jump to navigation

Tuas Rem Bermasalah, Yamaha R3 di Amerika Kena Recall 14 Mei, 2019

Posted by proud2ride in Merk, Teknologi, Tips & Trik, Yamaha.
Tags: ,
add a comment

2808F29A-ABD6-43E4-A3C3-0E0D334C220D

Yamaha di Amerika Serikat me-recall produk motor sport mungilnya, Yamaha R3 untuk masuk bengkel. Kebijakan ini diambil karena ditenggarai ada masalah pada bagian tuas remnya.

Dalam perjalanan waktu, akibat pemakaian yang terus menerus membuat bagian tuas ini tak kuat hingga rentan terhadap kerusakan. Yamaha R3 untuk pasar Indonesia adalah Yamaha R25. Perbedaannya hanya pada cc mesin akibat perbedaan regulasi di masing-masing negara.

Dikutip dari rideapart.com pada 12 Mei 2019, gelagat tak baik ini diketahui oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (AS) hingga mengeluarkan penarikan untuk Yamaha R3 generasi baru.

Penarikan Yamaha R3 2019 untuk segera masuk bengkel diperkirakan sebanyak 198 unit. Motor ini diproduksi antara 6 Februari dan 6 Maret 2019.

Pada motor ini, logam tuas rem depan ditemukan lemah dan lebih mudah pecah di bawah kekuatan. Dengan kata lain, pengungkit-pengungkit ini dapat rusak karena pengereman yang keras, tepatnya saat Anda paling membutuhkannya. Kondisi ini merupakan bahaya keselamatan yang harus ditangani dengan cepat.

Tuas yang rusak dapat diidentifikasi dengan nomor lot “K3 9A 16” dan “K4 9A 16” yang dicap di dalamnya. Untuk keperluan ini, Yamaha akan menggantinya secara gratis. Pemilik model yang terpengaruh akan dihubungi melalui surat dan dealer mulai memproses penarikan antara 16 dan 17 Mei.

0D306666-25BF-4937-AB35-54C27D690A7F

Bagi pemilik R3 dalam kode produksi VIN MH3RH18Y0KK002243 dan MH3RH18YXKK002427, juga diharapkan untuk masuk bengkel dan meminta dealer untuk memeriksanya, hanya untuk memastikan.

Dikabarkan, recall ini bukan suatu yang ribet dan lama. Proses perbaikan mudah cukup dengan mengganti tuas rem yang rusak. Bahkan jika konsumen telah menggantinya dengan unit aftermarket, sebaiknya tuas asli tetap diperiksa.

Diluncurkan Bareng, 2 Yamaha R Series Bikin Kaget Kelas Sport 250cc 11 Oktober, 2018

Posted by proud2ride in Merk, Yamaha.
Tags: ,
1 comment so far

24A02D75-0C78-4FD1-B3C0-5FBCB8177E01

Yamaha Indonesia mengagetkan pasar sepeda motor Indonesia, khususnya di kelas sport entry level (150cc – 250 cc) dengan merilis Yamaha R25 dan R3 (YZF-R25 & YZF-R3) generasi terbaru kepada publik secara bersamaan. Perkenalan resmi ini dilakukan dalam acara bertajuk R1 20th Anniversary “We Are R” Global Launching di Hotel Grand Mercure pada Kamis (11/10). 

Dua model ini memang diproduksi di Indonesia. Sebetulnya basis keduanya sama. Jika R25 dijual di Indonesia, R3 untuk memenuhi regulasi di Eropa dan Amerika yang lebih mengenal Motor sport 300 cc ketimbang yang 250cc. Namun launching R3 biasanya tak dilakukan di Indonesia.

Acara ini sekaligus merayakan 20th Anniversary Yamaha R1 dan secara khusus dihadiri oleh para pembalap Yamaha Asia Road Racing Championship yang akan berlaga di Sentul International Circuit, Bogor, Indonesia serta para awak media dari negara Asia.

Mengusung tema “We Are R”, peluncuran global Yamaha R25 dan R3 generasi terbaru di awali dengan pemutaran video sejarah perjalanan Yamaha R1 sepanjang 20 tahun mengaspal di berbagai belahan dunia, dimana kemunculanya turut menginspirasi lahirnya keluarga R-series yang kemudian membentuk “R-World”.

“PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) adalah satu-satunya pabrik yang memproduksi R25 dan R3 sejak kami menjualnya pertama kali pada Juli, 2014. Kami memenuhi sistem produksi berdasarkan standar manajemen Yamaha dan kontrol kualitas menyeluruh untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi ke seluruh dunia termasuk Amerika Serikat, Eropa dan Jepang,” terang Minoru Morimoto selaku President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg.

7A552739-B469-4794-BC9F-FF900098EA3B

Yamaha R25 dan R3 generasi terbaru tampil lebih sporty dengan desain anyar bertemakan “Super Sport Desain”. Terinspirasi dari YZR-M1, desain body Yamaha R25 dan R3 generasi terbaru memiliki aerodinamis tinggi yang dapat meningkatkan performa berkendara.

Pada bagian lampu depan dan belakang juga sudah mengadopsi full LED yang menjadikan sistem pencahayaan menjadi lebih terang, efisien serta tahan lama. Bagian cockpit turut di desain menyerupai Yamaha R1 mulai dari bentuk speedometer full digital hingga gaya stang under yoke dengan plat crown segitiga yang memiliki beberapa kisi lubang diatasnya.

Yamaha R25 sendiri dibanderol seharga Rp 58,600,000 untuk tipe yang biasa dan Rp 58,950,000 untuk tipe Movistar Livery. Kedua harga tersebut merupakan OTR Jakarta. 

Petaka Yamaha R3 di India 13 April, 2017

Posted by proud2ride in Yamaha.
Tags:
2 comments

IMG_7769

Untuk quota eksport ke beberapa Negara, Yamaha R25 yang di Indonesia berganti mesin menjadi Yamaha R3. Regulasi mesin di masing-masing Negara itu lebih ke 300cc bukan 250cc seperti di Indonesia. Salah satunya adalah India. Yamaha R3 di Negara tersebut didatangkan langsung dari Indonesia.

Sayangnya setelah beberapa tahun masuk pasar negeri Bolywood tersebut, Yamaha India resmi menghentikan penjualan motor sport ber-fairing tersebut. Menurut Yamaha India, R3 saat ini kondisinya sudah tidak kompatibel dengan standar emisi Bharat Stage (BS4, setara dengan Euro4).

Saat ini Yamaha R3 hanya bisa sampai BS3. Inilah yang membuat R3 terpaksa dihentikan penjualannya, karena pemerintah India resmi melarang penjualan kendaraan BS3 pada 1 April lalu.

Soal Standar emisi ini, India cukup advance dibanding Indonesia. Emisi Euro3 saja sudah diterapkan di Negara ini sejak 1 April 2010 lalu. Dan kini berlanjut ke Euro4. Dan selanjutnya, India sudah membuat perencanaan tinggi dengan memberlakukan standar emisi BS6, atau setara dengan Euro6 pada tahun 2020. Keren banget!

Lantas bagaimana nasib R3 selanjutnya? Dengan terpaksa Yamaha akan meningkatkan beberapa aspek R3 agar kompatibel dengan standar emisi baru. Namun tidak disebutkan kapan persisnya.

Di sisi lain, penjualan R3 juga tidak terlalu menjanjikan di India. Bahkan pada beberapa bulan terakhir di mana motor ini tidak terjual sama sekali. Diluncurkan pada Agustus 2015 lalu, target penjualannya mencapai 300 unit per bulan. Yamaha harus menyegarkan R3 bahkan R25 di Indonesia.