jump to navigation

Pebalap Astra Honda Kibarkan Merah Putih di Thailand 17 Juni, 2018

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

D9505C21-337D-44EB-A80D-1B521DA24116

Merah putih kerap berkibar di ajang balap internasional. Kali ini pebalap Astra Honda Racing School (AHRS) yang kembali mengharumkan Bangsa Indonesia di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Herjun Atna Firdaus meraih podium kedua pada ajang Thailand Talent Cup (TTC) Seri ke-2 Race 2, Minggu (17/6/2018).

Herjun finish dengan catatan waktu total 18 menit 19,927 detik. Raihan itu hanya beda sangat tipis, yaitu 0,007 detik di belakang pebalap Thailand, Piyawat Patoomyos, pada balapan yang super ketat.

Pebalap yang baru menginjak usia 14 tahun itu mengawali balapan dari posisi ke-3. Di awal balapan, Herjun langsung memisahkan diri dari rombongan depan bersama satu pebalap Thailand dengan nomor motor 9.

Sepanjang balap yang berlangsung selama 10 putaran itu, mereka berdua bersaing sangat ketat. Namun sayang, di tikungan terakhir, Herjun kalah late brake dan harus rela menyerahkan podium tertinggi.

Usai balapan, Herjun mengaku kalau sejak awal dirinya berusaha membalap dengan lebih sabar. Hasilnya memang baik, mampu memisahkan diri dari rombongan. Dia pun menyatakan sangat menikmati pertarungan dengan pebalap Thailand untuk menjadi yang terbaik.

”Di tikungan terakhir posisi line dia lebih menguntungkan untuk melakukan braking lebih dekat. Saya berusaha akselerasi secepat mungkin tapi tetap belum mampu mengamankan posisi 1. Terima kasih atas dukungan PT. Astra Honda Motor. Semoga di seri berikutnya saya mampu meraih podium 1,” ujar Herjun.

Sementara itu, dua pebalap AHRS lainnya, Muhammad Hildan Kusuma dan Abdul Gofar sejak awal Race ke-2 ini terjebak dengan rombongan banyak pebalap. Mereka dan banyak pebalap lain saling berebut posisi. Ini yang membuat Hildan dan Gofar tertinggal dengan grup depan.

Hildan di lap akhir mampu maju hingga posisi 5. Gofar yang awalnya berada di posisi ke-4 turun ke posisi 8 karena manuver pebalap lain. Sayang sekali, pada akhir balapan, pengawas lomba memberi penalti 10 detik untuk Hildan karena alasan ”exoeed track limit”. Karena hukuman itu, posisi final Gofar jadi naik di posisi ke-7. Sedangkan Hildan harus turun peringkat ke posisi 14.

GM Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Agustinus Indraputra mengatakan perjuangan pebalap belia hasil binaan balap berjenjang yang dilakukan perusahaan ini menunjukkan peningkatan tajam dan patut diberi apresiasi.

”Kami bangga dengan pencapaian ini. Pengalaman para pebalap pada seri ke-2 Thailand Talent Cup ini diharapkan mampu memberikan pelajaran berharga untuk meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujar Indraputra.

Dengan hasil itu, Herjun naik peringkat untuk mengisi posisi keempat dengan raihan 50 poin. Sementara Hildan masih mantap di posisi kedua dengan total poin sementara 56. Sedangkan Gofar ada di posisi keenam klasemen dengan 44 poin.

Hingga saat ini, TTC 2018 masih menyisakan lima putaran (seri) hingga akhir tahun. Putaran berikutnya akan dihelat pada 12-15 Juli 2018. Peluang para pebalap Indonesia siswa AHRS menjadi kampiun masih sangat terbuka.

Giliran Mario Naik Podium di Race 2 Thailand Talent Cup-Round 4 5 November, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: , ,
add a comment

IMG_9811

Sukses pembalap Indonesia Adenanta yang merebut podium pertama ajang Thailand Talent Cup-Round 4 pada Sabtu (4/11) tak berlanjut di race kedua, Minggu (5/11). Meski begitu, tim Astra Indonesia masih menempatkan pembalapnya di podium gelaran yang diikuti sejumlah pembalap dari beberapa negara.

Pada balap Race 2 ini giliran Mario SA yang menorehkan prestasi dan menempati podium. Mario SA tampil bagus. Bocah Magetan, Jawa Timur ini berhasil meraih posisi ke-4.

Karena di ajang TTC ini memberikan penghargaan podium buat 5 pebalap terbaik, maka Mario pun berhasil meraih podium dan mengibarkan Merah Putih.

IMG_9812

Sementara itu, di race kedua ini Adenanta yang kurang beruntung finis di urutan ke-8. Meski begitu, prestasi 2 pebalap muda ini sudah mengharumkan Indonesia di balapan luar negeri.

Prestasi ini akan menambah jam terbang sekaligus menambah kesempatan mereka bertarung dengan banyak pembalap terbaik. Sebagaimana diketahui, TTC menjadi balapan komeptitif bagi pembalap muda. Ajang ini diikuti 17 pembalap dari tuan rumah, India, Filifina dan Indonesia.

IMG_9813

Yess, Pembalap Muda Astra Honda Sabet Podium Utama di Thailand Talent Cup 4 November, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags: ,
add a comment

IMG_9598

Prestasi balap di kancah luar negeri kembali ditorehkan pembalap muda Indonesia. Hasil ini dicatat, pembalap binaan sekolah balap Astra Honda Racing School, Mohammad Adenanta Putra yang berhasil kembali mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi balap pertama ajang Thailand Talent Cup di Chang International Circuit (3/11).

Sebelumnya, Adenanta mengalami kendala di hari pertamanya. Kurangnya adaptasi membuatnya hanya mampu meraih posisi 7 di sesi kualifikasi. Meskipun demikian, Adenanta berhasil membayarnya dengan menampilkan performa terbaik di balap pertama dan finis di posisi pertama setelah mengalahkan 16 pebalap berbakat dari negara lainnya dengan waktu 18:25.498.

“Saya sangat senang dengan hasil balap pertama ini. Hari ini saya mengawali latihan dengan kurang baik. Saya terlambat adaptasi dan dampaknya hasil QTT kurang memuaskan karena hanya start posisi 7. Alhamdulillah saya mampu tampil maksimal pada race 1, meskipun menghadapi pebalap tuan rumah yang sangat agresif. Walaupun sempat berjarak dengan barisan depan, saya berusaha tetap fokus untuk bisa membaca situasi dan mengejar rombongan depan,” ujar adenanta.

IMG_9593

Sementara itu, Mario Suryo Aji yang juga turut berpartisipasi pada event ini mampu menyelesaikan balap di posisi ke 6 dengan waktu 18:25.994. “Hasil Race 1 saya belum dapat meraih podium. Namun, banyak hal positif yang dapat saya dapat dari balapan ini,” ujar Mario.

Selepas start, Mario sempat tertinggal dari rombongan depan dikarenakan motor yang belum capai suhu optimum karena cuaca yang sangat berangin dari pagi. Tapi perlahan namun pasti dia mulai bisa menemukan ritme dan mengikuti rombongan depan. Sayang sekali di 2 lap sebelum finish Mario mengalami insiden dengan pebalap tuan rumah sehingga harus keluar dari line balap yang mengakibatkannya hanya mampu finish di urutan ke 6. “Semoga race besok (Minggu (5/11) saya bisa memperbaiki catatan waktu dan juga mampu meraih hasil maksimal dengan finish di posisi top 3,” harap Mario.

IMG_9595

IMG_9597

Cerita Sukses Pembalap Remaja Indonesia Sikat Podium Thailand Talent Cup 17 September, 2017

Posted by proud2ride in Balap & Touring, Honda, Merk.
Tags:
add a comment

AHM_1

Dua kali balapan pada seri ketiga Thailand Talent Cup (TTC) 2017, sukses dicatat pembalap Indonesia. Pada balapan pertama, Sabtu (16/9) pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Mohammad Adenanta Putra membuat keder pembalap tuan rumah dengan merajai balapan dan meraih podium pertama.

Selanjutnya pada balapan kedua yang digelar Minggu (17/9) dia kembali mengibarkan bendera Merah Putih. Pencapaian ini merupakan prestasi membanggakan untuk bangsa mengingat balapan TTC ini merupakan kiprah pertama pebalap muda Indonesia.

Sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, dua pebalap muda jebolan Astra Honda Racing School (AHRS), Mohammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji, terus mengisi barisan depan pebalap TTC pada seri ketiga di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Sesi kualifikasi menempatkan Adenanta pada posisi start ketiga diikuti Mario pada posisi start keempat (15/9).

Pada balapan pertama yang dihelat Sabtu (16/9), Mohammad Adenanta Putra membuat momen bersejarah dengan meraih podium tertinggi dan mengibarkan bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di ajang balap ini. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur berusia 13 tahun ini menjadi pebalap TTC tercepat yang finish pada posisi pertama dengan catatan waktu 1:49.069 dalam menuntaskan 10 lap.

Performa hebatnya kembali diulang pada balapan kedua hari Minggu (17/9). Adenanta memulai dengan start yang baik dan langsung naik ke posisi 2. Sepanjang balapan berjalan, pebalap ini terus berjuang melawan gempuran pembalap tuan rumah. Usaha mengejar posisi 1 pun semakin berat karena pembalap tuan rumah sangat agresif menekan posisi Adenanta. Namun, Adenanta sukses untuk mempertahankan posisi 2 hingga menyentuh garis finish. Bendera Merah Putih pun kembali berkibar di gelaran TTC 2017.

AHM_2

“Dengan bekal hasil bagus di balapan pertama, saya coba fokus dan konsentrasi untuk tidak melakukan kesalahan saat start sebagai modal untuk tetap bisa menjaga peluang di persaingan barisan depan. Saya melakukan start dengan baik dan seperti di balapan pertama, saya menghadapi tekanan dan persaingan dari sedikitnya lima pebalap tuan rumah. Saya sudah berusaha maksimal untuk bisa lepas dari kepungan pebalap tuan rumah. Akhirnya, posisi ke-2 jadi hasil maksimal yang bisa saya dapatkan. Terima kasih untuk dukungan doa dari pecinta balap Indonesia. Terima kasih pada PT Astra Honda Motor yang sudah memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman berharga ini,” ujar Adenanta.

Pebalap Indonesia lainnya, Mario Suryo Aji, turut menunjukkan persaingan sengitnya di sirkuit yang akan menghelat MotoGP pada musim balap tahun depan. Pada balapan pertama, Mario sempat memimpin jalannya balapan pada lap-lap awal. Namun persaingan sengit hingga insiden bersenggolan dengan pebalap lain menempatkan pebalap 13 tahun yang juga berasal dari Magetan, Jawa Timur ini finish pada posisi 7.

Pada balapan kedua, Mario berusaha memulai balapan dengan sempurna dan masuk di posisi 5 besar. Memasuki lap kedua, Mario sempat turun ke posisi 9 karena bersenggolan dengan pembalap tuan rumah. Namun, Mario terus berusaha mengejar dan berhasil naik ke posisi 7 pada lap 5. Pada lap terakhir, Mario berhasil meraih posisi 5, namun kembali dicuri pembalap tuan rumah saat memasuki tikungan 4. Aksi saling salip terus terjadi menjelang garis finish. Pada tikungan terakhir, Mario akhirnya sukses untuk mengunci posisi 5 setelah kembali menyalip pembalap tuan rumah.

“Saya sudah berusaha untuk menjaga momentum sejak awal start. Meskipun tidak terlalu sempurna, saya masih bisa berada di group 5 besar sampai beberapa lap berlangsung. Saya fokus untuk bisa bertahan di group depan ini, tapi beberapa kejadian membuat saya berjarak dengan pimpinan rombongan, termasuk saat bersenggolan dengan pebalap lain sehingga sempat turun ke posisi 9. Tapi saya tetap berusaha untuk terus maju ke depan dan akhirnya perjuangan di tikungan terakhir bisa membawa saya finish di posisi ke-5. Terima kasih pada semua yang telah mendukung saya, terima kasih pada PT Astra Honda Motor. Semoga pengalaman berharga ini bisa jadi modal bagus untuk jenjang balap saya berikutnya”, ujar Mario.

IMG_1234

TTC 2017 dihelat sebanyak 4 seri di Thailand. Pada masing-masing seri, para pebalap beradu kecepatan sebanyak dua kali balapan untuk menjadi yang terbaik. Di seri ketiga ini, PT Astra Honda Motor (AHM) menurunkan pebalap binaannya Mohammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji, untuk beradu kecepatan dengan 15 pebalap Asia lainnya menggunakan Honda NSF250R.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengungkapkan apresiasi tinggi bagi kedua pebalap muda AHM yang mampu bersaing dengan pebalap-pebalap Asia lain hingga mencetak prestasi membanggakan untuk bangsa. Kendati ini merupakan yang pertama kali bagi kedua pebalap muda ini mengaspal di sirkuit internasional, mereka berhasil mempraktikkan berbagai ilmu yang diterima selama belajar di Astra Honda Racing School berhasil di sepanjang balapan hingga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dari podium.

“Astra Honda Racing School merupakan landasan tempaan skill balap para pebalap muda Tanah Air. Kami senang sekali hasil tempaan ini membuahkan hasil gemilang di balapan internasional. Kami semakin optimis pebalap-pebalap Indonesia suatu saat dapat menjadi bagian dari pebalap hebat di arena balapan tertinggi MotoGP,” tutup Indraputra.

IMG_1233