jump to navigation

Desa Cinangka, Dari Pelebur Aki ke Bengkel AHASS 22 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

Desa Cinangka di Bogor, Jawa Barat terkenal sebagai desa yang warganya banyak bekerja sebagai pelebur aki bekas. Pekerjaan yang berbahaya, karena berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan warganya. Melalui proses yang cukup panjang, Wahana Honda mengajak warga untuk beralih profesi. Antara lain dengan memfasilitasi pembangunan bengkel sepeda motor.

Bengkel ini dimanfaatkan untuk mengalihkan mata pencaharian peleburan aki selama ini. Wahana Honda melalui Yayasan Wahana Artha (YAW) melakukan peresmian bengkel BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Cinangka Motor pada Rabu (20/03) yang ditandatangani langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin. 

Bantuan ini mendapatkan apresiasi positif oleh Bupati Bogor yang merasa salut dengan langkah yang diambil Yayasan Wahana Artha guna menekan usaha peleburan aki bekas yang telah berjalan puluhan tahun dan berdampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Ketua Umum Yayasan Wahana Artha sekaligus Head of CSR Wahana, Ronnal Prawira pada saat serah terima dan peresmian bengkel yang diberi nama Bumdes Cinangka Motor berharap, bengkel ini dapat memberikan manfaat secara ilmu dan ekonomi kepada warga desa Cinangka Bogor.

“Pembukaan bengkel ini bukan berarti tugas sudah selesai, kami berharap warga khususnya yang bertanggung jawab terhadap bengkel ini dapat memanfaatkan fasilitas yang telah kami berikan dan dapat dikembangkan dengan baik,” papar Ronnal

Bengkel hadir lengkap dengan paralatan terbaik seperti special tools, tyre changer, charger aki, hingga mesin pompa ban jenis nitrogen. Sementara, pengurus dan pekerja bengkel ini sebelumnya telah dapatkan pelatihan langsung dari Technical Service Function (TSF) Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang PT. Wahana makmur Sejat (WMS) selam sebulan. 

Tidak hanya dapatkan teori dan praktek teknik sepeda motor, para peserta juga dapatkan kesempatan magang di jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) Wahana, sehingga antara pelatihan dan praktek didukung dengan kerja lapangan langsung.

Yayasan Wahana Artha merupakan lembaga nirlaba dibawah naungan Wahana Artha Group dengan fokus di 3 bidang yaitu pendidikan, lingkungan dan kesehatan. Pemilihan desa Cinangka didasarkan isu yang ditulis salah satu media ternama terkait pencemaran lingkungan akibat peleburan aki tradisional dan ilegal yang telah berlangsung puluhan tahun. 

Setelah melakukan survey dan pendekatan dengan warga Cinangka Bogor, Yayasan Wahana Artha akhirnya berinisiatif untuk memberikan pelatihan dan bantuan pembangunan Bengkel. Keren, dari pelebur aki ke bengkel AHASS.

Hindari Tilang, Pemotor Kabur Sampe Nabrak Polisi yang Mencegat 21 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

Banyak cara dilakukan pemotor untuk

Menghindari razia atau polisi yang tengah menghentikannya. Berputar arah atau kabur menjadi solusi yang sering dipilih para pelanggar ini. Belum lama bahkan ada yang ngamuk menghancurkan motornya.

Namun apes yang dialami seorang pemotor ini. Dalam video instagram yang diunggah akun @59detik, pada Minggu (17/3/2019), seorang pemotor yang kabur malah menabrak pak polisi yang mencegatnya.

Sejauh ini belum diketahui di mana lokasi tempat kejadian perkara. Hanya saja TKP di sebuah pertigaan di satu kota. Polisi yang melihat pemotor tak memakai helm lalu mencoba menghentikannya.

Namun si pemotor malah nekad kabur. Pak polisi pun tak ingin kehilangan buruan, langsung menghadang dan braakk. Keduanya terjatuh. Dari kejadian selanjutnya, keduanya tak mengalami luka berarti dan sempat bangun dibantu warga sekitar.

Hanya saja kejadian ini membuat pemotor lainnya seorang ibu yang gagal menghindar lalu tersenggol dan langsung terjatuh. Nampak dia mengalami luka cukup serius. Video tersebut sepekan ini menjadi viral di media sosial hingga group whatsapp.

Pelanggaran lalu lintas saat ini masih menjadi pemandangan umum di Indonesia. Seharusnya membawa sepeda motor dilengkapi surat-surat serta perlengkapan berkendara yang sesuai UU. Jika tidak, siap-siap kena tilang. Bukannya kabur bang ! Malah ditahan kan di kantor polisi…

Setelah Suzuki TS 125, Apakah Suzuki DR 150 Penggantinya ?! 21 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

Menyimak prediksi sepeda motor baru memang menarik. Apalagi yang siap masuk pasar Indonesia. Dan lebihnya lagi jika Suzuki yang malakukannya. Maklum sudah 10 tahun belakangan penjualan sepeda motor brand ini tiarap digasak Honda dan Yamaha.

Kabar terbaru dari Suzuki Indonesia adalah spekulasi soal hadirnya motor trail penjelajahnya yang disebut-sebut bernama Suzuki DR 150. Sangat menarik, karena Suzuki sama sekali tak punya andalan di kelas ini. Bahkan Yamaha pun belum mau mengisi pasar ini yang dikuasai Kawasi melalui KLX150 dan Honda bersama CRF150.

Apalagi Suzuki dulu pernah sukses bersama motor trail legendaris yakni TS 125. Mulai diproduksi tahun 1993, TS bertahan 12 tahun di pasar nasional sebelum tahun 2005 disuntik mati oleh Suzuki Indonesia.

Sosok Suzuki DR 150 Tengah Uji Jalan

Motor trail Suzuki ramai diperbincangan karena penampakan motor yang diduga DR 150 tengah diuji coba. Sosoknya pun disergap tengah parkir di sebuah kawasan di Pulogadung. Sebagaimana diketahui Pulogadung merupakan lokasi R&D Suzuki di Indonesia.

Sosoknya mirip dengan Haojue NK 15, sebuah model produksi perusahaan rekanan Suzuki di negeri China. Suzuki DR selama ini dikenal sebagai motor trail Suzuki, dengan beragam kapasitas mesin, dari 150 cc sampai 650 cc.

Betulkah, rumor ini? Jika betul, jempol lah buat Suzuki. Mereka bernai bermain di kelas hobi yang dikuasai Honda dan Kawasaki.

Namun, DR 150 punya tampang agak sedikit beda dengan CRF maupun KLX. Bodinya lebih cocok disebut trail petualangan atau motor peturing. Karena punya desain dengan tangki dan jok lebih besar dan lebar.

Gridoto yang menemukan motor ini terparkir melaporkan, panel digital disematkan untuk speedometer yang memiliki beberapa informasi. Di kemudi tombol-tombol yang hadir tidak berbeda jauh dengan versi GSX150. 

Untuk pengereman, di depan terdapat rem cakram dengan tromol di bagian belakang. Pelek jari-jari ukuran 19 inci membuat tampilan motor ini menjadi lebih tinggi.

Sejauh ini pihak Suzuki belum bisa memberikan informasi. Namun melihat info yang mulai terkuak, sangat besar motor ini bakal diluncurkan di Indonesia. Bisa jadi kebocotan ini juga sebagai test pasar. Kita tunggu !

Mantul ! 150 Pelajar Dilatih Safety Riding Asyik Ala Mienial 20 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

PT Astra Honda Motor (AHM) mengembangkan gaya hidup milenial yang peduli keselamatan berkendara dengan melatih 150 pelajar SMA melalui kegiatan Safety Riding Camp. Para siswa berasal dari 26 sekolah se-Jabotabek dan Banten.

Serangkaian edukasi dan pembentukan karakter positif akan melahirkan generasi muda yang siap menginspirasi orang lain.

Acara ini sejalan dengan karakter generasi muda saat ini yang senang berbagi dan menginspirasi sesama.

Kegiatan kreatif yang bertajuk “Cari_Aman Bukan Cari Nama” ini dikemas selama dua hari (19-20/3) melalui latihan keterampilan berkendara dan diskusi berbagai topik keselamatan berkendara, serta cara mengkampanyekannya secara efektif di kalangan anak muda.

Dalam Safety Riding Camp 2019, para duta safety riding dari generasi milenial ini diajak mempelajari lebih dalam tentang teknik berkendara yang aman, diskusi tentang aturan berlalu lintas, serta dibekali pemahaman-pemahaman dasar etika berlalu lintas dengan penguatan pembahasan pada mental dasar berlalu lintas.

Kegiatan ini didukung tim Pusat Pengendali Lalu Lintas Nasional Kepolisian Republik Indonesia atau yang biasa dikenal sebagai NTMC POLRI.

Generasi milenial ini juga  disuguhkan perspektif baru dalam memandang perlunya mematuhi peraturan lalu lintas. Melalui buku Fiqih Lalu Lintas karya akademisi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, mereka dapat memahami lebih dalam pesan moral di balik keselamatan berkendara berdasarkan prespektif keagamaan.

Buku Fiqih Lalu Lintas ini merupakan buku pertama di Indonesia yang melihat keselamatan berkendara dari persepektif moral keagamaan.

Setelah memahami secara mendalam tentang esensi penting dari keselamatan berkendara, anak-anak milenial ini dibekali cara berkampanye dan berkomunikasi yang efektif melalui penulisan kreatif, fotografi dan pemanfaatan media sosial.

Hal ini menjadi bekal penting bagi mereka sebagai Duta Safety Riding Honda agar dapat menginspirasi dan mengajak pihak lain untuk memiliki gaya hidup milenial yang peduli keselamatan berkendara.

Pada hari kedua, upaya membangun karakter positif generasi milenial diwujudkan melalui beragam kegiatan, seperti praktek berkendara yang aman serta pelatihan menjadi pribadi yang lebih komunikatif dalam menyampaikan pesan, fokus pada tujuan, serta senantiasa antisipatif di setiap keadaan.

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan Safety Riding Camp merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara secara aktif dan berkesinambungan.

Pendekatan kreatif ini menyasar generasi milenial yang merupakan bagian penting dari terciptanya perilaku berkendara aman dan menyenangkan di masa depan.

“Dengan bekal karakter positif yang dikolaborasikan komunikasi efektif khas anak muda, kami berharap dapat tercipta budaya baru dalam berlalu lintas sekaligus mengembangkan model kampanye yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Muhibbuddin.

“Asyik dan keren. Dapat banyak ilmu dan teman baru. Paling penting, saya jadi tahu sikap aman berkendara ternyata termasuk bagian dari ibadah. Sebagai Duta Safety Riding Honda, saya siap berbagi dan viralkan apa yang saya dapat dari kegiatan ini,” ujar Salman Rausyan Fikri peserta dari SMAN 110 Jakarta.

Indonesia Menjuarai MX 2 Kuwait International Motocross Championship 20 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
1 comment so far

Kabar bagus datang dari pembalap Indonesia yang terjun dalam ajang MX2 di Kuwait Minggu (17/3). Dian Aprianti warga negara Indonesia yang tinggal di Kuwait menyatakan, raihan tersebut membuat bangga Indonesia.

Pada ajang inernasional ini, Diva Ismaya mendapatkan tempat terhormat di Kuwait International Motocross 2019. Dia berhasil meraih total moto di posisi 3 dalam ajang MX2.  Dalam kejuaraan ini, dua crosser Indonesia turun di kelas MX2, yakni Delvintor Alfarizi dan Diva Ismayana.

Pada acara latihan kemampuan dua anak bangsa ini juga cukup menarik perhatian pesaing mereka dari Eropa. Dua dua crosser muda Indonesia ini meraih posisi 3 besar. Untuk di moto 1 Delvintor finish di posisi 3, sedangkan Diva finish di posisi 4. 

Pada Moto2, Delvintor sempat terjatuh pada lap pertama dan sempat tertiban motor lawan. Hal in membuat dia harus puas di posisi ke 4, sementara Diva naik posisinya finish ke-3.

“Saya bangga bendera Merah Putih berhasil berkibar di Timur Tengah di ajang Kuwait International Motocross 2019. Hasil ini membuat ada penerus Popo Hartopo pembalap masa lalu yang mampu bersaing di event internasional,” ujar Frans Tanujaya, selaku Manager Tim Motocross Indonesia.

Frans mengucapkan terima kasih kepada warga Indonesia yang berada di Tanah Air maupun di Kuwait atas dukungan dan doanya. Terutama pihak KBRI Kuwait yang mendampingi tim dan sangat antusias menyaksikan penampilan crosser kebanggaan Indonesia.

Diva maupun Alfarizi berangkat dengan modal dan biaya sendiri namun dengan hasil yang mengharumkan bangsa dan tanah  air. Demi meningkatkan kiprah mereka, diharapkan dukungan pemerintah maupun sektor swasta.

Waspada ! Polisi Tindak Tegas Motor Penikmat Jalan Layang Non Tol Casablanca 19 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

JAlan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca di Jakarta Selatan bukan buat sepeda motor. Perentukannya hanya bagi kendaraan roda empat atau lebih. Namun demi kalimat ingin cepat tak sedikit pemotor yang melanggar dan melintasinya.

Jumlah pelanggaran yak sedikit, sangat banyak terutama pada pagi dan sore hari. Aksi polisi penindakan dengan tilang tak sedikit. Namu, tetap saja, pemotor menikmati jalan haram baginya itu.

Namun, pada pertengahan Maret ini polisi memberi warning pemotor untuk tidak melintasi jalan tersebut. Pihak Polantas Polda siap memberikan sanksi berat pemotor yang masih berani melanggar.

Polisi jiga akan bersiaga penuh, menambah kekuatan peraonel untuk konsisten melakukab penindakan. Hal ini dilakukan demi kebaikan pemotor, karena melintas di jalan panjang yang cukup tinggi itu membahayakan. Angin kencang siap membuat oleng motor.

Sejak dibuka pada tahun 2015 lalu, ulah pemotor nekad masuk JLNT selalu menghadirkan foto-foto viral. Bahkan pernah karena berputar satu motor mengalami kecelakaan fatal tertabrak mobil hingga pemboncengnya terpental ke bawah jembatan dan meninggal.

Padahal sudah jelas jalan layang yang panjang tersebut melarang pemotor melintasinya. Rambu-rambunya juga nampak jelas. Faktornya, angin kencang di ketinggian tersebut bisa mencelakakan pemotor.

So, taatilah peraturan lalu lintas, jaga sopan santun berlalu lintas dan utamakan keselamatan baik diri anda dan pemakai jalan lain,” cuit TMC Polda Metro Jaya melihat aski nakal pemotor tersebut.

Terinspirasi Prestasi Pembalap Honda, 2 SMK Bentuk Tim Balap 19 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

 

Sejumlah pembalap binaan PT Astra Honda Motor sukses tampil sebagai juara di ajang internasional. Prestasi tersebut menginspirasi dua SMK di Jakarta untuk juga membangun tim balap. Keren !

Prestasi yang telah beberapa tahun diraih AHM bersama pembalapnya dapat mengharumkan nama Bangsa di kancah balap internasional dengan berikan dukungan penuh pada pebalap – pebalap bertalenta tanah air.

Semangat inilah yang jadikan Main Dealer Sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) ikut coba berikan dukungan untuk SMK Binaan yang memiliki tim balap seperti yang dimiliki SMK Taman Siswa 2 Jakarta dan SMK Teladan Tangerang.

 

“Melihat semangat Astra Honda Motor Racing Team, kami ikut tergerak untuk mendukung talenta balap yang ada pada SMK Binaan Wahana yang berada di Jakarta Tangerang,” jelas Group Head of Corporate Communication Wahana, Taryudin.

Ditambahkannya, meski belum maksimal, Wahana telah berikan dukungan penuh dalam hal teknik, skill pebalap, tools, hingga manajemen tim balap.

 

Kedua tim balap SMK Binaan yang kini menjadi asuhan Wahana adalah SMK Teladan Wahana Honda Racing Team dan Taman Siswa Racing Team.

Tim balap milik SMK Teladan Tangerang tersebut telah menunjukkan potensi yang dimiliki dengan menduduki podium di salah satu event di Sentul Karting pada kategori pemula dengan pebalap M. Alfarizi.

Sedangkan Taman Siswa Racing Team yang mengusung pebalap Nur Ilham Wahyudi merupakan tim baru yang sedang mencoba untuk berprestasi di jalur balap.

 

“Lewat 53 SMK binaan yang berada di wilayah Wahana, kami ingin mendukung beragam kemampuan yang dimiliki sekolah tersebut. Selain materi dan praktek pendidikan berkualitas, namun prestasi lain seperti balap juga dapat diraih oleh pelajar – pelajar SMK bertalenta dan semoga dapat menjadi jalan unyuk hadirkan bibit – bibit balap regional,” tutup Taryudin.

Laju Honda Vario Makin Kenceng, Dominasi Ekspor AHM 19 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

Honda Vario di Indonesia menjadi sepeda motor dengan penjualan tiga besar bersama Honda BeAT dan Honda Scoopy. Bukan hanya di Indonesia, di dunia pun sosoknya diminati. Skuter ini mendominasi ekspor Honda.

PT Astra Honda Motor (AHM) mengabarkan, bahwa komitmen mereka untuk meningkatkan volume ekspor kembali terwujud melalui sejumlah motor andalannya. Pada bulan lalu penjualan sepeda motor Honda produksi anak negeri melonjak 122% dibandingkan bulan yang sama 2018 nenjadi 20.035 unit.

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada Februari 2019, ekspor motor buatan dalam negeri ke pasar global tumbuh 42% dengan total pengiriman 54.750 unit. Pada bulan yang sama tahun lalu hanya 38.679 unit. Dengan lonjakan 122% pertumbuhan ekspor sepeda motor produksi AHM jauh melampaui pertumbuhan ekspor industrinya.

Untuk pengiriman secara utuh (CBU/Completely Built Up), Honda Vario series merupakan produk yang paling banyak diekspor dengan total pengiriman 11.616 unit. Kontribusi lainnya berasal dari Honda BeAT series, Honda Sonic 150, Honda CRF150, dan Honda CBR150. Pengiriman ekspor CBU pada bulan lalu didominasi tujuan negara Bangladesh dan Filipina.

Selain ekspor dalam kondisi CBU, AHM juga melakukan pengiriman komponen sepeda motor Honda secara terurai (CKD/Completely Knocked Down) ke manca negara, antara lain Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Kamboja. Tercatat sebanyak 18.060 set CKD sepeda motor Honda terkirim sepanjang Februari 2019.

General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet mengatakan, lonjakan pengiriman sepeda motor Honda merupakan bukti komitmen AHM untuk mendukung upaya peningkatan ekspor pemerintah.

“Pertumbuhan ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menggarap pasar ekspor dengan produk-produk kompetitif karya anak bangsa. Kami harapkan berkontribusi mempercepat pulihnya neraca perdagangan kita,” ujar Kurniawati.

Yamaha MT Familly, 2 Dekade Master of Torque 18 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

Keluarga motorsport Yamaha klan MT menasuki usia 20 tahun sejak pertamakali diperkenalkan tahun 1999. Sejak itu, keluarga MT alias Master of Torque bergantian hadir hingga saat ini.

Di Indonesia, Yamaha mengawali tahun 2019 dengan meluncurkan produk anyar MT-15 di Four Seasons Hotel, Jakarta. Pemumcurannya dihadiri oleh pembalap MotoGP Yamaha yaitu Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Momen peluncuran MT-15 yang merupakan pelengkap dari keluarga MT Series tersebut ternyata bertepatan dengan dua dekade perjalanan Yamaha MT dalam meramaikan pasar sepeda motor sport di berbagai belahan dunia.

Berikut ini perjalanan 20 Tahun Yamaha MT:

MT-01 Concept Model (1999)

Mengusung konsep “Kodo” atau Soul Beat, pengembangan MT-01 concept model sangat begitu memperhatikan segala elemen kunci yang dibutuhkan dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang tak terlupakan.

Mulai dari irama dentuman mesin yang dihasilkan oleh kekuatan ledakan di ruang bakar, ritme bertenaga yang tercipta dari perubahan torsi, getaran suara yang timbul dari intake mesin dan knalpot, hingga detak jantung sang pengendara yang seluruhnya berkolaborasi dalam menghasilkan “Kodo”.

MT-01 (2004)

Merupakan model produksi masal pertama dari keluarga MT series yang mengawali debut di ajang INTERMOT, München, Jerman. Mengangkat konsep “Soul Beat V-Twin Sport”, MT-01 menyuguhkan mesin V-twin berkapasitas 1,670cc yang dipadukan dengan kerangka aluminium berbobot ringan dan sukses menghadirkan sensasi “Mega Torque” sesungguhnya kepada pengendara berkat besarnya torque yang dihasilkan oleh motor.

MT-09 (2014)

MT-09 merupakan versi generasi terkini dari keluarga MT series yang menawarkan ide-ide baru dalam proses pembuatannya. Ditenagai oleh mesin 3 silinder 846 cc in-line yang dikembangkan berdasarkan “Crossplane Concept” milik Yamaha yang memungkinkan motor menghasilkan tenaga lebih optimal.

Memainkan peran sebagai “Synchronized Performance Bike” dan “Master of Torque”, kehadiran MT-09 ditujukan untuk menawarkan gaya berekendara yang lebih menyenangkan sehingga sangat cocok digunakan oleh para masyarakat urban dalam mendukung mobilisasi sehari-hari dengan rentang kecepatan yang lebih terukur dan karakter penggunaan yang lebih bebas serta ekspresif.

MT-07 (2014)

Membawa konsep “Sports Passion Motorcycle with Smart Value”, MT-07 merupakan motor sport yang menawarkan keseimbangan antara kesenangan luar biasa dalam berkendara dan nilai biaya yang efisien.

Hadir dengan desain yang lebih stylish dan ramping serta mesin berkapasitas 689 cc in-line 2 silinder menjadikan MT-07 sebagai motor yang lincah dan nyaman untuk digunakan oleh para kaum urban yang memiliki tingkat mobilitas tinggi dan sangat peduli terhadap tampilan dalam berkendara.

MT-09 Tracer (2015)

MT-09 TRACER adalah model paling sporty, gesit dan nyaman yang dimiliki oleh keluarga MT. Pengembangannya didasarkan atas konsep “Sporty Multi-use Bike”, sehingga memungkinkan motor tersebut dapat mendukung segala jenis gaya berkendara di berbagi kondisi.

Menggunakan paket mesin serta sasis yang dimiliki oleh MT-09 namun dengan sedikit sentuhan perubahan yang disesuaikan dengan nomenklaturnya sebagai motor multi-fungsi.

MT-03 & MT-25 (2015)

Didasarkan atas konsep pengembangan bernama “Street Cheetah”, model-model ini menonjolkan beberapa keunggulan yaitu ringan, lincah dan mampu bekerja secara maksimal saat digunakan di area perkotaan.

Karakter yang dimiliki motor juga menawarkan kemudahan untuk penggunaan sehari-hari yang dikemas dengan gaya agresif yang mampu merefleksikan kecanggihan, kecepatan, dan ketangkasan laiknya seekor cheetah. Yamaha membekali MT-03 dan MT-25 pada bagian dapur pacu dengan mesin DOHC in-line 2 silinder berkapasitas 321cc (MT-03) dan 250cc (MT-25).

MT-10 (2015)

MT-10 merupakan flagship dan penghuni top of pyramid dari keluarga MT series yang muncul pertama kali pada gelaran EICMA Show di Milan, Italia dan sukses menarik perhatian ribuan mata para pengunjung berkat tampilan desainya yang berotot, agresif dan sporty.

Didukung dengan mesin Crossplane Crankshaft berkapasitas 998cc yang ditempelkan pada rangka aluminium Delta Box, memungkinkan motor tersebut mampu menghasilkan tenaga serta torsi melimpah yang membuat penggendara dapat dengan mudah mengkontrol sang “Monster” sesuka hati.

MT-10 juga turut menghadirkan keserbagunaan seperti MT-09 TRACER berkat beragam teknologi yang diusungnya. Dengan berbagai atribut yang dimiliki oleh roadster unik dari Yamaha ini, maka sangatlah pantas jika MT-10 diberi label sebagai “The King of MT.”

MT-15 (2018)

MT-15 merupakan model teranyar dari keluarga MT series yang baru beberapa waktu lalu diperkenalkan kepada publik Indonesia oleh pebalap Yamaha MotoGP yaitu Valentino Rossi. Memiliki tampilan desain lebih sangar dengan karakter agresif khas keluarga MT, terutama pada bagian wajah motor yang sudah mengadopsi teknologi Projector LED.

Body motor dibuat lebih padat dan berotot, namun tetap kompak sehingga memungkinkan motor bermanuver dengan lebih lincah. MT-15 telah dilengkapi pula dengan suspensi Up Side Down yang efektif meningkatkan handling dalam berkendara. Untuk urusan dapur pacu, motor ini telah dibekali dengan mesin berkapasitas 155cc yang dilenngkapi dengan teknologi VVA.

Asia Talent Cup-Buriram, Pebalap Honda Indonesia Harumkan Indonesia 18 Maret, 2019

Posted by proud2ride in Uncategorized.
add a comment

Para pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) menjaga tren positif raihan podium saat menyelesaikan dua balapan seri ke-2 ajang Asia Talent Cup (ATC) 2019 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand yang digelar Sabtu-Minggu (16-17/3).

Nama Indonesia harum berkat torehan pebalap Afridza Munandar yang mentaih podium tertinggi pada balapan pertama (16/3), disusul raihan podium ketiga pada balapan kedua (17/3).

Pada balapan pertama, Sabtu (16/3), Afridza Munandar bersama M Adenanta Putra dan Herjun Atna Firdaus menguasai barisan depan dalam pertarungan yang cukup sengit sejak bendera start dikibarkan.

Namun sayang, di lap akhir, Adenanta membuat beberapa kesalahan sehingga harus puas finish di posisi 5. Sementara Afridza akhirnya merebut kemenangan pertamanya, dan Herjun berada di posisi 7.

Sementara itu, dua pebalap binaan AHM lainnya, Abdul Gofar dan M Hildhan Kusuma masing-masing hanya mampu finish ke-11 dan 13. Gofar tidak melakukan start dengan baik, sehingga harus terjebak di rombongan kedua. Hildhan juga terjebak di rombongan belakang dan harus puas finish di barisan tengah.

Pada balapan kedua, Minggu (17/3), Afridza Munandar kembali berhasil finish podium. Pebalap 18 tahun asal Bogor, Jawa Barat ini mengamankan 16 poin dengan meraih podium ketiga setelah bertarung sengit di barisan depan bersama rekannya sesama lulusan Astra Honda Racing School, Adenanta Putra.

Adenanta dan Afridza konstan berada di depan dan berkali-kali bergantian memimpin lomba. Di lap 14, salah satu pebalap jatuh dan terjadi insiden dengan pebalap AHM yang berada tepat di belakangnya, Herjun Atna Firdaus. Kejadian tersebut mengharuskan panitia lomba menghentikan jalannya balap. Alhasil, hasil balap yang diambil adalah posisi terakhir para pebalap pada lap 13.

“Alhamdulillah saya kembali berhasil meraih podium. Pertarungan sangat ketat. Di lap 14 saya sebetulnya sudah memimpin balapan dan bersiap menuju lap terakhir. Namun, muncul red flag yang membuat balapan dihentikan lebih awal yang membuat saya harus puas di posisi 3. Agak mengecewakan bagi saya karena saya sedang dalam posisi memperebutkan juara,” kata Afridza.

Adenanta turut merasakan kecewa yang mendalam. Dia beberapa kali mampu memimpin jalannya balapan, hingga 2 lap terakhir muncul red flag yang membuat balapan berakhir lebih cepat. Sayangnya saat red flag, dirinya sedang berada di posisi keempat.

Sementara itu, dua pebalap binaan AHM lainnya, Abdul Gofar, sepanjang balapan berada di tengah dan sulit ke depan karena padatnya rombongan. Sementara M. Hildan Kusuma jatuh di lap 2 karena ditabrak pebalap lain dari belakang. Hasil balapan ke-2 ini melengkapi agenda seri 2 di Buriram dengan hasil yang baik.

GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan peluang sukses pebalap Indonesia di ajang ATC ini sangat terbuka lebar demi mengharumkan nama bangsa mengingat seri ATC masih panjang.

“Kegigihan para pebalap muda binaan AHM ini diharapkan mampu membuahkan hasil terbaik. Pembinaan balap berjenjang AHM diharapkan menjadi inspirasi generasi muda lainnya untuk berprestasi hingga level tertinggi,” ujar Indraputra.

Setelah hasil seri kedua ini, Adenanta mantap berada di peringkat 4 klasemen dengan raihan 53 poin. Di bawahnya, peringkat ke 5 ditempati Afridza dengan 52 poin. Sedangkan Herjun di peringkat 7 dengan 32 poin. Sementara itu, Abdul Gofar di posisi ke-10 dengan koleksi 21 poin, dan Hildan di posisi 16 dengan 10 poin.

Peluang pebalap Indonesia menjadi kampiun ATC untuk pertama kalinya sangat terbuka. Ajang pencarian bibit balap kelas dunia dari Asia gagasan Dorna itu masih menyisakan 4 seri lagi hingga akhir tahun, dan masing-masing seri diselenggarakan dua balapan untuk perebutan poinnya.