jump to navigation

Naik Motor, Boleh Gak Sih Bonceng Istri Plus Anak? 14 Januari, 2020

Posted by proud2ride in lalu lintas.
Tags: ,
add a comment

2C27EAC1-F273-4194-AC27-12B67837836C

Postingan Divisi Humas Polri soal aturan berkendara motor, utamanya dengan pembonceng pada Senin (13/1) cukup menarik. Postingan tersebut intinya menyampaikan peraturan UU Lalu Lintas yang melarang berboncengan motor lebih dari dua orang.

Ini artinya, selain pengemudi, hanya dibolehkan satu orang pembonceng. Membawa anak satu orang apalagi dua orang, adalah menyalahi aturan. Awas tilang siap menanti dengan sejumlah denda yang telah ditetapkan.

Postingan tersebut mendapat komentar lebih dari 2.000 netizen. Pro dan kontra pun muncul. Yang kontra mempertanyakan aturan ini dengan nama azas manfaat. Kata mereka, gimana dengan warga yang punya anak satu atau dua? Sementara mereka tak punya kendaraan roda empat.

Memang dilema. Namun aturan ini telah dikaji dengan seksama berdasarkan safety riding atau keselamatan di jalan raya. Membonceng lebih dari satu akan membahayakan dalam berkendara. Terjadi ketidakseimbangan yang berakibat pada kecelakaan. Bagi orang tua yang punya anak satu atau dua, tentu saja bisa memilih angkutan umum.

Dalam keterangan tersebut, dilarang berboncengan lebih dari dua orang dengan menggunakan sepeda motor. Hal ini diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ada dua pasal yang mengaturnya.

Pertama, Pasal 106 bahwa Sepeda motor dilarang membawa penumpang lebih dari 1 orang dan Pasal 292 yang menyebutkan, mengemudikan sepeda motor tanpa kereta samping yang mengangkut penumpang lebih dari 1 orang dipidana kurungan bulan denda Rp 250.000. Nah, demi keselamatan dan terhindar tilang polisi, yuk patuhi aturannya.

UU Lalu Lintas Soal Berboncengan Motor

Pasal 106 
Sepeda motor dilarang membawa penumpang lebih dari 1 orang 

Pasal 292
Mengemudikan sepeda motor tanpa kereta samping yang mengangkut penumpang lebih dari 1 orang dipidana kurungan bulan denda Rp 250.000,-