jump to navigation

Marc Marquez Diperkirakan Bisa Membalap Lagi di Bulan November 14 Oktober, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

Sudah 7 balapan dilewatkan oleh Marc Marquez di MotoGP musim 2020. Ini menjadi sebuah istirahat yang panjang bagi seorang pembalap. Kondisi ini sekaligus membuktikan bahwa cidera Marquez cukup serius.

Marquez terjatuh hebat saat melakoni balapan pembuka musim 2020 di MotoGP Spanyol. Meski sempat ngotot turun dalam seri lanjutan yang kurang dari sepekan paska operasinya, Marquez tenggelam lagi dalam perawatan.

Jika masih ingin berkarir balap, juara dunia kelas utama sebanyak lima kali ini harus mau bedrest panjang.

Dalam masa penantian jagoan terbaik MotoGP terkini itu, ada setitik cahaya terang yang menyebutkan bahwa kakak dari Alex Marquez ini akan turun dalam sisa musim 2020. Waktunya, konon di bulan November 2020.

Kepala kru Repsol Honda Team, Santi Hernandez menyatakan sudah siap menyambut ridernya, Marc Marquez  untuk kembali turun gelanggang dan melanjutkan sisa MotoGP 2020.

Santi Hernandez mengatakan tim sudah siap menyambut kedatangan Marquez lagi untuk mengikuti balapan. Namun, Marquez harus benar-benar dinyatakan fit oleh dokter untuk mengikuti sisa MotoGP 2020.

“Akan baik bagi semua orang jika dia kembali balapan secepat mungkin, tetapi saya berpikir bahwa dia harus bersantai dan memikirkan cederanya,” ucap Hernandez.

“Jika balapan menyisakkan satu atau tiga kali lagi tidak masalah. Tim sudah siap. Saat saya mengangkat telepon, kami tandanya siap kembali balapan,” ucapnya dengan berbinar.

Ya, semoga Marc Marquez makin baik kondisinya dan bisa membalap lagi di sisa MotoGP 2020. Dan yang pasti, jalannya lomba akan lebih menarik lagi.

Kapan Marc Marquez Balapan Lagi? Ini Kata Sang Adik, Alex Marquez 28 Agustus, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags:
add a comment

Pecinta balap sudah cukup lama tak bisa menyaksikan duel-duel sengit yang disuguhkan Marc Marquez di ajang balap MotoGP. Marquez harus menjalani masa pemulihan yang panjang usai operasi lengan untuk yang kedua kalinya.

Marquez mengalami kecelakaan pada balapan MotoGP Spanyol. Usai itu dia dioperasi karena retak lengan kanannya. Sempat akan turun di MotoGP di pekan selanjutnya, kondisinya malah fatal. Bekas operasinya rusak, hingga membawanya kembali ke ruang operasi.

Sejak itu, dia telah melewatkan tiga seri berikutnya. Belum ada kabar dari tim Repsol Honda, kapan lagi Marquez bisa tampil membalap. Namun rumor yang beredar, Marc Marquez akan balapan lagi di Sirkuit Misano pada September.

Honda dikabarkan lebih memilih mngistirahatkan Marquez hingga fit 100%. Putusan ini dikuatkan sang adik, Alex Marquez yang juga rekan satu tim Marc di Repsol Honda. Dia sepakat dengan ide Honda memberi istirahat kakaknya supaya lebih fit.

Disebutkan Alex bahwa pemulihan Marc benar-benar lambat. Dia ingin kembali balapan secepat mungkin. “Operasi keduanya dahulu bahkan lebih rumit daripada yang pertama. Dia akan istirahat dan kembali ketika dia sudah 100 persen fit,” jelasnya.

Kata Alex, selama masa istirahat, Marc lebih banyak bersantai di rumah. “Dia di rumah dan menonton TV. Dia merawat anjing-anjing saya,” ungkap juara dunia Moto2 2019 itu.

Masih Perawatan, Marquez Harus Lupakan Seri ke-5 MotoGP 17 Agustus, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

Marquez

Untuk keempat kalinya jagoan Repsol Honda Team Marc Marquez harus memendam hasrat untuk turun membalap. Kali ini, Marquez dinyatakan tak akan turun di MotoGP Styria. Tim sudah mengonfirmasi bahwa pembalap Spanyol 26 tahun ini bakal kembali absen.

Sebelumnya, Marquez juga gagal turun di MotoGP Andalusia, MotoGP Cheko dan MotoGP Austria. Juara bertahan MotoGP ini, gagal membalap akibat perawatan paska kecelakaan di MotoGP pembuka di Spanyol.

Di Andalusia, hanya empat hari setelah operasi akibat retak pergelangan tangan, Marquez sempat turun melakukan latihan bebas hingga babak kualifikasi. Namun, beban cukup berat di tangannya membuat operasinya mengalami kerusakan.

Marquez harus kembali ke meja operasi. Hingga dinyatakan gagak mengikuti MotoGP Cheko dan selanjutnya MotoGP Austria. Ini artinya, lima seri pembuka Marquez tak akan mengemas poin. Musim 2020, MotoGP akan melakukan 14 kali seri yang semuanya berlansung di eropa.

Harapannya, di seri ke-6 hingga 8 seri berikutnya, Marquez bisa membalap dengan sempurna. Dengan demikian, juara dunia lima kali MotoGP ini masih bisa mengejar poinnya yang cukup jauh tertinggal.

Sebagaimana di tiga balapan sebelumnya, posisi Marquez akan digantikan Stefan Bradl. “Stefan Bradl akan kembali ke Repsol Honda Team RC213V untuk MotoGP Styria. Marc Marquez masih melanjutkan pemulihannya,” tulis Repsol Honda.

MotoGP Styria yang digelar akhir pekan nanti berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, sirkuit yang sama dengan MotoGP Austria.

Marquez Terus Digoda Untuk Bisa Juara dengan Motor Lain 4 Juni, 2020

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

D6DD276F-8C5A-446D-BD3F-AEFF093766BA

Tak bisa dipungkiri Marc Marquez akan menjadi legenda Honda. Dalam usia 27 tahun, pembalap Spanyol ini telah meraih 6 juara dunia bersama Honda. Dia pun menjadi pembalap paling banyak menjadi juara dunia bersama Honda.

Di balik kesuksesan itu, ternyata banyak godaan datang. Marquez dianggap belum perkasa jika tak bisa mencicipi juara dunia dengan motor yang berbeda.

Beberapa legenda balap memang telah melakukan tantangan ini. Valentino Rossi misalnya, pernah menjadi juara dunia bersama Honda dan Yamaha.

Lainnya ada nama Giacomo Agostina sang legenda terbaik yang juara bersama MV Agusta dan Yamaha. Lalu Eddie Lawson bersama Yamaha dan Honda serta Casey Stoner bersama Ducati dan Honda.

Bagaimana dengan Marc Marquez. Sepertinya hanya menunggu waktu saja jika dia berhasrat. Saat ini kontraknya besama Honda masih sangat panjang, empat tahun lagi. Berarti dia akan selesai bersama Honda pada tahun 2024.

Nah, saat itulah penentuan bagi para penggoda. Apakah Marquez akan setia menjadi legenda Honda atau akan memenuhi tantangan hebat, bisa menjadi juara dunia dengan motor lain.

Sebagaimana diketahui, Ducati telah beberapa kali menantangnya untuk bergabung. Konon tahun 2015 dan 2021 godaan Ducati menghampirinya. Akankah tahun 2025, Ducati bisa meminangnya?

Semua kemungkinan bisa saja terjadi. Saat itu usia Marquez masih tergolong aktif, 31 tahun. Dia diperkirakan masih akan menjadi pembalap tangguh hingga seusia Rossi sekarang, di atas 40 tahun.

Hemmm… gak sabar menunggu aksi Marquez selanjutnya. Kita tunggu saja kawan !

Kengerian, Antarkan Marc Marquez Juara MotoGP Ceko 2019 5 Agustus, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

37D49A92-2D80-42D6-962C-8E6388C34349

Di MotoGP Ceko, Marc Marquez tak ingin lengah. Karena ngeri dibayang-bayangi para pembalap Yamaha, dia memilih ngacir hingga akhirnya mendominasi balapan dan tampil sebagai juara di MotoGP seri Ceska 2019 tersebut.

“Saya harus tampil 100 persen sejak awal hingga akhir karena saya sedikit takut dengan pebalap Yamaha,” ujar Marquez seperti dilansir dari Crash.

Memulai balapan di Sirkuit Brno, Minggu (4/8) waktu setempat, Marquez sebagai pemilik pole position langsung memimpin di depan. Awalnya dia sempat dikuntit dekat oleh pembalap Ducati Andrea Divizioso.

Namun, hanya sebentar dia sudah melenggang sendirian. Dovi yang berada di belakang tak sanggup menyebtuh pembalap Repsol Honda Team asal Spanyol tersebut. Selisih waktunya cukup jauh, 2,452 detik dari Dovizioso.

Kali ini Marquez harus berhitung dengan para pembalap Yamaha yang belakangan mulai kencang. Hal ini terutama ditunjukkan oleh Maverick Vinales yang sempat menjadi juara di MotoGP Belanda menaklukan Marquez.

FFDCA1D7-8022-4775-9905-7F20FA950650

Satu lagi adalah pendatang baru yang sudah memberi ancaman, Fabio Quartararo yang bahkan dua kali naik podium. Bahkan mereka juga terlihat kencang pada sesi latihan dan kualifikasi.

Namun keberuntungan tak memihak para pembalap Yamaha di Ceko 2019. Posisi tertinggi direbut Valentino Rossi yang finish ke-6. Sementara Quartararo hanya finis ketujuh dan Vinales sempat terseok-seok di posisi 15 hingga mengakhiri lomba di posisi ke-10.

Kembali juara dengan mengemas 25 poin membuat posis Marquez di klasemen sementara pembalap semakin kokoh. The Baby Alien saat ini mengoleksi 210 poin dan unggul 63 poin atas Dovizioso yang berada di posisi kedua.

Hasil MotoGP Ceska 2019

29BBBCC1-81BA-4DA9-A8B2-B55941A46580

Start Pertama, Malam Ini Marquez Incar Gelar ke-10 di MotoGP Jerman 7 Juli, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: ,
add a comment

43EEA183-138C-45A4-ADAE-2966D3B30896

MotoGP 2019 seri ke-10 di Jerman digelar Minggu (7/7) malam ini (WIB) di sirkuit Sachsenring. Dalam sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu, pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez sukses menempatkan dirinya di posisi start pertama dengan catatan satu menit 20,195 detik.

Selanjutnya di posisi kedua bercokol pembalap debutan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha). Hasil ini menjadi catatan penting bagi Quartararo yang terus konsisten membalap dari posisi depan.

Hal yang sama juga dilakukan Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales yang kembali membalap di barisan depan. Dia juga juara di seri sebelumnya di Belanda. Melengkapi lima besar posisi balap, ada Alex Rins dan Jack Miller.

Nasib kurang bagus masih menaungi legenda balap MotoGP Valentino Rossi. Pembalap Monster Energy Yamaha ini akan memulai start dari posisi ke-11. Begitu pula dengan pembalap Ducati Andrea Dovizioso, yang membalap dari posisi 13. Dovi menjalani kualifikasi sejak Q1 dan gagal lanjut ke Q2.

F0B28317-B2E8-431F-8D04-086D25511851

Kejar juara ke-10 di Jerman

Perlu diketahui bahwa Marc Marquez adalah kaisar di Jerman. Dia sudah mencatatkan namanya sebagai juara sebanyak 9 kali sejak tahun 2010 mulai dari kelas 125, Moto2 hingga MotoGP.

Dengan posisi sebagai pemegang pole position, Marquez bisa menggenapi capaian tersebut hingga 10. Sebagaimana sesu sebelumnya, Marquez diprediksi bakal mendapat gangguan dari Quartararo dan Vinales yang tengah bagus performanya.

Start No. 2, Marquez Dikepung 4 Pembalap Yamaha di Barcelona 2019 15 Juni, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Ducati, Honda, Merk, Yamaha.
Tags: , ,
add a comment

4DAFE1E6-9F25-469E-8614-2891BCC1A87E

Balapan MotoGP Barcelona 2019 pada Minggu (16/6) bakal didominasi oleh pembalap Yamaha. Lima besar start pembalap dihuni empat pembalap Yamaha dengan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) menempati pole position.

Pembalap Honda Marc Marquez, berhasil menyelip di antara kepungan para pembalap Yamaha tersebut dengan menempati posisi start kedua. Waktu Marquez hanya berselisih tipis, 0.015 detik dengan pemuncak start.

Pada sesi kualifikasi di Sirkuit Catalunya, Sabtu (15/6/2019) malam WIB, Quartararo membukukan waktu terbaik 1 menit 39,484 detik. Ini adalah pole position kedua pebalap Petronas Yamaha itu di MotoGP 2019 setelah meraihnya di Jerez, Spanyol.

1588B87C-59A3-4959-A924-B12EFEF0F9D5

Selanjutnya pada posisi 3-5 ditempati pembalap Yamaha lainnya, yakni Maverick Vinales (Monster Yamaha), Franco Morbidelli (Petronas Yamaha) dan Valentino Rossi (Monster Yamaha).

Dua jagoan Ducati terlempat dari lima besar. Andrea Dovizioso menempati start kernam dan dan Danilo Petrucci persis di belakangnya.

Sementara itu Jorge Lorenzo masih berkutat di belakang dengan menempati posisi start ke-10. Cal Crutchlow dan Alex Rins berada di depan Lorenzo. Sedangkan pembalap Melayu asal Malaysia Hafizh Syahrin (Red Bull KTM Tech3) hanya mampu berada di posisi 21.

88D5546C-AE31-4A32-AA0D-13114956BD86

Hasil Kualifikasi MotoGP Barcelona 2019

3348B291-563C-46C7-8657-FEE35E882CF4

Juara di Mugello 2019, Petrucci & Ducati Selamatkan Muka Italia di MotoGP 2 Juni, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

9CE9A493-072B-4936-AF4F-D6F995E2295C

Nyaris saja muka Italia dicoreng oleh Pembalap Spanyol jika Marc Marquez tampil sebagai juara di MotoGP negeri Pizza pekan ini. Namun kemenangan Marquez digagalkan Danilo Petrucci rider Italia dengan sepeda motor Italia, Ducati.

MotoGP Italian berjalan seru di Sirkuit Mugello Minggu (2/6). Hanya beberapa tikungan saja menjelang Finish, Marquez tiba-tiba sukses menyalip dua pembalap Ducati sekaligus, Danillo dan Andrea Dovizioso.

Namun hanya beberapa saat menjelang finish Petrucci berhasil menyalip Marquez sekaligus kawan satu timnya Dovizioso yang tengah bersaing. Kemenangan Petrucci juga menggagalkan kemenangan keempat jagoan Repsol Honda Team ini. Sebaliknya, hasil membuat Ducati berjaya di negeri sendiri sejak 2017, 2018 dan 2019.

Sebagaimana diketahui, MotoGP sudah memasuki seri keenam pada pekan ini. Namun dominasi pembalap Spanyol begitu tinggi di lima seri yang sudah berlangsung. Empat seri terakhir dikuasai pembalap Sapnyol melalui Marquez (3) dan Alex Rins (1). Sementara seri perdana di Qatar direbut Dovizioso dari Italia.

Nah, jangan sampai Seri Italia di hadapan fans tuan rumah, ajang ini kembali dikuasai oleh pembalap Spanyol. Ternyata tekad pembalap Italia berhasil melakui Petrucci. Kali ini Marquez harus puas menjadi runner-up dan Dovizioso di podium ketiga. Dibelakangnya ada Alex Rins dan Takaaki Nagami.

Persiangan pembalap merebut posisi pertama begitu hebat. Empat pembalap yang finis terdepan termasuk Jack Miller yang akhirnya terjatuh, sempat menjadi penguasa posisi pertama.

9C914A75-BA02-4BCD-8B53-0627D2F67E9A

Yang fenomenal tentu saja Alex Rins dan Dovizioso. Rins bersama motor Suzuki GSX-nya ngebut ke depan setelah membalap dari posisi ke-13. Begitu pula dengan Dovi yang menyodok ke depan setelah membalap dari posisi 9.

Sayangnya Valentino Rossi gagal mempertunjukan kehebatannya di depan para penggemarnya. The Doctor terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. Hasil ini melanjutkan trend buruk Rossi di negeri sendiri. Sehari sebelumnya, dia juga gagal tampil apik di kualifikasi hingga hanya menempati start ke-18.

Bagi Petrucci, kemenangan ini mendobrak posisinya du klasemen pembalap. Saat ini dia duduk di posisi keempat klasemen MotoGP dengan 82 poin. Marc Marquez kokoh di puncak dengan 115. Lalu di posisi kedua Dovizioso (103) dan keriga Alex Rins (88).

Marc Marquez Perkasa di MotoGP Prancis 2019 19 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring.
Tags: , ,
add a comment

C6656B57-0624-4325-B773-6BBFAE1BB0F1

MotoGP seri Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (18/5) berlangsung seru. Balapan dalam kondisi agak basah tersebut membuat para pembalap mesti ekstra hati-hati. Marc Marquez tanpil sebagai juara di seri ini.

Buktinya drama sudah dimulai sejak sesi pemanasan sebelum lomba dimulai. Di ambang start ke-200 GP-nya, Karel Abraham (Reale Avintia Racing) dan rookie Tim Suzuki Ecstar Joan jatuh – secara terpisah – yang membuat keduanya kembali ke pitstop.

Mir dapat bergabung dengan para pembalap lainnya. Namun Abraham kena bendera hitam karena keluar dari pitlane setelah pemimpin balapan melewati garis pada Lap 1.

Di Le Mans Marc Marquez tampil dominan. Sebagai pemegang pole position dia tak mengendurkan posisi pertama diambil pembalap lain. Meski di lap awal, Danilo Petruci dari Ducati mencoba merebut posisi pertama, Marquez bisa menguasai balapan.

Marquez berhasil mempertahankan posisinya sampai lap ke-11 dan ngacir sendirian dengan jarak lumayan jauh. Andrea Dovizioso muncul sebagai pembalap kedua setelah sukses menyalip Miller dan Petrucci pada lap ke-25.

Meski berusaha keras, Petrucci hanya sanggup tampil sebagai podium ketiga di belakang Dovizioso. Sementara Jack Miller harus puas finis di peringkat keempat. Di belakangnya menyusul pembalap Yamaha, Valentino Rossi, yang melengkapi posisi lima besar.

99A67466-188A-415E-A9E2-C93D688DD6FA

Kemenangan di Le Mans menjadi juara ketiga kalinya bagi Marquez setelah melakukannya tahun 2014 dan tahun 2018. Ini juga menjadi kemenangan ketiganya dari lima seri yang telah digelar di musim 2019. Marquez juga menorehkan kemenangan ke-300 Honda di ajang balap paling bergensi sejagad ini.

Hasil ini juga semakin mengokohnya posisi Marquez di puncak klasemen dengan 95 poin. Di belakangnya terpaut dekat Dovizioso dengan 87 poin.

Di posisi tiga masih bercokol Alex Rins (Suzuki) yang kali ini hanya mampu finish ke-10 dengan 6 poin. Total poin Rins di klasemen adalah 75. Posisinya di intai Valentino Rossi di posisi empat dengan 72.

685EBB85-D8A7-4C5B-869F-E345C7883866

60A32121-F6A0-46E0-9B3D-4F9FD7E91ADA

 

Marquez Laksana Kilat, Diprediksi Monopoli Kemenangan di MotoGP 2019 2 April, 2019

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

14D13406-FD6B-47AA-B077-6B34C1864F41

Aroma bakal kembali menggilanya Marc Marquez di MotoGP mulai terasa. Dalam dua seri MotoGP 2019 yang telah selesai digelar, pembalap Repsol Honda ini menorehkan hasil fantastik. 

Pada MotoGP seri pembuka di Qatar, Marc Marquez memang gagal merebut podium pertama. Pembalap Spanyol ini hanya gagal 0.24 detik dengan Andrea Dovizioso yang sukses merebut juara.

Namun pada MotoGP seri kedua di Argentina pada Minggu (31/3) kemarin ceritanya lain. Marquez yang berada di atas Honda RC213V laksana kilat di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo. 

Sebagai pemilik start pertama, Marquez memulai balapan dengan sempurna. Hanya dalam waktu singkat dia sudah melenggang sendirian di depan.

7C9A4BAB-F910-45A3-9DDE-4D14C5EB48C2

Marquez finis dengan jarak sangat jauh, nyaris 10 detik dengan pembalap di belakangnya. Jarak sekebon yang diciptakan Marquez tak sanggup didekati Andrea Dovizioso maupun Valentino Rossi. 

Sinyal akan dominannya Marquez musim ini diutarakan oleh Andrea Dovizioso yang menilai saingannya itu begitu tangguh. Terutama setelah MotoGP Argentina. Namun Dovi tak kaget dengan situasi tersebut. Marquez sudah menunjukkan kemampuan sebenarnya. 

Pembalap Ducati asal Italia ini mengaku tak mungkin mengalahkan Marquez yang sedang berada dalam performa terbaik. “Ketika Marc mengaspal seperti di Argentina, pasti tak terkalahkan. Sialnya, ini bukan sesuatu yang baru,” kata Dovi.

3F84ADCC-5F19-4218-A72C-B055E85B3235

Saat ini Marquez menguasai puncak klasemen dengan 45 poin dan Dovizioso bertengger di urutan kedua dengan 41 poin. Sementara Valentino Rossi di urutan ketiga dengan 31 poin.

Melihat aksi Marquez di dua seri terakhir, memang tak sulit bagi dia meraih gelar ke-6 di MotoGP tahun ini. Marquez hanya perlu menjaga konsistensi balapnya di atas rata-rata. Hanya kesalahan pribadi saja yang nampaknya bisa mengerem laju poinnya.