jump to navigation

3 Tahun Nge-Gojek, Tunaikan Nazar Umroh Bersama Istri 31 Desember, 2018

Posted by proud2ride in Event, Social Politik.
Tags: ,
1 comment so far

93ED1CE3-160B-45BC-8993-A58A4E71133C

Setelah tiga tahun menggeluti profesi barunya Nge-Gojek setelah pensiun, Ali Hendi Arifin sukses menunaikan nazarnya, berangkat Umroh bersama sang istri. 

Di Madinah paa hari pertama menginjakkan kaki di Tanah Suci, Ali Hendi menunai nazar lainnya, mengenakan jaket hijau Gojek sepanjang ibadah. Di Masjid Nabawi yang megah, pertengahan Desember 2017, air matanya meleleh. “Gak nyangka bisa kembali ke tanah suci dengan jerih payah ngegojek,” ungkapnya.

Ali Hendi pernah menunaikan ibadah haji akhir tahun 2004. Sang istri juga sama, pada tahun 2003 bisa naik haji atas perjalanan dinas sebagai PNS di Dinas Kesehatan DKI.

8D29FE4F-8A69-4889-A6DD-5A0DF48BC544

Umrohnya kali ini sangat spesial. Pasalnya, dananya didapat dari hasil sebagai driver ojek online (Ojol) bersama Gojek. “Sebagian hasil Gojek saya kumpulkan. Alhamdulillah tahun ini bisa ngajak istri Umroh,” ujar Ali Hendi saat baru saja mendarat di Tanah air, pada Sabtu, 29 Desember 2018.

Ali Hendi tanpa sengaja masuk jadi anggota Gojek. Saat itu dia tengah membantu beberapa mahasiswa dan ojek pangkalan yang kesulitan menembus syarat menjadi anggota Gojek saat pembukaan besar-besar di GBK-Senayan, Jakarta.

Dengan kepandaiannya bergaul dan bersilaturahmi, dia menggolkan proposal 10 mahasiswa dan ojek pangkalan untuk menjadi driver Gojek. Dari 10 nama itu, termasuk dirinya sendiri sebagai “komandan”. Ali Hendi mengaku, dari sekadar iseng, akhirnya nyantol dan keenakan menekuni profesi Ojol.

F0CDF534-846E-4069-A8E4-67493525413F

Saat itu di hadapan sang istri yang pensiunan Dinas Kesehatan DKI, dia ber-nazar, akan menyisihkan sebagian penghasilan Gojek untuk berangkat Umroh bersama. Nazar lainnya akan mengenakan jaket khas Gojek selama di Tanah Suci.

Dari Gojek bersama motor Vario kesayangannya, Ali Hendi mengaku rata-rata perhari bisa mengumpulkan Rp150000 – 200000. Agar tak tergoda, uang tersebut ditukar dengan dollar. Sebetulnya dia “ngebit” dengan santai, ada konsumen jalan, gak ada santai-santai saja di rumah.

Desember kemarin dia menerima pemberitahuan dari Gojek berupa selamat, karena telah 888 hari bergabung sebagai driver. “Tak terasa tiga tahun saya bermotor menjadi driver Gojek. Kami cek simpanan dollar, ternyata sudah $3.600 (sekitar Rp 50 juta). Alhamdulillah cukup untuk umroh berdua,” ucap Ali Hendi terbata-bata menahan haru. 

A6594AEA-FAF7-488F-8E46-4C3C4E7C4B9B

Suami istri ini berangkat bertiga dengan si bontot yang umroh dari hasil tabungannya sendiri. Di Madinah hingga Mekah, jaket Gojek yang dikenakannya tentu saja menarik perhatian siapa saja, khususnya jamaah Indonesia. Maklum rata-rata umat berumroh dengan pakaian serba putih. 

Banyak yang bersimpati dan menyalaminya plus bertanya-tanya. Bahkan ada yang mewancarai dan merekam hingga meng-uploud ke Youtube. Tak sedikit yang meneteskan air mata setelah mendengar kisah nazar pria super ramah ini.

Kepada rekan Gojek dan siapa saja, Ali Hendi memberi tips, jika kita memiliki keinginan baik, diniatkan kepada Allah, lalu berusaha sekuatnya. “InsyaaAllah, akan diberi jalannya,” ujar Ali Hendi yang juga aktif sebagai bikers di Honda Owners Club (HOC), club motor di Pabrik PT Astra Honda Motor (AHM).