jump to navigation

Ranjau Paku Tak Kenal PPKM, Ini Tips Dari Tim Saber Agar Selamat Dari Ranjau Paku 21 Juli, 2021

Posted by proud2ride in Tips & Trik.
Tags: , ,
1 comment so far

Salah satu berita menyedihkan di tengah duka tingginya Covid-19, adanya oknum penjahat yang menebar ranjau paku di jalanan Jakarta. Ya, sejak beberapa tahun belakangan, ranjau paku memang menjadi momok bagi warga Jakarta.

Saking marak dan merugikannya ranjau paku di Jakarta, sampai muncul komunitas yang peduli dengan nama, Sapu Bersih alias Saber. Anggota komunitas Saber secara rutin pemburu ranjau paku di sejumlah ruas jalan di Ibukota.

Nah, agar selamat dari jebakan ranjau paku ini, Saber punya tips jitu. Disebutkan, ranjau paku yang ada di jalanan Jakarta beragam, ada yang paku biasa, paku yang sudah dibengkokkan sampai jari-jari payung.

Semua ranjau paku sama-sama membuat ban kendaraan langsung kempis, bahkan ban jenis tubeless pun bisa jadi korban.

Abdul Rohim dari komunitas Saber sebagaimana dikutip dari detik.com mengatakan, agar tidak menjadi korban ranjau paku, utamanya pengendara harus mengendalikan kecepatan.

“Pokoknya kalau kita lewatin titik rawan ranjau itu kurangi kecepatan aja. Soalnya kecepatan di atas 40 km/jam rawan sekali terkena ranjau. Kalau kita kecepatan rendah itu nggak menancap,” kata Rohim kepada detikcom, Rabu (21/7/2021).

“Apalagi kecepatan tinggi, terus beban berat atau berboncengan, tekanan angin kurang, itu mudah terkena ranjau itu,” katanya.

Kata dia, ranjau paku tersebar di semua lajur, termasuk lajur kiri, tengah dan kanan. Biasanya pelau menebar di lajur tengah. Nanti setelah terlindas kendaraan, ranjau itu tersebar di sisi kiri dan sisi kanan.

“Kalau masih ngumpul di tengah itu berarti belum lama nebarnya. Kadang-kadang ada juga yang nebar di sisi kanan. Jadi jangan pikir jalur kanan aman, pokoknya semua lajur itu rawan,” ungkap Rohim.

Kalau melaju pelan, ranjau paku kadang-kadang juga bisa terlihat. Ranjau atau jari-jari payung kebanyakan berwarna hitam dan senada dengan warna aspal.

“Tapi ada juga yang putih. Kalau jari-jari payung baru ditebar warnanya hitam. Kalau udah agak lama ada putihnya, catnya hilang karena gesekan ban sama aspal,” jelas Rohim.

Rohim mencatat, ada beberapa ruas jalan di Jakarta yang rawan ranjau. Berikut daftar lokasi rawan ranjau paku di Jakarta, menurut Rohim:

– Jalan Gatot Subroto mulai Flyover Slipi sampai Pancoran
– Jalan MT Haryono setelah Pancoran sampai Cawang
– Cawang mengarah ke Kampung Melayu
– Jl. TB Simatupang
– Jl Letjen Suprapto, Galur mengarah underpass Senen
– Jalan Gunung Sahari mengarah Mangga Dua
– Grogol mengarah Roxy.

Viral, Video Keruk Tebaran Ranjau Paku di Jakarta Paska Lebaran 23 Juni, 2018

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags:
add a comment

B7E969B8-B344-4C34-9D28-9DA903BA2298

Sebuah video tengah viral di dunia media sosial alias Medsos. Video tersebut berisi aksi seorang warga yang menyebut dirinya Iyan Sapujagad yang menjadi spesialis volunteer mengeruk paku paku di jalanan protokol yang sengaja ditebar jaringan ranjau paku.

Ranjau paku ini amat berbahaya karena membuat kempes ban pengendara motor di jalan raya. Aksi kejahatan seperti ini berulang kali terjadi. Manakala aksi pembersihan paku dilakukan, paku paku baru pun bertebaran lagi.

Seperti yang dilakukan Iyan Sapujagad ini. Dia menyisir kembali jalan Ibukota paska Lebaran. Pada Rabu, 20 Juli 2018 pukul 04.00 sore itu dia mendapatkan banyak paku di ruas Jalan Gatot Subroto, arah Semanggi – Cawang, Jakarta.

8F573AD6-DDFA-4398-B89C-1DE003E9F761

Paku paku serta material besi tajam lainnya menempel di magnet yang sengaja disiapkannya untuk mengeruk paku paku tersebut. “Saya sampaikan kepada pengguna jalan agar lebih berhati hati lagi terhadap ranjau paku ini,” ujar Iyan.

Jalanan protokol di Jakarta banyaj ditebari ranjau paku. Paku paku ini ditebar jaringan yang sepertinya rutin melakukab aksi kejahatan ini. Paku biasanya ditebar dalam jumlah banyak dalam kantong plastik atau kertas. 

1204F635-21B8-4B5E-BA45-6763A220AF49

Karena itu, pengguna jalan harus hati hati. Biasanya, paku berserakan di bagian pinggir jalan, atau dalam kertas kertas atau kantong kantong. Karena itu, jika melihat bagian ini di jalan, pengendara siap siap untuk menghindar. 

Selain warga yang peduli, Polisi juga beberapa kali menyisir paku paku ini dah beberapa kali juga menangkap pelakunya. Namun, kejahatan ini tak kunjunh berakhir. Mungkin jika pelaku dan keluarganya jadi korban baru dia jera, hehehe….