jump to navigation

Perpanjang SIM Online Mudah Banget Lewat Aplikasi SINAR (SIM Nasional Presisi), Yuk Jajal! 15 April, 2021

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

Memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) kin semakin dibuat mudah. Korlantas Polri resmi melaunching aplikasi perpanjang SIM secara online yang bernama SINAR (SIM Nasional Presisi) pada Selasa (13/4/2021) lalu.

Untuk memperpanjang SIM dalam aplikasi SINAR tidak semua SIM berlaku. Saat ini SINAR hanya bisa untuk SIM A dan C saja.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menuturkan, hadirnya aplikasi SINAR ini dapat membantu kebutuhan pelayanan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Harapannya, dengan adanya aplikasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik dalam meningkatkan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 secara lebih baik. Sehingga tanpa bertemu secara tatap muka, kita bisa tetap melayani dan dekat dengan masyarakat,” kata Jenderal Listyo Sigit, Rabu (14/4/2021).

Berikut untuk perpanjangan SIM via Aplikasi online SINAR:
1. Download aplikasi
2. Verifikasi No. HP (OTP)
3. Registrasi (NIK, SIM, Foto KTP, SIM dan Selfie)
4. Verifikasi NIK dan SIM
5. Pilih jenis SIM dan lokasi Satpas
6. Verifikasi hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologi
7. Isi rekening pengembalian (pembatalan)
8. Pilih metode pengiriman
9. Upload pas foto dan tanda tangan
10. Pembayaran PNBP dan biaya kirim
11. Cetak SIM
12. Pengiriman
13. SIM diterima pemohon

Kasi Standar SIM Ditregident Korlantas  Polri, AKBP Arief Budiman telah menjelaskan secara detail proses perpanjangan SIM melalui aplikasi SINAR yang telah diuji coba beberapa masyarakat.

Salah seorang santri di Pondok Pesantren Jember, Jawa Timur dan seorang tukang ojek di Bali, Denpasar mencobanya. Namun, pertama-tama, tentunya harus mendownload terlebih dahulu aplikasi Digital Korlantas Polri. Dalam prosesnya hanya memakan waktu sekitar 5 menit saja.

Arief menegaskan, digitalisasi SIM tidak akan merubah fungsi fisik dari SIM. Melainkan data pemilik, telah masuk ke dalam perekaman Polri yang juga tercatat melalui perekaman forensik.

Sehingga jika suatu saat dibutuhkan, data tersebut bisa digunakan tim Polri. Dan aplikasi SINAR ini juga memudahkan masyarakat dalam proses pembuatan dan perpanjangan SIM.

SIM Mati, Bisakah Diperpanjang di Luar Kota Asal Kita ? 9 April, 2019

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: , ,
add a comment

B7DD2046-7CF5-474F-8010-488E9229801D

Sejumlah kawan bertanya kepada saya. Bisa gak sih memperjang SIM yang akan segera habis masa berlakunya di kota yang bukan daerah asal kita sesuai dengan KTP? 

Sejumlah kawan yang berasal dari daerah atau kota yang berbatasan, suka bingung manakala SIM-nya segera habis. Beberapa langsung ambil masa cuti untuk mudik, mengurus perpanjangan SIM sekalian melihat keluarga di kampung.

Namun, sejak tahun 2015, memperpanjang masa berlaku SIM tak perlu ke daerah asal. Cukup diurus di kota di mana kita berada saat ini. Selama Anda memiliki E-KTP, maka memperpanjang SIM bisa dilakukah di mana saja.

Mengutip tribun.com, dijelaskan, dasar hukum Penerbitan SIM yaitu; Pertama, UU RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Pasal 14 ayat (1) Huruf b dan pasal 15 ayat (2) huruf C; Kedua, UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; Ketiga, peraturan Kapolri Nomor 09 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Dengan adanya fasilitas SIM online yang mulai dinikmati sejak Oktober 2015, berarti pemilik SIM yang tinggal di luar daerah asalnya atau kebetulan sedang berada di luar kota saat SIM-nya habis masa berlakunya, sekarang sudah tidak perlu lagi mengurus perpanjangan SIM di daerah asal, sesuai dengan e-KTP yang bersangkutan.

Tapi bisa mengurusnya di mana pun dan layanan perpanjangan SIM juga sudah terintegrasi dengan KTP Elektronik, sehingga data pemohon dapat dikroscek melalui komputer yang sudah online dengan database KTP El Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Polres penerbit SIM. Hal ini perlu dilakukan agar tidak akan ada data SIM ganda.

BA979AE7-14A6-4AFE-9E2A-51A4242020CE

Perpanjangan SIM dapat dilakukan mulai dari 14 (empat belas) hari kerja atau 2 (dua) minggu sebelum masa berlaku SIM habis. Sementara batas akhir perpanjangan SIM sesuai Peraturan Kapolri nomor 9 tahun 2012 pasal 28 ayat 2 adalah perpanjangan SIM dilakukan sebelum masa berlakunya berakhir.

Pasal 28 ayat 3, perpanjangan yang dilakukan setelah lewat waktu sebagaimana dimaksud pada ayat 2 harus diajukan SIM baru sesuai dengan yang dimiliki dengan memenuhi persyaratan sesuai dengan pasal 27. Terima kasih.

Nah, simpel bukan. Sekarang kalau masa berlaku SIM habis, pemegang SIM gak harus mudik. Namun bisa memperpanjangnya di kota mana saja, asal membawa E-KTP.

Memperpanjang SIM Kini Lebih Mudah & Praktis, Begini Caranya 22 Juli, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

67ABF69F-E7E6-49DE-B49C-A716B1A83DF6

Soal SIM (Surat Izin Mengemudi) bagi sebagian orang kadang suka membuat ribet, bahkan meski telah menpunyai kartu izin untuk berkendara tersebut. Antara lain, dengan batas masa berlakunya SIM. Tak jarang, karena kurang diperhatikan, suka terlewat masa berlakukanya.

Nah, karena itu sering sering lah melihatnya di dompet dan memeriksa masa berlakunya. Jika masa berlaku menjelang habis, segera memperpanjang umur SIM tersebut. Sebab jika lewat akan sama saja dengan mengurusnya secara ulang lagi.

Jangan merasa dibebani, karena saat ini memperpanjang SIM lebih mudah dan praktis. Pokoknya gak perlu ribet ribet, apalagi harus minta bantuan sama orang lain hingga calo yang tentunya membutuhkan biaya ekstra lagi.

Cara begini, pada tahap pertama Anda masuk ke website Korlantas Polri terbaru yakni korlantas.polri.go.id. Di sini pemohon SIM diminta untuk mengisi semua data diri dengan lengkap.

387CA3BF-02FA-4FC3-899D-EE46F1A005DD

Tak lama setelah itu, Anda akan mendapatkan kode booking dan submit alias pemberitahuan melalui email. Jika sudah muncul pemberitahuan tersebut, langkah selanjutnya adalah cetak surat konfirmasi tersebut.

Sekarang saatnya Anda menuju kantor Satpas (Kantor pembuatan SIM) yang telah Anda pilih. Jangan lupa membawa surat konfirmasi yang telah dicetak beserta KTP dan 2 fotocopy KTP, serta surat keterangan sehat dari dokter dan SIM yang lama.

Selanjutnya, di kantor Satpas, berkas berkas ini diverfikasi. Jika telah lengkap, pemohon SIM diminta untuk melakukan pembayaran. Lalu menunggu untuk pengambilan foto dan sidik jari serta tanda tangan. Tak lama, SIM baru pun jadi. Nah, mudah bukan!?

Yuk tonton panduannya!