jump to navigation

Jorge Lorenzo Umumkan Kembali ke MotoGP 30 Januari, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Yamaha.
Tags:
add a comment

2AD9551F-C82C-4541-91F6-B9C50B1A0F60

Jorge Lorenzo yang telah mengumumkan pensiun dari MotoGP tahun 2019 lalu, akhirnya tetap berkiprah di kancah balap paking megah di dunia ini. Namun, kembalinya dia bukan sebagai pembalap, tetapi sebagai rider penguji.

Yamaha Motor Racing berhasil menggaet juara dunia lima kali di semua kelas ini untuk tetap berada di paddock. Musim balap 2020 ini, pembalap bekebangsaan Spanyol ini resmi menjadi bagian dari tim Yamaha.

Dalam laman Instagramnya, X-Fuera menyatakan gembiranya bisa tetap berada di dunia yang nyaris 20 tahun digelutinya. “Saya selalu berencana untuk tetap terlibat di MotoGP dan kembali ke paddock, dan saya pikir ini adalah bagian yang cocok untuk saya,” tulisnya.

Lorenzo seperti kembali ke rumah. Pasalnya, dia mengenal dengan baik tim dan motor M1. “Akan sangat menarik untuk ‘bertemu kembali dengan motor lama saya,” tambah Lorenzo.

Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis juga menyatakan senangnya atas baliknya si anak hilang ini. Pihaknya langsung bergerak cepat saat mengetahui Lorenzo akan pensiun.

Bagi Yamaha, Lorenzo pembalp mereka yang punya kemampuan lengkap. “Menggabungkan pengalaman Lorenzo, pengetahuan, dan kecepatan balap dengan Crew Chiefberpengalaman, Silvano Galbusera adalah elemen penting dalam strategi Yamaha untuk memperkuat Tim Uji,” ungkap Jarvis.

Wow ! Baru Pensiun, Lorenzo Nyatakan Siap Kembali ke MotoGP 18 Desember, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags:
add a comment

7F28ADCF-3484-4B0C-83CF-D1138DCC2B56

Jorge Lorenzo baru saja menyatakan pensiun membalap di MotoGP saat seri akhir musim 2019 di Valencia November lalu. Dia harus pensiun muda karena cidera yang tak kunjung sembuh.

Namun, berita heboh disampaikannya dengan menyatakan siap kembali ke MotoGP. Wah, The Spaniard rupanya belum bisa move on dari ajang balap yang telah 17 tahun dilakoninya.

Pulang berlibur dari Indonesia dan perjalanan ke Jepang, Lorenzo yang diwawancarai Servus TV berbicara banyak soal masa depannya setelah pensiun.

Lorenzo menyatakan bahwa dia pasti akan berada di paddock lagi. Soal kembalinya dia ke MotoGP akan segera diumumkan. “Akan ada sesuatu yang bisa saya umumkan segera,” ujar Lorenzo.

Dia kembali mengenang kiprahnya selama 17 tahun lembih berada di ajang MotoGP. “Saya telah melakukan perjalanan selama 17 tahun dan selalu tinggal di hotel yang sama. Ada juga luka-luka,” ujarnya.

Meski belum jelas apa karir dia selanjutnya di MotoGP, yang jelas bukan selaku pembalap lagi. Lorenzo bisa saja menjadi pembalap test ride, penasehat tim atau orang penting di sebuah tim balap. Hemm, tanda tanya. Kita tunggu saja.

Musim Hebat Lorenzo Berakhir, 18 Tahun di MotoGP dengan 5 Kali Juara Dunia 15 November, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

608EEF24-FBED-44A0-8D84-07DBE8B5D530

Satu lagi pembalap papan atas harus mengakhiri karir balapnya dengan lebih cepat. Jumat (15/11) di sela-sela rangkaian balapan seri terakhir MotoGP Valencia, secara resmi Jorge Lorenzo menyampaikan pilihannya untuk pensiun dari MotoGP.

Cidera yang panjang selama musim 2019 membuat performa Lorenzo terus menurun. Sepanjang 2019 bersama Repsol Honda Team prestasinya terpuruk. Dia tak pernah mencapai finish 10 besar.

Padahal sebelumnya Lorenzo adalah pemilik 5 gelar juara dunia, 3 di antaranya juara di kelas utama MotoGP. Sejak meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan tim Ducati tahun 2017, prestasi menjauh darinya.

Total, Lorenzo telah menjalani balapan menakjubkan selama 18 musim di MotoGP. Dia melakukan debut di Kejuaraan Dunia 125cc pada tahun 2002, dengan momen absen pada hari pertama Grand Prix pertamanya karena masih terlalu muda, 15 tahun.

Pada balapan keempat, ia berhasil mencetak poin pertamanya, dan finish terbaiknya tahun itu adalah yang ketujuh, diambil di Rio de Janeiro. Setahun kemudian di Rio, dia memenangkan Grand Prix pertamanya.

Tahun berikutnya dia meraih tiga kemenangan dan empat podium yang membuatnya finish di urutan keempat. Hasil ini menjadi modal kuatnya untuk pindah ke mesin 250cc pada tahun 2005.

Di kelas ini, Lorenzo langsung menuai prestasi dengan mengambil enam podium sebagai rookie, dan gelar pertamanya hampir tiba saat tahun 2006 dengan kemenangan beruntun. Dia mengambil Kejuaraan Dunia pertamanya setelah musim yang menakjubkan.

Pada 2007 Lorenzo mempertahankan mahkota dan melakukannya dengan lebih hebat, sembilan kemenangan yang luar biasa. Dari hasil ini, Yamaha menyatakan pinangannya.

Tahun 2008, Lorenzo yang debut di MotoGP langsung naik podium di kedua balapan pertamanya. Dia juga naik ke tangga teratas untuk pertama kalinya hanya dengan penampilan ketiganya. Sayang dia bertarung dengan cedera dan akhirnya juara dunia menjadi milik Valentino Rossi rekan satu timnya.

C863A5DA-57C9-4AFB-B91E-1228B2F95A93

Tahun 2009 pembalap Spanyol ini bangkit kembali namun Rossi masih perkasa dan merebut kembali gelar juara dunia.

Tahun 2010, menjadi miliknya. Lorenzo naik podium di 12 balapan pertama tahun itu, hanya satu yang merupakan tempat ketiga. Total 9 kemenangan diraihnya untuk menjadi juara dunia pertamakalinya.

Setelah melewati tahun sulit di 2011, Lotenzo kembali bangkot di tahun 2012. Gelar juara langsung diraihnya di musim pembuka. Dengan enam kemenangan, Lorenzo meraih gelar juara dunia keduanya.

Pada 2013, Stoner pensiun sementara Rossi kembali ke Yamaha dan Marc Marquez melakukan debut di MotoGP. Juara bertahan vs pendatang baru, dengan pertempuran sengit hingga musim terakhir di Valencia. Marquez akhirnya meraih juara dunia pertamanya. Keperkasaan Marquez berlanjut di 2014.

Tetapi tahun 2015 Lorenzo kembali dan meraih juara dunia ketiganya di kelas utama. Musim ini dilakui dengan dramatis berupa pertarungan Lorenzo vs Rossi. Sejumlah insiden membuat panas keduanya di lintasan. Yang terbesar adalah di Sepang ketika Rossi menjalani penalti membalap dari belakang grid.

Tahun 2016 menjadi musim terakhir Lorenzo bersama Yamaha setelah bersama selama sembilan musim. Bersama garputala, dia mengemas 44 kemenangan, 107 podium dan 39 posisi pole.

9814F87D-6891-4C6A-8986-A4976426B8D0

Kepindahannya ke Ducati tahun 2017 ternyata cukup sulit. Prestasi Lotenzo menurun. Meski di tahun keduanya mulai berkembang dengan baik. Tahun 2019, Lorenzo memilih bergabung dengan Honda. Tapi cedera menyerang lagi, dan patah tulang belakang mengganggunya di musim ini dan membutuhkan pemulihan yang panjang.

Dalam keadaan sakit, dia tak pernah meninggalkan arena hingga menuntaskan musim di seri akhir di Valencia. Pemilik nomor balap 99 ini mengumumkan pengunduran dirinya di akhir musim pada balapan terakhir, mundur di kandang sendiri, dan salah satu tempat yang ia kuasai.

Catatannya mengatungi MotoGP selama 18 musim dia meraih 68 kemenangan, 152 podium, 69 posisi tiang dan 37 putaran tercepat. Inilah perjalanannya, juara dunia lima kalu yang segera dilantik sebagai salah satu legenda MotoGP berikutnya.

Raja di Le Mans, Momen Lorenzo Sikat Podium di GP Prancis 2019 17 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

4EC4C076-892D-496E-A2EF-0941688186D4.jpeg

Setelah melakoni 4 seri MotoGP 2019, Jorge Lorenzo masih terpuruk di papan bawah pembalap. Pembalap Spanyol yang tahun ini melakoni debut bersama Repsol Honda Team belum menunjukkan kemampuan aslinya sebagai juara dunia 3 kali di kelas utama.

Seharusnya, Lorenzo bisa menebus kesalahan di empat seri lalu pada MotoGP Prancis 2019 yang bakal dihelat akhir pekan ini di Sirkuit Le Mans. Pasalnya, Lorenzo tercatat sebagai raja di Le Mans dengan mengoleksi lima kali gelar juara.

Pembalap berjuluk X-Puera ini telah menancapkan namanya sebagai juara di Le Mans untuk pertamakalinya pada tahun 2009 dan merasakan nikmatnya juara di sini terakhir  kali pada tahun 2016.

Seluruh gelar ini dikemasnya bersama Yamaha yang dikenal amat bersahabat dengan sirkuit yang telah menggelar MotoGP sejak tahun 1969 ini.

Dua tahun belakangan dengan berbaju Ducati, Lorenzo belum bisa menaklukan Le Mans lagi. Karena itu banyak fans berharap, pembalap berumur 32 tahun ini bisa kembali juara atau setidaknya naik podium lagi tahun ini bersama Honda.

Dibawah Lorenzo sebagai pemilik gelar terbanyak di Le Mans adalah Valentino Rossi yang masih setia dengan Yamaha. Rossi menorehkan tiga kali kemenangan di sini. Namun Rossi telah lama puasa gelar di Le Mans yang terakhir digebetnya tahun 2008, 11 tahun silam.

80D9E988-7E83-4217-B8D0-EE6A274EB8E5

Sementara itu sang fenomenal Marc Marquez sudah dua kali menjadi juara di Le Mans. Marc Marquez juga sebagai juara bertahan di Prancis dan kemungkinan besar akan kembali menguasai Le Mans pekan ini.

Apalagi Marquez tercatat tengah on fire di MotoGP 2019, dengan menyabet 2 juara dari 4 seri yang telag digelar. Bagaimana dengan Lorenzo? Di debutnya bersama Honda, cukuplah berada di podium saja, baik podium 2 maupun 3. Kita tunggu aksinya pada Minggu (19/5) besok.

Daftar Juara MotoGP Prancis

2018 MotoGP Marc Marquez – Honda

2017 MotoGP Maverick Vinales – Yamaha

2016 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2015 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2014 MotoGP Marc Marquez – Honda

2013 MotoGP Dani Pedrosa – Honda

2012 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2011 MotoGP Casey Stoner – Honda

2010 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2009 MotoGP Jorge Lorenzo – Yamaha

2008 MotoGP Valentino Rossi – Yamaha

2007 MotoGP Chris Vermeulen – Suzuki

2006 MotoGP Marco Melandri – Honda

2005 MotoGP Valentino Rossi – Yamaha

2004 MotoGP Sete Gibernau – Honda

2003 MotoGP Sete Gibernau – Honda

2002 MotoGP Valentino Rossi – Honda

2001 500cc Max Biaggi – Yamaha

2000 500cc Alex Criville – Honda

1995 500cc Mick Doohan – Honda

1994 500cc Mick Doohan – Honda

1991 500cc Kevin Schwantz – Suzuki

1990 500cc Kevin Schwantz – Suzuki

1989 500cc Eddie Lawson – Honda

1987 500cc Randy Mamola – Yamaha

1985 500cc Freddie Spencer – Honda

1983 500cc Freddie Spencer – Honda

1979 500cc Barry Sheene – Suzuki

1976 500cc Barry Sheene – Suzuki

1970 500cc Giacomo Agostini – MV Agusta

1969 500cc Giacomo Agostini – MV Agusta.

Lorenzo Belum Bersinar Bersama Honda, Sabar 2019 Baru 4 Seri 9 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

AAF58717-6F5B-4369-8AA0-4DECF826CE84

Boleh jadi Jorge Lorenzo tengah galau saat ini. Pasalnya, setelah 4 seri MotoGP berlalu bersama Repsol Honda Team, juara dunia 3 kali ini belum menunjukkan kemampuan aslinya dalam membalap.

Pada seri terakhir di Jerez, Spanyol pada Minggu (5/5), pembalap berjuluk X-Fuera ini hanya finis di posisi ke-12. Sebelumnya hasil buruk juga diperolehnya. Di GP Qatar dia berada di posisi 13, lalu di Argentina naik menjadi 11 dan terpuruk lagi di Amerika dengan finish ke-19.

Pada musim perdananya di Honda dia tentu ingin menunjukkan kelas sebagai juara dunia. Selain memuaskan hati fans, Lorenzo juga ingin membuat petinggi Honda tersenyum dan meyakini kontrak dengan Lorenzo adalah pilihan tepat setelah tak lagi bersama Dani Pedrosa.

Namun, hasil 4 seri yang buruk ini mau gak mau membuat manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, mulai menyentil Lorenzo. Tiga jari paska balapan di Jerez, sang manajer menyatakan berharap banyak pada kualitas dan nama besar Lorenzo.

AB675CB0-4F02-40E3-AA1A-E32003CA0CEC

Pasalnya, setelah membalap bersama Ducati, Lorenzo dianggap salah satu pembalap saat ini yang bisa menyaingi keperkasaan Marc Marquez. Kehadiran keduanya di tim Honda ibarat pedang bermata dua yang sama tajamnya bagi Honda.

Namun Lorenzo tak langsung nyetel dengan Honda. Beberapa cedera pra musim dianggap menjadi penghalang bagi pembalap Spanyol berusia 32 tahun tersebut. Lorenzo juga dianggap perlu beradpatasi dengan motor Honda. 

Puig bersama Honda masih sabar melihat hasil ini. Lagipula seri 2019 masih panjang dan baru berjalan 4 seri. Bersama jalannya waktu, tom terus memberi dukungan agar Lorenzo kembali tampil perkasa.

137F2670-7B6D-4FD3-B2D6-3A3FBE3BD4B5

Harapan tim, Lorenzo bisa menemukan kecepatannya. Lalu memulai balapan dengan baik serta mampu bertarung di depan dengan pembalap terbaik lainnya.

“Kami berharap dapat menemukan apa yang Jorge Lorenzo butuhkan agar dia kembali bisa menemukan kecepatannya. Strateginya adalah memulai balapan dengan baik, kemudian bertarung dengan lebih banyak pembalap di depan,” tambah Puig. Semoga ya Horge !

Jorge Lorenzo Siap Menggila Malam Ini di Misano 2018 9 September, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , , ,
add a comment

EFF0F269-996E-4FB1-96F9-84E8CF2621FE

Pembalap Ducati yang tahun depan bakal berlabuh ke tim Honda makin menggila. Sejak dinyatakan bergabunh dengan Honda, semangat pembalap yang meredup sejak beraama Dicati ini seperti bangkit lagi. 

Sudah berkali kali dia mencatat pole position di musim ini. Tiga kali juara seri juga telah dikumpulkannya. Setelah seri balapab di Inggris dua pekan lalu dibatalkan karena hujan lebat, kini di MotoGP San Marino dia kembali on fire. Di GP inggris dia sudah merebut pole position, namun peluang juara akhirnya dilepas karena balapan di batalkan. 

Pada sesi kualifikasi MotoGP San Marino Sabtu malam (8/9), Lorenzo kembali menunjukkan konsistensinya dengan kembali menguasai pole position. Pembalap Spanyol ini akan kembali membalap di posisi start pertama malam ini.

Dalam sesi kualifikasi di sirkuit Marco Simoncelli Misano Lorenzo langsung mencatatkan rekor lap ketika pertama kali turun di sesi Q2 dengan waktu 1 menit 31,763 detik.

221BAB7A-5A72-4B7C-9C25-C81B4E648F78

Dia  kemudian memperbaiki lagi catatan waktunya menjadi 1 menit 31,629 detik. Catatan waktu ini menjadi rekor lap tercepat terbaru, mengalahkan rekor sebelumnya yang juga atas nama dia.

Kemarin secara mengejutkan, pembalap ducati lainnya dari tim satelit, Pramac Racing Jack Miller sanggup menjadi pembuat waktu tercepat kedua. Malam ini Miller akan memulai balapan dari start kedua. Di belakang dia ada pembalap Yamaha Maverick Vinales.

Posisi keempat kembali menjadi Ducati melalui pembalap Andrean Dovizioso. Marc Marquez kali ini gagal start terdepan setelah pada sesi kualifikasi sempat terjatuh. Ketika ingin memperbaiki posisi dengan motor baru, waktu baginya tak cukup lagi, hingga harus puas berada di posisi start kelima.

Sedangkan Valentino Rossi yang amat ditunggu kiprahnya membalap di kampung halaman gagal menciptakan waktu terbaik. Rossi hanya bertengger di posisi 7. Melihat komposisi ini, balapan malam ini bakal menarik. Para jagoan yang memulai balapan dari belakang akan menghadirkan aksi kebut kebutan menarik. Akankah Lorenzo kembali menggila, kita tunggu malam ini!

Hasil Kualifikasi MotoGP San Marini 2018:

E35FB5CD-86AB-4AAA-B989-7358ABC2B839

F27DE5D5-97E3-49D4-80D4-48D64BD30F12