jump to navigation

Nekat Mudik Lebaran 2021, Ini Sanksinya Bro! 20 April, 2021

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: , ,
add a comment

Kebijakan pemerintah yang melarang mudik 2021, mendapat perlawanan dari para calon pemudik. Banyak cara dilakukan agar mudik untuk berlebaran di kampong halaman bisa dilakukan.

Banyak akal yang bakal diterapkan masyarakat untuk mengelabui petugas. Para premotor biasanya mencari jalan tikus untuk menghindari penyekatan petugas.

Namun, Sejumlah antisipasi dilakukan petugas untuk menghalau pemudik yang berlaku efektif pada 6-17 Mei 2021.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pun menggelar penyekatan untuk mencegah pemudik pada 6-17 Mei. Tak cuma di jalur utama, jalan tikus pun disekat.

Jalan tikus yang bisanya menjadi alternatif bagi kendaraan pemudik khususnya travel gelap maupun sepeda motor akan dilakukan penyekatan.

Nah, jika nekat dan tertangkap petugas, apa sanksinya? Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyatakan, sanksi yang akan dikenakan kepada pemudik yang melewati titik penyekatan itu adalah dilakukan putar balik. Artinya, pengendara tersebut harus kembali ke lokasi semula.

Tak cuma itu, jika ada pelanggaran yang ada pasal pelanggaran lalu lintas, maka akan ditilang. Misalnya, travel gelap selain diputar balik juga akan diberikan sanksi khusus.

“Sebagai contoh misalnya travel gelap itu kan ada pelanggarannya, kemudian truk digunakan untuk mengangkut orang nah itu kan ada pasal pelanggarannya. Nah pasal-pasal seperti itu tentu kita tindak, tetapi kalau hanya masalah orang mudik dan sebagainya itu hanya kita putar balik,” kata Sambodo beberapa waktu lalu.

Dikutip dari laman Korlantas Polri, kendaraan pribadi yang digunakan untuk mengangkut pemudik atau travel gelap akan dikenakan sanksi tilang sesuai Pasal 308 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pengemudi kendaraan yang tidak memiliki izin angkutan orang dalam trayek atau izin angkutan orang tidak dalam trayek terancam pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Nah, usaha sih boleh aja kawan, namun jangan lupa kamu akan disuruh putar balik padahal perjalanan sudah jauh. Jika begini, lebih baik di rumah aja, berlebaran dengan keluarga dan menghindari penyebaran virus Corona.