jump to navigation

Bukan Hanya Kematian, Kecelakaan Lalu Lintas Juga Menyebabkan Kemiskinan 30 September, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

Indeks kecelakaan lalu lintas (lalin) Indonesia mengkhawatirkan. Ini terlihat pada naiknya fatalitas kecelakaan lalin sebesar 33% menjadi 12,4 pada 2018, dibandingkan 2009 yang hanya 8,6.

Itu artinya, pada 2018, dari 100 ribu penduduk, ada 12 orang meninggal akibat kecelakaan. Adapun pada 2009, dari 100 ribu penduduk, sembilan orang meninggal akibat kecelakaan. Indeks ini merujuk data Korlantas Mabes Polri dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto dalam diskusi virtual 75 Tahun RI, Sudahkan Kita Merdeka di Jalan Raya, Selasa (29/9/2020), menyebutkan, di dunia, kecelakaan lalu lintas lebih mematikan dibandingkan kejadian lain. Sebagai contoh, kecelakaan lalu lintas 21 kali lebih mematikan dibandingkan digigit ular.

Sialnya, selain sebabkan kematian, kecelakaan lalu lintas juga menyebabkan kemiskinan. Berdasarkan penelitian Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Polri, 62,5% keluarga korban meninggal dunia jatuh miskin, sedangkan 13% keluarga korban luka berat miskin, 7% dapat pulih, dan 67% tingkat kesejahteraannya turun.

Edo menegaskan, Indonesia sudah mengalami bongkar pasang aturan lalu. Di era orde baru, ada UU No.14 tentang LLAJ, yang direvisi menjadi UU No 22 tahun 2009 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Adapun pemerintahan Joko Widodo tengah menyiapkan revisi UU No. 22 tahun 2009 tentang LLAJ yang sudah masuk prolegnas. Pemerintah sekarang juga menyiapkan RUU Angkutan Daring.

Edo menyarankan, penegakan aturan harus dilengkapi infrastruktur agar masyarakat mau patuh. Contohnya, dahulu, banyak kendaraan naik trotoar lantaran sisinya miring. Namun, hal ini sudah tidak terjadi begitu sisi trotoar dibuat tegak.

“Dari pengamatan kami, untuk membangun budaya disiplin harus dipaksa juga dengan menutup celah pelanggar. Contoh, jika ada celah melawan arus, ada pelanggar yang masuk,” kata dia. Nah, mari kita tegakan safety riding dalam setiap kesempatan dalam berkendara.

Angka Kecelakaan 2017 di DKI Turun, Intip Angkanya! 2 Januari, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
3 comments

946C7A3E-FD7D-45AB-9452-4D99B83B026A

Kabar bagus datang dari Polda Metro Jaya soal data kecelakaan di wilayah Ibukota dan sekitarnya. Polda Metro Jaya mencatat sepanjang tahun 2017, terdapat 5140 peristiwa kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah peristiwa tersebut, sebanyak 529 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Catatan tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis, yang memberikan data rilis dalam catatan akhir tahun Polda Metro Jaya menjelang pergantian tahun kemarin.

Irjen Pol. Idham Azis klaim terdapat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sekitar 15 persen di bandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka kecelakaan pada tahun 2016 berkisar 5721 kejadian dengan jumlah korban tewas sekitar 619 orang.

Perwira Tinggi Polri kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara, 54 tahun silam itu menuturkan, “Itu artinya angka kecelakaan lalu lintas turun sebanyak 581 kasus.”

Kepedulian akankeselamatan di jalan selama ini terus didengungkan banyak kalangan. Dari ATPM, sejumlah pelatihan safety riding digelar untuk masyarakat. Wahana Honda misalnya, sebgaja membangun area safety riding besar di kantornya di Jatake Tangerang.

Di sini setiap hari masyarakat maupun lembaga bergantian mendapat pelatihan. Layanan ini sejalan dengan kampanye besar yang diterapkan PT Astra Honda Motor dengan tagline cari_aman, yang mengajak masyarakat peduli pada safety riding di jalan raya. Semoga tahun depan angka ini akan menurun lagi.

Meski begitu, aparat di Jakarta masih punya sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Antara lain menerapkan hukum atas tiap pelanggaran. Karena ketertiban berlalu lintas di Jakarta masih jauh dari harapan. Pelanggaran lalu lintas masih terjadi di mana mana.