakan sebagai penangkal dari debu ataupun benda asing yang dapat berpotensi mengganggu pandangan pengendara. Maka dari itu, seringkali kita bisa melihat jelas debu, pasir atau kotoran lain yang menempel pada bagian permukaan kaca.

3. Gunakan visor cleaner

Sesuai namanya, alat ini dibuat secara khusus untuk membersihkan permukaan kaca helm yang kotor dan memiliki noda yang membandel. Anda bisa menemukannya dengan mudah di toko-toko otomotif atau dengan membelinya secara online.

Perlu diketahui bahwa produk visor cleaner yang bagus ialah yang terbuat dari alcohol-based. Di mana produk dengan komposisi tersebut akan jauh lebih mudah menguap dan tidak akan meninggalkan noda bekas cairan.

Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menyemprot atau mengoleskan alat tersebut pada permukaan kaca helm. Tunggu sekitar 2-5 menit barulah Anda bisa mengelapnya dengan kain microfiber yang bersih dan lembut atau bisa juga dengan menggunakan tisu.

4. Bilas kaca helm dengan air bersih

Setelah langkah-langkah sebelumnya sudah Anda lakukan, berikutnya Anda hanya perlu membilas kaca helm tersebut menggunakan air bersih dan mengelapnya sampai benar-benar kering. Tujuannya agar kaca helm tidak lembab dan bekas air yang dibasuhkan tadi tidak membekas.

Nah, itulah tadi beberapa tips dan langkah-langkah membersihkan kaca helm agar kembali jernih seperti semula. Setelah berhasil membersihkannya, jangan lupa untuk terus memberikan perawatan secara rutin pada komponen helm tersebut, ya. 

Selalu lap kembali helm sebelum atau setelah digunakan. Hindari juga meletakkan helm di bawah terik sinar matahari karena dapat memicu faktor terjadinya kaca helm yang cepat kusam dan buram.

Selain itu, jika helm baru saja digunakan untuk berkendara di tengah hujan, jangan lupa untuk segera membilasnya dengan air bersih dan mengelapnya, ya.

Hal ini untuk menghindari terjadinya karatan pada beberapa komponen besi pada helm serta agar kaca helm tidak lembab dan memicu tumbuhnya jamur. Selamat mencoba!

CVT, Rangkaian Komponen Dalam Motor yang Sering Terabaikan Perawatannya 2 Januari, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: ,
add a comment

Karena berada di bagian dalam, sering kali perawatan pada motor matic terlewatkan. Salah satunya ialah CVT atau Continous Variable Transmission yang berfungsi sebagai alat penggerak motor matic.

Dalam prakteknya, sistem CVT ini terdiri dari beberapa komponen yang saling berkaitan. Masing-masing komponen tersebut harus dipastikan selalu berada dalam kondisi prima agar tidak mempengaruhi kinerja perangkat yang lainnya.

Nah, pada artikel berikut ini, kami akan memberikan informasi mengenai komponen CVT apa saja yang perlu diperhatikan dan dicek secara berkala.

Komponen CVT pada Motor Matic yang Harus Dicek Secara Berkala

1. Roller

Roller merupakan salah satu komponen di dalam CVT yang memiliki peran krusial. Alat ini digunakan sebagai pemberat komponen rumah roller atau pulley primer yang nantinya akan mempermudah rotasi perputaran pulley tersebut. 

Dalam prakteknya, komponen roller seringkali mengalami kerusakan karena kelalaian pemilik kendaraan. Hal ini biasanya disebabkan oleh penggunaan motor yang terlalu sering untuk menempuh jarak yang cukup jauh.

Kondisi roller yang semula berbentuk bulat, bisa berubah menjadi sedikit peyang apabila motor digunakan berkendara secara berlebihan dan tidak memberikannya waktu istirahat yang cukup. 

Idealnya, jika Anda menempuh perjalanan jarak jauh, beristirahatlah setiap 2 jam sekali. Hal ini dilakukan untuk membuat kondisi tubuh Anda tetap prima sekaligus untuk mendinginkan mesin motor yang sudah dipaksa memacu jalanan cukup lama.

Karena mesin yang terlalu panas jika dipaksakan justru dapat membuatnya overheating hingga menyebabkan terjadinya mogok di tempat.

Tak hanya itu, komponen roller juga akan lebih cepat mengalami kerusakan apabila Anda berkendara secara ugal-ugalan. Seperti dengan menarik tuas gas dalam-dalam atau sekencang-kencangnya.

Hal ini akan membuat komponen roller tersebut lebih cepat gundul atau aus. Akibatnya, suara tarikan gas motor Anda pun akan terdengar lebih berisik dari sebelumnya.

2. V-belt

V-belt merupakan sebuah komponen yang terbuat dari karet khusus dan memiliki fungsi sebagai penerus putaran dari mesin ke roda belakang. Meski terbuat dari karet, alat ini memiliki karakter tekstur yang sedikit lebih keras jika dibanding karet pada umumnya.

Nah, dalam motor matic, v-belt menjadi salah satu komponen yang harus selalu diperhatikan kondisinya. Sebab, komponen yang satu ini sangat rentan mengalami kerusakan baik itu berupa retakan yang muncul di beberapa bagian atau bisa juga karet v-belt sudah tidak lentur lagi.

Apabila komponen ini putus saat Anda berkendara di jalan raya, risiko terburuknya motor Anda akan mogok secara tiba-tiba. Hal ini dikarenakan tidak adanya alat yang menjadi perantara atau penerus putaran dari mesin ke roda belakang.

Tak hanya itu, v-belt yang putus juga dapat merusak komponen lain di sekitar CVT. Oleh karenanya, penting bagi Anda memberikan sedikit perhatian lebih terhadap v-belt terutama saat motor matic Anda sedang diservis. Pastikan bahwa tidak ada retakan pada karet v-belt tersebut agar tetap berfungsi secara optimal.

3. Kampas kopling

Berikutnya ada kampas kopling yang tak boleh luput dari perhatian para pemilik motor matic. Berbeda dengan kampas kopling yang terletak di motor bebek atau motor manual, kampas motor pada motor matic ini memiliki bentuk yang unik mirip dengan rem tromol.

Kampas kopling ini memiliki fungsi sebagai penerus putaran yang semula berasal dari poros sekunder menuju ke bagian roda. Nah, jika Anda berkendara motor dengan menarik gas kencang sambil melakukan pengereman mendadak, hal ini dapat memicu timbulnya kerusakan pada komponen tersebut.

Untuk itu, meski letaknya berada di dalam sektor CVT, Anda juga harus memberikan perhatian lebih pada komponen ini agar tidak mempengaruhi pengalaman berkendara Anda selama di jalan raya. Terutama saat di tengah kemacetan, di mana kampas kopling ini sangat berpotensi mengalami kondisi aus.

Demikianlah artikel mengenai komponen pada CVT motor matic yang harus dilakukan pengecekan secara berkala. Pada dasarnya setiap perangkat pada kendaraan Anda harus dicek secara rutin untuk menghindari terjadinya kerusakan parah atau risiko buruk di jalanan yang dapat terjadi kapan pun.

Selain harus melakukan pengecekan pada komponen-komponen tersebut, penting juga bagi Anda untuk memperhatikan pola berkendara yang aman selama di jalan raya. Pastikan Anda tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas dan tidak berkendara dengan kecepatan tinggi saat jalanan sedang padat.

Karena bagaimana pun, keselamatan Anda menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan dan diutamakan.

Kenali Tekanan Angin Ban Ideal Saat Cuaca Biasa dan Musim Hujan 20 Desember, 2020

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
add a comment

Di musim penghujan seperti saat ini, para pengendara motor ditinjau untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Hal ini mengingat jalanan yang seringkali basah oleh air hujan dapat menyebabkan medan yang dilewati menjadi licin. Tak heran jika di musim penghujan, kasus laka lantas seringkali mengalami peningkatan.

Selain dipengaruhi oleh kelalaian pengendara, kecelakaan lalu lintas juga seringkali disebabkan oleh ketidaktahuan mereka terhadap hal-hal yang cukup krusial berkaitan dengan konsep safety riding. Salah satunya mengenai tekanan angin ban motor yang ideal pada saat memasuki musim hujan.

Banyak orang yang mengatakan bahwa pada musim hujan ini, pengendara motor dilarang untuk memberikan tekanan angin terlalu tinggi pada kendaraan mereka. Hal ini disebut-sebut dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya kecelakaan di tengah jalan seperti terpeleset, tergelincir atau ban selip. Benarkah hal tersebut? Atau jangan-jangan hanya mitos belaka?

Tim safery riding Wahana Honda memberikan tips mengenai tekanan angin ban motor yang ideal pada saat memasuki musim penghujan. Simak informasi lengkapnya.

Tekanan Angin Ban Motor yang Ideal dalam Keseharian dan Musim Hujan

Pada saat membeli sebuah kendaraan baru, terdapat buku pabrikan yang harus Anda baca. Dalam buku tersebut biasanya tercantum informasi lengkap mengenai kendaraan Anda.

Mulai dari apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan, besaran beban maksimal yang boleh dibawa hingga biasanya juga tertera informasi mengenai tekanan ban yang ideal untuk motor Anda.

Nah, biasanya tekanan angin ban motor yang direkomendasikan berkisar antara 29 psi untuk roda depan serta 33 psi untuk roda bagian belakang. Kapasitas angin ban motor ini dianggap cukup ideal untuk berkendara.

Selain akan membuat pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, tekanan angin ban motor yang ideal juga akan menjauhkan Anda dari risiko buruk di jalanan seperti kecelakaan dan juga memperpanjang usia pakai dari ban tersebut.

Itu tadi baru tekanan angin ban motor yang ideal untuk keseharian, ya. Sedangkan untuk musim penghujan sendiri tekanan ban motor yang disarankan cukup berbeda. Anda diperbolehkan untuk mengurangi tekanan ban jika memang dibutuhkan. Namun tetap dengan batas yang telah ditentukan. 

Maksimal pengurangan tekanan angin ban motor tersebut hanyalah 2 psi. Artinya, jika di hari biasa Anda berkendara dengan tekanan 29 psi untuk roda depan, maka pada musim penghujan Anda bisa menurunkannya di angka 27 psi. Pun demikian berlaku juga untuk ban belakang boleh diturunkan hingga ke angka 31 psi. 

Pengurangan tekanan angin ini bertujuan untuk membuat daya cengkram ban motor jauh lebih kuat pada saat melewati jalanan basah dan licin. Karena seperti yang kita tahu, tekanan angin ban yang terlalu tinggi seringkali menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan di tengah medan jalan yang basah. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi ban selip atau hilangnya kontrol pada komponen ban.

Dengan sekilas penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa tekanan angin ban motor harus dikurangi pada saat musim penghujan merupakan fakta. Namun sebenarnya, hal ini kembali lagi pada kebiasaan Anda saat berkendara. 

Pastikan untuk tidak berkendara dalam kecepatan tinggi saat melewati jalanan yang basah, licin atau saat sedang turun hujan. Berkendaralah dengan kecepatan standar dan memperhatikan kondisi jalanan sekitar. Dengan demikian, berapa pun tekanan ban motor yang Anda kendarai akan tetap membawa Anda selamat sampai ke tujuan.

Selain itu, jika tak mau repot-repot mengurangi tekanan angin ban motor setiap kali akan berkendara di musim hujan. Anda bisa mengganti ban motor yang sekarang dengan jenis ban dual purpose. Di mana ban tersebut dapat digunakan untuk berkendara di medan on road maupun off road.