jump to navigation

Dimas Ekky Berpeluang Besar Cetak Prestasi di Moto2 2019 29 November, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

0386123A-492C-4644-BE2F-32AE98F7ED7A

Setelah lima tahun lebih tak ada pembalap Indonesia yang berlaga di ajang MotoGP, tahun 2019, Dimas Ekky akan melepas dahaga kerinduan itu. Dimas akan membalap satu seri full bersama tim Idemitsu Honda Team Asia di kelas Moto2. Dia akan bertandem dengan pembalap asal Thailand, Somkiat Chantra.

Jauh sebelum Dimas, dua pembalap Indonesia yakni Doni Tata dan Rafid Topan pernah berlaga semusim di ajang kelas menengah tersebut. Sayangnya ptestasi keduanya kurang bersinar hingga sesaat saja berkiprah di Moto2. Akankah Dimas bernasib serupa?

Dimas disebut-sebut bisa berbicara banyak di Moto2. Alasannya, seperti diutarakan legenda balap nasional M Fadli, musim 2019, Moto2 akan menggunakan mesin baru dari pabrikan Triumph. “Karena itu, Dimas punya kesempatan yang sama besar dengan rider-rider Moto2 lainnya,” ungkap Fadli.

Dengan pasokan mesin terbaru dari Triumph berkapasitas 765cc, setiap tim akan memulai dari nol lagi data mesin mereka. Sebelumnya, mesin motor moto2, berasal dari pemasok tunggal yakni Honda CBR600.

81657D3A-84CD-494A-A70A-2533EBC4FEAF

Gelagat tersebut terasa saat Dimas mengikuti test pra musim di Sirkuit Jerez, Jumat-Minggu (23-25/11). Dimas Ekky membuat sebuah kejutan pada hari terakhir yang berlangsung basah dengan catatan waktu terbaik ke-5.

Dimas mencetak waktu lap terbaik 1 menit 48.003 detik. Sementara catatan terbaik ditorehkan oleh Steven Odendaal dengan waktu lap terbaik 1 menit 46.704 detik. Beda Dimas dan Steven hanya 1 detik lebih saja. Namun jika digabung dengan waktu lap terbaik selama tiga hari tes Jerez, Dimas hanya berada di posisi ke-24.

Sebelumnya pada latihan hari pertama, Dimas menempati posisi ke-13 dari 22 pembalap. Lalu pada hari kedua berada di posisi 23 dari 30 pembalap. Tim menyatakan Dimas sudah mulai beradaptasi dengan baik bersama motornya.

84D2526D-4FE5-4F95-B438-ECB0863E79DA

Semua berharap, dalam sisa waktu menjelang balapan pada Maret 2019, Dimas bersama tim bisa menemukan data terbaik untuk bersaing dengan 30an pembalap Moto2. Pengalaman membalap di kancah Eropa selama 4 tahun serta 3 kali tampil sebagai pembalap wildcard di Moto2 2018, bakal menjadi modal besar buat pembalap asal Depok ini.

MotoGP Sepang 2018 Bakal Seru, Ada Pembalap Indonesia di Kelas Moto2 1 November, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

0DBC8757-1301-49C8-9698-9C1685A10742

Kehadiran pembalap Indonesia di kancah balap dunia bagaikan pelepas dahaga. Lumayan lama garuda muda tak tampil di kancah balap terbaik dunia seperti MotoGP. Namun, tahun 2019, Dimas Ekky Pratama akan tampil full series di kelas Moto2.

Seperti sebuah pemanasan, pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini kembali mendapat kesempatan emas untuk menambah pengalaman merasakan atmosfer balap di Grand Prix (GP). Dimas akan tampil di GP Moto2 Sepang, Malaysia, Minggu (4/11/2018).

Pebalap asal Depok, Jawa Barat itu akan menunggangi Mistral 610 milik Tech3 Racing Team. Dia tampil menggantikan Bo Bendsneyder yang cedera akibat terjatuh di GP Jepang, Twin Ring Motegi, dua pekan lalu. Menariknya, Dimas tetap akan menggunakan identitas Astra Honda Racing Team pada baju balapnya.

Ini merupakan kesempatan emas bagi Dimas untuk mengasah kembali kemampuan membalap melawan para pebalap top dunia di GP Moto2. ”Terima kasih untuk Tech3 yang mempercayakan kesempatan membalap di GP Malaysia sebagai pebalap pengganti. Ini adalah tantangan besar dan bisa menjadi momen untuk menguji kesiapan saya sebelum ke Moto2 semusim penuh tahun depan,” ucap Dimas.

9F9C9855-C982-4B6C-8048-3E2937DB914D

Ditambahkan, dia akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah mental dan coba menyelami tekanan yang ada di kompetisi sekelas GP Moto2. Berkomunikasi dengan tim seperti Tech3 Racing yang sudah berpengalaman di GP juga akan menjadi keuntungan buat Dimas untuk dipelajari.

Thomas Wijaya, Marketing Director AHM mengatakan ini menjadi kesempatan berharga, terlebih Dimas sedang mempersiapkan diri untuk semakin kompetitif menghadapi musim balap GP Moto2 tahun depan.

”Kami harap kepercayaan dari tim balap Tech3 di GP Moto2 Sepang ini dapat semakin memacu semangat juang Dimas untuk membawa kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia,” kata Thomas.

EBB4DFDD-D971-4BA6-BD34-E86328254636

Saat ini, Dimas menjadi salah satu penantang utama di ajang CEV Moto2 European Championship. Beberapa waktu lalu, dia berhasil podium ketiga di Albacete, Spanyol, melalui balapan seru hingga putaran akhir. Dimas kini menempati peringkat kelima klasemen sementara dalam kompetisi tersebut dengan torehan 91,5 poin.

Tampil di Sepang menjadi nostalgia Dimas di kategori Moto2. Pada 2017 lalu, dirinya juga tampil menggantikan Jorge Navarro di Federal Oil Gresini Racing.

 

Lewat Dimas Ekky, Merah Putih Juga Berkibar di Balapan Eropa 16 Oktober, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
2 comments

9CA48BAC-E3F8-4354-8115-0BF5D178486D

Setelah pembalap Indonesia menggila di Sirkuit Sentul pada ajang balap Asia Road Race Championship 2018 seri 5, kabar gembira juga datang dari balapan Eropa, CEV Moto2 European Championship.

Dalam seri lanjutan CEV Moto2 European Championship di Albacete, Spanyol, Minggu (14/10/2018), Dimas Ekky Pratama tampil impresif 

Dimas berhasil mengalahkan hujan, melaju kencang, meninggalkan lawan-lawan, dan meraih podium pertamanya musim ini, atau yang kedua selama berlaga di FIM CEV International Championship.

Pada balapan pertama, pebalap Depok hasil pembinaan balap berjenjang PT Astra Honda Motor (AHM) itu mampu finish posisi ketiga di bawah guyuran hujan lebat. Start dari posisi ke-6, Dimas punya kecepatan yang baik pada tiga lap terakhir. Satu persatu lawan disusul, hingga mampu mendekati dua pebalap teratas. Catatan akhir waktunya fantastis, hanya terpaut 1,021 detik dari podium pertama.

FDE13CE4-EF68-47D0-B172-FE5AF2B377E6

Lalu di balapan kedua, Dimas memakai ban slick karena hujan berhenti. Setelah start yang bagus, hujan lebat terjadi dan banyak pebalap masuk ke pit untuk berganti ban. Namun, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tersebut bertahan di lintasan dan mencoba mendapatkan keuntungan untuk memperlebar jarak.

Tapi akhirnya Dimas masuk ke pit juga, bendera merah berkibar saat balapan masih menyisakan 10 lap. Balapan akhirnya dibatalkan dan Dimas tercatat berada di posisi kelima. Para pebalap di posisi 15 besar tetap mendapatkan poin, tetapi hanya setengahnya. Dimas mendapatkan 5,5 poin. Total kini Dimas naik satu peringkat, yakni di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 91,5 poin.

Dimas tak bisa menyembunyikan rasa gembira karena meraih podium. Baginya, ini adalah akhir pekan yang luar biasa. Dia menyebut balapan pertama dirinya mampu bersaing untuk meraih kemenangan. Hanya butuh dua lap lagi untuk bisa mengejar dua pebalap di depan.

”Pada balapan kedua, sayang sekali balapan akhirnya dibatalkan. Karena sebelum bendera merah, saya sedang berjuang untuk memimpin balapan, tetapi finis di posisi kelima tidaklah buruk. Saya berterima kasih kepada tim karena berhasil memenuhi target untuk naik podium, juga kepada Astra Honda, semua sponsor, dan keluarga,” kata Dimas.

Sukses juga diraih Gerry Salim yang mampu meraih poin pertamanya musim ini di kelas CEV Moto3 Junior World Championship. Gerry finish 15 besar setelah menjalani balapan dengan kondisi lintasan berbeda-beda, basah di beberapa bagian dan kering di bagian lainnya.

Gerry turun menggunakan ban basah, tapi pebalap asal Surabaya yang merupakan pendatang baru di FIM CEV International Championship tersebut bisa mengatasi kondisi yang sulit dan meraih satu poin. Dengan raihan itu, Gerry kini berada di peringkat ke-33 klasemen sementara.

“Saya sangat senang bisa mendapatkan poin pertama di Moto3 Junior World Championship. Saat balapan, kondisi trek sangat sulit, karena beberapa tikungan sudah kering sementara yang lainnya masih basah. Ini merupakan sebuah tantangan untuk menghemat ban, karena saya beberapa kali sempat tergelincir. Namun, saya akhirnya bisa finis di urutan ke-15,” kata Gerry.

3D256BF9-5068-4435-9D92-CB192EB0A0EF

GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan bahwa hasil yang diraih para pebalap AHRT di Spanyol melengkapi ”minggu balap” dengan hasil memuaskan untuk para pebalap binaan Astra Honda.

”Terima kasih untuk Dimas yang sudah mengibarkan bendera Merah Putih di Albacete. Juga Gerry yang mampu meraih poin pertama sebagai rookie. Kami berharap hasil ini menginspirasi pebalap Indonesia lainnya untuk berjuang mengharumkan nama bangsa melalui pembinaan balap berjenjang yang prosesnya tidaklah instan,” ujar Indraputra.

Setelah balapan di Albacete, Dimas dan Gerry saling memberikan ucapan selamat kepada Rheza Danica Ahrens atas gelar juara Asia Production (AP) 250 di ajang Asia Road Race Championship (ARRC) yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sentul, Jawa Barat, Minggu (14/10/2018).

Persaingan FIM CEV musim menyisakan satu seri lagi, yang akan dilangsungkan di Ricardo Tormo Circuit, Valencia, pada 24-25 November 2018 mendatang.

Dimas ke Moto2 2019: Ini Deretan Pembalap Nasional yang pernah Jajal MotoGP 6 Oktober, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , , ,
add a comment

364D59B7-A703-47C9-91C5-703AF35C7E10

Dimas Ekky Pratama mengalami promosi karir balap tahun 2019. PT Astra Honda Motor yang membinanya bersama sejumlah sponsor telah menyatakan pembalap 25 tahun asal Depok, Jawa Barat ini resmi membalap di ajang MotoGP kelas Moto2.

Kepastian soal masa depan Dimas ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers, Jumat (5/10) di. Dimas Ekky akan membalap di GP Moto2 2019 full seri. Dia dipilih sebagai pebalap andalan Idemitsu Honda Team Asia, mewakili bakat-bakat terbaik dari belahan bumi Asia. Idemitsu Honda Team Asia merupakan tim balap yang berpengalaman di ajang GP.

Dengan bergabungnya Dimas di Moto2, dia menambah deretan pembalap Indonesia yang terjun di kancah balap dunia tersebut. Sebelumnya, pada tahun 2013, dua pembalap Indonesia merasakan kerasnya balapan di Moto2. Mereka adalah Doni Tata Pradipta dan Rafid Topan Sucipto. 

Topan tahun sebelumnya juga membalap di kelas ini bersama tim yang sama dengan status wild card. Sementara Doni Tata, juga pernah terjun di kelas ini saat masih bernama MotoGP kelas 250cc tahun 2008. Namun selama dua kali berlaga di ajang MotoGP, prestasi pembalap asal Sleman Yogyakarta ini tak terlalu menonjol.

6F878529-A150-4049-AF9E-2CE33F8A6604

Foto: Doni Tata

Doni Tata baru mencetak satu poin -finis ke-15, pada balapan Moto2 Australia di sirkuit Phillip Island. Doni menempati peringkat 28 klasemen sementara Moto2. Tim balapnya Federal Oil Gresini terpaksa mengakhiri kebersamaan dengan Doni di musim balap 2013.

Sementara itu, Rafid Topan Sucipto yang memperkuat tim QMMF Racing Team asal Qatar juga bernasib sama. Rider asal Jakarta ini hanya sekali membuat kejutan Saat mengawali race dari grid 5, tepatnya di MotoGP Jepang tahun 2013, meski di sirkuit Motegi dia gagal finis. Topan gagal meraih satu poin pun. Capaian terbaiknya finis di posisi ke-20.

Jatah Wild Card

Selain pembalap di atas yang merasakan balapan penuh semusim, ada juga beberapa pembalap lainnya yang tembus di ajang dunia dengan status wild card. Di antaranya M. Fadli yang mendapatkan kesempatan emas sekali dari tim JIR Moto2. Sayang saat itu dia gagal finis.

Selanjutnya Petrus Tobun Canisius. Pembalap Yamaha Indonesia ini mendapatkan jatah wild card di ajang Grand Prix 1996 kelas 125cc yang berlangsung di Sirkuit Sentul. Sayang juga Tobun hanya sanggup finis di posisi buncit.

A50605FD-D4AA-451D-A0FD-B0C9BA85E5E7

Foto: Rafid Topan

Selain Tobun di kelas yang sama, Ahmad Jayadi juga mendapatkan jatah wild card di ajang Grand Prix 1996 kelas 125cc. Jagoan Suzuki ini juga bernasib sama dengan Tobun, finis di barisan belakang.

Setahun berikutnya giliran pembalap Rudi Arianto yang beruntung dapat jatah tersebut. Di kelas 125cc di Grand Prix musim 1997 di Sirkuit Sentul tersebut, pebalap Yamaha ini gagal finis. 

Kita berharap, Dimas Ekky akan menorehkan prestasi lebih baik dari para seniornya ini. Berkaca dari prestasi, Dimas punya bekal berupa sederet gelar kejuaraan dunia yang sudah ditorehkannya.

Antara lain, juara di ajang Suzuka 4 Hours Endurance Race, juara Asia Road Racing Championship yang digelar di Sentul tahun lalu, hingga mengibarkan bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di ajang CEV Moto2 European Championship dengan berdiri di podium ketiga pada seri Catalunya 2017.

2843A91C-7501-47E8-8464-DCCF36B14D88

Yess, Dimas Ekky Berlaga Full Seri di GP Moto2 2019 5 Oktober, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , , ,
1 comment so far

35980D35-254B-4C09-8B32-1887923F1779

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Dimas Ekky Pratama akan berlaga di Grand Prix (GP) Moto2 2019 selama satu musim penuh. Tahun depan, Dimas menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang bertarung di ajang balap tingkat dunia ini.

Pada GP Moto2 2019, Dimas dipilih sebagai pebalap andalan Idemitsu Honda Team Asia, mewakili bakat-bakat terbaik dari belahan bumi Asia. Idemitsu Honda Team Asia merupakan tim balap yang berpengalaman di ajang GP.

Pebalap berjuluk ”Red Forehead” ini pantas naik kelas. Berkaca dari prestasi, sederet gelar sudah ditorehkannya, termasuk menjadi juara di ajang Suzuka 4 Hours Endurance Race, juara Asia Road Racing Championship yang digelar di Sentul tahun lalu, hingga mengibarkan bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di ajang CEV Moto2 European Championship dengan berdiri di podium ketiga pada seri Catalunya 2017.

Saat ini, pemilik nomor motor 20 itu sedang berlaga di CEV Moto2 European Championship, salah satu ajang tolok ukur pebalap berbakat dunia, khususnya di Eropa. Dalam ajang yang pernah diikuti Marc Marquez sebelum naik level ke MotoGP ini, Dimas bernaung di bawah Astra Honda Racing Team (AHRT). Berkiprahnya Dimas di GP Moto2 juga menjadi salah satu indikator suksesnya AHRT sebagai tempat penggemblengan pebalap muda berbakat binaan AHM.

Di CEV Moto2 European Championship musim balap 2018, Dimas bertengger di posisi ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 70 poin setelah berhasil finish keempat di seri Jerez, (30/9/2018). Ajang ini masih menyisakan dua seri, yakni di Albacete (2 race), dan Valencia.

710F0796-452E-4CD4-AE2C-A6FAEB18477E

Tampilnya pebalap asal Depok, Jawa Barat, di ajang balap setingkat di bawah MotoGP Ini menjadi sejarah baru pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM. Proses yang secara konsisten dilakukan AHM ini memasuki fase baru dengan menemani pebalap binaannya berlaga semusim penuh di ajang kejuaraan dunia, untuk mengejar prestasi lebih baik demi mengharumkan bangsa dan membuat bangga.

Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran AHM, mengatakan dengan pencapaian ini maka program penjenjangan balapan terstruktur yang dilakukan perusahaan semakin membuahkan prestasi yang menjadi kebanggaan untuk bangsa Indonesia.

”Selamat untuk Dimas yang mampu menapakkan kaki ke GP Moto2 dengan setiap usaha kerja keras dan kerjasama. Kami berharap Dimas dapat terus berjuang maksimal dengan mental juara, untuk selalu menciptakan masterpiece, dan konsisten menginspirasi pebalap muda Indonesia lainnya untuk meraih mimpi berlaga di ajang kelas dunia,” ujar Thomas.

Bagi Dimas, kesempatan emas berlaga di GP Moto2 akan dimanfaatkannya sebagai salah satu tangga untuk mencapai mimpi tertinggi, yakni berlaga di ajang paling bergengsi, MotoGP. Dirinya sadar, bahwa perjuangan di level lebih tinggi tidak akan mudah.

”Dapat tampil di GP Moto2 merupakan kesempatan berharga yang sangat saya nantikan. Tentunya tantangan yang dihadapi akan sangat berbeda baik dari segi mesin, motor, maupun persaingan ketat kompetisinya. Sekuat tenaga saya akan berusaha memberikan prestasi terbaik demi nama harum bangsa Indonesia. Pengalaman mengikuti pembinaan berjenjang AHM akan menjadi modal penting untuk mengarungi musim balap GP Moto2 di tahun depan,” kata Dimas.

Pada tahun pertamanya di GP Moto2, Dimas menargetkan dapat cepat beradaptasi dan memberikan performa terbaiknya untuk mencetak banyak poin.

Menjinakkan sepeda motor Moto2 bukan hal yang pertama bagi Dimas. Dia sudah pernah mencicipi atmosfer ketat balapan ajang ini sebanyak dua kali. Pertama, saat menggantikan Jorge Navarro di tim Federal Oil Gressini Racing pada GP Malaysia 2017. Kedua, tampil sebagai pebalap wildcard di GP Catalunya pada 2018.

Kendati demikian, musim 2019 akan jauh berbeda. Hampir semua regulasi teknis berubah total, termasuk penggunaan mesin baru. Kondisi ini akan menjadi tantangan terbesar, tak hanya bagi Dimas, tetapi juga pebalap lain di level ini.

31418826-8D77-4C29-A5B7-00901B452E2C

Posisi Start 3 Pembalap Jagoan Indonesia di Sirkuit Eropa Minggu Ini 30 September, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk, Yamaha.
Tags: , , , , ,
add a comment

8E8A1597-5FBF-4EE5-AD25-470F39BD469C

Tiga pembalap Indonesia akan menunaikan tugas besarnya di lintasan balap di Eropa akhir pekan ini. Ketiganya adalah pembalap binaan Yamaha Galang Hendra yang akan membalap di seri lanjutan WorldSupersport 300 di Sirkuit Magny-Cours, Perancis. 

Dua lainnya adalah pembalap jagoan binaan Astra Honda Motor Dimas Ekky dan Gerry Salim yang akan terjun pula dalam lanjutan event balap Eropa Moto2 FIM CEV dan Moto3 Junior World Championship Putaran 6 di Jerez, Spanyol.

Perjuangan berat akan mereka tempuh untuk memperoleh hasil terbaik pada race day yang digelar sore hingga malam ini (waktu Indonesia). Babak kualifikasi pada Sabtu kemarin menempatkan ketiganya dalam posisi balap yang berbeda beda. 

28/09-30/09/2018, Round 08, WorldSSP300, France, Magny-Cours, Yamaha

Hasil sesi kualifikasi Superpole 2 (SP2) balap WorldSupersport 300 di Sirkuit Magny-Cours, Perancis, Sabtu (29 September) menempatkan Galang Hendra di posisi ke-9. Rider asal Yogyakarta usia 19 tahun ini akan start dari barisan ketiga.

Sementara itu, Dimas Ekky dari dua kali sesi kualifikasi, dia akan start dari posisi ke-7. Semoga Dimas bisa meraih podium di dua race balapan yang dihelat malam ini.

Sementara itu di kelas Moto3 Junior World Championship Putaran 6 – Jerez perjuangan lebih keras akan dilakoni oleh Gerry Salim. Dengan membubuhkan waktu terbaik 1:47.839 membuat Gerry akan memulai balapan dari grid ke-21. 

7D5F7DDB-371D-4465-A9E4-03E9CB209689

Dua balapan di sirkuit di Eropa ini bisa disaksikan secara langsung. CEV Eropa bisa disaksikan secara Live melalui streaming di Youtube channel FIM CEV. Sementara WSSP300 bisa dilihat di website World-SB.

Membalap di Eropa Pekan ini, Dimas & Gerry Harus Beri Kenangan Terbaik Buat AHM 27 September, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

08DEAF4C-4AB6-4B3D-AE5F-2C913ABAC013

Dua pembalap muda Indonesia bakal kembali terjun membalap di kancah Eropa pekan ini. Setelah jeda dua bulan, kedua pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini kembali beraksi dalam lanjutan seri balap CEV International Championship di Jerez de la Frontera, Spanyol, Minggu (30/9/2018).

Dimas Ekky Pratama berpeluang meraih podium di kelas CEV Moto2 European Championship, dan Gerry Salim berusaha mengejar hasil terbaik di kelas CEV Moto3 Junior World Championship. Menjelang seri seri terakhir di Eropa ini, keduanya harus memberikan kenangan terbaik untuk PT Astra Honda Motor yang telah menerjunkan mereka ke ajang bergeng ini.

Dimas maupun Gerry sudah mempunyai pengalaman di sirkuit yang baru saja berganti nama menjadi Circuito de Jerez Angel Nieto tersebut. Karena itu, inilah kesempatan untuk mereka membuktikan kemampuan terbaik.

Gerry Salim misalnya, terus melakukan adaptasi dengan lintasan-lintasan baru, kecuali Valencia dan Jerez. Tahun ini, rider asal Kota Pahlawan itu turun di Red Bull Rookies Cup di Jerez pada Mei 2018. Bekal ini bakal jadi modal untuk meraih hasil bagus pada balapan Minggu nanti, setelah gagal meraup poin di MotorLand Aragon sebelum jeda musim panas.

Sementara buat Dimas Ekky, Sirkuit Jerez merupakan tempat yang spesial. Pada 2014, dia menjalani debut CEV International Championship di sana, dan lintasan ini tetap jadi favoritnya. Tahun lalu, dia mendapatkan hasil terbaik di sirkuit ini, yaitu posisi keempat, dan hanya tertinggal 0,1 detik dari peraih podium.

Setelah jeda musim panas, Dimas menyatakan bahwa dirinya sangat menantikan balapan di Jerez dan meraih hasil bagus. Sejak kembali ke Barcelona, pebalap asal Depok, Jawa Barat itu fokus menjalani banyak latihan dengan sepeda, dan dua pekan lalu mendapatkan hasil positif saat tes di Jerez.

FC3340B2-271C-4827-901F-C6EDE7B38324

CEV Moto3 Junior World Championship akan digeber Minggu (30/9/2018), pukul 11.00 waktu setempat (16.00 WIB) dan 14.00 waktu setempat (19.00 WIB). Sementara CEV Moto2 European Championship akan berlangsung pada pukul 13.00 waktu setempat (18.00 WIB). Balapan bisa disaksikan secara langsung lewat channel resmi FIM CEV di YouTube.

Dimas Ekky Selesaikan Setengah Musim Balapan Eropa 2018 dengan Peringkat 6 30 Juli, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

65B95DA6-83A4-4848-83F0-03CBDA3967EA

Dua pembalap Indonesia menyelesaikan setengah kompetisi mereka di balapan Eropa dengan sejumlah kemajuan. Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) menutup pertengahan musim FIM CEV International Championship 2018 pada akhir pekan kemarin di MotorLand Aragon-Spanyol dengan kemajuan positif. 

Pebalap pendatang baru, Gerry Salim finis di urutan ke-16 pada CEV Moto3 Junior World Championship. Sedangkan Dimas Ekky menuntaskan balapan pertama dan finis di urutan ke-8 CEV Moto2 European World Championship.

Gerry Salim mencatat akhir pekan balapan terbaiknya di CEV Moto3 Junior World Championship. Pebalap AHRT dengan nomor 31 ini mendapatkan feeling yang semakin baik dengan motornya sejak Kamis hingga Minggu di sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol setelah bersaing di grup kedua (29/7/2018).

“Akhir pekan yang positif karena pada setiap sesi hingga balapan saya selalu mendapatkan kemajuan. Pada saat balapan, kami juga menyesuaikan dengan ban yang digunakan pada saat itu hingga akhirnya berhasil finis di urutan ke-16. Walau belum berhasil meraih poin, saya akan berusaha untuk bisa masuk grup depan pada seri balap berikutnya,” ujar Gerry.

Di kelas CEV Moto2 European Championship, Dimas Ekky menjalani dua balapan yang sulit. Pada balapan pertama, pebalap AHRT ini sempat tertahan pebalap lain di tikungan pertama selepas start yang membuatnya turun ke posisi ke-13. Berkat kecepatannya, dia akhirnya bisa mengakhiri balapan dengan finis di urutan ke-8. 

Pada balapan kedua, Dimas mengalami highside di tikungan 12 yang membuat bendera merah berkibar. Sempat cedera, Dimas meninggalkan Aragon dengan berada di peringkat ke-6 klasemen pebalap CEV Moto2 dengan raihan 57 poin.

00B6743A-52D7-4268-AE5D-4C59C96B7121

“Akhir pekan yang sulit namun cukup positif meskipun setelah start manuver beberapa pebalap menghambat saya. Saya akan memanfaatkan jeda musim panas ini utuk memulihkan kondisi fisik, dan kembali dengan lebih kuat untuk menjalani tiga putaran terakhir musim ini. Target kami adalah bersaing di depan dan kami akan melakukan segalanya untuk mewujudkan itu,” ujar Dimas.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra mengatakan kemajuan positif ini menjadi tantangan bagi AHM untuk terus mendukung dan memberikan pembinaan yang terbaik dalam tiap serinya karena kedua pebalap ini diyakini akan mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia.

“Semangat juang para pebalap patut diapresiasi, kami akan selalu menemani dan mewujudkan mimpi mereka untuk tetap mencetak kiprah positif di kancah Internasional,”  ujar Indraputra.

FIM CEV International Championship akan memasuki masa jeda selama satu bulan, sebelum kembali ke Jerez pada 29-30 September 2018.

Membalap di Spanyol, Dimas & Gerry Kembali Jajal Kerasnya Balapan Dunia 26 Juli, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

BD55E10F-735A-4F75-85A5-AF601BD88CB8

Berita balap nasional bakal kembali ramai pada akhir pekan ini menyusul kembali bertarungnya dua pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Dimas Ekky dan Gerry Salim di ajang internasional. Keduanya siap menaklukkan sirkuit Motorland Aragon, Spanyol pada putaran kelima FIM CEV International Championship, Sabtu-Minggu, 28-29 Juli 2018.

Gerry Salim yang balapan dengan nomor motor 31 bertekad terus mendapatkan kemajuan pada musim balapan perdananya di benua Eropa pada kelas Moto3 Junior World Championship. Pebalap AHRT berusia 21 tahun tersebut percaya diri menghadapi balapan akhir pekan ini, meskipun MotorLand Aragon merupakan sirkuit baru baginya. Targetnya adalah meraih poin pertama di FIM CEV.

Sementara itu, Dimas Ekky kembali balapan di Moto2 European World Championship setelah berpartisipasi pada Grand Prix Moto2 di sirkuit Catalunya, Spanyol (17/6). Pebalap dengan nomor motor 20 ini akan mencoba menerapkan pelajaran berharga yang dia dapatkan saat bersaing di balapan kelas dunia tersebut. Musim lalu, Dimas berhasil finis lima besar pada dua balapan di MotorLand. Saat ini Dimas berada di posisi keempat klasemen sementara dan mengincar podium.

EDCBF067-93F2-4510-AB03-5AB1A1EA6EF2

General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) A. Indraputra berharap berbagai pengalaman balap Dimas maupun Gerry dapat semakin menempa mereka menjadi pebalap tangguh di balapan level Eropa ini.

Persaingan di dunia balap kian ketat. Tentunya kedua pebalap Astra Honda ini harus semakin berlatih keras dan memanfaatkan pengalaman berharga dari berbagai balapan yang diikutinya. Kami tidak akan berhenti mendukung serta membina seluruh pebalap AHRT agar terus dapat berkembang mengukir prestasi bagi bangsa Indonesia,”  ujar Indraputra.

Moto3 Junior World Championship akan digelar satu balapan yaitu pada Minggu (29/7) pukul 18.00 WIB. Sedangkan Moto2 European Championship akan digelar sebanyak dua balapan pada hari yang sama. Balapan pertama akan dimulai pukul 16.00 WIB dan balapan kedua pada pukul 19.00 WIB. Gelaran CEV ini bisa dilihat secara langsung lewat saluran YouTube FIM CEV.

Ini Dia Perjuangan Balap Dimas Ekky & Gerry Salim di Barcelona 12 Juni, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

AF81D6C8-BD7B-4AB9-90F3-8DB43D27B4DE

Dua pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Dimas Ekky dan Gerry Salim menunjukkan semangat juang yang tinggi menghadapi laga CEV International Championship di Sirkuit Catalunya, Barcelona (9-10/6).

Turun pada kelas Moto2 European Championship, Dimas Ekky yang sempat mengalami kesulitan akibat cedera lutut mampu finish di posisi ke-6 dan ke-13. Sedangkan Gerry Salim yang berlaga di kelas Moto3 Junior World Championship pada balapan perdananya di sirkuit ini finish pada posisi ke-25 dan ke-21.

Mencoba tampil impresif dengan melakukan start yang baik pada balapan pertama, Dimas Ekky melesat dari posisi kesembilan menjadi posisi keempat di tikungan pertama, lalu masuk ke urutan ketiga setelah lap pertama. Pebalap AHRT ini bersaing dengan dua pebalap lain untuk memperebutkan posisi keempat, meskipun masih merasakan sakit di lutut kiri. Dimas akhirnya finis di posisi keenam.

3D97299D-93C6-4360-A0B3-EE3116DF43FE

Dimas berada di grup depan dan bersaing untuk mendapatkan podium pada balapan kedua. Namun, pada lap ketiga, dia terjatuh karena kehilangan traksi ban depan di tikungan 1, akibat ada pelumas di lintasan dari balapan sebelumnya. Dimas bisa kembali balapan, dan dari posisi terakhir Dimas berhasil melewati beberapa pebalap hingga akhirnya melewati garis finis di urutan ke-13 serta mengamankan tiga poin yang penting. Dimas saat ini berada di posisi keempat klasemen Moto2 European Championship dengan koleksi 49 poin.

Sedangkan Gerry Salim pada balapan pertamanya di Sirkuit Catalunya, memulai start dari posisi ke-39 karena penalti yang didapat saat kualifikasi kedua, sudah berada di posisi ke-21 pada dua lap pertama. Dia berusaha untuk terus memperbaiki posisi, tetapi akhirnya finis di urutan ke-25. Balapan kedua diwarnai dua kali red flag, dan akhirnya balapan dilangsungkan dalam enam lap. Pebalap AHRT ini finis di posisi ke-21.

D7105586-5145-4D52-AB43-1AC6FE3EFF4B

GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor A. Indraputra mengatakan para pebalap menunjukkan perjuangan yang luar biasa untuk dapat memperoleh hasil positif di balapan kali ini. Meskipun hasil balap belum sesuai harapan, namun hal ini akan menjadi pemacu semangat untuk dapat tampil lebih baik di gelaran selanjutnya.

Pebalap muda Indonesia tersebut terus menambah pengalaman serta memangkas ketertinggalan dari para pebalap papan atas. Selanjutnya, FIM CEV akan memasuki masa jeda hingga putaran kelima yang akan digelar di MotorLand Aragon pada28-29 Juli.