jump to navigation

Joan Mir Juara MotoGP 2020, Spanyol Dominasi Juara Sejak 11 Tahun Belakangan 17 November, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Joan Mir akhirnya tampil sebagai juara dunia MotoGP 2020. Ada nuansa berbeda dengan tampilnya Joan Mir sebagai juara dunia MotoGP 2020.

Yang pertama, tentu saja sosok rider yang bisa merasakan juara dunia MotoGP jadi bertambah lagi. Karena sejak delapan tahun belakangan juara dunianya itu-itu saja. Yakni Jorge Lorenzo (dua kali) dan Marc Marquez (lima kali).

Melihat dua nama ini, adalah para rider Spanyol. Nah, Joan Mir sendiri juga berkebangsaan Spanyol. Sudah dapat diduga, semua mata akan mengarah ke Spanyol sebagai gudangnya para juara dunia MotoGP.

Sejak tahun 2010 atau 11 tahun belakangan, para pembalap Spanyol menjadi raja di MotoGP. Mereka adalah Jorge Lorenzo, lalu diselengin sekali oleh Casey Stoner dari Australia, dan selanjutnya semua gelar disabet oleh pembalap Spanyol, hingga yang terbaru melalui Joan Mir.

Nampaknya era Italia sebagai Juara Dunia MotoGP telah berkahir. Padahal untuk keseluruhan perebut gelar juara Dunia MotoGP masih menjadi milik Italia. Yuk simak perolehan masing-masing Negara di ajang ini:

Juara Dunia MotoGP Berdasarkan Negara


Italia 20 gelar
Inggris 17 gelar
Amerika Serikat 15 gelar
Spanyol 11 gelar
Australia 8 gelar
Rhodesia and Nyasaland 1 gelar

Nah, baru terlihat kan, ternyata Spanyol baru di era modern MotoGP bisa menguasai dominasi gelar juara MotoGP. Namun secara keseluruhan alias sepanjang MotoGP yang digelar sejak tahun 1949, Spanyol baru mengoleksi 11 gelar.

Posisi Spanyol juga baru di peringkat empat. Kalah oleh Inggris, Amerika serikat bahkan oleh Inggris. Melihat banyaknya talenta dari negeri Matador, angka ini akan bergerak naik untuk Spanyol.

Joan Mir Juara MotoGP Eropa, Pimpinan Klasemen yang Akhirnya Sempurna dengan Juara Seri 8 November, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Pada MotoGP Eropa 2020 yang digelar Minggu (8/11/2020) Joan Mir akhrnya menutup keraguan banyak pihak dngan menjadi juara MotoGP Eropa 2020. Ini menjadi podium perdananya di MotoGP 2020, sekaligus juga juara perdananya sejak dua tahun terjun di kelas utama.

MotoGP hanya menyisakan dua seri lagi. Melihat poin yang terkumpul serta tingkat kondistensi, Joan Mir menjadi kandidat paling kuat menjadi juara dunia MotoGP 2020.

Kini jarak poinnya dengan para pengejarnya semakin lebar sekitar 37. Mir punya 162 poin sementara dua pembalap di klasemen dua dan tiga punya poin sama yakni Fabio Quartararo dan Alex Rins punya poin 125.

JIka dalam dua seri, juara dunia Moto3 tahun 2018 ini selalu berada di podium, sudah dipastikan Joan Mir akan menjadi juara dunia baru.

Suzuki juga kembali berpesta kemenangan, karena di MotoGP Eropa 2020 dua pembalapnnya mempersembahkan podium ganda setelah Alex Rins meraih podium dua.

Joan Mir dan Alex Rins sempat beradu speed sejak lap ke-11. Namun Joan Mir menjadi pemenangnya. Pol Espargaro (KTM Racing) sebagai pemilik start pertama harus puas menempati podium ketiga.

Melengkapi lima besar adalah pembalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami dan di posisi keempat adalah

Fabio Quartararo kali ini hanya sanggup finish keempat belas, posisi paling buntut karena banyaknya pembalap yang terjatuh. Sementara Maverick Vinales finish setingkat di atas Quartararo

Valentino Rossi yang tiba-tiba bisa balapan selepas terjangkit Corona, malah gagal finish karena masalah mesin. Jagoan Repsol Honda Alex Marquez masuk dalam jajaran pembalap yang crash.

Hasil MotoGP Eropa 2020

  1. Joan Mir, Suzuki Ecstar 41m 37.297s
  2. Alex Rins, Suzuki Ecstar
  3. Pol Espargaro, Red Bull KTM Factory Racing
  4. Takaaki Nakagami, LCR Honda IDEMITSU
  5. Miguel Oliveira, Red Bull KTM Tech3
  6. Jack Miller, Pramac Ducati
  7. Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing
  8. Andrea Dovizioso, Mission Winnow Ducati
  9. Johann Zarco, Reale Avintia Ducati
  10. Danilo Petrucci, Mission Winnow Ducati
  11. Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
  12. Stefan Bradl, Repsol Honda
  13. Maverick Vinales, Monster Energy Yamaha
  14. Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
    DNF
    Lorenzo Savadori, Aprilia Racing Team Gresini
    Alex Marquez, Repsol Honda
    Tito Rabat, Reale Avintia Ducati
    Cal Crutchlow, LCR Honda CASTROL
    Francesco Bagnaia, Pramac Ducati
    Valentino Rossi, Monster Energy Yamaha
    Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team Gresini.

Podium 2 di Italia, Joan Mir Bikin Suzuki Diperhitungkan di MotoGP 2020 21 September, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags:
add a comment

Team Suzuki Ecstar MotoGP dibuat puas atas kemenangan Joan Mir di Emilia Romagna GP (20/09/2020), Balapan kedua dalam tajuk ganda di Misano World Circuit, San Marino memberikan gairah, kepecahan, dan lebih banyak lika-liku dalam pertarungan Kejuaraan Dunia MotoGP.

Tim Suzuki Ecstar meninggalkan Italia dengan tambahan podium baru lagi berkat raihan posisi kedua yang bagus dari Joan Mir.

Perlombaan 27 lap berlangsung di bawah langit biru meski hujan turun sekitar satu setengah jam sebelum dimulainya Emilia Romagna GP. Joan Mir dan Alex Rins harus berjuang keras dari posisi start masing-masing 11 dan 18, tetapi pasangan pebalap Suzuki ini melakukan start yang bersih dan mencoba menyesuaikan diri dengan ritme sejak awal.

Joan Mir, merasa nyaman dengan Suzuki GSX-RR-nya, berhasil naik ke posisi delapan pada lap kedua balapan, dan pada lap ke-enam dia sudah masuk ke 5 besar. Memilih kombinasi ban medium-medium, ini menjadi kepercayaannya untuk menyelesaikan tiap putaran.

Pada lap ke-delapan, Mir seolah mulai mengejar pembalap di depannya. Jarak sekitar dua detik terus ia pertahankan saat dia memainkan permainan panjang. Mampu berkendara dengan mulus dan menghemat bannya, dengan lima lap tersisa dia tampil sangat baik dan berhasil naik podium.

Melakukan pengambilalihan posisi luar biasa pada Quartararo untuk tempat ke-tiga pada tiga lap sebelum akhir, sebelum dengan cepat mengambil alih Espargaro untuk posisi ke-dua, hingga menutup garis finish dengan kemenangan.

Kemenangan tersebut sekaligus menandai penempatan posisi poin kelasemen keseluruhan 4 pebalap teratas untuk Joan Mir, dan menempatkan dirinya hanya selisih empat poin dari puncak pemimpin gelar Juara Dunia MotoGP.

“Rasanya sangat menyenangkan berada di sini di podium lagi! Saya tahu saya perlu meningkatkan hasil kualifikasi saya, dan itu adalah sesuatu yang telah kami coba perbaiki, tetapi saya sangat senang bisa berjuang untuk naik podium meskipun memulai dari urutan ke-11,” ujar Mir.

Joan Mir Makin Kencang, Suzuki Kejar Peluang Podium Utama MotoGP 26 Agustus, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Tegangnya perlombaan balap Styria GP yang berlangsung di Red Bull Ring – Spielberg, Styria, Austria akhir pekan lalu (22-23/08/2020) memberikan sinyal yang semakin jelas bahwa potensi Team Suzuki Ecstar MotoGP dan kedua ridernya tidak hanya menjadi ancaman serius bagi kompetitor, tetapi juga layak untuk bersanding di posisi terdepan selama balapan bergulir.

‘Mengejutkan’ menjadi kata yang dengan mudahnya muncul saat melihat aksi Joan Mir mendominasi sejak awal lepas dari garis start dan menaklukan tikungan pertama dengan kecepatan yang tinggi. Meski tekanan yang dialami Joan Mir terasa besar, namun bagi rider muda Suzuki tersebut justru menjadi momen spesial untuk membuktikan dirinya mampu menjadi yang terdepan.

Begitu pula dengan Alex Rins, yang bertanding dalam kondisi belum 100% pulih namun tekad kuat berhasil mendorongnya untuk tampil semakin baik dan konsisten. Sehingga kedua rider Team Suzuki Ecstar MotoGP tersebut sangat diantisipasi oleh rider dari tim lainnya.

Terlepas dari insiden red flag yang terjadi di lap-17 sehingga membuat balapan dihentikan sementara, semangat Joan Mir terus diperlihatkan dengan cara mempertahankan kondisi terbaiknya.

Saat balapan kembali dimulai, Joan Mir tidak memiliki banyak pilihan dalam melakukan penggantian ban, dan ia segera menyadari hal tersebut sehingga strategi bertahan pun digunakan untuk menyelesaikan sisa 12 lap di sirkuit yang memiliki panjang sekitar 4,3 km tersebut.

Pencapaian finish di posisi ke-4 bukanlah hal mudah bagi pebalap muda tersebut di dalam situasi yang sangat menegangkan menjelang berakhirnya balapan. Dirinya harus bisa bertahan dengan kondisi ban yang semakin berkurang traksinya.

Berkat ketekunan latihan dan kepercayaan diri yang baik, Joan Mir semakin mantap memacu Suzuki GSX-RR yang kini makin dipuji oleh pebalap-pebalap lain yang telah lebih berpengalaman di MotoGP.

Joan Mir memberikan curhatannya tentang jalannya balap kemarin, “Hari ini saya benar-benar tidak beruntung, tetapi hal positifnya adalah saya sangat cepat. Sebenarnya di tikungan terakhir Pol keluar sangat lebar, di luar batas lintasan, dan membuka gas. Saya tidak melihatnya dengan baik tetapi saya pikir dia akan dihukum oleh Race Direction karena itu. Sangat disayangkan dan saya tidak senang dengan ketidakkonsistenan aturan”.

Mir merasa hebat sepanjang akhir pekan, dan di balapan pertama merasa pasti bisa menang, tetapi di restart dia mengaku harus turun dengan ban yang ada dan merasa sangat sulit menahan pembalap lain.

“Saya memberikan semua yang saya bisa tetapi pada akhirnya saya tidak bisa melakukan yang lebih baik dari posisi keempat. Di Misano saya akan mencoba lagi!,” serunya.

Podium 2 di Austrian GP, Balapan Bersejarah Bagi Joan Mir 18 Agustus, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Suzuki.
Tags: , , ,
add a comment

mgp5joan-mirr12

Austrian Grand Prix dapat dikatakan menjadi seri balap MotoGP yang paling dramatis di musim ini, dengan insiden dan aksi berintensitas tinggi yang mendominasi jalannya balapan, namun memberikan akhir bahagia bagi Joan Mir.

Pembalap Suzuki Ecstar ini berhasil menguasai posisi kedua dengan luar biasa. Kemenangan tersebut menjadi podium pertamanya di MotoGP, sekaligus yang pertama bagi Tim Suzuki Ecstar MotoGP di musim ini.

Sejak awal, kedua pebalap dan seluruh tim kru Suzuki Ecstar MotoGP siap memasuki balapan 28 putaran di Austria GP (15-16 Agustus 2020) dengan penuh percaya diri. Joan Mir semakin matang saat memasuki sesi pemanasan, dan Alex Rins memantapkan posisi yang baik sepanjang sesi meski ia lebih banyak beristirahat akibat cidera bahu yang masih dirasakannya.

Kedua pebalap membuat awal yang baik selepas garis start, yaitu mengamankan posisi kelima dan keenam ketika memasuki tikungan pertama. Joan Mir dengan cepat maju menempati posisi keempat, sebelum sempat ke posisi ketiga.

Dia memegang kendali dan mengamankan posisi dengan baik ketika terjadi kecelakaan mengerikan yang menyebabkan bendera merah dikibarkan, tanda balapan dihentikan sementara.

Beruntung tidak ada pebalap yang terluka fatal, balapan kembali dimulai dengan jumlah 20 putaran. Sekali lagi, kedua pebalap Team Suzuki Ecstar MotoGP membuat aksi start yang bagus dan mantab memimpin jalannya balapan.

Alex Rins berhasil menempati posisi ketiga secara meyakinkan dan berjuang untuk menciptakan catatan waktu terbaiknya, dengan rekan satu tim yang berada tepat di belakangnya.

Pada putaran ke-11, Alex Rins mengambil alih posisi kedua dan sempat memimpin, namun kecelakaan yang tidak menguntungkan menyebabkan dirinya tidak dapat melanjutkan lomba. Nasib baik masih pada Alex Rins, karena dia masih baik-baik saja dan tidak ada kerusakan pada bahunya.

Langkah Joan Mir yang berusaha mengamankan posisi terbaiknya di podium MotoGP, berujung dengan aksi spektakuler yang dilakukannya saat melakukan aksi menyalip Jack Miller di tikungan terakhir menjelang garis finish, sehingga ia berhasil menyelesaikan balapan dan mengamankan poin di posisi kedua.

Dalam kepuasan dan kebahagiaannya memperoleh debut podium di kelas MotoGP, Joan Mir berkomentar, “Ini adalah hari yang luar biasa. Saya tahu ketika beberapa balapan yang lalu saya memiliki kecepatan yang baik untuk bisa naik podium, tetapi berbagai hal terjadi sebagai penghalang. Saya mendapatkan kemenangan karir pertama saya di sirkuit ini saat masih berkarir di Moto3, dan bagi saya hasil hari ini juga seperti kemenangan!”.

Mir mengaku sangat senang berada di urutan kedua. “Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua anggota tim yang ada di sini dan bekerja keras untuk memberikan saya motor terbaik, dan juga untuk kru yang ada di rumah dan membantu saya. Kami telah melalui saat-saat buruk bersama dan hasil luar biasa ini untuk mereka semua,” tambahnya.

Perolehan podium di posisi kedua sekaligus memberikan tambahan poin kepada Joan Mir, sehingga kini ia memiliki 31 poin untuk musim MotoGP 2020. Sedangkan Alex Rins, dalam kondisi yang belum benar-benar pulih masih memiliki 19 poin.

Suzuki MotoGP Bentengi 2 Pembalapnya dengan Kontrak 2021-2022 3 Mei, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Merk, Suzuki.
Tags: ,
add a comment

34325E2A-EE54-4BE7-88B9-C6EFAE51789F

Hingga dua tahun kedepan, Suzuki Ecstar MotoGP telah aman dalam jalinan kerjasamanya dengan dua pembalap tangguhnya. Soalnya, keduanya telah dibentengi dengan kontrak terbaru selama dua tahun.

Yang pertama, Suzuki Ecstar MotoGP telah memperpanjang kontrak Alex Rins beberapa pekan lalu. Kabar terbaru  adalah penandatanganan kontrak baru untuk Joan Mir, tandem Rins di tim pabrikan berlogo S tersebut.

Mir yang cukup bagus dalam kebersamaannya dengan Suzuki mengaku senang sekaligus bangga. “Saya senang mengumumkan bahwa saya akan lanjut dengan Suzuki untuk musim 2021 dan 2022,” ujar pembalap asal Spanyol ini.

Bagi Mir perpanjangan kontrak ini sangat penting dalam karirnya di MotoGP. Juara dunia Moto3 2017 ini menyebutnya seperti mimpi yang jadi kenyataan.

“Ini sangat penting bagi, karena saya punya waktu untuk berkembang dan menunjukkan potensi saya. Dua tahun mungkin sangat cepat tapi saya siap untuk menuju level yang lebih tinggi,” kata pembalap berusia 22 tahun ini.

Dengan kontrak baru ini, Joan Mir menjadi rider keenam yang sudah memastikan diri telah mengambil satu tempat di kejuaraan MotoGP 2021. Kebanyakan tim MotoGP masih belum memperbarui kontrak para pembalap mereka. Padahal kebanyakan berakhir di penghujung musim 2020.

Tim lain yang sudah memastikan formasi pembalap mereka tahun depan adalah Yamaha (Maverick Vinales dan Fabio Quartararo). Honda bersama Marc Marquez dan Avintia Racing dengan pembalapnya Tito Rabat.